Senin, 02 November 2026

Selasa, 3 November 2026 - 1.B - Seni Rupa

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Selasa, 03 November 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Seni Rupa
Materi: Menggabungkan Bentuk, Garis, dan Warna
Pertemuan Ke: 5

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    

🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak saleh dan salehah Kelas 1B! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🤲

Seperti biasa, mari kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai pembiasaan di sekolah.

Anak-anak, masih ingatkah kalian pelajaran sebelumnya tentang bentuk, garis, dan warna?

Coba sebutkan beberapa bentuk yang pernah kita pelajari!

Betul! Ada lingkaran, persegi, segitiga, dan oval.

Bagaimana dengan jenis garis? Ada garis lurus, lengkung, zig-zag, dan bergelombang.

Kita juga sudah mengenal warna merah, kuning, dan biru sebagai warna primer.

Nah, hari ini kita akan mencoba menggabungkan semua unsur tersebut menjadi sebuah gambar yang menarik.

Contohnya, kita dapat menggambar rumah menggunakan segitiga untuk atap, persegi panjang untuk badan rumah, serta garis lurus untuk pintu dan jendela. Setelah itu, kita dapat mewarnainya sesuai kreativitas masing-masing.

Wah, ternyata bentuk, garis, dan warna dapat menjadi gambar yang indah!

Yuk, siapkan alat gambarmu dan berkreasi bersama! 🎨

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengenali unsur seni rupa berupa bentuk, garis, dan warna yang terdapat pada lingkungan sekitar. Peserta didik dapat mengamati berbagai benda, membedakan jenis garis dan bentuk sederhana, mengenal warna primer, serta menggunakan unsur-unsur seni rupa untuk membuat gambar sederhana yang kreatif dan menarik.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal bentuk, garis, dan warna pada benda di lingkungan sekitar.

  2. Menyebutkan bentuk lingkaran, persegi, segitiga, dan oval.

  3. Membedakan garis lurus, lengkung, zig-zag, dan bergelombang.

  4. Mengenal warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru.

  5. Mengidentifikasi bentuk, garis, dan warna dalam sebuah gambar.

  6. Menggabungkan bentuk, garis, dan warna untuk membuat gambar sederhana.

  7. Menghargai karya sendiri dan karya teman serta bersyukur atas keindahan ciptaan Allah Swt.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Anak-anak saleh dan salehah, sebelum menggambar, kita perlu mengamati benda-benda yang ada di sekitar.

Coba perhatikan rumah, pohon, bunga, matahari, dan benda lainnya.

Setiap benda memiliki bentuk, garis, dan warna yang berbeda.

Contohnya:

  • ☀️ Matahari dapat digambar menggunakan bentuk lingkaran.

  • 🏠 Atap rumah dapat dibuat menggunakan bentuk segitiga.

  • 🪟 Jendela dapat dibuat menggunakan bentuk persegi.

  • 🌳 Batang pohon dapat dibuat menggunakan garis lurus.

  • 🌈 Pelangi dapat dibuat menggunakan garis lengkung.

  • 🌿 Daun dapat diberi warna hijau.

Melalui kegiatan mengamati, peserta didik belajar mengenali unsur seni rupa sebelum menuangkannya ke dalam gambar.

Anak-anak juga belajar memperhatikan bentuk, memilih garis yang sesuai, dan menggunakan warna dengan teliti.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Bentuk, garis, dan warna dapat digunakan bersama-sama untuk membuat berbagai gambar.

Contohnya, ketika menggambar lingkungan sekolah, kita dapat membuat:

  • Gedung sekolah menggunakan bentuk persegi panjang.

  • Jendela menggunakan bentuk persegi.

  • Matahari menggunakan bentuk lingkaran.

  • Pohon menggunakan garis lurus pada batangnya.

  • Rumput menggunakan garis-garis sederhana.

  • Bunga menggunakan berbagai bentuk dan warna.

Dengan menggabungkan ketiga unsur seni rupa tersebut, kita dapat menghasilkan gambar yang lebih lengkap dan menarik.

Setiap anak juga boleh membuat gambar yang berbeda sesuai dengan imajinasinya.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • 🔎 Mengamati bentuk benda di lingkungan sekitar.

  • ✏️ Menggambar menggunakan bentuk sederhana.

  • 🌈 Membuat berbagai jenis garis.

  • 🎨 Mencoba menggunakan warna primer.

  • 🏡 Menggambar rumah atau lingkungan sekolah.

  • 🌸 Menambahkan bunga, pohon, dan matahari pada gambar.

  • ⭐ Menunjukkan hasil karya kepada guru dan teman.

Mari berkreasi dengan gembira dan tidak takut mencoba hal baru!

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati bentuk, garis, dan warna pada lingkungan sekitar.

  2. Mengenal bentuk lingkaran, persegi, segitiga, dan oval.

  3. Mengenal garis lurus, lengkung, zig-zag, dan bergelombang.

  4. Mengenal warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru.

  5. Mengidentifikasi unsur seni rupa dalam sebuah gambar.

  6. Menggabungkan bentuk, garis, dan warna untuk membuat gambar sederhana.

  7. Menunjukkan dan menghargai hasil karya sendiri serta karya teman.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Discovery Learning, yaitu pembelajaran yang mengajak peserta didik menemukan dan memahami unsur seni rupa melalui kegiatan mengamati, mencoba, dan membuat karya.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab.

  • Mengamati gambar.

  • Demonstrasi.

  • Praktik menggambar.

  • Penugasan.

  • Refleksi sederhana.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN DAN ALAT PERAGA

  • Gambar rumah dan lingkungan sekolah.

  • Gambar berbagai bentuk dan jenis garis.

  • Kertas gambar.

  • Pensil dan penghapus.

  • Krayon atau pensil warna.

  • LKPD Seni Rupa.

🌼 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Anak-anak, coba perhatikan lingkungan di sekitar sekolah!

Apakah kalian melihat pohon?

Apakah kalian melihat bunga?

Bagaimana bentuk jendela kelas?

Apa warna daun yang kalian lihat?

Sekarang, bayangkan kalian ingin menggambar lingkungan sekolah.

Kalian dapat menggambar gedung sekolah menggunakan bentuk persegi panjang, jendela berbentuk persegi, matahari berbentuk lingkaran, dan pohon yang dibuat menggunakan garis lurus serta bentuk sederhana.

Setelah itu, gunakan warna merah, kuning, biru, hijau, dan warna lainnya agar gambar terlihat lebih menarik.

Nah, ternyata kita dapat membuat gambar lingkungan sekolah dengan menggabungkan beberapa bentuk, garis, dan warna.

🕌 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.

Anak-anak saleh dan salehah, Allah Swt. menciptakan alam semesta dengan berbagai bentuk dan warna yang indah.

Kita dapat melihat daun dengan bentuk yang beragam, bunga yang berwarna-warni, pelangi yang melengkung, serta langit yang tampak biru ketika cuaca cerah.

Semua itu mengingatkan kita akan kebesaran Allah Swt. sebagai Pencipta alam semesta.

Melalui pembelajaran seni rupa, kita belajar:

🌷 Mengamati keindahan alam dengan teliti.

🌷 Mengenal bentuk, garis, dan warna di lingkungan sekitar.

🌷 Mengembangkan kreativitas melalui kegiatan menggambar.

🌷 Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

🌷 Menghargai karya sendiri dan karya teman.

🌷 Bersyukur atas keindahan ciptaan Allah Swt.

Mari menggunakan kemampuan menggambar untuk membuat karya yang indah dan tetap menjaga alam di sekitar kita.

Alhamdulillah. 🤲💗

🌙 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai tumbuhan, hewan, dan alam yang memiliki bentuk serta warna yang beragam.

Contoh:

Peserta didik mengamati bunga di taman.

Bentuk bunga dapat digambar secara sederhana. Batangnya dapat dibuat menggunakan garis lurus, sedangkan kelopaknya dapat diberi warna merah, kuning, atau ungu.

Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar mengenal unsur seni rupa sekaligus menghargai ciptaan Allah Swt.

2. Al-Mushawwir — Maha Membentuk Rupa

Allah Swt. adalah Al-Mushawwir, yaitu Maha Membentuk Rupa.

Kita dapat belajar mengenal beragam bentuk benda di sekitar dan menuangkannya menjadi gambar sederhana.

Contoh:

Peserta didik menggambar rumah menggunakan bentuk segitiga, persegi, dan persegi panjang.

Setelah itu, peserta didik menambahkan garis serta warna sesuai kreativitasnya.

Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar bahwa bentuk sederhana dapat digabungkan untuk menghasilkan sebuah karya seni rupa.

3. Al-Jamil — Allah Maha Indah

Al-Jamil dikenal sebagai nama yang menunjukkan bahwa Allah Maha Indah dan mencintai keindahan.

Kita dapat belajar menghargai keindahan alam dan membuat karya seni dengan rapi.

Contoh:

Peserta didik menggambar taman dengan bunga berwarna-warni, pohon, rumput, dan langit.

Setelah selesai, peserta didik merapikan hasil gambar dan menghargai karya teman.

Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menjaga keindahan lingkungan serta tidak mengejek karya orang lain.

📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengingat Kembali Bentuk

Bentuk adalah rupa atau wujud suatu benda.

Ada empat bentuk sederhana yang telah kita pelajari.

🔵 Lingkaran

Bentuknya bulat dan tidak memiliki sudut.

Contoh: jam dinding, roda, dan mulut gelas.

🟦 Persegi

Memiliki empat sisi sama panjang dan empat sudut.

Contoh: ubin persegi dan beberapa bentuk jendela.

🔺 Segitiga

Memiliki tiga sisi dan tiga sudut.

Contoh: atap rumah pada gambar sederhana.

🥚 Oval

Bentuknya lonjong.

Contoh: telur, daun tertentu, dan balon berbentuk lonjong.

Bentuk-bentuk tersebut dapat digunakan untuk membuat berbagai gambar.

2. Mengingat Kembali Jenis Garis

Garis adalah goresan yang dapat dibuat menggunakan pensil, krayon, atau alat gambar lainnya.

Ada empat jenis garis yang perlu kita ingat.

A. Garis Lurus

Garis yang bentuknya lurus.

Contoh: sisi meja dan pintu.

B. Garis Lengkung

Garis yang memiliki bentuk melengkung.

Contoh: pelangi dan bulan sabit.

C. Garis Zig-zag

Garis yang memiliki belokan tajam ke arah berbeda.

Contoh: petir.

D. Garis Bergelombang

Garis yang bentuknya naik dan turun secara berulang.

Contoh: ombak laut.

Garis-garis tersebut dapat digunakan untuk membuat gambar rumah, pohon, bunga, hewan, dan pemandangan.

3. Mengingat Kembali Warna

Warna membuat gambar terlihat indah dan menarik.

Ada tiga warna primer yang telah kita pelajari.

🔴 Merah.

🟡 Kuning.

🔵 Biru.

Ketiga warna tersebut disebut warna primer.

Kita juga telah mengenal beberapa warna campuran.

Merah + Kuning = Jingga

Contohnya warna kulit jeruk.

Kuning + Biru = Hijau

Contohnya warna daun.

Merah + Biru = Ungu

Contohnya warna beberapa bunga.

Dengan mencampurkan warna, kita dapat menemukan warna baru dan membuat gambar lebih beragam.

4. Menggabungkan Bentuk, Garis, dan Warna

Bentuk, garis, dan warna dapat digabungkan untuk membuat gambar yang indah.

Contohnya, ketika menggambar rumah:

Bentuk:

  • Segitiga untuk atap.

  • Persegi untuk jendela.

  • Persegi panjang untuk pintu dan badan rumah.

Garis:

  • Garis lurus untuk sisi atap dan dinding.

  • Garis lengkung untuk jalan atau awan.

Warna:

  • Merah untuk atap.

  • Biru untuk jendela.

  • Hijau untuk rumput.

Ketika ketiga unsur tersebut digabungkan, kita dapat menghasilkan gambar rumah yang menarik.

5. Langkah-Langkah Membuat Gambar Sederhana

Sekarang, mari kita belajar membuat gambar sederhana menggunakan bentuk, garis, dan warna.

Alat dan bahan:

  • Kertas gambar.

  • Pensil.

  • Penghapus.

  • Krayon atau pensil warna.

Langkah-langkah menggambar:

  1. Tentukan gambar yang ingin dibuat.

  2. Siapkan kertas dan alat menggambar.

  3. Buat bentuk dasar menggunakan pensil.

  4. Tambahkan garis untuk melengkapi gambar.

  5. Tambahkan detail seperti pintu, jendela, daun, atau bunga.

  6. Warnai gambar sesuai kreativitas.

  7. Rapikan hasil gambar dan tunjukkan kepada guru.

Ingat!

Gambar setiap anak boleh berbeda. Tidak harus sama dengan contoh. Buatlah gambar sesuai imajinasi dan kemampuan masing-masing.

🔎 KEGIATAN 1 — BERBURU BENTUK DI LINGKUNGAN SEKITAR

Amatilah benda-benda di kelas atau lingkungan sekolah.

Coloring book for children. House, sun, clouds, trees, flowers. Picture drawn by child's hand. Illustration for children, wallpaper for children's room. Linear drawing on white background

Temukan contoh bentuk berikut:

  • Lingkaran.

  • Persegi.

  • Segitiga.

  • Oval.

Kemudian, amati juga garis yang dapat ditemukan pada benda-benda tersebut.

Contohnya:

  • Bentuk lingkaran pada jam.

  • Bentuk persegi pada ubin.

  • Bentuk segitiga pada gambar atap rumah.

  • Garis lurus pada meja.

  • Garis lengkung pada gambar pelangi.

Tujuan: Peserta didik mampu mengenali bentuk dan garis pada lingkungan sekitar.

🎨 KEGIATAN 2 — MENGGAMBAR LINGKUNGAN SEKOLAHKU

Sekarang, siapkan kertas gambar dan alat warnamu!

Buatlah gambar sederhana dengan tema “Lingkungan Sekolahku”.

Colorful Child-Like School Drawing | AI Art Generator | Easy-Peasy.AI

Kamu dapat menggambar:

  • Gedung sekolah.

  • Pohon.

  • Bunga.

  • Matahari.

  • Awan.

  • Lapangan sekolah.

Gunakan bentuk, garis, dan warna yang telah dipelajari.

Setelah selesai, rapikan gambarmu dan tunjukkan kepada guru.

✏️ YUK BERLATIH!

Materi: Bentuk, Garis, dan Warna

Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Jam dinding pada umumnya berbentuk ....

a. Segitiga

b. Lingkaran

c. Zig-zag

2. Bentuk yang memiliki tiga sisi adalah ....

a. Lingkaran

b. Oval

c. Segitiga

3. Garis yang memiliki belokan tajam disebut garis ....

a. Zig-zag

b. Lengkung

c. Lurus

4. Warna primer adalah ....

a. Hijau, jingga, ungu

b. Merah, kuning, biru

c. Hitam, putih, cokelat

5. Campuran warna kuning dan biru menghasilkan warna ....

a. Ungu

b. Jingga

c. Hijau

6. Bentuk atap rumah pada gambar sederhana biasanya berupa ....

a. Segitiga

b. Lingkaran

c. Oval

💗 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

📖 Kesimpulan Materi

🌱 Refleksi Peserta Didik


🌼 Tindak Lanjut

🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar menggabungkan bentuk, garis, dan warna dalam membuat gambar sederhana. 💗

Kita telah belajar bahwa berbagai bentuk, garis, dan warna dapat digunakan bersama-sama untuk menghasilkan karya seni yang menarik.

Ingat ya, anak-anak saleh dan salehah:

🌷 Aku dapat mengenal bentuk lingkaran, persegi, segitiga, dan oval.

🌷 Aku dapat membedakan garis lurus, lengkung, zig-zag, dan bergelombang.

🌷 Aku mengenal warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru.

🌷 Aku dapat menggabungkan bentuk, garis, dan warna dalam gambar.

🌷 Aku berani berkarya sesuai kreativitas sendiri.

🌷 Aku menghargai karya sendiri dan karya teman.

🌷 Aku menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

🌷 Aku bersyukur atas keindahan ciptaan Allah Swt.

Semoga kita menjadi anak yang kreatif, teliti, percaya diri, dan selalu bersyukur kepada Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲

Alhamdulillahirabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Senin, 2 November 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 02 November 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi: Menyimak Percakapan tentang Kehidupan Keluarga
Pertemuan Ke: 5

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    

🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak saleh dan salehah Kelas 1B! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🤲

Seperti biasa, mari kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai pembiasaan di sekolah.

Anak-anak, coba ingat kembali kegiatan kalian bersama keluarga di rumah!

🌷 Siapa yang tadi pagi berbicara dengan Ayah atau Ibu?

🌷 Apa yang pernah kalian tanyakan kepada Ibu?

🌷 Bagaimana cara menjawab pertanyaan Ayah dengan sopan?

🌷 Apa yang kalian ucapkan ketika meminta bantuan?

Wah, ternyata kita sering melakukan percakapan dengan keluarga, ya!

Sekarang, perhatikan contoh percakapan berikut.

Percakapan Siti dan Ibu

Siti: “Ibu, apa yang sedang Ibu masak?”

Ibu: “Ibu sedang memasak sayur, Nak.”

Siti: “Oh, begitu. Terima kasih, Bu.”

Dari percakapan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa Siti bertanya tentang masakan Ibu. Kemudian, Ibu memberikan jawaban dan Siti menanggapinya dengan sopan.

Hari ini kita akan belajar menyimak percakapan, memahami informasi, mengenali kalimat tanya dan jawaban, serta mempraktikkan percakapan dengan bahasa yang santun.

Yuk, belajar bersama dengan semangat! 💗

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menyimak percakapan sederhana tentang kehidupan keluarga dengan penuh perhatian. Peserta didik mampu memahami informasi yang disampaikan melalui pertanyaan dan jawaban, mengenali kalimat tanya dan kalimat jawaban, serta mempraktikkan percakapan sederhana dengan menggunakan bahasa yang santun dalam kehidupan sehari-hari.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyimak percakapan sederhana tentang kegiatan keluarga.

  2. Menemukan informasi penting dari percakapan yang didengar.

  3. Menyebutkan tokoh yang terlibat dalam percakapan.

  4. Mengenali kalimat tanya dan kalimat jawaban.

  5. Menjawab pertanyaan sesuai dengan informasi yang didengar.

  6. Mengenal kata-kata santun dalam percakapan.

  7. Mempraktikkan percakapan sederhana dengan bahasa yang santun, jelas, dan percaya diri.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Anak-anak saleh dan salehah, ketika seseorang berbicara, kita perlu mendengarkan dengan baik.

Mendengarkan dengan sungguh-sungguh disebut menyimak.

Ketika menyimak percakapan, kita perlu:

👂 Mendengarkan percakapan dengan saksama.

💬 Memperhatikan pertanyaan yang disampaikan.

💬 Memahami jawaban dari lawan bicara.

🌷 Mengenali kata-kata santun dalam percakapan.

🤝 Menunggu giliran berbicara dan tidak memotong pembicaraan.

Contoh:

Ibu bertanya, “Adik, apakah kamu sudah merapikan mainan?”

Anak menjawab, “Sudah, Bu. Mainan sudah saya rapikan.”

Anak-anak perlu mendengarkan pertanyaan sampai selesai, kemudian memberikan jawaban yang sesuai.

Dengan menyimak secara baik, kita dapat memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Percakapan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama ketika kita berkomunikasi dengan anggota keluarga.

Contohnya:

  • Bertanya kepada Ibu tentang makanan.

  • Menjawab pertanyaan Ayah tentang kegiatan di sekolah.

  • Meminta bantuan kepada Kakak dengan sopan.

  • Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan.

  • Menceritakan kegiatan yang dilakukan bersama keluarga.

  • Bertanya kepada anggota keluarga ketika belum memahami sesuatu.

Contoh percakapan:

Dina ingin membantu Ibu menyiapkan meja makan.

Dina: “Ibu, apa yang bisa Dina bantu?”

Ibu: “Tolong letakkan sendok di atas meja, ya.”

Dina: “Baik, Bu.”

Melalui percakapan tersebut, kita belajar bahwa bertanya dan menjawab dengan santun dapat membantu kegiatan bersama keluarga berjalan dengan baik.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak kelas 1 SD.

Kegiatan yang dapat dilakukan:

  • 👂 Bermain “Dengarkan dan Jawab!”

  • 💬 Bermain “Siapa yang Bertanya?”

  • 🔎 Menemukan informasi dari percakapan.

  • 🃏 Bermain kartu pertanyaan dan jawaban.

  • 🎭 Bermain peran menjadi Ayah, Ibu, Kakak, atau Adik.

  • ✏️ Melengkapi percakapan sederhana.

  • 🤝 Mempraktikkan percakapan bersama teman.

  • 🌷 Bermain “Kata Santun Favoritku”.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dapat belajar menyimak dan berbicara dengan lebih percaya diri.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian percakapan sederhana.

  2. Mengenali percakapan dalam kehidupan keluarga.

  3. Menyimak percakapan tentang kegiatan keluarga.

  4. Menyebutkan tokoh yang terlibat dalam percakapan.

  5. Menemukan informasi dari percakapan yang disimak.

  6. Mengenali kalimat tanya dan kalimat jawaban.

  7. Mengenal kata-kata santun ketika bertanya dan menjawab.

  8. Menjawab pertanyaan sesuai dengan informasi yang didengar.

  9. Menyusun pertanyaan sederhana tentang kegiatan keluarga.

  10. Mempraktikkan percakapan dengan bahasa yang santun.

  11. Membiasakan menyimak dan berbicara santun dalam kehidupan sehari-hari.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Discovery Learning, yaitu pembelajaran penemuan melalui kegiatan menyimak, mengamati, menemukan informasi, dan mempraktikkan percakapan.

Metode Pembelajaran:

  • Menyimak.

  • Tanya jawab.

  • Praktik berpasangan.

  • Penugasan.

  • Refleksi sederhana.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN DAN ALAT PERAGA

  • Gambar keluarga.

  • Kartu kalimat tanya.

  • Kartu kalimat jawaban.

  • LKPD.

  • Video pembelajaran.

🌼 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, anak-anak saleh dan salehah Kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat dan ceria.

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah Swt. memberikan kemudahan dan ilmu yang bermanfaat. 🤲

Anak-anak, coba ingat kembali kegiatan kalian bersama keluarga di rumah.

Siapa yang pernah bertanya kepada Ibu tentang makanan?

Siapa yang pernah bercerita kepada Ayah tentang kegiatan di sekolah?

Apa yang kalian ucapkan ketika meminta bantuan?

Bagaimana cara menjawab pertanyaan orang tua dengan sopan?

Sekarang, perhatikan percakapan berikut!

Percakapan Siti dan Ibu

Siti: “Ibu, apa yang sedang Ibu masak?”

Ibu: “Ibu sedang memasak sayur, Nak.”

Siti: “Oh, begitu. Terima kasih, Bu.”

Dari percakapan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa:

  • Siti mengajukan pertanyaan kepada Ibu.

  • Ibu memberikan jawaban.

  • Siti menanggapi dengan sopan.

Nah, seperti itulah contoh percakapan yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Hari ini kita akan belajar menyimak percakapan dan menemukan informasi dari pertanyaan serta jawaban yang disampaikan.

🕌 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.

Anak-anak saleh dan salehah, Allah Swt. memberikan kita kemampuan untuk mendengar, berbicara, dan memahami perkataan orang lain.

Dengan kemampuan tersebut, kita dapat berkomunikasi dengan Ayah, Ibu, Kakak, Adik, guru, dan teman.

Ketika berbicara, kita perlu memilih kata-kata yang baik. Ketika orang lain berbicara, kita perlu mendengarkan dengan penuh perhatian.

Kita juga harus menghindari perkataan kasar, tidak mengejek orang lain, dan tidak memotong pembicaraan.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

🌷 Mendengarkan nasihat Ayah dan Ibu.

🌷 Bertanya dengan sopan ketika membutuhkan bantuan.

🌷 Menjawab pertanyaan tanpa membentak.

🌷 Mengucapkan terima kasih setelah dibantu.

🌷 Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

Mari bersyukur kepada Allah Swt. atas kemampuan kita untuk mendengar dan berbicara.

Alhamdulillah. 🤲💗

🌙 KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

1. Ar-Rahman — Maha Pengasih

Allah Swt. adalah Ar-Rahman, yaitu Maha Pengasih.

Kita dapat menunjukkan kasih sayang kepada keluarga melalui perkataan yang baik dan sikap yang santun.

Contoh:

  • Bertanya kepada Ibu dengan lembut.

  • Menjawab Ayah tanpa membentak.

  • Mendengarkan cerita Adik dengan sabar.

  • Menghibur anggota keluarga yang sedang sedih.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa kasih sayang dapat ditunjukkan melalui perkataan dan perilaku sehari-hari.

2. Al-Latif — Maha Lembut

Allah Swt. adalah Al-Latif, yang mengandung makna Maha Lembut.

Peserta didik belajar membiasakan diri berbicara dengan lembut, memilih kata-kata yang baik, dan menghargai lawan bicara.

Contoh:

Daripada berkata:

“Ambilkan bukuku!”

Kita dapat mengatakan:

“Kak, tolong ambilkan bukuku, ya.”

Melalui contoh tersebut, peserta didik belajar menyampaikan keinginan dengan bahasa yang lebih santun.

3. As-Sami' — Maha Mendengar

Allah Swt. adalah As-Sami', yaitu Maha Mendengar.

Peserta didik belajar membiasakan diri mendengarkan orang lain ketika berbicara.

Contoh:

  • Mendengarkan Ibu ketika memberikan nasihat.

  • Menyimak penjelasan guru.

  • Mendengarkan jawaban teman sampai selesai.

  • Tidak berbicara sendiri ketika orang lain sedang berbicara.

Melalui kegiatan ini, peserta didik memahami pentingnya menyimak dengan baik sebagai bagian dari komunikasi yang santun.

📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Percakapan

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan dan menerima informasi.

Percakapan dapat dilakukan di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar.

Contoh percakapan dalam keluarga:

  • Anak berbicara dengan Ibu.

  • Ayah bertanya kepada anak.

  • Kakak berbicara dengan Adik.

  • Anggota keluarga berdiskusi tentang kegiatan di rumah.

Dalam percakapan, kita perlu mendengarkan dan berbicara secara bergantian.

2. Mengenal Kegiatan Menyimak

Menyimak adalah mendengarkan dengan sungguh-sungguh agar kita memahami informasi yang disampaikan.

Ketika menyimak percakapan, kita perlu:

  1. Memusatkan perhatian kepada orang yang berbicara.

  2. Mendengarkan perkataan sampai selesai.

  3. Memahami isi percakapan.

  4. Mengingat informasi penting.

  5. Menjawab pertanyaan sesuai dengan informasi yang didengar.

Contoh:

Ibu berkata, “Besok kita akan mengunjungi Nenek.”

Informasi yang dapat kita temukan:

  • Siapa yang akan dikunjungi? Nenek.

  • Kapan akan berkunjung? Besok.

Dengan menyimak secara saksama, kita dapat memahami informasi dalam percakapan.

3. Mengenal Kalimat Tanya

Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu atau memperoleh informasi.

Kalimat tanya biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?).

Ada beberapa kata tanya yang sering digunakan.

Kata TanyaKegunaanContoh
ApaMenanyakan benda atau sesuatuApa makanan kesukaanmu?
SiapaMenanyakan orangSiapa yang memasak?
Di manaMenanyakan tempatDi mana Ayah bekerja?
KapanMenanyakan waktuKapan kita pergi?
MengapaMenanyakan alasanMengapa kamu tersenyum?
BagaimanaMenanyakan keadaan atau caraBagaimana kabarmu?

Contoh kalimat tanya yang santun:

  • “Bu, bolehkah saya bertanya?”

  • “Ayah, kapan kita pergi ke rumah Nenek?”

  • “Kak, bolehkah saya meminjam pensil?”

  • “Ibu, apa yang bisa saya bantu?”

Ketika bertanya, gunakan suara yang baik dan kata-kata yang sopan.

4. Mengenal Kalimat Jawaban

Kalimat jawaban adalah kalimat yang digunakan untuk menanggapi pertanyaan atau memberikan informasi.

Jawaban harus sesuai dengan pertanyaan yang diajukan.

Perhatikan contoh berikut!

Kalimat TanyaKalimat Jawaban
Apa makanan kesukaanmu?Makanan kesukaan saya adalah bakso.
Siapa yang mengantar kamu ke sekolah?Ayah yang mengantar saya.
Di mana kamu belajar?Saya belajar di sekolah.
Kapan kita makan malam?Kita makan malam nanti.
Bagaimana kabarmu?Kabar saya baik, terima kasih.

Ketika menjawab, kita perlu berbicara dengan jelas, sopan, dan tidak membentak.

5. Menggunakan Bahasa yang Santun

Bahasa santun adalah bahasa yang baik dan sopan ketika digunakan untuk berbicara kepada orang lain.

Ada beberapa kata santun yang perlu kita biasakan.

🌷 Tolong

Digunakan ketika meminta bantuan.

Contoh: “Tolong bantu saya, ya.”

🌷 Terima kasih

Diucapkan setelah menerima bantuan.

Contoh: “Terima kasih, Bu.”

🌷 Maaf

Diucapkan ketika melakukan kesalahan.

Contoh: “Maaf, saya tidak sengaja.”

🌷 Permisi

Digunakan ketika meminta izin atau melewati orang lain.

Contoh: “Permisi, Bu.”

Kita juga dapat menggunakan kata silakan, bolehkah, dan mohon sesuai dengan situasi.

6. Menyimak Percakapan Keluarga

Perhatikan percakapan berikut!

Percakapan Budi dan Ayah

Budi: “Ayah, kapan kita pergi ke taman?”

Ayah: “Kita pergi sore nanti, Budi.”

Budi: “Baik, Ayah. Terima kasih.”

Dari percakapan tersebut, kita dapat menemukan informasi berikut:

  • Tokoh yang berbicara: Budi dan Ayah.

  • Hal yang ditanyakan: Waktu pergi ke taman.

  • Waktu pergi: Sore nanti.

  • Sikap Budi: Berbicara dengan santun.

Melalui contoh tersebut, kita belajar menemukan informasi dari percakapan yang disimak.

7. Berlatih Bertanya dan Menjawab

Untuk berlatih percakapan, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Menentukan topik percakapan.

  2. Menyusun kalimat tanya sederhana.

  3. Mendengarkan pertanyaan teman.

  4. Memberikan jawaban yang sesuai.

  5. Menggunakan kata-kata santun.

  6. Berbicara secara bergantian.

  7. Mengucapkan terima kasih atau menanggapi dengan baik jika diperlukan.

Contoh percakapan:

A: “Halo, Dina. Apa yang kamu lakukan di rumah?”

B: “Saya membantu Ibu merapikan meja.”

A: “Wah, hebat! Terima kasih sudah bercerita.”

B: “Sama-sama.”

Melalui latihan ini, peserta didik belajar bahwa percakapan yang baik membutuhkan pertanyaan yang jelas, jawaban yang sesuai, dan sikap saling menghargai.

✏️ YUK BERLATIH!


💗 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi:

Murid mengerjakan latihan soal tentang menyimak percakapan mengenai kehidupan keluarga untuk memahami isi percakapan, informasi penting, dan sikap yang baik dalam berkomunikasi.

Refleksi Pembelajaran Murid:

Murid dapat menyimak percakapan sederhana tentang kehidupan keluarga dan menjawab pertanyaan sesuai isi percakapan, meskipun beberapa murid masih memerlukan bimbingan.

Tindak Lanjut Guru:

Guru memberikan latihan menyimak percakapan sederhana secara bertahap dan membimbing murid agar lebih teliti dalam memahami isi percakapan serta menjawab pertanyaan dengan tepat.


🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita sudah belajar menyimak percakapan keluarga, menemukan informasi, serta berlatih bertanya dan menjawab dengan bahasa yang santun. 💗

Kita belajar bahwa percakapan yang baik membutuhkan perhatian, kesabaran, dan sikap saling menghargai.

Ingat ya, anak-anak saleh dan salehah:

🌷 Aku mendengarkan ketika orang lain berbicara.

🌷 Aku memahami pertanyaan dan jawaban.

🌷 Aku bertanya dengan sopan.

🌷 Aku menjawab dengan jelas dan santun.

🌷 Aku menggunakan kata-kata yang baik.

🌷 Aku menghargai Ayah, Ibu, guru, dan teman.

🌷 Aku membiasakan berbicara santun di rumah dan di sekolah.

Semoga kita menjadi anak yang santun, penyayang, dan selalu menghormati orang lain.

Mari membiasakan diri menggunakan perkataan yang baik karena perkataan yang santun dapat membuat orang lain merasa dihargai dan disayangi.

Alhamdulillahirabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷



© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu