Resky Kusumawardati, S.Kom. S.Pd.
Selasa, 20 Oktober 2026
Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
IDENTITAS
Nama Guru: Resky Kusumawardati S.Pd.Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi: Menyimak Percakapan tentang Diri Sendiri dan Orang Lain
Pertemuan Ke: 13
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, siapa yang tahu nama teman sebangkunya? Apakah kalian pernah bertanya kepada teman tentang namanya atau hobinya?
Ketika kita bertanya dan teman menjawab, kita sedang melakukan percakapan. Hari ini kita akan belajar tentang percakapan sederhana, kalimat pertanyaan, kalimat jawaban, dan cara menemukan informasi dari percakapan.
Yuk, belajar dengan semangat dan dengarkan penjelasan dengan baik! 🥰
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menyimak percakapan sederhana tentang diri sendiri dan orang lain, memahami informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban, serta memberikan tanggapan secara santun sesuai dengan konteks percakapan.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menyimak contoh percakapan sederhana tentang diri sendiri.
Menyebutkan orang yang terlibat dalam percakapan.
Mengenali kalimat pertanyaan dan kalimat jawaban.
Menemukan informasi sederhana dari percakapan.
Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan yang didengarkan.
Menyampaikan informasi tentang diri sendiri dengan kalimat sederhana.
Menunjukkan sikap sopan ketika berbicara dan mendengarkan.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik belajar mendengarkan percakapan dengan saksama agar dapat memahami informasi yang disampaikan orang lain.
Peserta didik juga dibiasakan untuk memperhatikan pembicara, mendengarkan pertanyaan sampai selesai, dan menjawab dengan jelas.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, seperti berkenalan dengan teman baru, berbicara dengan guru, serta menjawab pertanyaan tentang nama dan hobi.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kegiatan menyimak percakapan, membaca contoh percakapan, mengenali pertanyaan dan jawaban, serta mengerjakan latihan sederhana.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Menyimak contoh percakapan sederhana tentang diri sendiri.
Mengenali orang yang berbicara serta kalimat pertanyaan dan jawaban.
Menemukan informasi sederhana dalam percakapan.
Menjawab pertanyaan berdasarkan percakapan dengan bahasa yang santun.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Discovery Learning.
Metode Pembelajaran: Menyimak, tanya jawab, pengamatan, penjelasan, dan penugasan.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN
Gambar anak sedang berkenalan.
Teks percakapan sederhana.
Papan tulis.
Buku dan alat tulis.
Lembar latihan soal.
Video pembelajaran percakapan.
🌼 APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengingat pengalaman saat berkenalan atau berbicara dengan teman.
Guru bertanya:
Siapa namamu?
Apa nama panggilanmu?
Apa hobimu?
Bagaimana cara kita mengetahui nama teman?
Guru kemudian memberikan contoh percakapan sederhana.
Guru: “Siapa namamu?”
Anak: “Nama saya Rani.”
Guru: “Apa hobimu?”
Anak: “Hobi saya menggambar.”
Guru menjelaskan bahwa kalimat “Siapa namamu?” dan “Apa hobimu?” merupakan kalimat pertanyaan. Sementara itu, “Nama saya Rani” dan “Hobi saya menggambar” merupakan kalimat jawaban.
🕌 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA
👂 1. As-Sami’ — Allah Maha Mendengar
Allah As-Sami’ berarti Allah Maha Mendengar.
Dalam pembelajaran, kita belajar mendengarkan orang lain dengan baik ketika sedang berbicara.
Contoh sikap yang baik:
Mendengarkan guru saat menjelaskan.
Mendengarkan teman ketika menjawab pertanyaan.
Tidak memotong pembicaraan.
Memperhatikan informasi yang disampaikan.
Pesan: “Aku belajar menjadi pendengar yang baik.”
📚 2. Al-‘Alim — Allah Maha Mengetahui
Allah Al-‘Alim berarti Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Kita dapat memperoleh pengetahuan dengan belajar, menyimak, dan bertanya dengan sopan.
Contohnya, Beni bertanya kepada temannya, “Apa hobimu?” Temannya menjawab, “Hobi saya bermain bola.”
Dari percakapan tersebut, Beni mengetahui hobi temannya.
Pesan: “Aku rajin belajar dan berani bertanya dengan sopan.”
📖 KETERKAITAN DENGAN AL-QUR’AN
QS. Al-‘Alaq Ayat 1
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”
Ayat ini mengingatkan kita untuk selalu semangat belajar dan menambah pengetahuan.
Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, kita membiasakan diri untuk mendengarkan dengan baik, memahami informasi, dan berani bertanya ketika ingin mengetahui sesuatu.
🎬 VIDEO PEMBELAJARAN
Yuk, simak video pembelajaran berikut untuk menambah pemahaman tentang percakapan sederhana!
Klik di sini untuk menonton video pembelajaran percakapan
Setelah menonton video, perhatikan siapa yang berbicara, pertanyaan yang disampaikan, dan jawaban yang diberikan.
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Percakapan?
Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.
Percakapan dapat dilakukan dengan teman, guru, ayah, ibu, atau anggota keluarga lainnya.
Contoh percakapan dapat terjadi ketika kita berkenalan, bertanya tentang hobi, atau menceritakan kegiatan sehari-hari.
2. Apa Itu Kalimat Pertanyaan?
Kalimat pertanyaan adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu.
Contoh kalimat pertanyaan:
Siapa namamu?
Berapa usiamu?
Apa hobimu?
Apa makanan kesukaanmu?
Kalimat pertanyaan biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?).
3. Apa Itu Kalimat Jawaban?
Kalimat jawaban adalah kalimat yang digunakan untuk menjawab pertanyaan.
Contoh:
Pertanyaan: “Siapa namamu?”
Jawaban: “Nama saya Dita.”
Contoh lainnya:
Pertanyaan: “Apa hobimu?”
Jawaban: “Hobi saya membaca.”
Pertanyaan: “Berapa usiamu?”
Jawaban: “Usia saya tujuh tahun.”
4. Cara Menemukan Informasi dalam Percakapan
Anak-anak, agar dapat memahami isi percakapan, kita perlu melakukan beberapa hal berikut.
Dengarkan percakapan dengan baik.
Perhatikan pertanyaan yang disampaikan.
Dengarkan jawaban dengan saksama.
Ingat informasi penting dalam jawaban.
Jawab pertanyaan sesuai dengan isi percakapan.
Contoh:
Dina bertanya kepada Siti, “Apa makanan kesukaanmu?”
Siti menjawab, “Makanan kesukaanku adalah bakso.”
Dari percakapan tersebut, kita mengetahui bahwa makanan kesukaan Siti adalah bakso.
5. Contoh Percakapan tentang Diri Sendiri
Bacalah percakapan berikut dengan saksama!
Dina: “Siapa namamu?”
Siti: “Nama saya Siti.”
Dina: “Berapa usiamu?”
Siti: “Usia saya tujuh tahun.”
Dina: “Apa hobimu?”
Siti: “Hobi saya menggambar.”
Dina: “Apa warna kesukaanmu?”
Siti: “Warna kesukaan saya merah muda.”
Informasi yang Diperoleh
Nama: Siti.
Usia: tujuh tahun.
Hobi: menggambar.
Warna kesukaan: merah muda.
Dari percakapan tersebut, kita dapat mengetahui informasi tentang Siti melalui pertanyaan dan jawaban.
6. Sikap yang Baik Saat Bercakap-cakap
Ketika bercakap-cakap dengan orang lain, kita harus:
Mendengarkan saat orang lain berbicara.
Berbicara dengan sopan.
Menjawab pertanyaan dengan jelas.
Tidak memotong pembicaraan.
Menggunakan kata-kata yang baik.
Menghargai jawaban teman.
Berani berbicara dengan percaya diri.
Dengan membiasakan sikap tersebut, percakapan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
❓ PERTANYAAN PEMANTIK
Sebelum mengerjakan latihan, mari ingat kembali materi yang telah dipelajari.
Apa yang dimaksud dengan percakapan?
Apa yang kita ucapkan ketika ingin mengetahui nama teman?
Apa perbedaan pertanyaan dan jawaban?
Bagaimana cara kita mengetahui informasi dari percakapan?
Apa yang harus kita lakukan ketika teman sedang berbicara?
🔎 ASESMEN DIAGNOSTIK
Guru memberikan pertanyaan sederhana untuk mengetahui pemahaman awal peserta didik.
Siapa nama lengkapmu?
Apa hobimu?
Apakah kamu pernah bertanya kepada teman?
Ketika teman menjawab pertanyaan, apa yang harus kamu lakukan?
Guru memperhatikan jawaban peserta didik dan memberikan bimbingan apabila masih ada yang kesulitan memahami pertanyaan.
✏️ YUK BERLATIH!
Anak-anak shalih dan shalihah, jawablah lima pertanyaan berikut dengan benar. Bacalah pertanyaan dengan teliti dan tuliskan jawaban menggunakan kalimat sederhana.
1. Apa yang dimaksud dengan percakapan?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
2. Apa yang kita ucapkan jika ingin mengetahui nama teman?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
3. Perhatikan percakapan berikut!
Rina: “Apa hobimu?”
Lala: “Hobi saya membaca.”
Apa hobi Lala?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
4. Jika teman sedang berbicara, apa yang harus kita lakukan?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
5. Tuliskan satu contoh kalimat pertanyaan tentang diri sendiri!
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
📝 ASESMEN FORMATIF
🌷 REFLEKSI PEMBELAJARAN
Mari kita ingat kembali pembelajaran hari ini.
Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa yang kamu pelajari hari ini?
Apakah kamu sudah bisa membedakan pertanyaan dan jawaban?
Apa yang harus kamu lakukan saat teman berbicara?
Apakah kamu berani bertanya dengan sopan?
Peserta didik dapat menyampaikan jawaban secara sederhana sesuai dengan pemahamannya.
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang menyimak percakapan sederhana tentang diri sendiri dan orang lain.
Kita telah belajar mengenal percakapan, membedakan pertanyaan dan jawaban, serta menemukan informasi dari percakapan.
Mari kita biasakan mendengarkan dengan baik, menjawab pertanyaan dengan jelas, berbicara sopan, dan menghargai teman ketika sedang berbicara.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, rajin belajar, berani bertanya, santun dalam berbicara, dan menjadi pendengar yang baik. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila
IDENTITAS
Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Materi: Mematuhi Aturan di Rumah dan Menceritakan Pengalaman Mematuhinya
Pertemuan Ke: 6
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Sebelum belajar, mari kita berdoa bersama. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, setiap keluarga memiliki aturan yang perlu dipatuhi. Misalnya, merapikan tempat tidur setelah bangun, belajar sesuai jadwal, dan merapikan mainan setelah bermain.
Hari ini kita akan belajar tentang aturan yang berlaku di rumah, manfaat mematuhi aturan, serta cara menceritakan pengalaman ketika mematuhi aturan di rumah.
Yuk, perhatikan materi dengan baik dan kerjakan lima soal latihan dengan sungguh-sungguh! 🥰
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mengenal aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga serta mampu menunjukkan dan menceritakan pengalaman sederhana dalam mematuhi aturan di rumah.
Peserta didik mampu menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menghargai aturan yang telah disepakati bersama keluarga.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian aturan dengan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh aturan yang berlaku di rumah.
Menjelaskan alasan aturan perlu dipatuhi.
Membedakan perilaku yang mematuhi dan melanggar aturan.
Menceritakan pengalaman sederhana saat mematuhi aturan di rumah.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari bahwa aturan dibuat untuk membantu kehidupan keluarga menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun.
Peserta didik diajak mengingat kebiasaan yang dilakukan setiap hari di rumah serta memahami pentingnya mematuhi aturan.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, seperti bangun tepat waktu, melaksanakan ibadah, belajar sesuai jadwal, merapikan mainan, dan berbicara sopan kepada orang tua.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui penjelasan materi dengan contoh yang dekat dengan kehidupan peserta didik, dilanjutkan dengan latihan soal sederhana yang sesuai dengan kemampuan anak kelas 1.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian dan contoh aturan di rumah.
Memahami manfaat mematuhi aturan dalam keluarga.
Membedakan perilaku yang mematuhi dan melanggar aturan.
Menceritakan pengalaman sederhana ketika mematuhi aturan di rumah.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL).
Metode Pembelajaran: Penjelasan, tanya jawab, membaca materi, dan latihan soal.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN
Materi pembelajaran.
Papan tulis.
Buku dan alat tulis.
Lembar latihan soal.
🌼 APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengingat kegiatan yang biasa dilakukan di rumah.
Guru bertanya:
Apa yang kalian lakukan setelah selesai bermain?
Apakah kalian memiliki aturan di rumah?
Mengapa kita harus mematuhi aturan yang diberikan orang tua?
Guru menjelaskan bahwa aturan membantu anggota keluarga melakukan kegiatan dengan tertib. Mematuhi aturan juga menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab.
🕌 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA
🌾 1. Ar-Razzaq — Allah Maha Pemberi Rezeki
Allah Swt. memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Keluarga, makanan, pakaian, rumah, dan kesehatan merupakan nikmat yang perlu kita syukuri.
Salah satu cara bersyukur adalah menjaga rumah, membantu keluarga, dan mematuhi aturan yang berlaku di rumah.
🌳 2. Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta
Allah Swt. menciptakan manusia dan seluruh makhluk. Keluarga merupakan bagian penting dalam kehidupan kita yang perlu disayangi dan dihormati.
Kita dapat menunjukkan kasih sayang kepada keluarga dengan berbicara sopan, membantu orang tua, dan mematuhi aturan di rumah.
👑 3. Al-Malik — Allah Maha Merajai
Allah Swt. adalah pemilik dan penguasa seluruh alam. Dalam kehidupan sehari-hari, kita belajar membiasakan diri hidup tertib dan teratur.
Dengan mematuhi aturan di rumah, kita belajar menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Aturan?
Aturan adalah sesuatu yang harus kita lakukan atau patuhi agar kehidupan menjadi tertib dan nyaman.
Aturan di rumah dibuat agar seluruh anggota keluarga dapat hidup dengan rukun dan saling menghargai.
Contohnya, setelah bermain, kita harus merapikan mainan. Dengan begitu, rumah menjadi lebih rapi dan nyaman.
2. Contoh Aturan di Rumah
Berikut beberapa contoh aturan yang biasa dilakukan di rumah:
Bangun pagi tepat waktu.
Melaksanakan ibadah.
Merapikan tempat tidur.
Merapikan mainan setelah bermain.
Belajar sesuai waktu yang ditentukan.
Makan dengan tertib.
Berbicara sopan kepada orang tua.
Meminta izin sebelum keluar rumah.
Menggunakan gawai sesuai aturan keluarga.
Tidur tepat waktu.
Membantu menjaga kebersihan rumah.
Setiap keluarga dapat memiliki aturan yang berbeda. Kita perlu menghargai dan mematuhi aturan yang berlaku di keluarga masing-masing.
3. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?
Mematuhi aturan memiliki banyak manfaat, antara lain:
✅ Rumah menjadi lebih tertib.
✅ Kegiatan sehari-hari menjadi teratur.
✅ Anggota keluarga merasa nyaman.
✅ Kita belajar menjadi anak yang disiplin.
✅ Kita belajar bertanggung jawab.
✅ Hubungan keluarga menjadi lebih rukun.
Contohnya, ketika selesai bermain kita merapikan mainan ke tempatnya. Rumah menjadi rapi dan orang tua tidak perlu membereskannya kembali.
4. Perilaku yang Mematuhi dan Melanggar Aturan
Perhatikan contoh berikut!
Contoh 1:
Setelah bermain, Dita merapikan semua mainannya.
Dita menunjukkan perilaku mematuhi aturan karena mengembalikan mainan ke tempatnya.
Contoh 2:
Ibu meminta Rafi belajar, tetapi Rafi terus bermain dan tidak mengerjakan tugasnya.
Rafi menunjukkan perilaku tidak mematuhi aturan karena mengabaikan kewajibannya.
Contoh 3:
Siti ingin bermain ke rumah teman. Sebelum pergi, ia meminta izin kepada ibu.
Siti menunjukkan perilaku mematuhi aturan karena meminta izin sebelum keluar rumah.
Contoh 4:
Beni selesai makan, tetapi ia meletakkan piring sembarangan.
Beni belum mematuhi aturan untuk menjaga kerapian setelah makan.
Anak-anak, jika kita melakukan kesalahan, kita harus mau memperbaikinya dan berusaha mematuhi aturan dengan lebih baik.
5. Mengingat Pengalaman Mematuhi Aturan
Setiap anak tentu memiliki pengalaman mematuhi aturan di rumah.
Contohnya, merapikan mainan setelah bermain, belajar sebelum bermain, membantu orang tua, atau meminta izin sebelum pergi.
Untuk menceritakan pengalaman tersebut, kita dapat mengingat empat hal berikut:
1. Aturannya apa?
Contoh: Di rumah saya ada aturan untuk merapikan mainan.
2. Kapan dilakukan?
Contoh: Saya merapikannya setelah bermain.
3. Apa yang dilakukan?
Contoh: Saya memasukkan semua mainan ke dalam kotak.
4. Bagaimana perasaannya?
Contoh: Saya merasa senang karena kamar menjadi rapi.
Contoh Cerita Pengalaman
Pengalaman Merapikan Mainan
Setelah bermain, aku merapikan mainanku. Aku memasukkan semua mainan ke dalam kotak. Ibu senang melihat kamarku rapi. Aku juga merasa senang karena sudah mematuhi aturan di rumah.
Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa mematuhi aturan merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keluarga.
✏️ YUK BERLATIH!
Anak-anak shalih dan shalihah, jawablah lima soal berikut dengan benar. Bacalah pertanyaan dengan teliti dan gunakan kalimat sederhana.
1. Sebutkan satu aturan di rumahmu!
Jawab: ....................................................................
2. Setelah bermain, apa yang harus kamu lakukan?
Jawab: ....................................................................
3. Sebelum pergi bermain, kamu harus meminta izin kepada siapa?
Jawab: ....................................................................
4. Apa yang kamu lakukan jika ibu menyuruhmu belajar?
Jawab: ....................................................................
5. Apakah kamu harus mematuhi aturan di rumah?
Jawab: ....................................................................
📝 ASESMEN FORMATIF
Asesmen dilakukan melalui hasil pengerjaan lima soal latihan.
Aspek yang dinilai meliputi:
Pemahaman peserta didik tentang pengertian aturan.
Kemampuan menyebutkan contoh aturan di rumah.
Pemahaman tentang manfaat mematuhi aturan.
Kemampuan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan aturan.
Kemampuan menceritakan pengalaman sederhana ketika mematuhi aturan.
Guru memberikan bimbingan kepada peserta didik yang masih mengalami kesulitan dan penguatan kepada peserta didik yang telah memahami materi.
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
📖 Kesimpulan Materi
💗 Refleksi Peserta Didik
🌼 Tindak Lanjut Guru
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang aturan di rumah dan pengalaman mematuhinya.
Kita telah mengenal pengertian aturan, contoh aturan di rumah, manfaat mematuhi aturan, dan cara menceritakan pengalaman sederhana saat mematuhi aturan.
Mari kita biasakan merapikan mainan, belajar tepat waktu, membantu orang tua, berbicara sopan, dan meminta izin sebelum keluar rumah.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, disiplin, bertanggung jawab, serta selalu menyayangi dan menghormati keluarga. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
IDENTITAS
Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Selasa, 20 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Materi: Mengenal berbagai objek yang menarik di lingkungan sekitar
Pertemuan Ke: 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, coba perhatikan lingkungan di sekitar kalian! Di dalam kelas ada papan tulis, meja, dan kursi. Di luar kelas mungkin ada pohon, bunga, langit, dan gedung sekolah.
Semua benda tersebut dapat kita amati dan jadikan inspirasi untuk membuat karya seni. Hari ini kita akan belajar mengenal lingkungan sekitar, mengamati benda-benda yang menarik, dan memilih objek yang ingin kita gambar.
Yuk, belajar dengan semangat dan gunakan kreativitas kalian! 🥰
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mengenali lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi dalam membuat karya seni. Peserta didik mengamati berbagai objek, mengenali bentuk dan warna, serta mengekspresikan ide melalui gambar sederhana sesuai dengan pengalaman dan kreativitasnya.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Mengenali berbagai objek yang terdapat di lingkungan sekitar.
Menyebutkan objek yang pernah dilihat di lingkungan sekolah atau rumah.
Mengenali bentuk dan warna sederhana dari objek yang diamati.
Memilih objek yang menarik sebagai inspirasi untuk menggambar.
Membuat sketsa sederhana berdasarkan hasil pengamatan.
Menghargai hasil karya sendiri dan karya teman.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik belajar mengamati lingkungan dengan saksama. Mereka memperhatikan benda-benda yang ada di sekitar, mengenali bentuk dan warnanya, serta menyadari bahwa lingkungan dapat menjadi sumber inspirasi untuk berkarya.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan lingkungan yang mereka temui setiap hari, seperti pohon, bunga, rumah, gedung sekolah, jalan, langit, dan teman.
Melalui pengamatan tersebut, peserta didik memahami bahwa ide untuk membuat karya seni dapat berasal dari benda-benda sederhana di sekitar mereka.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui permainan “Aku Melihat Apa?”, pengamatan lingkungan, kegiatan menggambar sketsa sederhana, serta berbagi cerita tentang objek yang dipilih bersama teman.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengamati berbagai objek di lingkungan sekitar.
Mengenali bentuk dan warna objek yang diamati.
Memilih objek yang menarik sebagai inspirasi karya seni.
Membuat sketsa sederhana dan menghargai karya sendiri serta karya teman.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Discovery Learning.
Metode Pembelajaran: Pengamatan, tanya jawab, demonstrasi, menggambar sederhana, diskusi, dan penugasan.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN
Gambar lingkungan sekitar.
Lingkungan kelas dan sekolah.
Papan tulis, meja, dan kursi.
Kertas gambar atau buku gambar.
Pensil dan penghapus.
Pensil warna atau krayon.
🌼 APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda yang terdapat di dalam kelas, seperti papan tulis, meja, kursi, pintu, dan jendela.
Guru bertanya:
Benda apa saja yang kalian lihat di dalam kelas?
Apa warna papan tulis dan meja?
Jika kalian ingin menggambar salah satu benda di kelas, benda apa yang akan kalian pilih?
Apa yang membuat benda tersebut menarik bagi kalian?
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan jawaban sesuai dengan hasil pengamatan masing-masing.
Guru kemudian menjelaskan bahwa benda-benda di sekitar dapat menjadi inspirasi untuk membuat karya seni.
🕌 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.
Anak-anak, coba perhatikan lingkungan di sekitar kita. Ada langit yang indah, pohon yang hijau, bunga yang berwarna-warni, burung yang terbang, serta berbagai bentuk benda yang dapat kita lihat setiap hari.
Semua keindahan tersebut merupakan bukti kebesaran dan kuasa Allah Swt. Allah menciptakan alam semesta dengan begitu indah, beragam, dan penuh manfaat bagi kehidupan manusia.
Allah Swt. memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk menggambar, serta pikiran dan kreativitas untuk menciptakan karya.
Ketika mengamati lingkungan dan menjadikannya sebagai inspirasi untuk menggambar, kita dapat mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.
🌷 Contoh Sikap Bersyukur
Mengamati keindahan lingkungan dengan baik.
Menjaga kebersihan lingkungan.
Menggunakan kemampuan menggambar untuk membuat karya yang baik.
Menghargai hasil karya sendiri dan karya teman.
Tidak merusak tanaman atau benda di sekitar.
Pesan untuk anak-anak:
Mari membuat karya dengan penuh semangat dan percaya diri. Setiap anak memiliki ide dan kreativitas yang berbeda. Kita harus menghargai setiap karya yang dibuat dengan sungguh-sungguh. 🥰
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Lingkungan Sekitar?
Lingkungan sekitar adalah segala sesuatu yang ada di dekat kita dan dapat kita lihat atau amati.
Lingkungan sekitar dapat berupa lingkungan rumah, sekolah, taman, dan tempat bermain.
Di lingkungan sekolah, kita dapat menemukan papan tulis, meja, kursi, pintu, jendela, pohon, bunga, dan halaman sekolah.
Semua benda tersebut dapat kita amati untuk mendapatkan ide dalam membuat karya seni.
2. Mengenal Objek di Lingkungan Sekitar
Objek adalah benda atau sesuatu yang kita amati.
Contoh objek yang dapat kita temukan di lingkungan sekitar adalah:
🏫 Gedung sekolah: tempat kita belajar setiap hari.
🌳 Pohon: memiliki batang, cabang, dan daun.
🌼 Bunga: memiliki bagian-bagian seperti batang, daun, dan mahkota bunga.
☀️ Matahari: tampak di langit pada siang hari.
🏠 Rumah: tempat kita tinggal bersama keluarga.
🪑 Meja dan kursi: benda yang digunakan dalam kegiatan belajar.
👧 Teman: orang yang belajar dan bermain bersama kita.
Kita dapat memilih salah satu objek tersebut sebagai inspirasi untuk menggambar.
3. Mengenal Bentuk Objek
Setiap objek memiliki bentuk yang berbeda.
Contohnya:
Lingkaran: dapat digunakan untuk menggambar matahari.
Persegi panjang: dapat digunakan untuk menggambar pintu atau papan tulis.
Segitiga: dapat digunakan untuk menggambar atap rumah.
Bentuk sederhana menyerupai oval: dapat digunakan untuk menggambar daun.
Garis lurus: dapat digunakan untuk menggambar batang pohon atau tiang.
Bentuk-bentuk tersebut dapat membantu kita membuat gambar sederhana.
4. Mengenal Warna di Lingkungan Sekitar
Lingkungan di sekitar kita memiliki berbagai warna.
Contohnya:
Daun biasanya berwarna hijau.
Batang pohon dapat berwarna cokelat.
Langit cerah dapat tampak berwarna biru.
Bunga dapat berwarna merah, kuning, merah muda, atau ungu.
Matahari dalam gambar sering diwarnai kuning.
Warna pada benda yang sama dapat berbeda sesuai keadaan sebenarnya. Ketika menggambar, kita dapat memilih warna berdasarkan objek yang diamati atau sesuai dengan kreativitas kita.
5. Lingkungan sebagai Sumber Inspirasi Menggambar
Inspirasi adalah ide yang membantu kita membuat suatu karya.
Kita dapat memperoleh inspirasi dengan mengamati benda-benda di sekitar.
Contohnya, ketika melihat pohon di halaman sekolah, kita dapat menggambar batang pohon, cabang, dan daunnya.
Ketika melihat bunga di taman, kita dapat menggambar batang, daun, dan mahkota bunganya.
Kita juga boleh memilih objek lain yang menurut kita menarik.
Setiap anak bisa memilih objek yang berbeda. Ada yang suka menggambar pohon, bunga, rumah, atau gedung sekolah. Semua pilihan tersebut baik selama kita berusaha membuat karya dengan sungguh-sungguh.
6. Mengamati Sebelum Menggambar
Sebelum menggambar, kita perlu mengamati objek terlebih dahulu.
Langkah sederhana yang dapat dilakukan:
Pilih satu objek yang ingin digambar.
Perhatikan bentuk objek tersebut.
Amati warna yang terlihat.
Perhatikan bagian-bagian objek.
Buat sketsa sederhana menggunakan pensil.
Tambahkan warna jika diperlukan.
Contoh: Menggambar Pohon
Batang pohon dapat dibuat menggunakan garis memanjang.
Daun dapat dibuat dengan bentuk sederhana.
Warna batang dapat berupa cokelat.
Warna daun dapat berupa hijau.
Tidak perlu khawatir jika gambar belum sempurna. Kita sedang belajar mengamati dan mengembangkan kreativitas.
✏️ LKPD PERTEMUAN 1
Ayo Mengamati Lingkungan Sekitar!
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
Kesimpulan Materi:
Murid mengenal berbagai objek menarik di lingkungan sekitar, khususnya lingkungan sekolah, melalui kegiatan mengamati dan mewarnai gambar lingkungan sekolah.
Murid mengenal berbagai objek menarik di lingkungan sekitar, khususnya lingkungan sekolah, melalui kegiatan mengamati dan mewarnai gambar lingkungan sekolah.
Refleksi Pembelajaran Murid:
Murid dapat mengenali objek di lingkungan sekolah dan mewarnai gambar dengan rapi serta menggunakan warna yang sesuai.
Murid dapat mengenali objek di lingkungan sekolah dan mewarnai gambar dengan rapi serta menggunakan warna yang sesuai.
Tindak Lanjut Guru:
Guru memberikan latihan menggambar dan mewarnai objek di lingkungan sekitar serta membimbing murid agar lebih teliti, kreatif, dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Guru memberikan latihan menggambar dan mewarnai objek di lingkungan sekitar serta membimbing murid agar lebih teliti, kreatif, dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang mengenal lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi karya seni.
Kita telah belajar mengamati berbagai objek, mengenali bentuk dan warna, memilih objek yang menarik, serta membuat sketsa sederhana berdasarkan hasil pengamatan.
Mari kita terus mengembangkan kreativitas, menjaga lingkungan, dan menghargai hasil karya sendiri maupun karya teman.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, kreatif, percaya diri, bersyukur atas keindahan ciptaan-Nya, serta senang menjaga lingkungan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Senin, 19 Oktober 2026
Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - PAK
IDENTITAS
Nama Guru: Resky Kusumawardati S.Pd.
Hari/Tanggal: Selasa, 20 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Pendidikan Antikorupsi
Materi: Mengenal Perilaku Disiplin
Pertemuan Ke: 2
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, siapa yang tadi pagi datang ke sekolah tepat waktu? Siapa yang sudah memakai seragam dengan rapi? Apakah kalian selalu mengembalikan mainan setelah selesai digunakan?
Nah, kebiasaan tersebut berhubungan dengan perilaku disiplin. Hari ini kita akan belajar mengenal arti disiplin, contoh perilaku disiplin, dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
Yuk, belajar dengan semangat dan tunjukkan sikap disiplin mulai dari diri sendiri! 🥰
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mengenal perilaku disiplin sebagai salah satu nilai dalam pendidikan antikorupsi serta mampu menunjukkan kebiasaan menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan arti disiplin dengan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.
Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.
Menjelaskan manfaat membiasakan perilaku disiplin.
Mempraktikkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik belajar menyadari pentingnya mematuhi aturan, menghargai waktu, dan melaksanakan tugas dengan tertib.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan perilaku disiplin dengan kebiasaan sehari-hari, seperti datang ke sekolah tepat waktu, mengantre, mengerjakan tugas, dan merapikan barang setelah digunakan.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui cerita sederhana, tanya jawab, mengamati contoh perilaku, permainan memilih tindakan yang benar, dan bermain peran.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian perilaku disiplin.
Mengidentifikasi contoh perilaku disiplin dan tidak disiplin.
Menjelaskan manfaat menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Membiasakan perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Discovery Learning.
Metode Pembelajaran: Tanya jawab, bercerita, mengamati, diskusi sederhana, bermain peran, dan latihan.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN
Gambar perilaku disiplin dan tidak disiplin.
Kartu situasi.
Papan tulis.
Buku dan alat tulis.
LKPD atau lembar latihan.
🌼 APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengingat kebiasaan yang dilakukan sebelum berangkat ke sekolah.
Guru bertanya:
Siapa yang bangun pagi hari ini?
Apakah kalian datang ke sekolah tepat waktu?
Apa yang kalian lakukan setelah selesai bermain?
Mengapa kita harus menaati aturan di sekolah?
Guru kemudian menyampaikan cerita singkat berikut.
Cerita: Rani Anak yang Disiplin
Setiap pagi, Rani bangun tepat waktu. Ia mandi, memakai seragam, sarapan, dan bersiap pergi ke sekolah. Rani berangkat tepat waktu agar tidak terlambat mengikuti pelajaran.
Di sekolah, Rani mendengarkan guru, mengerjakan tugas, mengantre dengan tertib, dan merapikan alat tulis setelah digunakan.
Rani senang membiasakan perilaku disiplin karena ia ingin menjadi anak yang bertanggung jawab.
Pertanyaan setelah mendengarkan cerita:
Apakah Rani datang ke sekolah tepat waktu?
Apa yang dilakukan Rani setelah menggunakan alat tulis?
Menurut kalian, apakah Rani termasuk anak yang disiplin?
Melalui cerita tersebut, peserta didik diajak menemukan arti disiplin dan contoh penerapannya.
🌿 INTEGRASI NILAI KEISLAMAN
Disiplin sebagai Kebiasaan Baik
Dalam kehidupan sehari-hari, kita diajarkan untuk melakukan hal-hal baik, menaati aturan yang benar, menepati waktu, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.
Kebiasaan disiplin dapat kita tunjukkan melalui tindakan sederhana, seperti melaksanakan ibadah tepat waktu, belajar dengan tertib, menjaga kebersihan, dan menghargai waktu orang lain.
📖 QS. Al-'Asr: 1–3
Surah Al-'Asr mengingatkan kita tentang pentingnya waktu dan melakukan amal saleh.
Kita dapat belajar untuk menggunakan waktu dengan baik, tidak menunda-nunda tugas, dan membiasakan diri melakukan perbuatan yang bermanfaat.
Pesan untuk anak-anak:
Yuk, gunakan waktu dengan baik, patuhi aturan yang benar, dan lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab. 🌷
🎬 VIDEO PEMBELAJARAN
Yuk, simak video pembelajaran tentang percakapan sederhana berikut!
Setelah menonton video, perhatikan siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, dan bagaimana mereka saling memberikan tanggapan.
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Disiplin?
Disiplin adalah sikap menaati aturan dan melakukan sesuatu dengan tertib serta tepat waktu.
Anak yang disiplin berusaha menjalankan kewajibannya dengan baik dan tidak sengaja melanggar aturan.
Contohnya, datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, mengerjakan tugas, dan mengantre ketika membeli makanan.
Disiplin harus dibiasakan setiap hari, baik di rumah maupun di sekolah.
2. Contoh Perilaku Disiplin di Rumah
Anak-anak dapat menunjukkan perilaku disiplin di rumah dengan cara:
Bangun pagi tepat waktu.
Merapikan tempat tidur.
Mandi dan memakai pakaian dengan rapi.
Belajar sesuai jadwal.
Merapikan mainan setelah bermain.
Menyimpan barang pada tempatnya.
Membantu orang tua sesuai kemampuan.
Dengan membiasakan perilaku tersebut, kita belajar menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.
3. Contoh Perilaku Disiplin di Sekolah
Di sekolah, perilaku disiplin dapat dilakukan dengan cara:
Datang ke sekolah tepat waktu.
Memakai seragam sesuai aturan.
Berdoa sebelum belajar.
Mendengarkan guru ketika menjelaskan.
Mengangkat tangan sebelum berbicara.
Mengantre dengan tertib.
Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh.
Membuang sampah pada tempatnya.
Menjaga alat belajar.
Mengembalikan barang yang telah digunakan ke tempatnya.
Anak yang disiplin membantu menciptakan suasana belajar yang tertib, nyaman, dan menyenangkan.
4. Perilaku Disiplin dan Tidak Disiplin
Perhatikan perbedaan perilaku berikut!
| Perilaku Disiplin ✅ | Perilaku Tidak Disiplin ❌ |
|---|---|
| Datang ke sekolah tepat waktu. | Sengaja datang terlambat tanpa alasan yang tepat. |
| Mengantre dengan tertib. | Menyerobot antrean. |
| Mengerjakan tugas sesuai waktu yang ditentukan. | Sengaja mengabaikan tugas. |
| Mendengarkan guru ketika menjelaskan. | Mengganggu teman yang sedang belajar. |
| Merapikan mainan setelah bermain. | Membiarkan mainan berserakan. |
| Mematuhi aturan kelas. | Sengaja melanggar aturan kelas. |
Ingat, anak-anak! Disiplin bukan berarti kita tidak pernah melakukan kesalahan. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani mengakuinya, memperbaikinya, dan berusaha tidak mengulanginya.
5. Apa Manfaat Berperilaku Disiplin?
Berperilaku disiplin memiliki banyak manfaat, antara lain:
🌟 Kegiatan menjadi tertib. Semua orang dapat menjalankan kegiatan dengan baik.
⏰ Waktu digunakan dengan baik. Kita dapat menyelesaikan kegiatan sesuai jadwal.
📚 Belajar menjadi nyaman. Kelas yang tertib membantu kita berkonsentrasi.
🤝 Orang lain merasa dihargai. Kita belajar mengantre, mengikuti aturan, dan tidak mengganggu teman.
💗 Menjadi anak yang bertanggung jawab. Kita terbiasa menyelesaikan tugas dan menjaga barang yang digunakan.
6. Apa Hubungan Disiplin dengan Pendidikan Antikorupsi?
Pendidikan antikorupsi mengajarkan kita membiasakan nilai-nilai baik sejak kecil. Salah satunya adalah disiplin.
Sikap disiplin membantu kita menaati aturan, menghargai waktu, dan menjalankan kewajiban dengan bertanggung jawab.
Contohnya, ketika diberi tugas oleh guru, kita mengerjakannya dengan jujur dan sesuai waktu yang ditentukan. Ketika mengantre, kita menunggu giliran dan tidak mengambil hak orang lain.
Kebiasaan sederhana tersebut membantu kita tumbuh menjadi pribadi yang tertib, jujur, dan bertanggung jawab.
🎲 KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan 1 — Ayo Pilih Perilaku yang Benar!
Guru membacakan beberapa situasi. Peserta didik menyebutkan apakah tindakan tersebut termasuk disiplin atau tidak disiplin.
Dita datang ke sekolah tepat waktu.
Beni mengembalikan pensil ke tempatnya setelah digunakan.
Riko menyerobot antrean teman.
Siti mengerjakan tugas sesuai petunjuk guru.
Dani membiarkan sampah berserakan di kelas.
Peserta didik memberikan alasan sederhana atas pilihan mereka.
✏️ YUK BERLATIH!
Anak-anak shalih dan shalihah, bacalah pertanyaan berikut dengan teliti. Jawablah menggunakan kalimat sederhana.
1. Apa yang dimaksud dengan disiplin?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
2. Sebutkan satu contoh perilaku disiplin di rumah!
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
3. Sebutkan satu contoh perilaku disiplin di sekolah!
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
4. Apa yang harus kita lakukan setelah selesai bermain?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
5. Mengapa kita harus menaati aturan?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
🌷 REFLEKSI PEMBELAJARAN
Mari kita ingat kembali pelajaran hari ini.
Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut.
Apa yang kalian pelajari hari ini?
Apakah kalian sudah datang ke sekolah tepat waktu?
Apakah kalian sudah merapikan barang setelah digunakan?
Kebiasaan disiplin apa yang akan kalian lakukan mulai hari ini?
Peserta didik diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman dan kebiasaan baik yang ingin mereka tingkatkan.
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI
Kesimpulan Materi:
Murid memahami arti sederhana sikap disiplin, yaitu menaati aturan dan melaksanakan kegiatan tepat waktu, serta mengenal contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.
Murid memahami arti sederhana sikap disiplin, yaitu menaati aturan dan melaksanakan kegiatan tepat waktu, serta mengenal contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.
Refleksi Pembelajaran Murid:
Murid dapat menyebutkan contoh sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari, seperti datang tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, dan mengerjakan tugas.
Murid dapat menyebutkan contoh sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari, seperti datang tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, dan mengerjakan tugas.
Tindak Lanjut Guru:
Guru membiasakan murid untuk bersikap disiplin melalui kegiatan sehari-hari di kelas serta memberikan penguatan agar murid senantiasa menaati aturan dan bertanggung jawab.
Guru membiasakan murid untuk bersikap disiplin melalui kegiatan sehari-hari di kelas serta memberikan penguatan agar murid senantiasa menaati aturan dan bertanggung jawab.
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang perilaku disiplin dalam pendidikan antikorupsi.
Kita telah mengenal arti disiplin, contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah, serta manfaat menaati aturan.
Mari kita biasakan datang tepat waktu, mengerjakan tugas, mengantre dengan tertib, dan merapikan barang setelah digunakan. Jangan lupa, anak yang disiplin juga mau memperbaiki kesalahan dan bertanggung jawab atas tindakannya.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, disiplin, jujur, tertib, dan bertanggung jawab. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Popular Posts
-
Nama Guru : Resky Kusumawardati, S.Kom Kelas : 6A - 6G Tema : Mengenal HTM...
-
Nama Guru : Resky Kusumawardati, S.Kom Kelas/Semester : 6A - 6G / I (Satu) KD ...
-
📌 TUJUAN Dengan mengangkat tema “Kearifan Lokal” dan megacu kepada dimensi profil projek Pancasila, Topik “Mengenal Sastra Lampung L...
Blogger templates
Blogroll
About

Blog Archive
-
►
2019
(113)
- ► Maret 2019 (3)
- ► April 2019 (2)
- ► Agustus 2019 (28)
- ► September 2019 (22)
- ► Oktober 2019 (23)
- ► November 2019 (24)
- ► Desember 2019 (9)
-
►
2020
(200)
- ► Januari 2020 (32)
- ► Februari 2020 (21)
- ► Maret 2020 (30)
- ► April 2020 (22)
- ► Agustus 2020 (15)
- ► September 2020 (21)
- ► Oktober 2020 (16)
- ► November 2020 (21)
- ► Desember 2020 (2)
-
►
2021
(140)
- ► Januari 2021 (18)
- ► Februari 2021 (14)
- ► Maret 2021 (14)
- ► April 2021 (10)
- ► Agustus 2021 (15)
- ► September 2021 (18)
- ► Oktober 2021 (15)
- ► November 2021 (16)
- ► Desember 2021 (4)
-
►
2022
(94)
- ► Januari 2022 (31)
- ► Februari 2022 (28)
- ► Maret 2022 (19)
- ► April 2022 (8)
- ► Agustus 2022 (1)
- ► September 2022 (1)
- ► Oktober 2022 (1)
- ► November 2022 (1)
- ► Desember 2022 (2)
-
►
2023
(191)
- ► Januari 2023 (33)
- ► Februari 2023 (29)
- ► Maret 2023 (19)
- ► April 2023 (8)
- ► Agustus 2023 (27)
- ► September 2023 (21)
- ► Oktober 2023 (13)
- ► November 2023 (22)
-
►
2024
(167)
- ► Januari 2024 (27)
- ► Februari 2024 (14)
- ► Maret 2024 (6)
- ► April 2024 (12)
- ► Agustus 2024 (23)
- ► September 2024 (21)
- ► Oktober 2024 (22)
- ► November 2024 (16)
- ► Desember 2024 (1)
-
►
2025
(170)
- ► Januari 2025 (17)
- ► Februari 2025 (14)
- ► Maret 2025 (2)
- ► April 2025 (14)
- ► Agustus 2025 (19)
- ► September 2025 (23)
- ► Oktober 2025 (23)
- ► November 2025 (20)
- ► Desember 2025 (5)
-
▼
2026
(181)
- ► Januari 2026 (20)
- ► Februari 2026 (14)
- ► Maret 2026 (12)
- ► April 2026 (18)
- ► Agustus 2026 (21)
- ► September 2026 (44)
-
▼
Oktober 2026
(21)
- Jum'at, 2 Oktober 2026 - 1.B - Adab
- Senin, 05 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Senin, 05 Oktober 2026 - 1.B - Matematika
- Selasa, 06 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Selasa, 06 Oktober 2026 - 1.B - PAK
- Rabu, 07 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Rabu, 07 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila
- Rabu, 07 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Kamis, 08 Oktober 2026 - 1.B - Menulis dan TIK
- Jum'at, 09 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasi...
- Senin, 12 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Selasa, 13 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Rabu, 14 Oktober 2026 - 1.B - Matematika
- Kamis, 15 Oktober 2026 - 1.B - PAK
- Senin, 19 Oktober 2026 - 1.B - Matematika
- Senin, 19 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - PAK
- Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila
- Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
About
Sidebar location, Sticky menu and more.
Contact us-desc:Feel free to contact us at anytime about our courses and tutorials.
Followers
Blog Archive
-
►
2019
(113)
- ► Maret 2019 (3)
- ► April 2019 (2)
- ► Agustus 2019 (28)
- ► September 2019 (22)
- ► Oktober 2019 (23)
- ► November 2019 (24)
- ► Desember 2019 (9)
-
►
2020
(200)
- ► Januari 2020 (32)
- ► Februari 2020 (21)
- ► Maret 2020 (30)
- ► April 2020 (22)
- ► Agustus 2020 (15)
- ► September 2020 (21)
- ► Oktober 2020 (16)
- ► November 2020 (21)
- ► Desember 2020 (2)
-
►
2021
(140)
- ► Januari 2021 (18)
- ► Februari 2021 (14)
- ► Maret 2021 (14)
- ► April 2021 (10)
- ► Agustus 2021 (15)
- ► September 2021 (18)
- ► Oktober 2021 (15)
- ► November 2021 (16)
- ► Desember 2021 (4)
-
►
2022
(94)
- ► Januari 2022 (31)
- ► Februari 2022 (28)
- ► Maret 2022 (19)
- ► April 2022 (8)
- ► Agustus 2022 (1)
- ► September 2022 (1)
- ► Oktober 2022 (1)
- ► November 2022 (1)
- ► Desember 2022 (2)
-
►
2023
(191)
- ► Januari 2023 (33)
- ► Februari 2023 (29)
- ► Maret 2023 (19)
- ► April 2023 (8)
- ► Agustus 2023 (27)
- ► September 2023 (21)
- ► Oktober 2023 (13)
- ► November 2023 (22)
-
►
2024
(167)
- ► Januari 2024 (27)
- ► Februari 2024 (14)
- ► Maret 2024 (6)
- ► April 2024 (12)
- ► Agustus 2024 (23)
- ► September 2024 (21)
- ► Oktober 2024 (22)
- ► November 2024 (16)
- ► Desember 2024 (1)
-
►
2025
(170)
- ► Januari 2025 (17)
- ► Februari 2025 (14)
- ► Maret 2025 (2)
- ► April 2025 (14)
- ► Agustus 2025 (19)
- ► September 2025 (23)
- ► Oktober 2025 (23)
- ► November 2025 (20)
- ► Desember 2025 (5)
-
▼
2026
(181)
- ► Januari 2026 (20)
- ► Februari 2026 (14)
- ► Maret 2026 (12)
- ► April 2026 (18)
- ► Agustus 2026 (21)
- ► September 2026 (44)
-
▼
Oktober 2026
(21)
- Jum'at, 2 Oktober 2026 - 1.B - Adab
- Senin, 05 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Senin, 05 Oktober 2026 - 1.B - Matematika
- Selasa, 06 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Selasa, 06 Oktober 2026 - 1.B - PAK
- Rabu, 07 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Rabu, 07 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila
- Rabu, 07 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Kamis, 08 Oktober 2026 - 1.B - Menulis dan TIK
- Jum'at, 09 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasi...
- Senin, 12 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Selasa, 13 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Rabu, 14 Oktober 2026 - 1.B - Matematika
- Kamis, 15 Oktober 2026 - 1.B - PAK
- Senin, 19 Oktober 2026 - 1.B - Matematika
- Senin, 19 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - PAK
- Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
- Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila
- Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia
- Rabu, 21 Oktober 2026 - 1.B - Seni Rupa
Cari Blog Ini
SEARCH
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Blogroll
Blogroll
Video of the Day
Credit
Courses
Latest courses
About
Pages
Latest video-course
Pages - Menu
4-tag:Campus-500px-mosaic
Pages - Menu
Popular
-
Nama Guru : Resky Kusumawardati, S.Kom Kelas : 6A - 6G Tema : Mengenal HTM...
-
Nama Guru : Resky Kusumawardati, S.Kom Kelas/Semester : 6A - 6G / I (Satu) KD ...
-
📌 TUJUAN Dengan mengangkat tema “Kearifan Lokal” dan megacu kepada dimensi profil projek Pancasila, Topik “Mengenal Sastra Lampung L...

