Selamat pagi, anak-anak hebat! 😊 Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Mari kita awali hari ini dengan senyum, salam, dan semangat!
Sumatif Harian Pendidikan Pancasila ke 1 :
Anak-anak, Allah adalah Al=Khalid, yaitu Maha Menciptakan. Allah menciptakan kita dan memberikan kita tempat tinggal yang indah yaitu indonesia.
sebagai anak indonesia, kita harus menghormati bendera merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan sikap baik dan penuh semangat,
Tujuan Pembelajaran :
1. Peeserta didik dapat mengenal bendera negara (negara indonesia)
2. Peserta didik dapat mengenal lagu kebangsaan Indonesia Raya
Latihan Soal !
1. Bendera negara Indonesia adalah .... a. Merah Putih b. Merah Biru c. Putih Hijau
2. Warna bendera Indonesia terdiri dari .... a. Merah dan kuning b. Merah dan putih c. Biru dan putih
3. Warna merah pada bendera Indonesia terletak di bagian .... a. Atas b. Bawah c. Samping
4. Warna putih pada bendera Indonesia terletak di bagian .... a. Atas b. Bawah c. Tengah
5. Saat upacara bendera, kita harus bersikap .... a. Bermain b. Tertib dan hormat c. Berlari-lari
6. Lagu kebangsaan negara Indonesia adalah .... a. Indonesia Raya b. Hari Merdeka c. Garuda Pancasila
7. Lagu Indonesia Raya dinyanyikan saat .... a. Bermain b. Upacara c. Bersedih
8. Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita sebaiknya .... a. Berbicara dengan teman b. Bermain c. Berdiri dengan sikap tertib
9. Warna merah pada bendera artinya .... a. Berani b. Bersih c. Penakut
10. Sikap yang tepat saat melaksanakan upacara .... a. Bercanda dengan teman b. Tawakan c. Berdiri tegap dan tertib
1. Bendera negara Indonesia adalah bendera ............
2. Warna bendera Indonesia adalah ............ dan ...........
3. Lagu kebangsaan Indonesia adalah............
Kesimpulan :
Sudah kita simak bersama sama, bendera indonesia berwarna merah putih, dibagian atas berwarna merah dan dibagian bawah berwarna putih. serta lagu kebangsaan kita yaitu berjudul lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR Supratman.
MATA PELAJARAN MATEMATIKA
-Capaian Pembelajaran :
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
-Tujuan Pembelajaran :
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 20
Membaca dan menulis bilangan.
Menentukan nilai tempat bilangan.
-MateriPokok :
Mengenal bilangan 1-20
Lambang bilangan sampai 20
Nilai tempat bilangan sampai 20
-Model Pembelajaran :
Discovery Learning
-MediaPembelajaran/AlatPeraga :
Video Pembelajaran
-Apersepsi
“Anak-anak, sebelum kita mengerjakan Sumatif Harian 1 hari ini, siapa yang masih ingat pembelajaran kita kemarin? 😊
Kemarin kita belajar tentang bilangan 1 sampai 20. Kita belajar membaca dan menulis bilangan, mengenal lambang bilangan, dan menentukan nilai tempat.
Coba Ibu tanya, angka setelah 9 berapa? Bagus, 10. 😊
Sekarang, bilangan 14 terdiri dari berapa puluhan dan berapa satuan? Betul, 1 puluhan dan 4 satuan.
Jadi, sebelum mengerjakan soal, mari kita ingat kembali pelajaran kita dengan baik. Bacalah soal dengan teliti, kerjakan dengan tenang, dan jangan terburu-buru. Kalau ada soal yang belum dipahami, angkat tangan dan tanyakan kepada Ibu.
Semangat mengerjakan Sumatif Harian 1, anak-anak!
-Materi
a.PenjelasanMateri
Bilangan adalah angka yang digunakan untuk menunjukkan jumlah benda. Kita belajar mengenal bilangan 1 sampai 20.
Bilangan dapat dibaca dan ditulis. Contohnya, angka 5 dibaca lima, angka 10 dibaca sepuluh, dan angka 15 dibaca lima belas.
Lambang bilangan adalah bentuk angka dari suatu bilangan. Contohnya, tiga ditulis 3, delapan ditulis 8, dan dua belas ditulis 12.
Bilangan 10 sampai 20 memiliki nilai tempat puluhan dan satuan. Puluhan menunjukkan jumlah kelompok sepuluh, sedangkan satuan menunjukkan jumlah benda yang tersisa.
Contohnya:
12 = 1 puluhan dan 2 satuan
15 = 1 puluhan dan 5 satuan
18 = 1 puluhan dan 8 satuan
20 = 2 puluhan dan 0 satuan
Jadi, dalam belajar bilangan sampai 20, kita perlu mengenal, membaca, menulis, dan menentukan nilai tempat puluhan dan satuan.
Mapel : Bahasa Indonesia, Seni Rupa & Pendidikan Pancasila
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Selamat pagi, anak-anak hebat! 😊 Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Mari kita awali hari ini dengan senyum, salam, dan semangat!
🌷 Kebesaran Allah dalam Menciptakan Manusia
Anak-anak, Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Kuasa. Allah menciptakan semua yang ada di dunia, termasuk manusia.
Allah menciptakan manusia dengan berbagai bentuk, wajah, warna kulit, tinggi badan, dan kemampuan. Ada yang tinggi, ada yang pendek. Ada yang berambut lurus, ada yang berambut keriting. Ada yang pandai menggambar, ada yang pandai berhitung, ada yang pandai bernyanyi, dan ada yang pandai berolahraga. Walaupun kita berbeda-beda, semua manusia adalah ciptaan Allah yang harus kita sayangi dan hormati. Kita tidak boleh mengejek teman karena bentuk tubuh, wajah, atau kemampuannya.Setiap anak memiliki kelebihan dan kemampuan masing-masing. Allah memberikan kemampuan yang berbeda agar kita dapat saling membantu dan melengkapi.
"Allah menciptakan kita berbeda-beda. Perbedaan adalah tanda kebesaran Allah. Oleh karena itu, kita harus bersyukur, saling menyayangi, dan menghargai satu sama lain."
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
-Capaian Pembelajaran :
Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
-Tujuan Pembelajaran :
Murid dapat mengenal simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila
-MateriPokok :
Simbol dan sila-sila Pancasila
-Model Pembelajaran :
Discovery Learning
-MediaPembelajaran/AlatPeraga :
Video Pembelajaran, gambar simbol sila ketiga dan sila keempat
-Apersepsi “Anak-anak, masih ingat pembelajaran kita sebelumnya tentang Pancasila? 😊 Kemarin kita sudah mengenal 5 simbol Pancasila. Coba siapa yang masih ingat?”
⭐Sila ke-1: Bintang ⛓️Sila ke-2: Rantai 🌳Sila ke-3: Pohon beringin 🐂Sila ke-4: Kepala banteng 🌾Sila ke-5: Padi dan kapas
“Hebat! Hari ini kita akan belajar lebih dekat tentang simbol sila ketiga dan sila keempat, serta menghafalkan bunyi sila ketiga dan sila keempat.”
-Materi
a.PenjelasanMateri
Simbol Sila Pertama dan Sila Kedua Pancasila
A. Mengenal Pancasila
Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Pancasila memiliki 5 sila. Setiap sila mempunyai simbol yang berbeda-beda.
Hari ini kita akan belajar lebih dalam tentang sila pertama dan sila kedua Pancasila, yaitu mengenal simbol, bunyi sila, arti sederhana, dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
🌳 Sila Ketiga – Persatuan Indonesia
Simbol: Pohon beringin Artinya: Pohon beringin memiliki banyak cabang dan akar yang kuat. Ini menggambarkan persatuan dan tempat berlindung bersama.
Contoh sikap:
Bermain bersama dengan rukun.
Tidak membeda-bedakan teman.
Saling membantu.
Menjaga persatuan kelas.
🐂 Sila Keempat
Simbol: Kepala banteng Artinya: Banteng adalah hewan yang suka berkumpul. Ini menggambarkan kebersamaan dan musyawarah.
Contoh sikap:
Mendengarkan pendapat teman.
Tidak memaksakan kehendak.
Berdiskusi bersama.
Menerima keputusan bersama.
b.VideoPembelajaran(linkVideoPembelajaran)
c.LKPD
-KesimpulanMateri
-Sila ketiga mengajarkan kita untuk bersatu, hidup rukun, dan saling menyayangi walaupun berbeda. Sila keempat mengajarkan kita untuk bermusyawarah, mendengarkan pendapat orang lain, dan mengambil keputusan bersama. Dengan menerapkan kedua sila tersebut, kita dapat menjadi anak yang rukun, kompak, dan suka bekerja sama.
Beberapa siswa masih tertukar antara simbol sila ketiga dan sila keempat. Ada juga siswa yang masih perlu dibantu memahami makna sila dengan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
Rencana Tindak Lanjut
Guru akan mengulang kembali materi dengan gambar, contoh sederhana, dan kegiatan sehari-hari. Siswa yang belum paham akan diberikan bimbingan dan latihan tambahan.
Jumlah Siswa yang Hadir dan Tidak Hadir
Hadir: 28 siswa
Tidak hadir: 0 siswa
Jumlah Siswa yang Paham dan Tidak Paham
Paham: 24 siswa
Belum paham: 4 siswa
MATA PELAJARAN Bahasa Indonesia (Sumatif Harian ke 1)
Cp :
- mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengidentifikasi huruf abjad A–Z, baik huruf kapital maupun huruf kecil.
-membaca kata dan kalimat sederhana dengan lancar serta memahami makna informasi yang berkaitan dengan cara menjaga kebersihan dan kesehatan diri.
Kriteria Pembelajaran :
- Peserta didik mampu mengenali dan menyebutkan huruf A–Z yang ditampilkan dengan benar.
- Peserta didik mampu mengenali dan membaca kata-kata sederhana yang berkaitan dengan kebersihan diri seperti mandi, sabun, sikat gigi, cuci tangan dan kuku.
TP :
1. Mengenal dan menyebutkan huruf abjad A–Z dengan benar.
2. Peserta didik mampu Membaca kalimat sederhana tentang cara menjaga kebersihan diri
Materi Pokok : Membaca Kalimat Sederhana tentang Cara Menjaga Kebersihan Diri
Metode pembelajaran : Tanya jawab, penugasan
Media pembelajaran : Video pembelajaran, gambar/poster alat peraga nyata.
Yuk kita simak!💡
Anak-anak, coba perhatikan anggota tubuh kita begitu sempurna Allah menciptaka, kita wajib menysukuri nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada kita.
"Allah SWT memberikan tubuh yang harus kita jaga dan rawat. Menjaga kebersihan diri adalah kebiasaan baik yang perlu dilakukan setiap hari. Hari ini kita akan membaca bacaan sederhana dan menemukan informasi tentang cara menjaga kebersihan diri."
Di pertemuan sebelumnya kita telah membahas tentang kosa kata yang berkaitan dengan kebersihan diri. dan hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian ke 1 pastinya anak- anak sudah belajar ya.
Ringkasan Materi
Mengenal Huruf Abjad
Huruf abjad digunakan untuk membaca dan menulis. Huruf abjad terdiri dari 26 huruf, yaitu:
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Mengenal Bunyi Huruf
Setiap huruf mempunyai bunyi.
Contoh:
A berbunyi /a/ seperti pada apel
B berbunyi /b/ seperti pada bola
C berbunyi /c/ seperti pada cicak
D berbunyi /d/ seperti pada dadu
M berbunyi /m/ seperti pada mata
🌟 A. Apa Itu Kebersihan Diri?
Kebersihan diri adalah menjaga tubuh agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Kita juga belajar mengenal dan membaca kosa kata yang berhubungan dengan kebersihan diri, seperti mandi, sabun, sikat gigi, pasta gigi, sampo, kuku, tangan, bersih, dan sehat. Kita harus membiasakan diri menjaga kebersihan agar selalu hidup sehat dan nyaman.
Latihan Soal :
1. Huruf setelah A adalah .... a. B b. C c. D
2. Manakah huruf kapital dari “b”? a. d b. B c. p
3. Kata “apel” diawali dengan huruf .... a. A b. I c. E
4. Huruf manakah yang tepat untuk melengkapi kata berikut? _ola a. B b. M c. S
5. Pasangan huruf yang benar adalah .... a. A – c b. B – b
c. D - d
6. Sebelum makan, kita harus mencuci .... a. kaki b. tangan c. rambut
7. Agar gigi tetap bersih, kita harus rajin .... a. menyikat gigi b. bermain c. tidur
8. Kapan kita sebaiknya mandi? a. Saat tubuh kotor b. Saat sedang makan c. Saat sedang belajar
9. Kuku yang panjang dan kotor sebaiknya .... a. dibiarkan b. dipotong dan dibersihkan c. dicoret
10. Setelah bermain di luar, sebaiknya kita .... a. langsung tidur b. mencuci tangan dan kaki c. bermain lagi
Saat mengerjakan Sumatif Harian 1, beberapa anak masih bingung cara menjawab soal pilihan ganda dan isian. Anak-anak masih membutuhkan arahan dari guru dalam memahami dan mengerjakan soal. Setelah selesai, soal dibahas bersama-sama dengan guru.
Rencana Tindak Lanjut
Guru akan memberikan latihan soal sederhana secara bertahap dan membimbing anak dalam memahami cara menjawab soal pilihan ganda dan isian. Pembahasan soal juga akan dilakukan bersama agar anak lebih memahami kesalahannya.
Jumlah Siswa yang Hadir dan Tidak Hadir
Siswa hadir: 28 anak Siswa tidak hadir: 0 anak
Jumlah Siswa yang Mandiri dan Dalam bimbingan
Siswa yang mandiri : 23 anak Siswa yang dalam bimbingan guru : 5 anak
MATA PELAJARAN SENI RUPA
Cp : Mengalami (experiencing) ; Mengenali dan menyebutkan unsur unsur rupa dalam benda benda di sekitar/karya seni rupa
TP :
1. Mengenali unsur unsur rupa dalam benda benda di sekitar
Kriteria pembelajaran :
Mengenali unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda atau karya seni, seperti titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur.
Metode pembelajaran : Tanya jawab, penugasan
Media pembelajaran : Video pembelajaran, benda konkret di sekitar dan contoh benda bergambar
🎨 MEMBUAT KARYA SENI SEDERHANA
A. Apa Itu Karya Seni?
Karya seni adalah hasil karya yang dibuat untuk mengungkapkan ide, perasaan, dan kreativitas.
Kita dapat membuat karya seni menggunakan berbagai unsur rupa, seperti:
Titik – Garis – Bentuk – Warna – Tekstur
Kita dapat membuat karya seni dengan menggunakan alat dan bahan yang sederhana.
B. Unsur Rupa dalam Karya Seni
Sebelum membuat karya seni, mari kita ingat kembali unsur-unsur rupa.
1. Titik
Titik merupakan bagian kecil dalam sebuah gambar.
Contoh: • • • • •
Titik dapat digunakan untuk membuat pola atau hiasan.
2. Garis
Garis adalah goresan yang memanjang.
Contoh:
─ Garis lurus
〰 Garis lengkung
///\ Garis zig-zag
Garis dapat digunakan untuk membuat gambar.
3. Bentuk
Bentuk adalah wujud suatu benda.
Contoh:
○ Lingkaran
□ Persegi
△ Segitiga
▭ Persegi panjang
4. Warna
Warna membuat karya seni menjadi lebih indah.
Contohnya: merah, kuning, biru, hijau, oranye, dan ungu.
5. Tekstur
Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda.
C. Membuat Karya Seni dari Unsur Rupa
Kita dapat menggabungkan beberapa unsur rupa untuk membuat karya seni sederhana.
Misalnya membuat gambar taman bunga.
Dalam gambar tersebut kita dapat menggunakan:
Titik untuk membuat bagian tengah bunga.
Garis untuk membuat batang dan daun.
Bentuk untuk membuat bunga, matahari, dan awan.
Warna untuk membuat gambar menjadi indah.
Tekstur untuk memberikan kesan pada rumput atau batang pohon.
Beberapa anak masih bingung dalam menggambar pemandangan sesuai contoh. Ada juga yang membutuhkan bantuan saat memilih dan mencampurkan warna. Sebagian anak masih kurang percaya diri untuk menambahkan hiasan sendiri pada gambarnya.
Rencana Tindak Lanjut
Guru akan memberikan contoh gambar yang lebih sederhana dan membimbing anak secara bertahap. Anak juga akan diberikan kesempatan untuk berlatih menggambar dan mewarnai dengan lebih bebas agar semakin percaya diri dan kreatif.