Nama Guru : Resky Kusumawardati, S.Pd.
Satuan Pendidikan : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung
Mata Pelajaran : Seni Rupa, Pendidikan Pancasila, dan Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : 1B / 1
Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖
Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar berbagai hal. Dalam Seni Rupa, kita mengenal unsur-unsur rupa pada karya seni dan lingkungan sekitar. Dalam Pendidikan Pancasila, kita telah belajar tentang sila ketiga dan keempat. Sementara itu, dalam Bahasa Indonesia, kita telah belajar tentang cara menjaga kebersihan diri.
Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran dengan materi yang menarik dari ketiga mata pelajaran tersebut.
🎨 Seni Rupa: kita akan mempraktikkan pengetahuan yang telah dipelajari dengan membuat karya seni sederhana menggunakan unsur-unsur rupa.
🦅 Pendidikan Pancasila: kita akan mengenal simbol sila kelima beserta contoh sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
🗣️ Bahasa Indonesia: kita akan belajar menyimak percakapan sederhana.
Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan tenang, teliti, jujur, percaya diri, dan penuh semangat. Karena anak yang hebat bukan hanya pandai, tetapi juga memiliki adab yang baik. 💖✨
🎨 MATA PELAJARAN 1
SENI RUPA
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu mengenali, menyebutkan, dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar maupun dalam karya seni rupa sederhana, serta mampu membuat karya seni rupa menggunakan unsur-unsur rupa yang dipelajari.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
- Menggunakan seluruh unsur rupa.
- Membuat karya seni sederhana.
- Mempresentasikan hasil karya dengan percaya diri.
Kriteria Pembelajaran
Murid dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu:
- Membuat karya sederhana menggunakan unsur-unsur rupa.
- Menjelaskan unsur-unsur rupa yang digunakan pada karyanya.
- Menceritakan proses pembuatan karya.
- Memberikan apresiasi terhadap karya teman.
Model / Metode Pembelajaran
- Model: Project Based Learning (PjBL)
- Metode: Diskusi, unjuk kerja (praktik), presentasi, dan tanya jawab
Media Pembelajaran / Alat Peraga
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
- Video pembelajaran
🌈 Apersepsi Seni Rupa
Anak-anak hebat, Allah SWT menciptakan alam semesta ini dengan penuh keindahan dan keteraturan. Coba kalian perhatikan pemandangan di sekitar kita, warna-warni bunga yang mekar, bentuk daun yang unik, garis-garis pada batang pohon, tekstur batu yang kokoh, hingga luasnya ruang langit yang membentang.
Semua itu merupakan karunia dan ciptaan Allah SWT yang patut kita syukuri.
Melalui pembelajaran Seni Rupa hari ini, kita tidak hanya belajar menggambar, tetapi juga belajar mengekspresikan rasa syukur kepada Allah SWT. Kita mensyukuri nikmat penglihatan dan kreativitas dengan cara menjaga, menghargai, serta menuangkan keindahan ciptaan-Nya ke dalam sebuah karya seni.
Hari ini, kalian akan menjadi seniman cilik Kelas 1B yang hebat dan siap menorehkan karya terbaik. 🎨✨
🎨 Penjabaran Materi
Bagaimana cara membuat sebuah karya seni yang menarik dengan memanfaatkan seluruh unsur rupa yang sudah pernah kita pelajari sebelumnya?
Hari ini, kita akan merangkum semuanya ke dalam satu proyek pembuatan gambar karya seni rupa sederhana yang kreatif dan penuh warna.
1. Menentukan Tema Gambar
Sebelum mulai menggambar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema atau topik gambar.
Kalian bebas berkreasi memilih tema yang paling disukai atau yang sering dilihat di lingkungan sekitar.
Beberapa pilihan tema yang dapat digunakan:
- Rumahku: Menggambarkan suasana rumah tempat tinggal yang nyaman bersama keluarga.
- Sekolahku: Menggambarkan halaman sekolah, gedung kelas, atau kegiatan bersama teman-teman di sekolah.
- Taman Bunga: Menggambarkan kebun yang dipenuhi berbagai bunga indah dan kupu-kupu yang beterbangan.
- Alam Ciptaan Allah: Menggambarkan pemandangan gunung, matahari terbit, dan hamparan sawah yang hijau.
- Kebun Binatang: Menggambarkan berbagai hewan yang hidup di alam atau kandangnya.
- Pantai: Menggambarkan deburan ombak, pasir putih, dan langit biru yang cerah.
2. Memasukkan Unsur-Unsur Rupa pada Karya
Agar gambar yang dibuat menjadi karya seni rupa yang utuh dan indah, pastikan di dalam gambar terdapat unsur-unsur rupa yang telah dipelajari.
• Titik
Gunakan bintik-bintik atau titik kecil untuk menghias bagian tertentu, seperti pola pada sayap kupu-kupu, bagian tengah bunga, atau tekstur tanah.
• Garis
Gunakan berbagai macam garis, seperti garis lurus untuk pagar, garis lengkung untuk pelangi atau ombak, garis zig-zag, atau garis bergelombang.
• Bentuk
Gabungkan bentuk geometris, seperti lingkaran untuk matahari serta persegi dan segitiga untuk rumah, dengan bentuk organik atau alami seperti daun dan awan.
• Warna
Berikan warna-warna cerah menggunakan krayon, pensil warna, atau spidol agar gambar terlihat hidup, menarik, dan menyenangkan untuk dipandang.
• Tekstur
Tunjukkan kesan permukaan pada gambar, misalnya tekstur kasar pada batang pohon atau tekstur halus pada kelopak bunga melalui goresan atau pola garis.
• Ruang
Atur tata letak objek pada gambar. Bedakan objek yang digambar lebih besar di bagian depan dan objek yang digambar lebih kecil di bagian belakang agar gambar terlihat lebih nyata.
📝 Latihan
🌱 Kesimpulan dan Refleksi Seni Rupa
Kesimpulan Materi
Refleksi Pembelajaran Murid
Tindak Lanjut Guru
🦅 MATA PELAJARAN 2
PENDIDIKAN PANCASILA
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu mengenal simbol-simbol Pancasila dan lambang negara Garuda Pancasila, serta mampu menceritakan hubungan simbol-simbol Pancasila dengan sila-sila Pancasila.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
- Mengenal simbol sila ke-5 Pancasila, yaitu padi dan kapas.
- Memahami hubungan antara simbol dan sila kelima Pancasila.
- Menyebutkan sikap serta perilaku sehari-hari yang sesuai dengan nilai sila kelima Pancasila.
Kriteria Pembelajaran
Murid dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu:
- Menunjukkan gambar atau bentuk simbol padi dan kapas dengan benar.
- Menjelaskan makna sederhana dari padi sebagai makanan atau pangan dan kapas sebagai pakaian atau sandang.
- Menyebutkan minimal dua contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan sila kelima Pancasila.
Model / Metode Pembelajaran
- Model: Discovery Learning
- Metode: Tanya jawab, pengamatan gambar, diskusi kelompok kecil, permainan edukatif, dan penugasan
Media Pembelajaran / Alat Peraga
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
- Video pembelajaran
- Gambar lambang negara Garuda Pancasila dan simbol padi dan kapas
🌈 Apersepsi Pendidikan Pancasila
Anak-anak hebat, Tuhan Yang Maha Esa menciptakan alam semesta beserta isinya dengan penuh keteraturan dan manfaat bagi manusia.
Coba kalian perhatikan kebutuhan sehari-hari kita, seperti makanan yang kita makan dari padi dan pakaian yang kita kenakan dari kapas. Semua itu merupakan karunia Allah SWT yang harus kita syukuri dengan cara bersikap adil kepada sesama.
Hari ini kita akan mengenal lebih dekat simbol sila kelima Pancasila dan bagaimana cara kita mengamalkan sikap serta perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
🦅 Penjabaran Materi
1. Mengenal Simbol Sila Kelima Pancasila
Sila kelima Pancasila berbunyi:
“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”
Simbol dari sila kelima adalah padi dan kapas.
- Padi: melambangkan makanan pokok atau pangan bagi rakyat Indonesia.
- Kapas: melambangkan bahan dasar pakaian atau sandang.
Padi dan kapas dipilih sebagai simbol sila kelima karena tujuan utama negara kita adalah agar seluruh rakyat Indonesia dapat hidup sejahtera, adil, makmur, serta tercukupi kebutuhan sandang dan pangan tanpa kekurangan.
2. Sikap dan Perilaku Sehari-hari Sesuai Sila Kelima
Nilai keadilan sosial dapat kita terapkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di sekolah, antara lain:
- Berbuat adil kepada semua teman dan tidak pilih-pilih dalam berteman.
- Suka berbagi makanan atau mainan dengan adil kepada saudara atau teman.
- Rajin menabung dan tidak hidup boros.
- Menghargai hasil karya orang lain, seperti menghargai gambar buatan teman saat pelajaran Seni Rupa.
- Ikut serta bergotong royong membersihkan kelas atau lingkungan rumah bersama-sama.
📝 Latihan
🔑 Kunci Jawaban dan Pembahasan Pendidikan Pancasila
🌱 Kesimpulan dan Refleksi Pendidikan Pancasila
Kesimpulan Materi
Refleksi Pembelajaran Murid
Tindak Lanjut Guru
🗣️ MATA PELAJARAN 3
BAHASA INDONESIA
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar, seperti instruksi sederhana, cerita pendek, maupun bunyi di sekitar.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
- Memahami informasi dari percakapan sederhana yang dibacakan guru tentang diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
- Menyimak percakapan sederhana dengan penuh perhatian dan konsentrasi.
- Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang didengar dengan tepat.
Kriteria Pembelajaran
Murid dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu:
- Menyimak percakapan sederhana tentang diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
- Menjawab pertanyaan lisan maupun tertulis berdasarkan informasi yang didengar dari percakapan.
Model / Metode Pembelajaran
- Model: Pembelajaran Aktif dan Kontekstual
- Metode: Tanya jawab, penugasan, dan menyimak (listening)
Media Pembelajaran / Alat Peraga
- Video pembelajaran
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
💡 Yuk, Kita Simak!
Anak-anak hebat Kelas 1B, tahukah kalian bahwa setiap hari kita selalu dikelilingi oleh berbagai macam suara?
Kita mendengar suara Ayah dan Ibu yang penuh kasih sayang saat berbicara di rumah. Kita mendengar suara Ibu Guru dan Bapak Guru saat mengajar dengan ceria di kelas. Kita juga mendengar suara teman-teman saat bercerita di halaman sekolah.
Tidak hanya itu, di lingkungan sekitar kita juga dapat mendengar suara ayam berkokok, suara burung berkicau, rintik air hujan, bunyi bel sekolah, hingga suara kendaraan yang berlalu-lalang.
Hari ini, kita akan belajar satu keterampilan yang sangat penting, yaitu menyimak, yaitu mendengarkan dengan baik dan penuh perhatian agar kita dapat memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.
👂 A. Apa Itu Menyimak?
Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan penuh perhatian dan kesungguhan agar kita dapat menangkap serta memahami informasi yang kita dengar.
Jika kita menyimak penjelasan atau percakapan dengan baik, kita tidak akan ketinggalan informasi. Kita akan lebih mudah menjawab pertanyaan, mengerti pesan cerita, serta mengikuti setiap instruksi yang diberikan guru dengan benar.
😊 B. Menyimak Percakapan tentang Diri Sendiri
Mari kita dengarkan percakapan sederhana antara dua orang teman berikut ini.
Mintalah Ayah atau Bunda di rumah untuk membacakannya, atau dengarkan guru saat membacakannya di kelas.
📖 Dengarkan Percakapan Berikut
Alya: “Halo, namaku Alya.”
Beni: “Halo Alya. Namaku Beni.”
Alya: “Aku berusia tujuh tahun.”
Beni: “Aku juga berusia tujuh tahun.”
💡 Informasi Penting
- Nama kedua anak dalam percakapan tersebut adalah Alya dan Beni.
- Keduanya sama-sama berusia tujuh tahun.
🗣️ Ayo Jawab
1. Siapa nama kedua anak dalam percakapan tadi?
2. Berapa usia mereka berdua?
👨👩👧 C. Menyimak Percakapan tentang Keluarga
Setelah mengenal percakapan tentang diri sendiri, sekarang kita dengarkan percakapan antara anggota keluarga di rumah.
📖 Dengarkan Percakapan Berikut
Ibu: “Dika, tolong bantu Ibu merapikan meja makan, ya.”
Dika: “Baik, Bu. Saya akan membantu dengan senang hati.”
💡 Informasi Penting
- Ibu meminta tolong kepada Dika.
- Dika dengan sigap dan gembira mau membantu ibunya merapikan meja makan.
🗣️ Ayo Jawab
1. Apa yang diminta oleh Ibu kepada Dika?
Jawaban: Ibu meminta tolong kepada Dika untuk merapikan meja makan.
🏫 D. Menyimak Percakapan tentang Lingkungan
Terakhir, mari kita dengarkan percakapan tentang keadaan lingkungan di sekitar sekolah.
📖 Dengarkan Percakapan Berikut
Rina: “Halaman sekolah kita bersih, ya. Udaranya juga sejuk.”
Ari: “Iya, Rina. Halaman menjadi bersih karena semua siswa rajin membuang sampah pada tempatnya.”
💡 Informasi Penting
- Keadaan halaman sekolah terlihat bersih dan asri.
- Kebersihan tersebut terjaga karena semua siswa membuang sampah pada tempatnya.
🗣️ Ayo Jawab
1. Mengapa halaman sekolah bisa menjadi sangat bersih?
Jawaban: Karena semua siswa menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
📝 Latihan
🔑 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia
🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia
Kesimpulan Materi
Refleksi Pembelajaran Murid
Tindak Lanjut Guru
🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



