Minggu, 04 Oktober 2026

Senin, 05 Oktober 2026 - 1.B - Matematika

IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Senin, 5 Oktober 2026 

Fase/Kelas: A/1B

Mata Pelajaran: Matematika

Materi: Soal cerita penjumlahan sederhana

Pertemuan Ke: 3

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    

🌷 PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang penjumlahan dan tanda tambah (+).

Hari ini kita akan belajar menggunakan penjumlahan dalam cerita kehidupan sehari-hari.

Misalnya:

“Tadi pagi Budi makan 2 potong kue. Lalu saat istirahat, ia diberi ibu dan makan 3 potong kue lagi.”

Menurut kalian, kue yang dimakan Budi menjadi bertambah banyak atau bertambah sedikit?

Benar, menjadi bertambah banyak. 🌷

Hari ini kita akan belajar menemukan angka di dalam sebuah cerita, mencari kata-kata yang menunjukkan penambahan, lalu mengubah cerita tersebut menjadi kalimat matematika.

Mari kita belajar dengan teliti, berani mencoba, dan penuh semangat. 🌷✨

Yuk, kita mulai belajar! 💗


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami soal cerita penjumlahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mampu menemukan informasi berupa bilangan dalam cerita, mengenali kata-kata yang menunjukkan penambahan, menuliskan kalimat penjumlahan menggunakan tanda (+), serta menentukan hasil penjumlahan.


💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Hari ini kita belajar:

🌷 Memahami soal cerita sederhana yang menggunakan penjumlahan.

🌷 Menemukan angka yang terdapat dalam cerita.

🌷 Mengenali kata-kata yang menunjukkan bahwa benda bertambah.

🌷 Mengubah cerita sederhana menjadi kalimat matematika.

🌷 Menggunakan tanda (+) dalam soal cerita.

🌷 Menghitung dan menemukan hasil penjumlahan.

🌷 Menyampaikan jawaban secara lisan dengan percaya diri.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Saat mengerjakan soal cerita, kita harus mendengarkan dan membaca dengan teliti.

Perhatikan:

👀 Apa yang sedang diceritakan?

🔢 Angka berapa saja yang terdapat dalam cerita?

➕ Apakah jumlah benda bertambah?

🧠 Apa yang harus kita hitung?

Dengan memperhatikan cerita dengan teliti, kita akan lebih mudah menemukan jawabannya.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Soal cerita sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kita dapat menggunakan penjumlahan ketika:

🍎 Membeli buah.

🍪 Mendapat makanan.

🎁 Mendapat hadiah.

🐦 Melihat hewan yang datang lagi.

🧸 Mendapat mainan tambahan.

Dengan belajar soal cerita, kita memahami bahwa matematika dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Hari ini kita akan belajar melalui cerita dan permainan.

Kita akan:

📖 Mendengarkan cerita.

🔎 Mencari angka dalam cerita.

🎯 Bermain “Tangkap Kata Kunci”.

➕ Menemukan tanda penjumlahan.

🧮 Menggunakan jari, balok hitung, atau stik es krim.

✏️ Menuliskan kalimat penjumlahan.

🗣️ Menyebutkan jawaban bersama-sama.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenali soal cerita sederhana yang menggunakan penjumlahan.
  2. Menemukan angka dan kata kunci penambahan dalam cerita.
  3. Mengubah cerita menjadi kalimat penjumlahan menggunakan tanda (+).
  4. Menentukan hasil penjumlahan dan menyampaikan jawabannya.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Problem-Based Learning (PBL)

Metode Pembelajaran

🌷 Cerita sederhana
🌷 Tanya jawab
🌷 Mengamati
🌷 Praktik menggunakan alat hitung
🌷 Latihan
🌷 Penugasan
🌷 Refleksi


💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

📖 Cerita sederhana bergambar

🧮 Balok hitung

✏️ Buku tulis

🖼️ Gambar benda

📄 LKPD

📝 Papan tulis



💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Anak-anak, dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendapat rezeki yang terus bertambah dari Allah SWT.

Misalnya, hari ini mendapat makanan dari ibu, lalu besok mendapat hadiah dari ayah.

Menghitung rezeki dengan ilmu matematika dapat menjadi salah satu cara kita belajar mengenali dan mensyukuri nikmat Allah SWT. 🤲💗

Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

“Wahai manusia! Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu...”

QS. Fathir: 3

Mari kita selalu bersyukur atas berbagai nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita.


💗 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Soal Cerita Penjumlahan

Soal cerita adalah soal matematika yang disampaikan dalam bentuk cerita sederhana.

Cerita tersebut biasanya menceritakan kegiatan yang dekat dengan kehidupan kita.

Contoh:

Budi mempunyai 2 kue.
Ibu memberi Budi 3 kue lagi.

Dalam cerita tersebut, jumlah kue Budi menjadi bertambah.

Maka kita dapat menggunakan penjumlahan.

2 + 3 = 5

Jadi, kue Budi seluruhnya ada 5.




2. Menemukan Angka dalam Cerita

Saat membaca atau mendengarkan soal cerita, kita harus mencari angka atau jumlah benda yang ada di dalam cerita.

Contoh:

Siti mempunyai 4 pensil.
Ayah memberi 2 pensil lagi.

Angka yang kita temukan adalah:

4 dan 2

Karena pensil bertambah, kita menggunakan penjumlahan:

4 + 2 = 6


3. Mengenal Kata Kunci Penjumlahan

Dalam soal cerita, ada beberapa kata yang dapat menunjukkan bahwa jumlah benda bertambah.

Contohnya:

🌷 diberi lagi

🌷 membeli lagi

🌷 datang lagi

🌷 bertambah

🌷 ditambahkan

Jika kita menemukan kata-kata tersebut, kita perlu memperhatikan apakah cerita tersebut menggunakan penjumlahan.

Contoh:

“Ibu memberi Rina 2 apel lagi.”

Kata “lagi” menunjukkan adanya penambahan.

Maka kita menggunakan tanda:

+


4. Mengubah Cerita Menjadi Kalimat Matematika

Cerita dapat kita ubah menjadi kalimat matematika.

Contoh:

Ada 3 burung di pohon.
Kemudian datang 2 burung lagi.

Angkanya adalah:

3 dan 2

Karena burung datang lagi, jumlahnya bertambah.

Maka:

3 + 2 = 5

Jadi jumlah burung seluruhnya adalah 5 ekor.


5. Menghitung Hasil Penjumlahan

Setelah menemukan angka dalam cerita, kita menghitung jumlahnya.

Kita dapat menggunakan:

☝️ Jari.

🧱 Balok hitung.

🥢 Stik es krim.

🔢 Bilangan.

Contoh:

4 + 3

Mulai dari 4, kemudian hitung maju:

5 → 6 → 7

Jadi:

4 + 3 = 7


6. Contoh Soal Cerita Sederhana

Contoh 1

Dina mempunyai 3 apel. Ibu memberi 2 apel lagi.

Berapa jumlah apel Dina sekarang?

Angka yang ditemukan:

3 dan 2

Kalimat matematika:

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah apel Dina adalah 5 apel.


Contoh 2

Ada 4 burung di pohon. Kemudian datang 3 burung lagi.

Berapa jumlah burung semuanya?

Kalimat matematika:

4 + 3 = 7

Jadi, jumlah burung semuanya adalah 7 ekor.


Contoh 3

Budi mempunyai 5 kelereng. Ia mendapat 4 kelereng lagi dari ayah.

Berapa jumlah kelereng Budi sekarang?

Kalimat matematika:

5 + 4 = 9

Jadi, jumlah kelereng Budi adalah 9 kelereng.


💗 YUK BERLATIH

Peserta didik mengerjakan LKPD Pertemuan 3.




💗 REFLEKSI

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali kegiatan hari ini.

🌷 Apakah kalian senang menghitung matematika dari sebuah cerita?

🌷 Kata apa saja yang paling sering muncul kalau bendanya bertambah?

🌷 Apakah kamu kesulitan menemukan angka di dalam sebuah cerita?

🌷 Bagian mana yang paling seru saat bermain Panggung Cerita hari ini?


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi


Refleksi Pembelajaran Murid


Tindak Lanjut Guru



🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang soal cerita penjumlahan sederhana. 🌷➕

Kita belajar bahwa matematika dapat ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat membeli sesuatu, mendapat makanan, atau ketika jumlah benda bertambah.

Kita juga belajar menemukan angka dan kata kunci dalam cerita, kemudian mengubahnya menjadi kalimat matematika menggunakan tanda (+).

Mari kita terus berlatih membaca cerita dengan teliti agar kita semakin mudah menemukan dan menyelesaikan soal penjumlahan. 💗

Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang teliti, rajin belajar, percaya diri, suka mencoba, dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin. 🤲✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Senin, 05 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Senin, 5 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/1B

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Materi: Menulis huruf, suku kata, dan nama sendiri dengan rapi di atas kertas dan/atau melalui media digital sesuai arahan guru

Pertemuan Ke: 11 (2 JP)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    


🌷 PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak, coba lihat tulisan di papan tulis.

a

ba

buku

Hani

Guru bertanya:

“Apakah tulisan tersebut mudah dibaca?”

“Huruf apa yang kalian lihat?”

“Siapa yang bisa menulis namanya sendiri?”

Hari ini kita akan belajar menulis huruf, suku kata, kata sederhana, dan nama sendiri dengan rapi. ✏️💗

Kita akan belajar menulis dengan perlahan dan teliti.

Jika tulisan kita belum rapi, tidak apa-apa. Kita dapat mencoba lagi.

Perhatikan → Tulis → Periksa → Perbaiki.


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal, menulis, dan menyalin huruf, suku kata, kata sederhana, serta nama sendiri dengan bentuk dan urutan huruf yang benar.

Peserta didik mampu menulis dengan rapi, jelas, dan mudah dibaca di atas kertas dan/atau melalui media digital sesuai arahan guru.

Peserta didik juga mampu memperhatikan ukuran, bentuk, dan kerapian tulisan serta memperbaiki tulisan yang belum tepat melalui kegiatan menebalkan, menyalin, menulis, dan menulis kembali.


💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Hari ini kita belajar:

🌷 Mengenal dan menulis huruf dengan bentuk yang benar.

🌷 Menyalin huruf dengan rapi sesuai contoh.

🌷 Menulis huruf vokal dan konsonan.

🌷 Menulis suku kata sederhana dengan benar.

🌷 Menyalin kata sederhana dengan rapi.

🌷 Menulis nama sendiri dengan benar dan rapi.

🌷 Memperbaiki tulisan yang belum rapi atau belum tepat.

🌷 Menulis melalui media digital sesuai arahan guru.

🌷 Menunjukkan sikap teliti, sabar, percaya diri, dan bertanggung jawab saat menulis.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik belajar menulis dengan tenang, teliti, dan tidak terburu-buru.

Saat menulis, kita perlu memperhatikan:

✏️ Bentuk huruf.

✏️ Ukuran huruf.

✏️ Urutan huruf.

✏️ Arah penulisan.

✏️ Jarak antarkata.

✏️ Posisi tulisan pada garis.

✏️ Kerapian tulisan.

Contoh:

a a a a a

ba bi bu be bo

Budi

Setelah menulis, kita belajar melihat kembali tulisan kita.

Jika tulisan belum rapi, kita mencoba memperbaikinya.

Tulis → Periksa → Perbaiki → Tulis kembali.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Kemampuan menulis sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Kita dapat menggunakan kemampuan menulis untuk:

📝 Menulis nama sendiri.

📝 Menulis nama teman.

📝 Menyalin kata dari papan tulis.

📝 Menulis jawaban tugas.

📝 Menulis huruf dan suku kata.

📝 Menulis pesan sederhana.

📝 Mengetik nama menggunakan komputer atau tablet.

Tulisan yang rapi akan lebih mudah dibaca oleh diri sendiri, guru, dan orang lain.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Hari ini kita belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

🎮 Bermain “Tebak Huruf”.

✏️ Bermain “Tebalkan dan Tulis”.

🔎 Bermain “Cari Huruf”.

🧩 Menyusun kartu huruf menjadi suku kata.

🎨 Menulis nama sendiri dengan rapi.

💻 Bermain “Ayo Mengetik Namaku”.

👫 Menunjukkan hasil tulisan kepada teman.

🌟 Memberikan apresiasi kepada diri sendiri setelah selesai menulis.


💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

🌷 Mengenal huruf vokal dan konsonan.

🌷 Mengenal bentuk huruf kapital dan huruf kecil.

🌷 Mengamati contoh tulisan yang benar dan rapi.

🌷 Menebalkan huruf sesuai contoh.

🌷 Menyalin huruf dengan benar.

🌷 Menulis huruf vokal a, i, u, e, o.

🌷 Menulis beberapa huruf konsonan.

🌷 Menggabungkan huruf menjadi suku kata.

🌷 Menulis suku kata sederhana seperti ba, bi, bu, be, bo.

🌷 Menyalin suku kata dengan rapi.

🌷 Menggabungkan suku kata menjadi kata sederhana.

🌷 Menyalin kata sederhana.

🌷 Mengenal dan menulis nama sendiri.

🌷 Menulis nama sendiri dengan huruf yang benar dan rapi.

🌷 Memeriksa kembali hasil tulisan.

🌷 Memperbaiki tulisan yang belum tepat.

🌷 Menulis melalui media digital sesuai arahan guru.


💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Discovery Learning

Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab
  • Mengamati
  • Menirukan
  • Menebalkan
  • Menyalin
  • Latihan menulis
  • Bermain kartu huruf
  • Praktik
  • Penugasan
  • Refleksi

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

✏️ Pensil

📖 Buku tulis

📄 Lembar latihan/LKPD

🔤 Kartu huruf

🧩 Kartu suku kata

📝 Kartu kata

🖼️ Gambar benda

💻 Komputer/laptop

📱 Tablet atau media digital sesuai arahan guru


💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT memberikan kita banyak nikmat.

Allah memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk menulis, telinga untuk mendengar, dan akal untuk berpikir.

Dengan mata, kita dapat melihat contoh huruf.

Dengan telinga, kita dapat mendengarkan arahan guru.

Dengan tangan, kita dapat memegang pensil dan menulis.

Dengan akal, kita dapat belajar mengenal huruf dan kata.

Mari kita gunakan semua nikmat dari Allah untuk belajar dengan baik.

Saat belajar menulis, kita dapat bersyukur kepada Allah dengan belajar sungguh-sungguh.

Mari mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗


💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia dengan tangan, mata, telinga, dan akal yang dapat digunakan untuk belajar.

Kita menggunakan tangan untuk menulis dan mata untuk melihat tulisan.

Contoh:

“Aku bersyukur kepada Allah karena dapat melihat dan belajar menulis.”


🌷 2. Al-'Alim — Maha Mengetahui

Allah SWT adalah Al-'Alim, yaitu Maha Mengetahui.

Allah mengetahui apa yang kita pelajari.

Kita harus rajin belajar agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Contoh:

“Aku belajar menulis dengan sungguh-sungguh.”


🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk belajar di sekolah.

Guru membantu kita belajar membaca dan menulis.

Kita bersyukur dengan belajar dengan sungguh-sungguh.

Contoh:

“Aku bersyukur dapat belajar menulis bersama guru dan teman.”

Alhamdulillah. 🤲💗


🌷 VIDEO PEMBELAJARAN

Mari kita simak video berikut :

💗 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Huruf

Huruf digunakan untuk membentuk suku kata dan kata.

Ada huruf vokal:

a – i – u – e – o

Contoh latihan:

a a a a a

i i i i i

u u u u u

e e e e e

o o o o o

Ada juga huruf konsonan, seperti:

b – c – d – m – n – p – s – t

Contoh:

b b b b b

m m m m m

s s s s s

Saat menulis huruf, perhatikan bentuk dan ukurannya.


2. Menulis Huruf Vokal

Huruf vokal terdiri dari:

A – I – U – E – O

atau:

a – i – u – e – o

Contoh:

a a a a a

i i i i i

u u u u u

e e e e e

o o o o o

Tulislah mengikuti contoh guru dengan rapi.


3. Menulis Huruf Konsonan

Selain huruf vokal, kita juga mengenal huruf konsonan.

Contohnya:

b – c – d – m – n – p – s – t

Contoh latihan:

b b b b b

m m m m m

s s s s s

t t t t t

Perhatikan bentuk huruf dan tulislah dengan rapi.


4. Menulis Suku Kata

Suku kata adalah bagian dari kata.

Contoh:

ba – bi – bu – be – bo

Contoh lainnya:

ma – mi – mu – me – mo

sa – si – su – se – so

Kita dapat menggabungkan suku kata menjadi kata.

Contohnya:

ba-ju → baju

bu-ku → buku

ma-ma → mama

bo-la → bola

sa-pu → sapu

Mari berlatih menulis:

ba bi bu be bo

ma mi mu me mo

sa si su se so

Tulislah dengan rapi dan mengikuti contoh guru.


5. Menulis Kata Sederhana

Kata dapat dibentuk dari beberapa suku kata.

Contoh:

bu + ku = buku

bo + la = bola

ba + ju = baju

sa + pu = sapu

ma + ma = mama

Mari berlatih menulis kata berikut:

buku

bola

baju

sapu

mama


6. Menulis Nama Sendiri

Setiap anak mempunyai nama.

Nama sendiri harus ditulis dengan benar dan rapi.

Contoh:

Budi

Aisyah

Raka

Siti

Perhatikan huruf pertama pada nama.

Huruf pertama nama ditulis dengan huruf kapital.

Contoh:

✅ Budi

❌ budi

Latihan:

Nama saya: __________________________

Tulislah nama sendiri dengan rapi.


7. Menulis dengan Huruf Kapital dan Huruf Kecil

Kita perlu mengenal perbedaan huruf kapital dan huruf kecil.

Contohnya:

B — b

A — a

M — m

Huruf kapital dapat digunakan pada awal nama.

Contoh:

✅ Hani

✅ Budi

✅ Siti

Kita harus memperhatikan bentuk huruf agar tulisan mudah dibaca.


8. Menyalin Tulisan dengan Rapi

Saat menyalin tulisan, kita perlu melihat contoh dengan teliti.

Perhatikan:

👀 Bentuk huruf.

✏️ Urutan huruf.

📏 Ukuran huruf.

📝 Posisi tulisan pada garis.

🌷 Jarak antarkata.

Contoh:

buku

Kemudian salin:

buku

Tulislah sesuai contoh dan usahakan tetap rapi.


9. Memperbaiki Tulisan

Kadang-kadang tulisan kita belum tepat atau belum rapi.

Tidak perlu takut.

Kita dapat memeriksa dan memperbaikinya.

Caranya:

Tulis → Periksa → Perbaiki → Tulis Kembali

Contohnya, jika tulisan belum rapi, kita mencoba menulis kembali dengan lebih baik.

Yang penting adalah tidak mudah menyerah.


10. Menulis Melalui Media Digital

Menulis juga dapat dilakukan menggunakan media digital, seperti komputer atau tablet.

Dengan arahan guru, kita dapat:

💻 Mengetik huruf.

💻 Mengetik suku kata.

💻 Mengetik kata sederhana.

💻 Mengetik nama sendiri.

Contoh:

Nama saya: Hani

Saat menggunakan media digital, kita harus:

🌷 Mengikuti arahan guru.

🌷 Menggunakan perangkat dengan hati-hati.

🌷 Mengetik dengan tertib.

🌷 Tidak bermain saat kegiatan belajar.

🌷 Memeriksa kembali tulisan yang sudah diketik.


🔎 YUK, PERIKSA TULISAN KITA!

Setelah menulis, jangan langsung selesai.

Periksa kembali tulisanmu.

Tanyakan kepada diri sendiri:

☐ Apakah bentuk hurufku sudah benar?

☐ Apakah semua huruf sudah lengkap?

☐ Apakah urutan huruf sudah benar?

☐ Apakah tulisanku berada pada garis?

☐ Apakah tulisanku mudah dibaca?

☐ Apakah tulisanku sudah rapi?

Jika belum, perbaiki dan tulis kembali.

Ingat!

Tulis → Periksa → Perbaiki → Tulis Kembali. 💗


🌷 CONTOH LATIHAN

A. Tebalkan huruf berikut!

a a a a a

b b b b b

m m m m m


B. Salin suku kata berikut!

ba bi bu be bo

ma mi mu me mo


C. Salin kata berikut!

buku

bola

baju


D. Tuliskan namamu!

Nama saya: __________________________________


💗 SIKAP YANG KITA PELAJARI

Saat belajar menulis, kita belajar menjadi anak yang:

🌷 Teliti saat menulis.

🌷 Sabar saat berlatih.

🌷 Percaya diri menunjukkan hasil tulisan.

🌷 Bertanggung jawab menyelesaikan tugas.

🌷 Tidak mudah menyerah ketika tulisan belum rapi.

🌷 Menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.


💗 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Tebak Huruf” 🔤

Guru menunjukkan beberapa huruf.

Peserta didik menyebutkan nama huruf tersebut bersama-sama.

Guru kemudian meminta peserta didik menuliskan huruf yang telah dikenalkan.


💗 Kegiatan 2 — “Tebalkan dan Tulis” ✏️

Peserta didik menebalkan huruf sesuai contoh.

Setelah itu, peserta didik menyalin huruf tersebut secara mandiri.


💗 Kegiatan 3 — “Susun Suku Kata” 🧩

Guru menyediakan kartu huruf atau kartu suku kata.

Peserta didik menyusun kartu menjadi suku kata sederhana.

Contoh:

b + a = ba

b + i = bi

b + u = bu


💗 Kegiatan 4 — “Tulis Namaku” 🎨

Peserta didik menulis nama sendiri dengan memperhatikan:

🌷 Huruf pertama menggunakan huruf kapital.

🌷 Bentuk huruf benar.

🌷 Tulisan rapi.


💗 Kegiatan 5 — “Ayo Mengetik Namaku” 💻

Dengan arahan guru, peserta didik mengetik nama sendiri melalui komputer atau tablet.

Peserta didik memeriksa kembali nama yang telah diketik.


💗 ASESMEN FORMATIF

Peserta didik mengerjakan LKPD Pertemuan 11.

LKPD :



💗 REFLEKSI


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi

Refleksi Pembelajaran Murid

Tindak Lanjut Guru


🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu