Jumat, 11 September 2026

Senin, 14 September 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Bahasa Indonesia 

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                   : Senin, 14 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal huruf vokal dan huruf konsonan. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu membaca dan menyalin suku kata dengan tepat.

📚 Bahasa Indonesia: Membaca dan Menyalin Suku Kata

Anak-anak hebat, hari ini kita akan belajar membaca dan menyalin suku kata sederhana.

Kita akan belajar suku kata:

ba – bi – bu – be – bo

Contohnya:

ba → baca
bi → bibir
bu → buku
be → bebek
bo → bola

Mari kita belajar dengan teliti, sabar, percaya diri, dan penuh semangat. 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Bahasa Indonesia – Pertemuan 6

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa.

Peserta didik mampu melakukan kegiatan menulis permulaan dengan benar melalui kegiatan menulis huruf, khususnya huruf vokal, di atas kertas dan/atau melalui media digital. 

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.
  • Menyalin suku kata dengan bentuk huruf yang tepat.
  • Membaca kata sederhana yang mengandung suku kata ba, bi, bu, be, bo.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  • Mengenali suku kata ba, bi, bu, be, bo.
  • Membaca suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan tepat.
  • Menyalin suku kata dengan rapi dan benar.
  • Menggabungkan suku kata menjadi kata sederhana.

📚 Materi Pokok

Membaca dan Menyalin Suku Kata 



Suku kata:

ba – bi – bu – be – bo

Contoh kata:

  • ba → baju
  • bi → bibir
  • bu → buku
  • be → bebek
  • bo → bola

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab
  • Membaca bersama
  • Menirukan
  • Latihan menulis
  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Kartu huruf
  • Kartu suku kata
  • Gambar
  • Buku
  • Papan tulis
  • Video pembelajaran

💡 Yuk, Kita Belajar!

Anak-anak...

Hari ini kita akan belajar membaca dan menulis suku kata

Tahukah kalian apa itu suku kata?

Suku kata adalah bagian dari sebuah kata yang dapat kita ucapkan dalam satu ketukan suara.

Contohnya:

ba – ju

Kata baju terdiri dari dua suku kata, yaitu:

ba + ju = baju

Hari ini kita akan belajar suku kata yang dimulai dengan huruf b.


🔤 A. Mengenal Huruf B dan Huruf Vokal

Perhatikan huruf berikut!

b

Huruf b adalah huruf konsonan.

Kemudian kita memiliki huruf vokal:

a – i – u – e – o

Jika huruf b digabungkan dengan huruf vokal, terbentuklah suku kata.

Perhatikan!

b + a = ba

b + i = bi

b + u = bu

b + e = be

b + o = bo

Hebat! 🌟

Sekarang kita sudah memiliki lima suku kata:

ba – bi – bu – be – bo


📖 B. Ayo Membaca Suku Kata

Mari kita baca bersama-sama.

ba

Baca:

👉 ba

Ulangi:

ba – ba – ba

bi

Baca:

👉 bi

Ulangi:

bi – bi – bi

bu

Baca:

👉 bu

Ulangi:

bu – bu – bu

be

Baca:

👉 be

Ulangi:

be – be – be

bo

Baca:

👉 bo

Ulangi:

bo – bo – bo


🗣️ C. Ayo Membaca Bersama

Sekarang baca dengan suara yang jelas.

ba – bi – bu – be – bo

bo – be – bu – bi – ba

ba – bu – bi – bo – be

bi – be – bo – ba – bu

Anak-anak, bacalah dengan perlahan dan tepat.

Tidak perlu terburu-buru. 😊


🧩 D. Ayo Gabungkan Menjadi Kata

Suku kata dapat kita gabungkan menjadi sebuah kata.

Perhatikan contoh berikut!

1. ba + ju = baju

2. bi + bir = bibir

3. bu + ku = buku

4. be + bek = bebek

5. bo + la = bola

Sekarang coba baca:

ba – ju → baju

bi – bir → bibir

bu – ku → buku

be – bek → bebek

bo – la → bola 

Hebat sekali! 🌟


📋 LKPD




🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Huruf b dapat digabungkan dengan huruf vokal.
  • b + a = ba
  • b + i = bi
  • b + u = bu
  • b + e = be
  • b + o = bo
  • Kita dapat membaca ba, bi, bu, be, bo.
  • Suku kata dapat digabungkan menjadi kata.
  • Kita perlu membaca dengan tepat dan menulis dengan rapi.
  • Saat belajar membaca, kita harus sabar, teliti, dan percaya diri.

Anak-anak shalih dan shalihah, teruslah berlatih membaca sedikit demi sedikit. 📖

Semakin rajin berlatih, semakin lancar kita membaca.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita dalam belajar, menjadikan kita anak-anak yang rajin, cerdas, teliti, dan gemar membaca.

Alhamdulillahirabbil 'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:


Refleksi Pembelajaran Murid:


Tindak Lanjut Guru:



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kamis, 10 September 2026

Jum'at, 11 September 2026 - 1.B - Adab

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Adab

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Jumat, 11 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar bersama.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak, sebelum belajar kita tidak hanya perlu menyiapkan buku dan alat tulis. Kita juga perlu menyiapkan hati dan sikap yang baik.

Hari ini kita akan belajar tentang Adab Berdoa Sebelum Belajar. 📚🤲

Doa adalah cara kita memohon pertolongan kepada Allah Swt. Sebelum belajar, kita berdoa agar Allah memberikan kemudahan, ilmu yang bermanfaat, dan membuat kita lebih mudah memahami pelajaran.

Yuk, kita belajar bagaimana adab yang baik ketika berdoa sebelum belajar! 🌷✨

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚💗

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Materi Pembelajaran

💗 Adab Berdoa Sebelum Belajar

Anak-anak, berdoa sebelum belajar merupakan kebiasaan yang baik.

Dengan berdoa, kita memohon kepada Allah agar kegiatan belajar kita diberikan kemudahan dan keberkahan.

Ada beberapa adab yang perlu kita lakukan ketika berdoa.

🌷 1. Berniat untuk Belajar dengan Baik

Sebelum belajar, kita harus memiliki niat yang baik.

Kita belajar untuk mendapatkan ilmu, menjadi anak yang pintar dan berakhlak baik, serta menggunakan ilmu untuk kebaikan.

Contoh:

💗 “Saya ingin belajar supaya mendapatkan ilmu yang bermanfaat.”


🌷 2. Duduk dengan Rapi

Saat berdoa, kita duduk dengan tertib dan tidak bermain-main.

Kita duduk dengan tenang, memperhatikan guru, dan mengikuti doa dengan baik.

✅ Duduk rapi

✅ Tenang

✅ Tidak bercanda

✅ Tidak mengganggu teman


🌷 3. Mengangkat Tangan Saat Berdoa

Ketika berdoa, kita boleh mengangkat kedua tangan sebagai salah satu bentuk adab dalam berdoa.

🤲 Tangan diangkat dengan sopan.

Kita berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak bermain-main.


🌷 4. Mengucapkan Doa dengan Sopan

Saat berdoa, kita berbicara kepada Allah dengan penuh hormat.

Kita mengucapkan doa dengan suara yang baik, tidak berteriak, dan tidak bercanda.

Mari kita berdoa dengan hati yang khusyuk. 🤲💗


🌷 5. Berdoa dengan Penuh Harapan kepada Allah

Kita percaya bahwa Allah mendengar doa kita.

Oleh karena itu, jangan asal membaca doa. Kita juga harus berharap agar Allah membantu kita dalam belajar.

Contohnya:

🤲 “Ya Allah, mudahkanlah saya belajar.”

🤲 “Ya Allah, berikanlah saya ilmu yang bermanfaat.”


💗 Hadis Tentang Doa

Rasulullah saw. bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Ad-du‘ā’u huwa al-‘ibādah.”

Artinya:

“Doa itu adalah ibadah.”

(HR. Tirmidzi)

Hadis tersebut mengajarkan kepada kita bahwa berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah Swt. Oleh karena itu, sebelum belajar kita membiasakan diri untuk berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah agar diberikan kemudahan serta ilmu yang bermanfaat. 🤲📚


📖 Doa Sebelum Belajar

Salah satu doa yang sering diajarkan sebelum belajar adalah:

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Rabbi zidnii ‘ilmaa.”

Artinya:

“Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”

(QS. Taha: 114)

Mari kita biasakan membaca doa ini sebelum belajar. 🌷📚


💗 Adab Berdoa Sebelum Belajar

Yuk, kita ingat bersama!

🤲 1. Berniat baik

🪑 2. Duduk dengan rapi

🙌 3. Mengangkat tangan dengan sopan

🗣️ 4. Berdoa dengan suara yang baik

❤️ 5. Berdoa dengan sungguh-sungguh

📚 6. Bersiap belajar dengan tenang


🌟 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebelum pelajaran dimulai, kita dapat melakukan langkah berikut:

  1. Duduk dengan rapi.
  2. Menyiapkan buku dan alat tulis.
  3. Menenangkan diri.
  4. Mengangkat tangan dengan sopan.
  5. Membaca basmalah.
  6. Membaca doa sebelum belajar.
  7. Mendengarkan guru dengan baik.
  8. Belajar dengan sungguh-sungguh.

Dengan kebiasaan tersebut, kita belajar menjadi anak yang memiliki adab yang baik. 💗


🌷 Ayo Mengingat!

Mengapa kita harus berdoa sebelum belajar?

Karena kita ingin memohon kepada Allah agar:

✅ diberikan kemudahan dalam belajar

✅ diberikan ilmu yang bermanfaat

✅ diberikan pemahaman yang baik

✅ diberikan keberkahan dalam belajar


💗 Kesimpulan

Berdoa sebelum belajar merupakan kebiasaan yang baik.

Sebelum belajar, kita harus memiliki niat yang baik, duduk dengan rapi, bersikap tenang, berdoa dengan sopan, dan memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan serta ilmu yang bermanfaat.

Mari kita biasakan berdoa sebelum belajar dan selalu menjaga adab dalam menuntut ilmu. 🌷📚


Alhamdulillah, semangat shalih dan shalihah! 💗

Semoga Allah memberikan kita ilmu yang bermanfaat, memudahkan setiap proses belajar, dan menjadikan kita anak-anak yang rajin, sopan, dan berakhlak baik. 🤲✨

Jika ada yang kurang dipahami, silakan tanyakan kepada ibu guru yaa. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Adab

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Alhamdulillah, pembelajaran Adab hari ini telah selesai. 💗

Hari ini kita belajar bahwa sebelum mencari ilmu, kita juga harus menjaga adab. Salah satunya adalah berdoa sebelum belajar dan memohon kepada Allah agar diberikan ilmu yang bermanfaat.

Mari kita biasakan berdoa sebelum belajar, duduk dengan rapi, mendengarkan guru, dan belajar dengan sungguh-sungguh. 📚🤲

Alhamdulillah... Luar biasa... Allahu Akbar! 🌷✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kamis, 10 September 2026 - 1.B - Matematika

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Matematika

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Kamis, 10 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin ya Rabbal’alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama.

Anak-anak hebat, Allah SWT sangat menyukai sesuatu yang tersusun dengan rapi dan teratur.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggabungkan beberapa benda menjadi satu kelompok yang lebih banyak.

Misalnya menggabungkan pensil, buku, atau mainan.

Hari ini kita akan belajar tentang komposisi bilangan, yaitu menyusun atau menggabungkan dua kelompok bilangan menjadi satu jumlah yang utuh. 🔢✨


📚 MATA PELAJARAN MATEMATIKA

Memahami Konsep Komposisi Bilangan (Menyusun Bilangan)


📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100.

Peserta didik mampu membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan.

Peserta didik mampu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret sampai 20.


🎯 Tujuan Pembelajaran

🌱 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mampu memahami bahwa bilangan dapat disusun dan digabungkan menjadi jumlah yang lebih besar.

Peserta didik mampu memperhatikan jumlah benda dengan teliti saat melakukan kegiatan penggabungan.


🌱 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan konsep komposisi bilangan dengan kegiatan sehari-hari seperti menggabungkan benda yang dimiliki.

Peserta didik memahami bahwa menggabungkan dua kelompok benda dapat membantu mengetahui jumlah keseluruhan.


🌱 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan permainan, penggunaan benda konkret, bekerja sama dengan teman, serta melakukan percobaan menggabungkan bilangan secara menyenangkan.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal konsep komposisi bilangan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok.
  2. Mengamati benda konkret yang memiliki jumlah berbeda.
  3. Menghitung jumlah benda setelah digabungkan.
  4. Menuliskan kalimat matematika sederhana dari hasil penggabungan.
  5. Menyusun bilangan dari dua bagian menjadi satu jumlah keseluruhan.
  6. Menerapkan konsep komposisi bilangan dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Materi Matematika

Topik: Komposisi Bilangan (Menyusun Bilangan)


📖 Model Pembelajaran

Discovery Learning


🎥 Media Pembelajaran

  • LKPD
  • Video pembelajaran Matematika
  • Pensil
  • Stik es krim
  • Gambar benda
  • Papan tulis
  • Buku Matematika

🌟 Apersepsi

Anak-anak, coba perhatikan benda yang Ibu Guru bawa.

Di tangan kanan ada:

✏️✏️✏️✏️✏️
5 pensil

Di tangan kiri ada:

✏️✏️✏️✏️
4 pensil

Guru bertanya:

"Jika semua pensil ini disatukan di atas meja, apa yang terjadi?"

Peserta didik menjawab:

"Jumlah pensil menjadi lebih banyak."

Guru mengajak peserta didik menghitung bersama.

5 pensil + 4 pensil = 9 pensil


🌱 Kebesaran Allah SWT

Anak-anak, Allah SWT sangat menyukai persatuan.

Benda yang sedikit, jika dikumpulkan akan menjadi lebih banyak dan kuat.

Begitu juga manusia harus saling membantu dan bekerja sama.

Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda:

"Orang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan sebuah bangunan, yang satu sama lain saling menguatkan."

(HR. Bukhari dan Muslim)


💭 Pertanyaan Penalaran Kritis

  • Apa yang terjadi jika kita menggabungkan dua kelompok benda yang berbeda jumlahnya?
  • Bagaimana cara paling mudah menghitung jumlah seluruh benda?
  • Jika posisi kelompok benda ditukar, apakah jumlah akhirnya berubah?

🎥 Video Pembelajaran

Mari kita simak video pembelajaran tentang:

"Komposisi Bilangan: Menggabungkan Dua Kelompok Bilangan"




🔢 A. Mengenal Komposisi Bilangan

Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun atau menggabungkan dua bagian menjadi satu jumlah keseluruhan.

Contoh:

Kelompok pertama:

🍎🍎🍎🍎🍎
5 apel

Kelompok kedua:

🍎🍎🍎
3 apel

Jika digabungkan:

5 + 3 = 8

Jadi jumlah seluruh apel adalah 8 buah.


🧮 B. Cara Menyusun Bilangan

Perhatikan contoh:

10 apel + 5 apel

Kelompok pertama:

🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎

= 10

Kelompok kedua:

🍎🍎🍎🍎🍎

= 5

Jika digabungkan:

10 + 5 = 15

Jadi jumlah keseluruhan adalah 15.


🧸 C. Menggunakan Benda Konkret

Anak-anak dapat menggunakan benda di sekitar untuk belajar komposisi bilangan.

Contoh:

🔴 Balok merah = 7 buah

🟡 Balok kuning = 8 buah

Jika digabungkan:

7 + 8 = 15

Jumlah seluruh balok adalah 15 buah.



✏️ D. AYO BERMAIN "SUSUN BILANGAN!"

Sekarang saatnya bermain! 🎉

Ibu akan memberikan sebuah bilangan.

Misalnya:

⭐ 7

Tugas kalian adalah mencari dua bilangan yang jika dijumlahkan menjadi 7.

Apakah bisa?

Contoh:

1 + 6 = 7

2 + 5 = 7

3 + 4 = 7

Hebat! 👏

Ternyata ada banyak cara untuk menyusun bilangan 7.

Sekarang coba sendiri!

⭐ 9 = ... + ...

⭐ 10 = ... + ...

⭐ 12 = ... + ...

⭐ 15 = ... + ...

Ayo, siapa yang dapat menemukan jawabannya? 😍

📋 LKPD Pertemuan 1



🌟 Kesimpulan


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Matematika


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar bersama dengan semangat.

Ibu/Bapak Guru bangga karena kalian sudah berusaha mendengarkan, bertanya, menjawab, dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik.

Good job, everyone! 🌟

Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah bersama.

Alhamdulillahirabbil 'alamin.

See you again, my smart students!

(Sampai bertemu lagi, anak-anak hebat!)

Bu Guru akhiri.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Rabu, 09 September 2026

Kamis, 10 September 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Pendidikan Pancasila

Kelas/Semester              : 1B / 1  

Hari/Tanggal                    : Kamis, 10 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal simbol dan nilai-nilai Pancasila.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi yang sangat menarik, yaitu Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga. 🇮🇩✨

📚 Pendidikan Pancasila: Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Anak-anak hebat, tahukah kalian?

Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang kebaikan.

Di rumah kita dapat menunjukkan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan sederhana, seperti membantu orang tua, menyayangi anggota keluarga, berdoa bersama, berbagi, dan hidup rukun.

Mari kita belajar menjadi anak yang memiliki sikap baik sesuai nilai-nilai Pancasila. 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚🇮🇩

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Pendidikan Pancasila – Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami nilai-nilai Pancasila serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mampu mengenali dan menerapkan contoh perilaku yang sesuai dengan sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga, seperti beribadah, menyayangi keluarga, membantu orang tua, hidup rukun, bermusyawarah, berbagi, dan bersikap adil.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengenal dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga melalui kegiatan mengamati, menyebutkan, memilih, dan mempraktikkan contoh perilaku yang sesuai dengan sila pertama sampai sila kelima Pancasila.

🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar memperhatikan perilaku yang dilakukan dirinya dan anggota keluarga di rumah. Peserta didik mampu membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta membiasakan diri melakukan perilaku yang baik dalam keluarga.

🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan yang dilakukan setiap hari di rumah, seperti berdoa, menghormati orang tua, membantu keluarga, bekerja sama, berbagi, hidup rukun, dan menghargai pendapat anggota keluarga.

🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat belajar menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti mengamati gambar kegiatan keluarga, memilih perilaku baik, mencocokkan perilaku dengan sila Pancasila, bermain peran, dan menceritakan pengalaman melakukan kebaikan di rumah.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mengenal nilai yang terdapat dalam setiap sila Pancasila.

Mengenal contoh penerapan sila pertama di lingkungan keluarga.

Mengenal contoh penerapan sila kedua di lingkungan keluarga.

Mengenal contoh penerapan sila ketiga di lingkungan keluarga.

Mengenal contoh penerapan sila keempat di lingkungan keluarga.

Mengenal contoh penerapan sila kelima di lingkungan keluarga.

Mengidentifikasi perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di rumah.

Membedakan perilaku baik dan perilaku yang tidak sesuai dengan Pancasila.

Menceritakan pengalaman menerapkan nilai Pancasila bersama keluarga.

Membiasakan perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menunjukkan sikap saling menyayangi, membantu, menghargai, bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam keluarga.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:

Discovery Learning

Metode Pembelajaran:

Tanya jawab

Mengamati gambar

Bercerita

Penugasan

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

Kartu gambar kegiatan keluarga

LKPD

Video pembelajaran


📌 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan tetap semangat belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kita kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲✨

Alhamdulillah hari ini kita dapat bertemu lagi dan melaksanakan pembelajaran seperti biasanya. Semoga anak-anak semua selalu diberikan kesehatan. Aamiin.

Anak-anak, coba ingat kegiatan yang kalian lakukan bersama keluarga di rumah. 🏠

Apakah kalian pernah berdoa bersama keluarga?

Apakah kalian pernah membantu ayah dan ibu?

Apakah kalian pernah berbagi makanan atau mainan dengan saudara?

Apakah kalian pernah membersihkan rumah bersama-sama?

Apakah kalian pernah mendengarkan pendapat ayah, ibu, atau saudara?

Nah, anak-anak, kegiatan baik tersebut merupakan contoh penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. 🇮🇩

Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Hari ini kita akan belajar bagaimana cara menerapkan sila pertama sampai sila kelima Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga. 😊

💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan kita dan keluarga dengan berbagai perbedaan.

Karena keluarga merupakan ciptaan Allah, kita harus menyayangi, menghormati, dan menjaga anggota keluarga. Kita juga harus bersyukur atas keluarga yang Allah berikan.

Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)

Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan menguasai seluruh alam. Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Dalam keluarga, kita juga harus hidup tertib, menaati aturan, bertanggung jawab, dan menghargai anggota keluarga.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan kita makanan, pakaian, tempat tinggal, kesehatan, dan keluarga.

Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan cara berbagi, tidak boros, membantu orang tua, dan menjaga apa yang telah diberikan Allah.

📖 Ayat Al-Qur'an

Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.”

(QS. Al-Baqarah: 83)

Ayat tersebut mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik kepada orang tua. Berbuat baik kepada keluarga merupakan salah satu contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Mari kita simak video pembelajaran dibawah ini:

📌 MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Penerapan Sila Pertama di Rumah

⭐ Ketuhanan Yang Maha Esa

Contoh penerapan:

Berdoa sebelum makan.

Rajin beribadah.

Bersyukur kepada Allah Swt.

Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

Contoh:

👧 Berdoa bersama keluarga sebelum makan.

💗 2. Penerapan Sila Kedua di Rumah

⭐ Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Contoh penerapan:

Menyayangi ayah dan ibu.

Menyayangi saudara.

Membantu orang tua.

Berbicara dengan sopan.

Tidak menyakiti anggota keluarga.

Contoh:

👦 Membantu ibu membawa barang.

💗 3. Penerapan Sila Ketiga di Rumah

⭐ Persatuan Indonesia

Contoh penerapan:

Hidup rukun dengan keluarga.

Tidak bertengkar dengan saudara.

Bekerja sama membersihkan rumah.

Bermain bersama dengan rukun.

Saling menyayangi.

Contoh:

👨‍👩‍👧 Membersihkan rumah bersama keluarga.

💗 4. Penerapan Sila Keempat di Rumah

⭐ Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Contoh penerapan:

Mendengarkan pendapat anggota keluarga.

Menghargai pendapat orang lain.

Berdiskusi bersama keluarga.

Tidak memaksakan kehendak.

Bermusyawarah ketika menentukan sesuatu.

Contoh:

👨‍👩‍👧 Berdiskusi menentukan kegiatan keluarga.

💗 5. Penerapan Sila Kelima di Rumah

⭐ Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesi

Contoh penerapan:

Mau berbagi dengan saudara.

Bersikap adil.

Mau bergantian menggunakan mainan.

Tidak mengambil hak saudara.

Melaksanakan tugas dengan tanggung jawab.

Contoh:

👧👦 Kakak dan adik bergantian menggunakan mainan.

💗 6. Ayo Membedakan Perilaku Baik dan Tidak Baik

🌷 Perilaku yang sesuai dengan Pancasila:

✅ Membantu orang tua.

✅ Menyayangi saudara.

✅ Berdoa sebelum makan.

✅ Membersihkan rumah bersama.

✅ Mau berbagi.

✅ Mendengarkan pendapat keluarga.

✅ Bermain dengan rukun.

❌ Perilaku yang tidak sesuai:

❌ Bertengkar dengan saudara.

❌ Berkata kasar kepada orang tua.

❌ Merebut mainan saudara.

❌ Tidak mau membantu keluarga.

❌ Tidak mau berbagi.

❌ Memaksakan kehendak.

💗 7. Ayo Menerapkan Pancasila di Rumah

Anak-anak dapat menerapkan Pancasila melalui kegiatan sederhana setiap hari:

Sila 1: Berdoa dan beribadah. 🤲

Sila 2: Menyayangi dan membantu keluarga. ❤️

Sila 3: Hidup rukun dan bekerja sama. 🤝

Sila 4: Mendengarkan dan menghargai pendapat. 💬

Sila 5: Berbagi dan bersikap adil. ⚖️

💗 8. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Ketika bangun pagi, kita dapat menerapkan Pancasila dengan:

🌷 Berdoa kepada Allah.

🌷 Menyapa dan menghormati orang tua.

🌷 Membantu merapikan tempat tidur.

🌷 Bekerja sama membersihkan rumah.

🌷 Berbagi dengan saudara.

🌷 Bergantian menggunakan barang.

Dengan melakukan hal-hal sederhana tersebut, kita sudah belajar menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam keluarga.

🌷 KESIMPULAN

Nilai-nilai Pancasila dapat kita terapkan mulai dari lingkungan keluarga.

Kita dapat menerapkan sila-sila Pancasila dengan cara beribadah, menyayangi keluarga, membantu orang tua, hidup rukun, bekerja sama, menghargai pendapat, berbagi, dan bersikap adil.

Penerapan Pancasila tidak harus dengan hal yang sulit. Perbuatan baik yang sederhana dan dilakukan setiap hari juga merupakan bentuk pengamalan Pancasila.

Mari menjadi anak yang baik, sopan, penyayang, suka membantu, hidup rukun, dan bertanggung jawab dalam keluarga.💗

TUGAS HARI INI

kerjakan dibuku tulis pendidikan pancasila : 

1. Menolong teman yang sedang kesusahan merupakan pengamalan sila ke-_____.

2. Bermain rukun bersama saudara merupakan pengamalan sila ke-_____.

3. Bermusyawarah bersama keluarga merupakan pengamalan sila ke-_____.

4. Rajin beribadah merupakan pengamalan sila ke-_____.


Alhamdulillah, Semangat sholih sholihah, semoga Allah mudahkan setiap proses nya! 💗

Jika ada yang kurang faham, silahkan tanyakan ke ibu guru yaa..


📋 LKPD



🌟 Kesimpulan



🌱 Kesimpulan dan Refleksi Pendidikan Pancasila


Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran


© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu