📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN
Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.Hari/Tanggal: Kamis, 29 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Materi: Mengenal aturan di lingkungan keluarga
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak saleh dan salehah Kelas 1B! 💗
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum belajar, mari kita berdoa bersama agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🤲
Seperti biasa, mari kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, siapa yang tadi pagi merapikan tempat tidur setelah bangun?
Siapa yang berpamitan kepada orang tua sebelum berangkat ke sekolah?
Siapa yang merapikan mainan setelah selesai bermain?
Wah, hebat sekali! ⭐
Tahukah kalian bahwa kegiatan tersebut merupakan contoh perilaku mematuhi aturan di lingkungan keluarga?
Aturan di rumah membantu kita hidup dengan tertib, aman, dan nyaman. Dengan mematuhi aturan, kita juga belajar menjadi anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Hari ini kita akan belajar mengenal aturan keluarga, membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan, serta mengetahui manfaat mematuhi aturan di rumah.
Yuk, belajar bersama dengan semangat! 💗
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu mengenal aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, memahami pentingnya mematuhi aturan, serta menunjukkan perilaku tertib dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan di rumah serta membiasakan sikap saling menghormati dan menyayangi anggota keluarga.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.
Menyebutkan contoh aturan yang berlaku di rumah.
Membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan keluarga.
Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di rumah.
Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menghormati anggota keluarga.
Membiasakan perilaku baik sesuai nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Anak-anak saleh dan salehah, setiap keluarga memiliki aturan yang perlu kita patuhi.
Aturan dibuat agar kegiatan di rumah berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman.
Sebelum belajar lebih jauh, coba ingat kegiatan yang biasa kita lakukan di rumah.
✏️ Apakah kita merapikan tempat tidur setelah bangun?
✏️ Apakah kita berpamitan kepada orang tua ketika akan pergi?
✏️ Apakah kita membantu merapikan mainan setelah bermain?
✏️ Apakah kita berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga?
Perhatikan contoh berikut!
🏡 Perilaku yang Baik
Nisa bangun tidur, kemudian merapikan tempat tidurnya. Setelah itu, Nisa bersiap untuk belajar.
Nisa sudah menunjukkan perilaku yang sesuai dengan aturan keluarga.
🧸 Perilaku yang Tidak Sesuai
Dika selesai bermain, tetapi ia meninggalkan mainannya berserakan di ruang keluarga.
Akibatnya, rumah menjadi berantakan dan orang lain dapat tersandung mainan tersebut.
Dika sebaiknya merapikan dan mengembalikan mainannya ke tempat semula.
Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa setiap tindakan memiliki akibat. Oleh karena itu, kita perlu membiasakan diri memilih perilaku yang baik.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Aturan keluarga sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kita dapat menerapkan aturan ketika bangun tidur, belajar, bermain, makan, dan beristirahat.
Berikut beberapa contoh aturan keluarga beserta manfaatnya.
1. Merapikan Tempat Tidur
Setelah bangun tidur, kita merapikan tempat tidur sendiri.
Manfaatnya, kamar menjadi lebih rapi dan bersih.
2. Belajar Sesuai Jadwal
Kita belajar pada waktu yang telah disepakati bersama keluarga.
Manfaatnya, kegiatan belajar menjadi lebih teratur.
3. Membantu Orang Tua
Kita membantu pekerjaan ringan, seperti merapikan meja makan.
Manfaatnya, pekerjaan keluarga terasa lebih ringan.
4. Merapikan Mainan
Kita mengembalikan mainan ke tempatnya setelah digunakan.
Manfaatnya, rumah menjadi rapi dan mainan mudah ditemukan.
5. Berbicara dengan Sopan
Kita berbicara dengan santun dan mendengarkan ketika orang tua berbicara.
Manfaatnya, hubungan keluarga menjadi lebih harmonis.
Melalui kebiasaan tersebut, kita belajar menjadi anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:
🔎 Mengamati gambar perilaku di rumah.
🏡 Bermain “Sesuai Aturan atau Tidak?”
📖 Membaca cerita tentang kebiasaan anak di rumah.
💬 Menjawab pertanyaan berdasarkan cerita.
⭐ Menentukan sikap yang baik dalam keluarga.
📝 Mengerjakan latihan sederhana.
Dengan kegiatan tersebut, anak-anak dapat belajar membedakan perilaku yang baik dan kurang baik melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.
Menyebutkan contoh aturan yang berlaku di rumah.
Memahami manfaat mematuhi aturan.
Membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan keluarga.
Menjelaskan akibat sederhana dari perilaku yang tidak sesuai aturan.
Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati.
Membiasakan perilaku baik sesuai nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL), yaitu pembelajaran berbasis masalah sederhana yang dekat dengan kehidupan keluarga.
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab.
Mengamati gambar.
Membaca cerita sederhana.
Diskusi sederhana.
Penugasan.
Refleksi pembelajaran.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN DAN ALAT PERAGA
Gambar kegiatan sehari-hari di rumah.
Gambar perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan.
Cerita sederhana tentang kehidupan keluarga.
LKPD.
Papan tulis dan alat tulis.
🌼 APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Anak-anak saleh dan salehah, coba ingat kembali kegiatan yang kalian lakukan di rumah.
Siapa yang merapikan tempat tidur setelah bangun?
Siapa yang menyimpan sepatu pada tempatnya?
Siapa yang membantu orang tua merapikan rumah?
Sekarang, perhatikan dua cerita berikut!
🏡 Cerita 1: Kamar Nisa
Setiap pagi, Nisa merapikan tempat tidurnya. Setelah itu, Nisa mandi dan bersiap untuk belajar.
Nisa mematuhi aturan keluarga sehingga kamarnya menjadi rapi.
🧸 Cerita 2: Mainan Dika
Dika selesai bermain. Ia meninggalkan mainannya berserakan di ruang keluarga.
Mainan tersebut membuat rumah berantakan. Dika sebaiknya merapikan mainannya setelah selesai bermain.
Anak-anak, perilaku siapa yang sebaiknya kita contoh?
Betul, kita mencontoh perilaku Nisa. Kita juga perlu mencontoh perilaku baik lainnya, seperti membantu orang tua, berbicara dengan sopan, dan meminta izin sebelum pergi.
KETERKAITAN DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA
Anak-anak, keluarga merupakan tempat pertama bagi kita untuk belajar melakukan kebiasaan baik.
Di rumah, kita belajar menghormati orang tua, menyayangi saudara, membantu anggota keluarga, dan melaksanakan tanggung jawab.
Kebiasaan tersebut dapat menjadi bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.
🌷 Sila ke-1 — Ketuhanan Yang Maha Esa
Berdoa sebelum melakukan kegiatan dan menjalankan ibadah sesuai ajaran agama.
🌷 Sila ke-2 — Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Berbicara dengan sopan, menghormati orang tua, dan menyayangi anggota keluarga.
🌷 Sila ke-3 — Persatuan Indonesia
Menjaga kerukunan, tidak bertengkar dengan saudara, dan membantu menjaga keharmonisan keluarga.
🌷 Sila ke-4 — Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Mendengarkan pendapat anggota keluarga dan ikut bermusyawarah ketika membuat kesepakatan bersama.
🌷 Sila ke-5 — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Bergantian menggunakan barang bersama dan melaksanakan tugas rumah sesuai kemampuan.
Melalui pembelajaran ini, anak-anak belajar bahwa mematuhi aturan dapat membantu menciptakan keluarga yang tertib, rukun, dan saling menghormati.
🕌 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.
Allah Swt. menciptakan manusia agar dapat hidup bersama, saling menyayangi, dan saling membantu.
Keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar berbuat baik, menghormati orang tua, menyayangi saudara, dan membiasakan perilaku terpuji.
Melalui aturan keluarga, kita belajar:
🌷 Bersyukur karena memiliki keluarga.
🌷 Menghormati dan menyayangi orang tua.
🌷 Membantu anggota keluarga sesuai kemampuan.
🌷 Menjaga kebersihan dan kerapian rumah.
🌷 Bertanggung jawab terhadap tugas sendiri.
🌷 Menjaga keselamatan diri dan anggota keluarga.
Mari kita menjadi anak yang mematuhi aturan yang baik, menghormati orang tua, serta menyayangi seluruh anggota keluarga.
Alhamdulillah. 🤲💗
🌙 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA
1. Al-Hafizh — Maha Memelihara
Allah Swt. adalah Al-Hafizh, yaitu Maha Memelihara.
Kita dapat belajar menjaga diri, barang-barang milik sendiri, dan kebersihan rumah.
Contoh:
Setelah bermain, Ahmad mengembalikan mainannya ke dalam kotak.
Perilaku Ahmad menunjukkan sikap tanggung jawab dan menjaga kerapian rumah.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar memelihara barang dan lingkungan di sekitarnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.
2. Ar-Rahman — Maha Pengasih
Allah Swt. adalah Ar-Rahman, yaitu Maha Pengasih.
Kita dapat menunjukkan kasih sayang melalui perilaku baik kepada anggota keluarga.
Contoh:
Siti membantu adiknya merapikan buku dan berbicara dengan sopan kepada Ibu.
Sikap Siti menunjukkan kepedulian dan kasih sayang kepada keluarga.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar menyayangi anggota keluarga, membantu sesama, dan tidak bertengkar.
3. Al-'Adl — Maha Adil
Allah Swt. adalah Al-'Adl, yaitu Maha Adil.
Dalam keluarga, kita belajar bersikap adil, menghormati hak orang lain, dan bergantian menggunakan barang bersama.
Contoh:
Rafi dan adiknya bermain menggunakan satu kotak mainan. Mereka bergantian agar dapat bermain dengan nyaman.
Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menaati kesepakatan, menghargai saudara, dan tidak berebut.
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Mengenal Pengertian Aturan Keluarga
Aturan keluarga adalah ketentuan atau kesepakatan yang dibuat untuk dipatuhi oleh anggota keluarga di rumah.
Aturan membantu setiap anggota keluarga mengetahui hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Contoh aturan keluarga:
🌷 Bangun tidur tepat waktu.
🌷 Berdoa sebelum melakukan kegiatan.
🌷 Meminta izin kepada orang tua ketika akan pergi.
🌷 Mengucapkan salam ketika masuk rumah.
🌷 Merapikan mainan setelah digunakan.
🌷 Membantu orang tua sesuai kemampuan.
🌷 Menghormati kakak dan menyayangi adik.
🌷 Menjaga kebersihan rumah.
Anak-anak, aturan keluarga sebaiknya dipahami dan disepakati bersama. Aturan juga perlu diterapkan dengan cara yang baik, aman, dan sesuai usia anak.
2. Perilaku yang Sesuai dengan Aturan
Perilaku yang sesuai dengan aturan adalah tindakan yang mengikuti ketentuan atau kesepakatan keluarga.
Contohnya:
✓ Merapikan mainan setelah bermain
Anak mengembalikan mainannya ke tempat semula agar rumah tetap rapi.
✓ Meminta izin sebelum pergi
Anak berpamitan kepada orang tua sebelum pergi bermain.
✓ Merapikan tempat tidur
Anak membereskan tempat tidur setelah bangun.
✓ Membantu orang tua
Anak membantu pekerjaan ringan sesuai kemampuannya.
✓ Berbicara dengan sopan
Anak menggunakan kata-kata yang baik dan mendengarkan ketika orang tua berbicara.
Perilaku tersebut menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan menghormati anggota keluarga.
3. Perilaku yang Tidak Sesuai dengan Aturan
Perilaku yang tidak sesuai dengan aturan adalah tindakan yang bertentangan dengan ketentuan atau kesepakatan keluarga.
Contohnya:
Membiarkan mainan berserakan setelah bermain.
Pergi tanpa memberi tahu orang tua.
Tidak melaksanakan tugas yang sudah disepakati.
Berbicara kasar kepada anggota keluarga.
Berebut mainan dengan adik.
Tidak menjaga kebersihan rumah.
Jika melakukan kesalahan, kita perlu mengakui kesalahan, memperbaikinya, dan berusaha melakukan hal yang lebih baik.
Ingat, anak-anak!
Kita semua sedang belajar. Jika belum terbiasa mematuhi aturan, kita dapat berlatih sedikit demi sedikit dengan bimbingan orang tua.
4. Manfaat Mematuhi Aturan Keluarga
Apa manfaat mematuhi aturan di rumah?
🌷 Rumah menjadi tertib dan rapi.
🌷 Barang-barang tersimpan di tempatnya.
🌷 Keluarga dapat hidup dengan nyaman.
🌷 Anggota keluarga saling menghormati.
🌷 Anak menjadi lebih mandiri.
🌷 Anak belajar melakukan tugas sesuai kemampuannya.
🌷 Keselamatan diri dan anggota keluarga lebih terjaga.
Contoh:
Ketika Ahmad merapikan mainan setelah bermain, ruang keluarga menjadi lebih rapi. Mainan juga mudah ditemukan ketika ingin digunakan kembali.
Dengan mematuhi aturan, kita belajar menjadi anggota keluarga yang baik dan bertanggung jawab.
🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN
🏡 Kegiatan 1 — Cerita Kamar Nisa
Bacalah cerita berikut!
Setiap pagi, Nisa merapikan tempat tidurnya. Setelah itu, Nisa mandi dan bersiap untuk belajar.
Nisa melaksanakan aturan keluarga dengan baik.
Yuk, jawab pertanyaan berikut secara lisan!
Apa yang dilakukan Nisa setelah bangun tidur?
Apakah Nisa mematuhi aturan keluarga?
Apa manfaat merapikan tempat tidur?
Contoh jawaban:
Nisa merapikan tempat tidurnya. Perbuatannya sesuai dengan aturan keluarga dan membuat kamar menjadi rapi.
✏️ YUK BERLATIH!
Materi: Aturan di Lingkungan Keluarga
Ayo, Tentukan Sikapmu!
Bacalah setiap pernyataan. Tentukan apakah perilaku tersebut sesuai aturan atau tidak sesuai aturan.
1. Meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
Jawab: ....................................................................
2. Membiarkan mainan berserakan setelah bermain.
Jawab: ....................................................................
3. Membantu Ibu merapikan meja makan.
Jawab: ....................................................................
4. Berebut mainan dengan adik.
Jawab: ....................................................................
5. Berbicara sopan kepada anggota keluarga.
Jawab: ....................................................................
💗 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
📖 Kesimpulan Materi
🌱 Refleksi Peserta Didik
🌼 Tindak Lanjut Guru
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar mengenal aturan di lingkungan keluarga. 💗
Kita mengetahui bahwa aturan dibuat agar kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan harmonis.
Ingat ya, anak-anak saleh dan salehah:
🌷 Aku mengetahui contoh aturan di rumah.
🌷 Aku merapikan tempat tidur dan mainanku.
🌷 Aku meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
🌷 Aku berbicara dengan sopan.
🌷 Aku membantu keluarga sesuai kemampuanku.
🌷 Aku membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan aturan.
🌷 Aku bertanggung jawab atas tugasku sendiri.
🌷 Aku menyayangi dan menghormati anggota keluarga.
Mari kita biasakan mematuhi aturan yang baik, menjaga kerukunan, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari rumah.
Semoga kita menjadi anak yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahirabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
