Senin, 07 September 2026

Selasa, 08 September 2026 - 1.B - PAK

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : PAK

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Selasa, 08 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Apa kabar, anak-anak sholih dan sholihah Kelas 1B hari ini? 😊

Alhamdulillah, semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu semangat untuk belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa terlebih dahulu agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam belajar, ilmu yang bermanfaat, dan menjadikan kita anak-anak yang rajin, pantang menyerah, serta percaya diri. 🤲✨

Anak-anak, apakah kalian pernah belajar membaca? 📖

Apakah kalian langsung bisa membaca dengan lancar?

Tentu tidak.

Kita perlu berlatih berkali-kali agar menjadi lancar.

Begitu juga ketika belajar menulis. ✏️

Awalnya mungkin tulisan kita belum rapi. Namun, jika kita terus berlatih, tulisan kita akan menjadi lebih baik.

MasyaAllah, ternyata untuk mendapatkan hasil yang baik kita harus berusaha dan tidak mudah menyerah. 💪😊

Hari ini kita akan belajar tentang salah satu nilai penting dalam Pendidikan Anti Korupsi, yaitu KERJA KERAS. 🌟


📚 Pendidikan Anti Korupsi

💪 Materi Pokok: Kerja Keras

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengenal arti kerja keras.
  2. Menjelaskan kerja keras dengan bahasa sederhana.
  3. Menyebutkan contoh kerja keras di rumah.
  4. Menyebutkan contoh kerja keras di sekolah.
  5. Membiasakan diri untuk rajin belajar.
  6. Tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
  7. Menghargai hasil usaha diri sendiri dan orang lain.

💡 Yuk, Kita Belajar!

Anak-anak, tahukah kalian?

Kerja keras adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu yang baik. 💪

Anak yang suka bekerja keras tidak mudah menyerah.

Jika mengalami kesulitan, ia akan mencoba lagi.

Jika belum berhasil, ia terus berusaha.

Contohnya:

📖 Rajin belajar membaca.
✏️ Rajin berlatih menulis.
🔢 Rajin belajar berhitung.
🧹 Membantu membersihkan rumah.
🎒 Menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri.
🌱 Merawat tanaman.

Kerja keras dapat kita lakukan setiap hari.


💪 A. Apa Itu Kerja Keras?

Kerja keras berarti bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu.

Kerja keras bukan berarti harus melakukan pekerjaan yang berat. Anak-anak juga dapat menunjukkan sikap kerja keras melalui kegiatan sederhana.

Contohnya:

  • Rajin belajar.
  • Mengerjakan tugas sampai selesai.
  • Berlatih membaca.
  • Berlatih menulis.
  • Merapikan tempat tidur.
  • Membantu orang tua.
  • Berlatih melakukan sesuatu yang belum bisa.

Jika kita belum berhasil, jangan langsung menyerah.

Kita dapat mencoba lagi. 😊


🌟 B. Contoh Kerja Keras di Rumah

Di rumah, kita dapat menunjukkan sikap kerja keras melalui berbagai kegiatan sederhana.

Contohnya:

🛏️ Merapikan tempat tidur setelah bangun.
🧹 Membantu menyapu rumah.
🧸 Merapikan mainan setelah bermain.
🍽️ Membantu membereskan meja makan.
🌱 Menyiram tanaman.
📚 Belajar dan mengerjakan tugas.

Anak yang suka membantu dan rajin melakukan tugasnya berarti sedang belajar bekerja keras.


🏫 C. Contoh Kerja Keras di Sekolah

Di sekolah, kita juga dapat menunjukkan sikap kerja keras.

Contohnya:

📖 Belajar dengan sungguh-sungguh.
✏️ Mengerjakan tugas dari guru.
📚 Rajin membaca buku.
📝 Berlatih menulis.
🔢 Berlatih berhitung.
🧹 Melaksanakan piket kelas.
🙋 Berani mencoba menjawab pertanyaan guru.

Jika tugas terasa sulit, kita tidak boleh langsung menyerah.

Kita dapat bertanya kepada guru dan mencoba kembali.


🌈 D. Kerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Anak-anak, terkadang kita menemukan sesuatu yang sulit.

Misalnya ketika belajar menulis huruf.

Hari pertama, tulisan kita mungkin belum rapi.

Hari kedua, kita mencoba lagi.

Hari ketiga, kita berlatih lagi.

Lama-kelamaan tulisan kita menjadi lebih baik. ✏️😊

Itulah contoh kerja keras.

Kerja keras membuat kita menjadi lebih terampil.

Jadi, jika belum berhasil, jangan berkata:

“Aku tidak bisa!”

Tetapi katakan:

“Aku akan mencoba lagi!”

💪 “Aku tidak mudah menyerah!”

🌟 “Aku pasti bisa jika terus berusaha!”


📖 E. Cerita “Dina Tidak Mudah Menyerah”

🌸 Dina Rajin Berlatih

Dina sedang belajar membaca.

Awalnya Dina kesulitan membaca beberapa kata.

Dina tidak menyerah.

Setiap hari Dina berlatih membaca bersama Ibu.

Dina juga rajin membaca buku.

Beberapa hari kemudian, Dina mulai bisa membaca dengan lancar.

Ibu sangat senang melihat usaha Dina.

Dina juga merasa senang.

Dina berkata,

“Aku senang karena rajin berlatih.” 😊

💡 Pesan Cerita

Dina menunjukkan sikap kerja keras karena ia terus berlatih dan tidak mudah menyerah.


🔎 F. Ayo Menentukan Sikap!

Perhatikan kegiatan berikut.

1. 📖 Rani rajin belajar setiap hari.

Apakah Rani bekerja keras?

Jawaban: Ya / Tidak

2. ✏️ Budi kesulitan menulis lalu berhenti mencoba.

Apakah Budi menunjukkan sikap kerja keras?

Jawaban: Ya / Tidak

3. 🧹 Siti membantu Ibu membersihkan rumah.

Apakah Siti menunjukkan sikap kerja keras?

Jawaban: Ya / Tidak

4. 📚 Edo mengerjakan tugas sampai selesai.

Apakah Edo menunjukkan sikap kerja keras?

Jawaban: Ya / Tidak

5. 🧸 Andi malas merapikan mainannya.

Apakah Andi menunjukkan sikap kerja keras?

Jawaban: Ya / Tidak


🎮 G. Ayo Bermain “Kerja Keras atau Tidak?”

Ibu Guru akan membacakan beberapa kegiatan.

Anak-anak menjawab:

💪 KERJA KERAS

atau

BUKAN KERJA KERAS

1. Siti rajin belajar membaca.

Jawaban: __________________________

2. Budi tidak mau mengerjakan tugas.

Jawaban: __________________________

3. Rani mencoba lagi ketika belum berhasil.

Jawaban: __________________________

4. Doni meninggalkan tugas karena merasa sulit.

Jawaban: __________________________

5. Ani membantu Ibu menyapu rumah.

Jawaban: __________________________

6. Edo rajin berlatih menulis.

Jawaban: __________________________

Hebat sekali! 👏👏👏


🏠 H. Kerja Keras dalam Kehidupan Sehari-hari

Anak-anak dapat bekerja keras melalui berbagai kegiatan sederhana.

🏠 Di Rumah

🛏️ Merapikan tempat tidur.
🧸 Merapikan mainan.
🧹 Membantu membersihkan rumah.
📚 Rajin belajar.

🏫 Di Sekolah

📖 Rajin membaca.
✏️ Mengerjakan tugas.
🔢 Berlatih berhitung.
🧹 Melaksanakan piket.

🎮 Saat Bermain

⚽ Berlatih agar semakin terampil.
🚲 Berlatih mengendarai sepeda.
🎨 Berlatih menggambar.

Semua dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah.


❤️ I. Mengapa Kita Harus Bekerja Keras?

Kerja keras membuat kita menjadi anak yang:

🌟 Rajin.
💪 Pantang menyerah.
😊 Percaya diri.
📚 Suka belajar.
🎯 Berusaha mencapai tujuan.
🤝 Bertanggung jawab.

Dengan bekerja keras, kita belajar mendapatkan sesuatu melalui usaha sendiri.

Kita tidak boleh malas dan tidak boleh mencari jalan yang tidak baik untuk mendapatkan sesuatu.


🌱 J. Kerja Keras sebagai Sikap Anti Korupsi

Anak-anak, kerja keras merupakan salah satu sikap baik yang perlu kita biasakan sejak kecil.

Jika kita terbiasa bekerja keras, kita akan belajar mendapatkan sesuatu melalui usaha yang jujur.

Contohnya:

📚 Ingin mendapat nilai bagus → rajin belajar.

🏆 Ingin pandai bermain → rajin berlatih.

🎨 Ingin pandai menggambar → rajin mencoba.

✏️ Ingin tulisan rapi → rajin berlatih menulis.

Kita tidak boleh mendapatkan hasil dengan cara yang tidak jujur.

Misalnya:

❌ Menyontek saat ujian.
❌ Meminta teman mengerjakan tugas kita.
❌ Berbohong tentang pekerjaan yang belum dilakukan.

Kita harus berusaha sendiri dan terus belajar.

Kerja keras membuat kita menjadi anak yang jujur, mandiri, dan bertanggung jawab. 💖


📝 Ayo Berlatih!

🌟 Tugas hari ini

Tuliskan di Buku Tulis Seni Rupa pengertian kerja keras dibawah ini :

Kerja keras adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu yang baik.  




🎨 M. Ayo Berkarya!

🌳 “Pohon Kerja Kerasku”

Gambarlah sebuah pohon.

Pada setiap daun, tuliskan kegiatan kerja keras yang dapat kamu lakukan.

Contoh:

🍃 Rajin membaca.
🍃 Rajin belajar.
🍃 Membantu Ibu.
🍃 Merapikan mainan.
🍃 Rajin berlatih.

Warnailah pohonmu dengan indah. 🎨🌳

Setelah selesai, tunjukkan hasil karyamu kepada guru dan teman-teman.


🌟 N. Aku Anak yang Suka Bekerja Keras

Ayo ucapkan bersama-sama!

🙋 Aku anak yang rajin.

💪 Aku suka bekerja keras.

📚 Aku rajin belajar.

✏️ Aku rajin berlatih.

😊 Aku tidak mudah menyerah.

❤️ Aku mau berusaha sendiri.

🌟 Aku bangga dengan hasil usahaku.

MasyaAllah, hebat sekali! 👏👏👏


🌱 O. Kesimpulan Materi



🌱 Kesimpulan dan Refleksi PAK

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selasa, 08 September 2026 - 1.B - Seni Rupa

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Seni Rupa

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Selasa, 08 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat untuk belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin ya Rabbal’alamin. 🤲✨

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita membaca doa terlebih dahulu. Jangan lupa untuk selalu bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita.

Anak-anak, tahukah kalian?

Allah Swt. memberikan manusia kemampuan yang luar biasa. Kita memiliki mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, mulut untuk berbicara, dan tangan untuk menulis.

Semua itu merupakan bukti kebesaran dan kasih sayang Allah Swt. kepada kita. 💕🌷

MATA PELAJARAN SENI RUPA

Memahami Unsur Tekstur dalam Seni Rupa

💗 Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenali dan memahami unsur-unsur rupa di lingkungan sekitar dan dalam karya seni. Peserta didik mampu mengamati, membedakan, serta menggunakan berbagai tekstur sederhana sebagai bagian dari pengalaman berkarya seni rupa.


💗 Tujuan Pembelajaran

Memahami unsur tekstur dalam seni rupa serta mampu mengenali dan membedakan berbagai tekstur yang terdapat pada benda-benda di lingkungan sekitar.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar mengamati berbagai benda di sekitarnya dengan menggunakan indra penglihatan dan perabaan. Peserta didik mampu mengenali bahwa setiap benda memiliki permukaan atau tekstur yang berbeda, seperti halus, kasar, lembut, dan keras.

Peserta didik juga belajar mensyukuri keanekaragaman ciptaan Allah Swt. yang memiliki bentuk dan tekstur yang beragam.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menghubungkan pengetahuan tentang tekstur dengan benda-benda yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik memahami bahwa tekstur dapat membuat sebuah karya seni menjadi lebih menarik dan dapat digunakan untuk mengekspresikan ide serta kreativitas.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat belajar mengenal tekstur melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti meraba benda, mengamati lingkungan, bermain mencocokkan benda berdasarkan teksturnya, membuat kolase, serta menghasilkan karya seni sederhana dengan berbagai tekstur.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian tekstur dalam seni rupa.
  2. Mengamati tekstur pada benda-benda di lingkungan sekitar.
  3. Mengenal berbagai jenis tekstur sederhana.
  4. Membedakan tekstur halus dan kasar.
  5. Mengelompokkan benda berdasarkan teksturnya.
  6. Menggunakan berbagai tekstur dalam karya seni sederhana.
  7. Menunjukkan sikap bersyukur atas keberagaman ciptaan Allah Swt.

📌 MATERI SENI RUPA

💗 Model/Metode Pembelajaran

Discovery Learning

💗 Media Pembelajaran/Alat Peraga

  • LKPD
  • Video pembelajaran
  • Benda-benda di sekitar
  • Gambar berbagai tekstur
  • Daun
  • Kapas
  • Kain
  • Kertas
  • Batu
  • Alat menggambar

Bismillahirrahmanirrahim

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, ceria, dan bersemangat untuk belajar.

Semoga Allah Swt. selalu memberikan kita kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲✨

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali kegiatan dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. 🌷


Ayo Mengamati!

Anak-anak, pernahkah kalian menyentuh:

🪨 Batu
☁️ Kapas
🌿 Daun
🧵 Kain
🌳 Kulit pohon

Bagaimana rasanya ketika disentuh? 🤔

🪨 Batu mungkin terasa kasar.
☁️ Kapas terasa lembut.
📄 Kertas terasa halus.
🌳 Kulit pohon terasa kasar dan tidak rata.

Permukaan setiap benda memiliki rasa yang berbeda-beda. Dalam seni rupa, perbedaan permukaan tersebut disebut tekstur.


✨ Mengenal Tekstur dalam Seni Rupa

Apa itu Tekstur?

Tekstur adalah sifat atau keadaan permukaan suatu benda yang dapat dilihat atau dirasakan.

Tekstur dapat kita ketahui dengan cara:

👀 Melihat permukaan benda.
Meraba atau menyentuh permukaan benda.

Mari kita simak Video berikut:



Contohnya, ketika kita melihat kulit pohon, kita dapat melihat bahwa permukaannya tidak rata. Ketika kita merabanya, kita dapat merasakan bahwa kulit pohon tersebut kasar.


🌈 Allah Menciptakan Berbagai Macam Tekstur

Anak-anak, Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Yang Maha Pencipta.

Allah menciptakan alam dan seluruh isinya dengan berbagai bentuk, warna, dan tekstur yang berbeda-beda. 🌎✨

Perhatikan benda-benda di sekitar kita!

🌿 Daun memiliki permukaan dan tulang daun yang berbeda-beda.
🪨 Batu memiliki permukaan yang kasar atau halus.
🌳 Kulit pohon memiliki permukaan yang tidak rata.
🌸 Kelopak bunga dapat terasa lembut.
🐱 Bulu hewan dapat terasa lembut.

Keberagaman tekstur tersebut menunjukkan kebesaran dan kuasa Allah Swt.

Oleh karena itu, kita harus selalu bersyukur atas ciptaan-Nya dan menjaga lingkungan di sekitar kita. 🤲💚


🖐️ Jenis-Jenis Tekstur Sederhana

1. Tekstur Halus

Tekstur halus adalah permukaan benda yang terasa rata dan tidak kasar.

Contohnya:

  • 📄 Kertas
  • 🪞 Kaca
  • 🥄 Permukaan sendok
  • 🧴 Plastik
  • 🪵 Kayu yang sudah dihaluskan

Ketika disentuh, benda yang memiliki tekstur halus biasanya terasa nyaman dan rata.


2. Tekstur Kasar

Tekstur kasar adalah permukaan benda yang terasa tidak rata atau memiliki bagian-bagian yang menonjol.

Contohnya:

  • 🪨 Batu
  • 🌳 Kulit pohon
  • 🧱 Batu bata
  • 🧽 Spons kasar

Tekstur kasar dapat dirasakan ketika kita menyentuh permukaan benda tersebut.


3. Tekstur Lembut

Tekstur lembut adalah permukaan benda yang terasa empuk dan nyaman ketika disentuh.

Contohnya:

  • ☁️ Kapas
  • 🧸 Boneka
  • 🧶 Kain tertentu
  • 🐑 Bulu

👀 Tekstur yang Dilihat dan Dirasakan

Tekstur dapat kita kenali dengan dua cara.

A. Tekstur Nyata

Tekstur nyata adalah tekstur yang dapat dilihat dan dirasakan ketika disentuh.

Contohnya:

  • 🪨 Batu yang kasar
  • 🌳 Kulit pohon
  • ☁️ Kapas yang lembut

B. Tekstur Semu

Tekstur semu adalah tekstur yang terlihat seperti memiliki permukaan tertentu, tetapi belum tentu dapat dirasakan saat disentuh.

Misalnya, gambar batu yang terlihat kasar pada sebuah kertas.

Kita dapat melihat gambar tersebut seperti kasar, tetapi ketika kertasnya disentuh, permukaannya tetap halus.

Untuk kelas 1, kita dapat mengenal tekstur semu secara sederhana melalui gambar dan kegiatan menggambar. 🎨


🔎 Mari Mengamati Tekstur di Sekitar Kita!

Coba perhatikan benda-benda berikut!

BendaTekstur
🪨 BatuKasar
☁️ KapasLembut
📄 KertasHalus
🌳 Kulit pohonKasar
🧸 BonekaLembut
🪞 KacaHalus

Ayo, coba carilah benda lain di dalam kelas atau di rumahmu!

Kemudian, tanyakan pada diri sendiri:

👉 Bagaimana permukaan benda tersebut?
👉 Apakah terasa halus atau kasar?
👉 Apakah benda tersebut lembut?

🎨 Tekstur dalam Karya Seni Rupa

Tekstur juga dapat digunakan dalam membuat karya seni.

Seorang seniman dapat menggunakan berbagai bahan untuk menghasilkan tekstur yang menarik.

Misalnya:

🍂 Daun kering dapat digunakan untuk membuat kolase.

🧶 Benang dapat ditempelkan untuk membuat gambar.

📄 Kertas yang diremas dapat menghasilkan tekstur yang unik.

☁️ Kapas dapat digunakan untuk membuat gambar awan.

🌿 Daun dapat digunakan untuk membuat cap atau hiasan.

Dengan menggunakan berbagai tekstur, karya seni dapat terlihat lebih unik, indah, dan menarik. ✨🎨


🌟 Sikap Baik dalam Mempelajari Tekstur

Ketika belajar seni rupa, kita juga dapat menunjukkan sikap yang baik, seperti:

  • 👀 Mengamati benda dengan teliti.
  • ✋ Berhati-hati saat memegang benda.
  • 🌱 Menjaga dan tidak merusak ciptaan Allah.
  • 🤝 Bekerja sama dengan teman.
  • 😊 Menghargai karya seni teman.
  • 🙏 Bersyukur kepada Allah atas keindahan alam yang telah diciptakan-Nya.

💡 Tahukah Kamu?

Tekstur ada di mana-mana! 🌎

Coba lihat dan rasakan benda-benda di sekitarmu.

Setiap benda memiliki permukaan yang berbeda.

Ada yang:

✨ Halus
✨ Kasar
✨ Lembut
✨ Tidak rata

Dengan mengenal tekstur, kita dapat menjadi lebih teliti dalam mengamati lingkungan dan lebih kreatif dalam membuat karya seni. 🎨💖


📌 Tugas hari ini 


  • Carilah 3 benda yang ada di sekitar rumah.
  • Amati dan sentuh permukaan setiap benda tersebut.
  • Tentukan apakah teksturnya halus, kasar, lembut, keras, atau licin.
  • Tugas dibuat dalam bentuk foto atau video saat mengamati dan menyentuh benda.
  • Dimohon agar tugas dikirimkan ke grup kelas 1B.


  • 🌱 Kesimpulan dan Refleksi 

    Kesimpulan Materi

    Refleksi Pembelajaran Murid

    Tindak Lanjut Guru


    🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

    Alhamdulillahi rabbil 'alamin.

    Semoga pembelajaran hari ini memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak Kelas 1B.

    Tetap semangat belajar, anak-anak hebat! 🌷✨

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. wb 🙏🏻🥰

    Minggu, 06 September 2026

    Senin, 07 September 2026 - 1.B - Matematika

    Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

    Satuan Pendidikan      : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

    Mata Pelajaran                : Matematika

    Kelas/Semester              : 1B / 1 

    Hari/Tanggal                    : Senin, 07 September 2026

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

      

                                        

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷

    Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

    Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

    Pada hari ini, kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi yang menarik dan melatih ketelitian, yaitu mengurutkan bilangan sampai 20 melalui kegiatan penemuan yang menyenangkan. 🔢✨

    📚 Mata Pelajaran

    Matematika – Mengurutkan Bilangan dari Terbesar ke Terkecil sampai 20


    🎯 Kriteria Pembelajaran

    Peserta didik mampu:

    • Mengenal bilangan 1 sampai 20.
    • Membaca bilangan 1 sampai 20 dengan benar.
    • Menentukan bilangan yang lebih besar dan lebih kecil.
    • Mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil.
    • Menjelaskan alasan dalam menentukan urutan bilangan.

    🎯 Tujuan Pembelajaran

    Peserta didik mampu mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terbesar ke terkecil dengan tepat.


    📚 Materi Pokok

    Mengurutkan Bilangan dari Terbesar ke Terkecil

    Mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil berarti menyusun bilangan mulai dari angka yang nilainya paling besar hingga angka yang nilainya paling kecil.

    Contoh bilangan:

    4 – 9 – 2 – 7

    Langkah mengurutkan:

    Bilangan terbesar adalah 9.

    Kemudian 7.

    Kemudian 4.

    Bilangan terkecil adalah 2.

    Jadi urutannya:

    9 – 7 – 4 – 2 ✅



    🌟 A. Apa Itu Mengurutkan Bilangan dari Terbesar ke Terkecil?

    Anak-anak...

    Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan sesuai urutan tertentu.

    Pada pembelajaran hari ini kita akan belajar menyusun bilangan dari:

    ⬇️ Terbesar → Terkecil

    Artinya kita mulai dari angka yang paling besar kemudian menuju angka yang paling kecil.

    Contoh:

    6 – 15 – 10 – 3

    Bilangan terbesar adalah 15.

    Kemudian 10.

    Kemudian 6.

    Bilangan terkecil adalah 3.

    Jadi:

    15 – 10 – 6 – 3 ✅


    🧸 B. Mengurutkan Menggunakan Benda Konkret

    Anak-anak, kita juga dapat belajar mengurutkan bilangan menggunakan benda di sekitar kita.

    Contohnya menggunakan pensil. ✏️

    Perhatikan:

    ✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️ = 8 pensil

    ✏️✏️✏️✏️✏️✏️ = 6 pensil

    ✏️✏️✏️✏️ = 4 pensil

    ✏️✏️ = 2 pensil

    Jumlah pensil dari yang paling banyak ke paling sedikit:

    8 – 6 – 4 – 2

    Jadi urutan bilangan tersebut adalah:

    ⬇️ 8 – 6 – 4 – 2

    Dengan benda konkret, kita dapat lebih mudah memahami urutan bilangan.


    ⬇️ C. Contoh Mengurutkan Bilangan Terbesar ke Terkecil

    Contoh 1:

    18 – 4 – 15 – 7

    Bilangan terbesar adalah 18.

    Kemudian 15.

    Kemudian 7.

    Bilangan terkecil adalah 4.

    Jadi:

    18 – 15 – 7 – 4 ✅


    Contoh 2:

    20 – 12 – 16 – 9

    Bilangan terbesar adalah 20.

    Kemudian 16.

    Kemudian 12.

    Bilangan terkecil adalah 9.

    Jadi:

    20 – 16 – 12 – 9 ✅


    🔢 D. Urutan Bilangan 1 sampai 20

    Mari membaca bilangan bersama-sama!

    1 – 2 – 3 – 4 – 5

    6 – 7 – 8 – 9 – 10

    11 – 12 – 13 – 14 – 15

    16 – 17 – 18 – 19 – 20

    Jika diurutkan dari terbesar ke terkecil:

    20 → 19 → 18 → 17 → 16 → 15 → 14 → 13 → 12 → 11 → 10 → 9 → 8 → 7 → 6 → 5 → 4 → 3 → 2 → 1


    🎲 E. Ayo Bermain Mengurutkan Angka!

    Ibu Guru memiliki beberapa kartu angka.

    Contohnya:

    🔢 8 – 3 – 6 – 1 – 5

    Ayo kita urutkan dari terbesar ke terkecil!

    Bilangan terbesar adalah 8.

    Kemudian 6.

    Kemudian 5.

    Kemudian 3

    Bilangan terkecil adalah 1.

    Jadi:

    ⭐ 8 – 6 – 5 – 3 – 1

    Hebat! 🌟


    📋 Ayo Berlatih No. 1-4

    Buku Cetak Matematika Halaman 163-165  





    🌱 Kesimpulan dan Refleksi Matematika

    Kesimpulan Materi:

    Murid memahami cara mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar maupun dari terbesar ke terkecil. Pembelajaran dilaksanakan secara daring dengan mengerjakan latihan soal pada buku cetak karena kegiatan belajar di sekolah diliburkan akibat dampak abu vulkanik Anak Gunung Krakatau.

    Refleksi Pembelajaran Murid:

    Murid mengikuti pembelajaran secara daring dan mengerjakan latihan soal mengurutkan bilangan pada buku cetak. Sebagian besar murid dapat mengikuti pembelajaran dan menyelesaikan latihan dengan baik.

    Tindak Lanjut Guru:

    Guru memberikan pendampingan dan penguatan kepada murid yang mengalami kesulitan dalam mengurutkan bilangan. Guru juga memberikan latihan tambahan agar pemahaman dan keterampilan murid semakin baik.


    🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

    Alhamdulillahi rabbil 'alamin.

    Semoga pembelajaran hari ini memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak Kelas 1B.

    Tetap semangat belajar, anak-anak hebat! 🌷✨

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


    © SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu