Sabtu, 10 Oktober 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 1.B - PAK

IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Kamis, 15 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1
Mata Pelajaran STS : PAK

MATERI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

Mengenal Sikap Jujur

CeritaNilam.com - Koleksi Cerita Pendek untuk Buku NILAM

A. Apa arti jujur?

Jujur adalah berkata dan bertindak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Anak yang jujur selalu berusaha mengatakan kebenaran dan tidak menyembunyikan kesalahan.

Contoh sikap jujur:

  • Mengatakan yang sebenarnya kepada orang tua.

  • Tidak berbohong kepada guru.

  • Tidak menyontek saat ulangan.

  • Mengembalikan uang kembalian kepada ibu.

  • Mengakui ketika tidak sengaja memecahkan gelas.

  • Mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya.

Ingat! Anak yang jujur berani berkata benar, meskipun melakukan kesalahan.

B. Contoh sikap jujur di rumah

當東西壞掉時,孩子會說「我弄壞了」還是「我弄壞了」? - Giggle Academy Blog
Святкова історія | Джміль – журнал для дітей, їхніх батьків і педагогів
6 Types of Child Behavior That Are Dangerous to Ignore | Kids behavior, Child behavior problems, Child psychology

Berikut contoh perilaku jujur di rumah.

  1. Ibu memberikan uang untuk membeli makanan. Setelah membeli makanan, ternyata ada uang kembalian. Anak memberikan seluruh uang kembalian kepada ibu.

  2. Anak tidak sengaja memecahkan gelas. Anak mengatakan kejadian yang sebenarnya kepada orang tua.

  3. Anak menemukan uang di saku celana ayah saat membantu menjemur pakaian. Anak menyerahkan uang tersebut kepada ibu atau ayah.

  4. Ketika ditanya apakah sudah mengerjakan tugas, anak menjawab dengan jujur.

Contoh soal:

Barra memberikan semua uang kembalian kepada ibu. Sikap Barra adalah ....

Jawaban: Jujur.

C. Contoh sikap jujur di sekolah

【HSC/テスト】宿題は嫌いなのにテストは好きな理由|あと1問で満点の人の正体とは?|note × HSC子育て✨🍀

Di sekolah, kita harus bersikap jujur kepada guru dan teman.

Contohnya:

  • Mengerjakan ulangan sendiri.

  • Tidak menyontek jawaban teman.

  • Tidak mengambil pensil milik teman.

  • Mengakui kesalahan kepada guru.

  • Mengatakan yang sebenarnya jika ditanya.

  • Menyerahkan uang atau barang yang ditemukan kepada guru.

Contoh soal:

Ketika ulangan, kita tidak boleh ....

a. Mengerjakan sendiri

b. Menyontek

c. Mengerjakan dengan baik

Jawaban: b. Menyontek.

D. Apa yang dilakukan jika menemukan barang milik orang lain?

Jika menemukan barang yang bukan milik kita, kita tidak boleh mengambil atau menggunakannya sesuka hati.

Hal yang harus dilakukan adalah:

  1. Jangan menyembunyikan barang tersebut.

  2. Jangan menggunakannya untuk kepentingan sendiri.

  3. Serahkan barang kepada guru atau orang dewasa yang dapat dipercaya.

  4. Jika mengetahui pemiliknya, bantu mengembalikan barang tersebut kepada pemiliknya.

Contohnya, jika menemukan uang di kelas, kita harus menyerahkannya kepada guru.

Jika menemukan pensil milik teman, kita harus mengembalikannya kepada teman tersebut.

E. Mengapa kita harus jujur?

Kita harus bersikap jujur karena:

  • Orang lain akan lebih percaya kepada kita.

  • Kita dapat hidup dengan tenang.

  • Kita belajar bertanggung jawab atas perbuatan sendiri.

  • Kita dapat membangun hubungan yang baik dengan keluarga, guru, dan teman.

Jujur adalah salah satu sikap penting dalam pendidikan antikorupsi. Kejujuran mengajarkan kita untuk tidak mengambil sesuatu yang bukan hak kita dan tidak melakukan kecurangan.

BAB 2. Mengenal Sikap Mandiri

Libur Segera Usai! Ini 5 Tips Jitu Persiapan Kembali ke Sekolah Pasca Lebaran - RRI.co.id

A. Apa arti mandiri?

Mandiri adalah kemampuan melakukan sesuatu sendiri tanpa selalu bergantung pada bantuan orang lain.

Anak yang mandiri berusaha melakukan kegiatan yang dapat dikerjakannya sendiri. Anak mandiri juga mau belajar ketika belum bisa melakukan sesuatu.

Contoh sikap mandiri:

  • Merapikan tempat tidur sendiri.

  • Memakai sepatu sendiri.

  • Mengikat tali sepatu sendiri.

  • Menyiapkan buku pelajaran sendiri.

  • Makan sendiri.

  • Merapikan mainan setelah bermain.

  • Mengerjakan tugas sendiri.

  • Meletakkan piring ke tempat cucian setelah makan.

Ingat! Mandiri bukan berarti tidak boleh meminta bantuan. Kita tetap boleh meminta bantuan jika mengalami kesulitan atau membutuhkan bantuan orang dewasa.

B. Sikap mandiri setelah bangun tidur

Girl in yellow pajamas making bed in bedroom

Setelah bangun tidur, anak yang mandiri dapat melakukan kegiatan berikut:

  1. Bangun dari tempat tidur.

  2. Melipat selimut.

  3. Merapikan bantal.

  4. Merapikan tempat tidur.

  5. Mandi dan memakai pakaian dengan bantuan sesuai kebutuhan.

Anak yang membiasakan diri merapikan tempat tidur akan belajar menjaga kerapian dan melakukan tugas sehari-hari.

Contoh soal:

Hal yang dilakukan setelah bangun tidur adalah ....

a. Merapikan tempat tidur

b. Bermain terus

c. Menangis

Jawaban: a. Merapikan tempat tidur.

C. Sikap mandiri ketika memakai sepatu

First Day of School Child School Shoes Colored

Natan ingin memakai sepatu. Ia mencoba memakai dan mengikat tali sepatunya sendiri.

Sikap Natan menunjukkan bahwa ia mau belajar mandiri.

Hal yang dapat kita pelajari:

  • Berusaha sebelum meminta bantuan.

  • Tidak mudah menyerah ketika belum berhasil.

  • Berlatih sampai bisa.

  • Meminta bantuan jika benar-benar membutuhkannya.

D. Sikap mandiri saat makan

Boy eating breakfast. Happy kid healthy nutrition

Anak yang mandiri berusaha makan sendiri sesuai kemampuannya.

Setelah selesai makan, anak dapat:

  • Membawa piring ke tempat cucian sesuai aturan keluarga.

  • Merapikan tempat makan.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Membersihkan sisa makanan yang tercecer dengan bantuan sesuai kebutuhan.

Kegiatan tersebut mengajarkan anak untuk tidak selalu mengandalkan orang lain.

E. Sikap mandiri saat belajar

Happy school boy packing backpack with school supplies at desk. Back to School flat vector Illustration

Anak yang mandiri dapat menyiapkan buku pelajaran dan perlengkapan sekolah sendiri.

Contohnya:

  1. Memeriksa jadwal pelajaran.

  2. Menyiapkan buku yang dibutuhkan.

  3. Memasukkan pensil dan penghapus ke tempat pensil.

  4. Memasukkan perlengkapan ke dalam tas.

  5. Mengerjakan tugas sesuai kemampuan.

Jika mendapatkan tugas, kita harus berusaha mengerjakannya sendiri terlebih dahulu. Jika belum memahami tugas, kita boleh bertanya kepada guru atau orang tua.

Contoh soal:

Adam menyiapkan buku pelajaran sendiri. Adam memiliki sikap ....

Jawaban: Mandiri.

F. Sikap mandiri setelah bermain

Tidying toys Vector Images & Graphics for Commercial Use | VectorStock

Setelah bermain, kita harus merapikan mainan yang telah digunakan.

Manfaat merapikan mainan:

  • Rumah menjadi rapi.

  • Mainan tidak mudah hilang.

  • Mainan tidak mudah rusak.

  • Kita belajar bertanggung jawab.

  • Orang lain tidak tersandung mainan yang berserakan.

Contoh soal:

Hal yang dilakukan setelah bermain adalah ....

a. Membiarkan mainan berserakan

b. Meminta orang tua selalu merapikan

c. Merapikan mainan sendiri

Jawaban: c. Merapikan mainan sendiri.

BAB 3. Perbedaan Sikap Jujur dan Mandiri

Jujur dan mandiri merupakan dua sikap yang berbeda, tetapi keduanya penting dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap jujur

Sikap mandiri

Berkata sesuai kenyataan.

Berusaha melakukan sesuatu sendiri.

Tidak menyontek saat ulangan.

Mengerjakan tugas sendiri.

Mengembalikan uang kembalian.

Menyiapkan buku pelajaran sendiri.

Mengakui kesalahan.

Merapikan tempat tidur sendiri.

Mengembalikan barang yang ditemukan.

Memakai sepatu sendiri.

Cara mudah mengingat

  • Jujur = berkata benar dan tidak curang.

  • Mandiri = berusaha melakukan sesuatu sendiri.

Perhatikan contoh berikut.

Contoh 1: Siti menemukan uang di kelas lalu menyerahkannya kepada guru.

Sikap yang ditunjukkan adalah jujur, karena Siti tidak mengambil uang yang bukan miliknya.

Contoh 2: Budi menyiapkan buku pelajaran tanpa harus selalu disuruh.

Sikap yang ditunjukkan adalah mandiri, karena Budi melakukan kegiatannya sendiri.

Contoh 3: Ani tidak sengaja merusakkan pensil temannya lalu mengakui perbuatannya.

Sikap yang ditunjukkan adalah jujur, karena Ani mengatakan kejadian yang sebenarnya.

BAB 4. Membiasakan Sikap Baik dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita dapat melatih sikap jujur dan mandiri setiap hari, mulai dari rumah dan sekolah.

Contoh kebiasaan baik setiap hari

Chambre enfant sur mesure au Maroc | Bambinos — Lits & chambres bébé

Pagi hari

Merapikan tempat tidur dan menyiapkan perlengkapan sekolah sendiri.

CLASSROOM RULES CARDS - Etsy

Di sekolah

Tidak menyontek, mengembalikan barang teman, dan berkata jujur kepada guru.

Do and Don’t at Home for Kids – Lesson 1

Setelah bermain

Merapikan mainan dan menjaga barang-barang agar tidak rusak.

Çift ve Aile Terapisi Ankara

Di rumah

Mengatakan yang sebenarnya dan mengakui kesalahan kepada orang tua.

Apa yang harus dilakukan jika melakukan kesalahan?

Jika kita melakukan kesalahan, jangan berbohong atau menyalahkan orang lain.

Lakukan langkah berikut:

  1. Mengakui kesalahan.

  2. Mengatakan kejadian yang sebenarnya.

  3. Meminta maaf jika merugikan orang lain.

  4. Berusaha memperbaiki kesalahan.

  5. Berusaha tidak mengulanginya.

Contohnya, jika tidak sengaja merusakkan barang milik teman, kita harus mengatakan yang sebenarnya, meminta maaf, dan meminta bantuan orang tua atau guru untuk memperbaikinya jika diperlukan.

BAB 5. Rangkuman Materi untuk Dihafalkan

Berikut rangkuman penting yang perlu dipelajari sebelum STS.

1. Jujur

Berkata dan bertindak sesuai keadaan yang sebenarnya.

Contoh: tidak menyontek, mengembalikan uang kembalian, dan mengakui kesalahan.

2. Mandiri

Melakukan sesuatu sendiri sesuai kemampuan tanpa selalu bergantung pada orang lain.

Contoh: merapikan tempat tidur, memakai sepatu, dan menyiapkan buku.

3. Jika menemukan barang

Jangan mengambil atau menyembunyikannya. Kembalikan kepada pemiliknya atau serahkan kepada guru.

4. Saat ulangan

Kerjakan soal sendiri dan jangan menyontek.

5. Jika melakukan kesalahan

Akui kesalahan, katakan yang sebenarnya, minta maaf, dan berusaha memperbaikinya.

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat.

  1. Berkata sesuai keadaan sebenarnya disebut sikap ....

  2. Anak yang jujur tidak akan .... saat ulangan.

  3. Jika menemukan barang milik orang lain, kita harus mengembalikannya kepada ....

  4. Anak yang jujur selalu berkata ....

  5. Jika menemukan pensil teman, kita harus ....

  6. Mengerjakan tugas sendiri merupakan contoh sikap ....

  7. Anak yang mandiri dapat melakukan sesuatu tanpa selalu meminta .... orang lain.

  8. Setelah bangun tidur, anak yang mandiri akan .... tempat tidurnya.

  9. Setelah bermain, kita harus .... mainan.

  10. Jika tidak sengaja merusakkan barang teman, kita harus mengakui kesalahan dan meminta ....

Kunci jawaban isian singkat

  1. Jujur.

  2. Menyontek.

  3. Pemiliknya.

  4. Benar.

  5. Mengembalikannya kepada teman.

  6. Mandiri.

  7. Bantuan.

  8. Merapikan.

  9. Merapikan.

  10. Maaf.


Penutup

Pendidikan Antikorupsi mengajarkan kita membiasakan perilaku baik sejak kecil. Dua sikap penting yang harus selalu diterapkan adalah jujur dan mandiri.

Anak yang jujur berani mengatakan kebenaran, tidak menyontek, dan tidak mengambil barang yang bukan miliknya. Anak yang mandiri berusaha mengerjakan tugas dan melakukan kegiatan sehari-hari sesuai kemampuannya.

Mari membiasakan diri untuk selalu berkata benar, bertanggung jawab, berusaha sendiri, dan menghargai hak orang lain.


Rabu, 14 Oktober 2026 - 1.B - Matematika

  IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Rabu, 14 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1
Mata Pelajaran STS : Matematika



MATERI MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, anak-anak diharapkan mampu:

  1. Menghitung banyak benda melalui gambar.

  2. Membaca dan menuliskan lambang bilangan sampai dengan 20.

  3. Menentukan bilangan sebelum dan sesudah suatu bilangan.

  4. Mengenal nilai tempat puluhan dan satuan.

  5. Membandingkan dua bilangan menggunakan tanda lebih besar (>), lebih kecil (<), dan sama dengan (=).

  6. Mengurutkan bilangan dari yang terkecil hingga terbesar dan sebaliknya.

  7. Menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan.

  8. Melakukan penjumlahan sederhana dengan hasil sampai 20.

  9. Menentukan bilangan yang belum diketahui dalam kalimat penjumlahan sederhana.

  10. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.

B. Pembukaan Pembelajaran

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bismillahirrahmanirrahim.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah kelas 1A? Semoga semuanya sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah Swt.

Alhamdulillah, hari ini kita akan belajar Matematika. Matematika bukan hanya tentang angka, tetapi juga membantu kita menghitung benda, membandingkan jumlah, dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak, siapa yang pernah menghitung jumlah mainan, buah, buku, atau pensil di rumah? Nah, semua kegiatan tersebut merupakan contoh penggunaan Matematika.

Allah Swt. menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan. Oleh karena itu, kita belajar berhitung agar menjadi anak yang teliti, cermat, dan pandai bersyukur atas nikmat Allah Swt.

Mari kita belajar dengan semangat, berdoa terlebih dahulu, dan memperhatikan penjelasan Ibu Guru.

C. Materi Pembelajaran

1. Mengenal Banyak Benda

Anak-anak, sebelum belajar membaca angka, kita perlu belajar menghitung banyak benda.

Perhatikan gambar berikut!

Collection — 5 apples — Free Printable Diagram for Teachers | Kuraplan

🍎🍎🍎🍎🍎

5 buah apel

Jumlah apel ada lima.

Descargar 4 #Soyvisual

🍊🍊🍊🍊

4 buah jeruk

Jumlah jeruk ada empat.

Cara menghitung benda:

  1. Tunjuk benda satu per satu.

  2. Ucapkan bilangan secara berurutan.

  3. Berhenti setelah semua benda dihitung.

  4. Bilangan terakhir yang disebutkan menunjukkan jumlah seluruh benda.

Contoh:

  • ⭐ = 1 bintang.

  • ⭐⭐ = 2 bintang.

  • ⭐⭐⭐ = 3 bintang.

  • ⭐⭐⭐⭐ = 4 bintang.

  • ⭐⭐⭐⭐⭐ = 5 bintang.

Ingat, anak-anak! Hitunglah setiap benda satu kali agar tidak ada benda yang terlewat atau dihitung dua kali.

2. Mengenal Lambang dan Nama Bilangan 1–20

Bilangan dapat ditulis menggunakan lambang angka dan dibaca dengan nama bilangan.

Lambang bilangan

Nama bilangan

1

Satu

2

Dua

3

Tiga

4

Empat

5

Lima

6

Enam

7

Tujuh

8

Delapan

9

Sembilan

10

Sepuluh

11

Sebelas

12

Dua belas

13

Tiga belas

14

Empat belas

15

Lima belas

16

Enam belas

17

Tujuh belas

18

Delapan belas

19

Sembilan belas

20

Dua puluh

Contoh soal:

  1. Bilangan 17 dibaca .... Jawaban: tujuh belas.

  2. Lambang bilangan dari tiga belas adalah .... Jawaban: 13.

  3. Lambang bilangan dari sembilan belas adalah .... Jawaban: 19.

  4. Bilangan 20 dibaca .... Jawaban: dua puluh.

Tips menghafal: Ajak anak-anak membaca bilangan 1–20 bersama-sama setiap hari sambil menunjuk kartu angka.

3. Bilangan Sebelum dan Sesudah

Bilangan memiliki urutan. Setiap bilangan mempunyai bilangan sebelum dan sesudahnya, kecuali bilangan awal pada urutan yang kita gunakan.

  • Bilangan sebelum adalah bilangan yang letaknya satu langkah lebih awal.

  • Bilangan sesudah adalah bilangan yang letaknya satu langkah berikutnya.

Perhatikan urutan berikut!

10

11

12

13

14

Urutan bilangan dari 10 sampai 14.

Contoh:

  • Bilangan sebelum 15 adalah 14.

  • Bilangan sesudah 9 adalah 10.

  • Bilangan sebelum 12 adalah 11.

  • Bilangan sesudah 16 adalah 17.

Cara mudah mengerjakan soal bilangan sebelum dan sesudah adalah dengan menyebutkan urutan bilangan secara berurutan.

Contoh:

13, 14, 15, 16, 17.

Bilangan sebelum 15 adalah 14, sedangkan bilangan sesudah 15 adalah 16.

4. Mengenal Nilai Tempat Puluhan dan Satuan

Anak-anak, bilangan yang terdiri dari dua angka dapat memiliki nilai tempat puluhan dan satuan.

  • Puluhan adalah kumpulan yang terdiri dari 10 benda.

  • Satuan adalah benda yang dihitung satu per satu.

Contohnya, bilangan 16 terdiri dari 1 puluhan dan 6 satuan.

Contoh: Bilangan 16

1

Puluhan

10 benda

6

Satuan

6 benda

16 = 10 + 6

16 terdiri dari 1 puluhan dan 6 satuan.

Perhatikan contoh bilangan lainnya:

Bilangan

Puluhan

Satuan

Uraian

12

1

2

10 + 2

15

1

5

10 + 5

16

1

6

10 + 6

17

1

7

10 + 7

18

1

8

10 + 8

19

1

9

10 + 9

20

2

0

20 + 0

Catatan penting: Angka pertama pada bilangan 15 menunjukkan 1 puluhan, sedangkan angka 5 menunjukkan 5 satuan.

Contoh soal:

  1. Bilangan 15 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan. Jawaban: 1 puluhan dan 5 satuan.

  2. Bilangan 18 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan. Jawaban: 1 puluhan dan 8 satuan.

  3. Tina memiliki 17 jepit rambut. Berapa puluhan dan satuannya? Jawaban: 1 puluhan dan 7 satuan.

5. Membandingkan Bilangan

Membandingkan bilangan berarti menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan lainnya.

Kita menggunakan tiga tanda berikut.

>

Lebih besar

15 > 10

<

Lebih kecil

8 < 12

=

Sama dengan

16 = 16

Cara mudah mengingat tanda perbandingan:

  • Tanda > berarti lebih besar daripada.

  • Tanda < berarti lebih kecil daripada.

  • Tanda = berarti sama dengan.

Contoh menggunakan jumlah benda:

  • Ani mempunyai 4 bola, sedangkan Budi mempunyai 2 bola. Bola Ani lebih banyak.

  • Vas A berisi 6 bunga, sedangkan vas B berisi 9 bunga. Bunga di vas A lebih sedikit.

  • Jika kedua kelompok masing-masing mempunyai 5 benda, jumlahnya sama banyak.

Contoh soal:

  1. 8 .... 12 Jawaban: 8<12.

  2. 15 .... 10 Jawaban: 15>10.

  3. 16 .... 16 Jawaban: 16=16.

  4. 15 .... 18 Jawaban: 15<18.

  5. 20 .... 20 Jawaban: 20=20.

Tips: Hitung atau baca kedua bilangan terlebih dahulu. Setelah itu, tentukan apakah bilangan pertama lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan kedua.

6. Mengurutkan Bilangan

Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan sesuai urutan tertentu.

Ada dua cara mengurutkan bilangan yang perlu dipahami.

a. Urutan dari yang terkecil ke terbesar

Bilangan disusun mulai dari bilangan yang nilainya paling kecil hingga paling besar.

Contoh:

Bilangan: 5, 3, 8.

Urutan yang benar adalah 3, 5, 8.

Contoh lainnya:

Bilangan: 18, 6, 12, 3.

Urutan dari yang terkecil adalah 3, 6, 12, 18.

b. Urutan dari yang terbesar ke terkecil

Bilangan disusun mulai dari bilangan yang nilainya paling besar hingga paling kecil.

Contoh:

Bilangan: 9, 17, 2, 14.

Urutan dari yang terbesar adalah 17, 14, 9, 2.

Contoh lainnya:

Bilangan: 5, 6, 7.

Urutan dari yang terbesar adalah 7, 6, 5.

Jenis urutan

Contoh bilangan

Hasil

Terkecil ke terbesar

7, 3, 5

3, 5, 7

Terkecil ke terbesar

18, 6, 12, 3

3, 6, 12, 18

Terbesar ke terkecil

4, 9, 2

9, 4, 2

Terbesar ke terkecil

9, 17, 2, 14

17, 14, 9, 2

Cara mengerjakan:

  1. Bacalah semua bilangan.

  2. Tentukan apakah soal meminta urutan dari terkecil atau terbesar.

  3. Bandingkan nilai setiap bilangan.

  4. Tuliskan bilangan sesuai urutan yang diminta.

7. Menguraikan Bilangan

Menguraikan bilangan berarti memisahkan bilangan menjadi bagian-bagian yang jika digabungkan kembali menghasilkan bilangan semula.

Untuk bilangan sampai 20, kita dapat menguraikannya menjadi puluhan dan satuan.

Contoh:

  • 12 = 10 + 2.

  • 13 = 10 + 3.

  • 14 = 10 + 4.

  • 15 = 10 + 5.

  • 16 = 10 + 6.

  • 17 = 10 + 7.

  • 18 = 10 + 8.

  • 19 = 10 + 9.

  • 20 = 10 + 10.

Perhatikan contoh bilangan 15.

15 = 10 + 5

10

Satu puluhan

+

5

Lima satuan

Sepuluh ditambah lima sama dengan lima belas.

Contoh soal:

Bilangan 15 dapat diuraikan menjadi ....

  • A. 10 + 5

  • B. 10 + 4

  • C. 9 + 5

Jawaban yang benar adalah A. 10 + 5, karena 10+5=15.

Ingat, menguraikan bilangan berarti mencari dua bagian bilangan yang jika dijumlahkan menghasilkan bilangan tersebut.

8. Penjumlahan Sederhana sampai 20

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda atau lebih untuk mengetahui jumlah seluruhnya.

Tanda penjumlahan adalah +, sedangkan tanda sama dengan adalah =.

Contoh:

3+2=5

Artinya, 3 benda digabungkan dengan 2 benda menjadi 5 benda.

Contoh penjumlahan menggunakan gambar

Kelompok pertama memiliki 4 apel.

🍎 🍎 🍎 🍎

Kelompok kedua memiliki 3 apel.

🍎 🍎 🍎

Jika digabungkan, jumlah apel seluruhnya adalah:

4 + 3 = 7

Jadi, jumlah seluruh apel adalah 7 buah.

Cara melakukan penjumlahan:

  1. Hitung benda pada kelompok pertama.

  2. Hitung benda pada kelompok kedua.

  3. Gabungkan kedua kelompok.

  4. Hitung seluruh benda.

  5. Tuliskan kalimat penjumlahannya.

Contoh penjumlahan yang perlu dipelajari:

Penjumlahan

Hasil

2 + 3

5

4 + 5

9

6 + 3

9

8 + 4

12

9 + 5

14

10 + 4

14

10 + 5

15

9 + 7

16

10 + 8

18

10 + 10

20

Contoh dari soal STS:

9+5=14

Cara menghitungnya: mulai dari 9, lalu lanjutkan menghitung 5 langkah, yaitu 10, 11, 12, 13, 14.

Jadi, hasil dari 9+5 adalah 14.

9. Menentukan Bilangan yang Belum Diketahui

Kadang-kadang, soal penjumlahan memiliki bilangan yang belum diketahui. Kita harus mencari bilangan yang tepat agar hasil penjumlahan benar.

Contoh:

8+□=12

Artinya, 8 ditambah bilangan berapa agar hasilnya 12?

Cara mengerjakannya:

Mulai dari 8, kemudian hitung sampai 12:

  • 9 adalah langkah pertama.

  • 10 adalah langkah kedua.

  • 11 adalah langkah ketiga.

  • 12 adalah langkah keempat.

Ada 4 langkah dari 8 menuju 12.

Jadi:

8+4=12

Bilangan yang tepat adalah 4.

Contoh lainnya:

20=10+□

Bilangan yang tepat adalah 10, karena:

20=10+10

Tips untuk anak-anak: Gunakan jari tangan, benda konkret, atau garis bilangan untuk membantu menemukan bilangan yang belum diketahui.

10. Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan

Soal cerita adalah soal Matematika yang disajikan dalam bentuk cerita kehidupan sehari-hari.

Untuk menyelesaikannya, anak-anak perlu memahami cerita dan menentukan operasi hitung yang sesuai.

Langkah menyelesaikan soal cerita:

  1. Baca cerita dengan teliti.

  2. Temukan jumlah benda yang pertama.

  3. Temukan jumlah benda yang ditambahkan.

  4. Tuliskan bentuk penjumlahannya.

  5. Hitung hasilnya.

  6. Tuliskan jawaban menggunakan kalimat lengkap.

Contoh 1: Bola merah dan bola biru

Ada 10 bola merah. Ada 4 bola biru. Semua bola digabungkan. Berapa jumlah bola seluruhnya?

Diketahui:

  • Bola merah = 10.

  • Bola biru = 4.

Kalimat penjumlahan:

10+4=14

Jadi, jumlah seluruh bola adalah 14 bola.

Contoh 2: Telur Ibu dan Ayah

Ibu mempunyai 5 telur. Ayah membeli lagi 4 telur. Berapa jumlah telur semuanya?

Diketahui:

  • Telur Ibu = 5.

  • Telur tambahan dari Ayah = 4.

Kalimat penjumlahan:

5+4=9

Jadi, jumlah telur semuanya adalah 9 butir.

Contoh 3: Ikan di kolam

Di kolam ada 9 ekor ikan mas dan 7 ekor ikan koi. Berapa jumlah semua ikan di kolam?

Diketahui:

  • Ikan mas = 9 ekor.

  • Ikan koi = 7 ekor.

Kalimat penjumlahan:

9+7=16

Jadi, jumlah semua ikan di kolam adalah 16 ekor.

Ingat, anak-anak! Jika dua kelompok benda digabungkan dan kita diminta mencari jumlah semuanya, biasanya kita menggunakan penjumlahan.

D. Rangkuman Materi

Anak-anak sholih dan sholihah, mari kita ingat kembali materi yang sudah dipelajari.

Materi

Hal yang harus diingat

Menghitung benda

Hitung benda satu per satu dengan teliti.

Nama bilangan

17 dibaca tujuh belas.

Bilangan sebelum

Sebelum 15 adalah 14.

Bilangan sesudah

Sesudah 9 adalah 10.

Puluhan dan satuan

18 terdiri dari 1 puluhan dan 8 satuan.

Tanda perbandingan

> lebih besar, < lebih kecil, = sama dengan.

Urutan bilangan

Dapat diurutkan dari terkecil atau terbesar.

Menguraikan bilangan

15 = 10 + 5.

Penjumlahan

9 + 5 = 14.

Soal cerita

Pahami cerita, tuliskan penjumlahan, lalu hitung hasilnya.

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar.

  1. Bilangan sebelum 15 adalah ....

  2. Lambang bilangan dari sembilan belas adalah ....

  3. Bilangan 16 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan.

  4. Ada 8 apel dan 5 jeruk. Buah yang jumlahnya lebih sedikit adalah ....

  5. 16 .... 16. Isilah dengan tanda >, <, atau =.

  6. Urutkan bilangan 18, 6, 12, 3 dari yang terkecil: ....

  7. 8 + .... = 12.

  8. 20 = 10 + ....

  9. Ada 10 bola merah dan 4 bola biru. Jumlah seluruh bola adalah .....

  10. Ada 9 ikan mas dan 7 ikan koi. Bentuk penjumlahannya adalah ....

Jawablah dengan benar dan tuliskan cara mengerjakannya.

1. Tuliskan nama bilangan berikut:

  • a. 11 = ....

  • b. 20 = ....

2. Tina memiliki 17 jepit rambut. Berapa puluhan dan berapa satuan pada bilangan 17?

3. Bandingkan bilangan berikut menggunakan tanda >, <, atau =.

  • a. 15 .... 18

  • b. 20 .... 20

4. Urutkan bilangan 9, 17, 2, 14 dari yang terbesar ke yang terkecil.

5. Di kolam ada 9 ekor ikan mas dan 7 ekor ikan koi.

  • a. Berapa jumlah semua ikan di kolam?

  • b. Tuliskan bentuk penjumlahannya.

H. Refleksi Pembelajaran

Ayo, anak-anak, periksa pemahaman kalian!

0 dari 6 kemampuan sudah kamu kuasai.

Pertanyaan refleksi untuk murid:

  • Materi apa yang paling mudah kamu pahami?

  • Materi apa yang masih sulit kamu kerjakan?

  • Bagaimana cara kamu belajar agar lebih teliti saat menghitung?

I. Tindak Lanjut

Bagi murid yang masih mengalami kesulitan:

Murid diberikan pendampingan dengan mengulang materi menggunakan kartu angka, gambar benda, benda konkret, dan latihan bertahap. Guru dapat memulai dari menghitung benda, membaca bilangan, lalu berlanjut ke perbandingan dan penjumlahan sederhana.

Bagi murid yang sudah memahami materi:

Murid diberikan latihan tambahan berupa soal cerita, pengurutan bilangan, penguraian bilangan, dan penjumlahan dengan bilangan yang belum diketahui.

Capaian tujuan pembelajaran:

Murid diharapkan mampu mengenal dan menggunakan bilangan sampai 20, memahami nilai tempat puluhan dan satuan, membandingkan serta mengurutkan bilangan, menguraikan bilangan, dan menyelesaikan penjumlahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

J. Penutup Pembelajaran

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar Matematika dengan penuh semangat.

Kita telah belajar menghitung banyak benda, mengenal bilangan 1–20, menentukan bilangan sebelum dan sesudah, memahami puluhan dan satuan, membandingkan bilangan, mengurutkan bilangan, menguraikan bilangan, serta menyelesaikan penjumlahan sederhana dan soal cerita.

Ingatlah, anak-anak sholih dan sholihah, saat mengerjakan soal Matematika kita harus teliti, sabar, jujur, dan tidak mudah menyerah. Jika belum memahami suatu materi, jangan takut untuk bertanya kepada Ibu Guru.

Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan membuat kita semakin pandai serta bersyukur kepada Allah Swt.

Mari kita tutup pembelajaran dengan membaca hamdalah.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu