Senin, 19 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 1.B - PAK

IDENTITAS

Nama Guru: Resky Kusumawardati S.Pd.

Hari/Tanggal: Selasa, 20 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/1B

Mata Pelajaran: Pendidikan Antikorupsi

Materi: Mengenal Perilaku Disiplin

Pertemuan Ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    


🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah! 🌟

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.

Anak-anak, siapa yang tadi pagi datang ke sekolah tepat waktu? Siapa yang sudah memakai seragam dengan rapi? Apakah kalian selalu mengembalikan mainan setelah selesai digunakan?

Nah, kebiasaan tersebut berhubungan dengan perilaku disiplin. Hari ini kita akan belajar mengenal arti disiplin, contoh perilaku disiplin, dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk, belajar dengan semangat dan tunjukkan sikap disiplin mulai dari diri sendiri! 🥰


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mengenal perilaku disiplin sebagai salah satu nilai dalam pendidikan antikorupsi serta mampu menunjukkan kebiasaan menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan arti disiplin dengan bahasa sederhana.

  2. Menyebutkan contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.

  3. Membedakan perilaku disiplin dan tidak disiplin.

  4. Menjelaskan manfaat membiasakan perilaku disiplin.

  5. Mempraktikkan perilaku disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Peserta didik belajar menyadari pentingnya mematuhi aturan, menghargai waktu, dan melaksanakan tugas dengan tertib.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan perilaku disiplin dengan kebiasaan sehari-hari, seperti datang ke sekolah tepat waktu, mengantre, mengerjakan tugas, dan merapikan barang setelah digunakan.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui cerita sederhana, tanya jawab, mengamati contoh perilaku, permainan memilih tindakan yang benar, dan bermain peran.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian perilaku disiplin.

  2. Mengidentifikasi contoh perilaku disiplin dan tidak disiplin.

  3. Menjelaskan manfaat menaati aturan dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Membiasakan perilaku disiplin di rumah dan di sekolah.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Discovery Learning.

Metode Pembelajaran: Tanya jawab, bercerita, mengamati, diskusi sederhana, bermain peran, dan latihan.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN

  • Gambar perilaku disiplin dan tidak disiplin.

  • Kartu situasi.

  • Papan tulis.

  • Buku dan alat tulis.

  • LKPD atau lembar latihan.


🌼 APERSEPSI

Guru mengajak peserta didik mengingat kebiasaan yang dilakukan sebelum berangkat ke sekolah.

Guru bertanya:

  1. Siapa yang bangun pagi hari ini?

  2. Apakah kalian datang ke sekolah tepat waktu?

  3. Apa yang kalian lakukan setelah selesai bermain?

  4. Mengapa kita harus menaati aturan di sekolah?

Guru kemudian menyampaikan cerita singkat berikut.

Cerita: Rani Anak yang Disiplin

Setiap pagi, Rani bangun tepat waktu. Ia mandi, memakai seragam, sarapan, dan bersiap pergi ke sekolah. Rani berangkat tepat waktu agar tidak terlambat mengikuti pelajaran.

Di sekolah, Rani mendengarkan guru, mengerjakan tugas, mengantre dengan tertib, dan merapikan alat tulis setelah digunakan.

Rani senang membiasakan perilaku disiplin karena ia ingin menjadi anak yang bertanggung jawab.

Pertanyaan setelah mendengarkan cerita:

  • Apakah Rani datang ke sekolah tepat waktu?

  • Apa yang dilakukan Rani setelah menggunakan alat tulis?

  • Menurut kalian, apakah Rani termasuk anak yang disiplin?

Melalui cerita tersebut, peserta didik diajak menemukan arti disiplin dan contoh penerapannya.


🌿 INTEGRASI NILAI KEISLAMAN

Disiplin sebagai Kebiasaan Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, kita diajarkan untuk melakukan hal-hal baik, menaati aturan yang benar, menepati waktu, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.

Kebiasaan disiplin dapat kita tunjukkan melalui tindakan sederhana, seperti melaksanakan ibadah tepat waktu, belajar dengan tertib, menjaga kebersihan, dan menghargai waktu orang lain.

📖 QS. Al-'Asr: 1–3

Surah Al-'Asr mengingatkan kita tentang pentingnya waktu dan melakukan amal saleh.

Kita dapat belajar untuk menggunakan waktu dengan baik, tidak menunda-nunda tugas, dan membiasakan diri melakukan perbuatan yang bermanfaat.

Pesan untuk anak-anak:

Yuk, gunakan waktu dengan baik, patuhi aturan yang benar, dan lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab. 🌷

🎬 VIDEO PEMBELAJARAN

Yuk, simak video pembelajaran tentang percakapan sederhana berikut!


Setelah menonton video, perhatikan siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, dan bagaimana mereka saling memberikan tanggapan.


📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Disiplin?

Disiplin adalah sikap menaati aturan dan melakukan sesuatu dengan tertib serta tepat waktu.

Anak yang disiplin berusaha menjalankan kewajibannya dengan baik dan tidak sengaja melanggar aturan.

Contohnya, datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, mengerjakan tugas, dan mengantre ketika membeli makanan.

Disiplin harus dibiasakan setiap hari, baik di rumah maupun di sekolah.

2. Contoh Perilaku Disiplin di Rumah

Anak-anak dapat menunjukkan perilaku disiplin di rumah dengan cara:

  • Bangun pagi tepat waktu.

  • Merapikan tempat tidur.

  • Mandi dan memakai pakaian dengan rapi.

  • Belajar sesuai jadwal.

  • Merapikan mainan setelah bermain.

  • Menyimpan barang pada tempatnya.

  • Membantu orang tua sesuai kemampuan.

Dengan membiasakan perilaku tersebut, kita belajar menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.

3. Contoh Perilaku Disiplin di Sekolah

Di sekolah, perilaku disiplin dapat dilakukan dengan cara:

  • Datang ke sekolah tepat waktu.

  • Memakai seragam sesuai aturan.

  • Berdoa sebelum belajar.

  • Mendengarkan guru ketika menjelaskan.

  • Mengangkat tangan sebelum berbicara.

  • Mengantre dengan tertib.

  • Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Menjaga alat belajar.

  • Mengembalikan barang yang telah digunakan ke tempatnya.

Anak yang disiplin membantu menciptakan suasana belajar yang tertib, nyaman, dan menyenangkan.

4. Perilaku Disiplin dan Tidak Disiplin

Perhatikan perbedaan perilaku berikut!

Perilaku Disiplin ✅Perilaku Tidak Disiplin ❌
Datang ke sekolah tepat waktu.Sengaja datang terlambat tanpa alasan yang tepat.
Mengantre dengan tertib.Menyerobot antrean.
Mengerjakan tugas sesuai waktu yang ditentukan.Sengaja mengabaikan tugas.
Mendengarkan guru ketika menjelaskan.Mengganggu teman yang sedang belajar.
Merapikan mainan setelah bermain.Membiarkan mainan berserakan.
Mematuhi aturan kelas.Sengaja melanggar aturan kelas.

Ingat, anak-anak! Disiplin bukan berarti kita tidak pernah melakukan kesalahan. Jika melakukan kesalahan, kita harus berani mengakuinya, memperbaikinya, dan berusaha tidak mengulanginya.

5. Apa Manfaat Berperilaku Disiplin?

Berperilaku disiplin memiliki banyak manfaat, antara lain:

🌟 Kegiatan menjadi tertib. Semua orang dapat menjalankan kegiatan dengan baik.

⏰ Waktu digunakan dengan baik. Kita dapat menyelesaikan kegiatan sesuai jadwal.

📚 Belajar menjadi nyaman. Kelas yang tertib membantu kita berkonsentrasi.

🤝 Orang lain merasa dihargai. Kita belajar mengantre, mengikuti aturan, dan tidak mengganggu teman.

💗 Menjadi anak yang bertanggung jawab. Kita terbiasa menyelesaikan tugas dan menjaga barang yang digunakan.

6. Apa Hubungan Disiplin dengan Pendidikan Antikorupsi?

Pendidikan antikorupsi mengajarkan kita membiasakan nilai-nilai baik sejak kecil. Salah satunya adalah disiplin.

Sikap disiplin membantu kita menaati aturan, menghargai waktu, dan menjalankan kewajiban dengan bertanggung jawab.

Contohnya, ketika diberi tugas oleh guru, kita mengerjakannya dengan jujur dan sesuai waktu yang ditentukan. Ketika mengantre, kita menunggu giliran dan tidak mengambil hak orang lain.

Kebiasaan sederhana tersebut membantu kita tumbuh menjadi pribadi yang tertib, jujur, dan bertanggung jawab.


🎲 KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan 1 — Ayo Pilih Perilaku yang Benar!

Guru membacakan beberapa situasi. Peserta didik menyebutkan apakah tindakan tersebut termasuk disiplin atau tidak disiplin.

  1. Dita datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Beni mengembalikan pensil ke tempatnya setelah digunakan.

  3. Riko menyerobot antrean teman.

  4. Siti mengerjakan tugas sesuai petunjuk guru.

  5. Dani membiarkan sampah berserakan di kelas.

Peserta didik memberikan alasan sederhana atas pilihan mereka.


✏️ YUK BERLATIH!

Anak-anak shalih dan shalihah, bacalah pertanyaan berikut dengan teliti. Jawablah menggunakan kalimat sederhana.

1. Apa yang dimaksud dengan disiplin?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

2. Sebutkan satu contoh perilaku disiplin di rumah!

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

3. Sebutkan satu contoh perilaku disiplin di sekolah!

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

4. Apa yang harus kita lakukan setelah selesai bermain?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

5. Mengapa kita harus menaati aturan?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................


🌷 REFLEKSI PEMBELAJARAN

Mari kita ingat kembali pelajaran hari ini.

Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut.

  1. Apa yang kalian pelajari hari ini?

  2. Apakah kalian sudah datang ke sekolah tepat waktu?

  3. Apakah kalian sudah merapikan barang setelah digunakan?

  4. Kebiasaan disiplin apa yang akan kalian lakukan mulai hari ini?

Peserta didik diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman dan kebiasaan baik yang ingin mereka tingkatkan.


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI

📖 Kesimpulan Materi

💗 Refleksi Peserta Didik


🌼 Tindak Lanjut Guru


🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang perilaku disiplin dalam pendidikan antikorupsi.

Kita telah mengenal arti disiplin, contoh perilaku disiplin di rumah dan di sekolah, serta manfaat menaati aturan.

Mari kita biasakan datang tepat waktu, mengerjakan tugas, mengantre dengan tertib, dan merapikan barang setelah digunakan. Jangan lupa, anak yang disiplin juga mau memperbaiki kesalahan dan bertanggung jawab atas tindakannya.

Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, disiplin, jujur, tertib, dan bertanggung jawab. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Senin, 19 Oktober 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

IDENTITAS

Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Senin, 19 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/1B

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Materi: Menyimak Berbagai Contoh Percakapan Sederhana untuk Menemukan Pengertian, Tujuan, dan Unsur Percakapan

Pertemuan Ke: 13

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    


🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa bersama. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.

Anak-anak, siapa yang tadi pagi sudah berbicara dengan ibu, ayah, atau teman? Apa yang kalian bicarakan? Ketika teman berbicara, apakah kita perlu mendengarkannya?

Nah, hari ini kita akan belajar tentang percakapan sederhana. Kita akan mengenal pengertian percakapan, tujuan percakapan, unsur-unsur percakapan, serta cara menyimak dan berbicara dengan sopan.

Yuk, belajar dengan semangat! 🥰


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menyimak dan memahami informasi dari percakapan sederhana yang disampaikan secara lisan serta mengenali informasi penting yang terdapat dalam percakapan.

Peserta didik mampu memberikan respons sederhana terhadap percakapan yang disimak dengan menggunakan bahasa yang santun.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyimak percakapan sederhana dengan baik.

  2. Menjelaskan pengertian dan tujuan percakapan menggunakan bahasa sederhana.

  3. Mengenali orang yang terlibat, topik, dan isi percakapan.

  4. Menemukan informasi sederhana dari percakapan yang didengarkan.

  5. Menunjukkan sikap sopan ketika menyimak dan berbicara.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Peserta didik belajar memperhatikan percakapan dengan tenang, mendengarkan orang yang sedang berbicara, tidak memotong pembicaraan, dan berusaha memahami informasi yang disampaikan.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, seperti berbicara dengan orang tua, guru, dan teman. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa percakapan membantu kita bertanya, menjawab, dan menyampaikan informasi.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan menyimak percakapan, mengamati gambar, menjawab pertanyaan, menebak isi percakapan, dan bermain peran sederhana bersama teman.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Menyimak contoh percakapan sederhana yang disampaikan guru.

  2. Mengenal pengertian dan tujuan percakapan.

  3. Mengidentifikasi orang yang berbicara, penyimak, topik, dan isi percakapan.

  4. Menemukan informasi sederhana serta menunjukkan sikap sopan dalam percakapan.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Discovery Learning.

Metode Pembelajaran: Menyimak, tanya jawab, mengamati, demonstrasi, diskusi sederhana, bermain peran, latihan, dan penugasan.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN

  • Gambar dua orang sedang berbicara.

  • Kartu percakapan.

  • Teks percakapan sederhana.

  • Poster pembelajaran.

  • LKPD.

  • Video pembelajaran percakapan sederhana.


🌼 APERSEPSI

Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka mengingat pengalaman berbicara dalam kehidupan sehari-hari.

Guru bertanya:

  1. Siapa yang tadi berbicara dengan ibu atau ayah?

  2. Apa yang kalian bicarakan?

  3. Ketika teman berbicara, apa yang sebaiknya kita lakukan?

Selanjutnya, dua peserta didik diminta mempraktikkan percakapan berikut.

A: “Hai, Budi. Apa kabar?”

B: “Aku baik. Terima kasih.”

Setelah itu, guru mengajukan pertanyaan:

  • Siapa saja yang berbicara?

  • Apa yang mereka bicarakan?

  • Apakah mereka saling mendengarkan?

Guru menjelaskan bahwa kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih disebut percakapan. Untuk memahami percakapan, kita perlu mendengarkan dengan baik.


🌿 INTEGRASI ASMAUL HUSNA

1. As-Sami’ — Allah Maha Mendengar

Allah Swt. Maha Mendengar segala sesuatu. Oleh karena itu, kita perlu membiasakan diri mendengarkan orang lain dengan baik.

Sikap yang perlu kita biasakan:

  • Mendengarkan guru ketika menjelaskan.

  • Mendengarkan teman ketika berbicara.

  • Tidak memotong pembicaraan.

  • Menjawab pertanyaan dengan sopan.

2. Al-‘Alim — Allah Maha Mengetahui

Allah Swt. Maha Mengetahui segala sesuatu. Dengan belajar dan menyimak secara sungguh-sungguh, kita dapat memperoleh pengetahuan dan memahami informasi yang disampaikan orang lain.

📖 Ayat Al-Qur’an

QS. Al-‘Alaq: 1

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

Artinya: “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.”

Ayat ini mengingatkan kita untuk terus belajar dan menambah pengetahuan.


🎬 VIDEO PEMBELAJARAN

Yuk, simak video pembelajaran tentang percakapan sederhana berikut!

Setelah menonton video, perhatikan siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, dan bagaimana mereka saling memberikan tanggapan.


📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Pengertian Percakapan

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih.

Dalam percakapan, orang saling berbicara dan mendengarkan. Percakapan dapat dilakukan di rumah, di sekolah, maupun di tempat lain.

Contoh percakapan:

Siti: “Apa yang sedang kamu lakukan?”

Alya: “Aku sedang membaca buku.”

Percakapan tersebut dilakukan oleh Siti dan Alya. Siti bertanya, sedangkan Alya menjawab pertanyaan Siti.

2. Tujuan Percakapan

Percakapan dilakukan untuk menyampaikan atau memperoleh informasi.

Tujuan percakapan dapat berupa:

  • Bertanya.

  • Menjawab pertanyaan.

  • Menyampaikan informasi.

  • Meminta bantuan.

  • Mengajak seseorang.

  • Menyampaikan pendapat.

  • Menyapa teman.

Contoh percakapan:

Ibu: “Sudahkah kamu makan?”

Budi: “Sudah, Bu.”

Percakapan tersebut bertujuan untuk menanyakan apakah Budi sudah makan.

3. Unsur-Unsur Percakapan

Dalam percakapan sederhana, terdapat beberapa unsur penting.

👧👦 A. Orang yang Berbicara

Orang yang berbicara adalah orang yang menyampaikan sesuatu dalam percakapan.

Contoh: Siti dan Rani sedang berbicara. Siti dan Rani merupakan orang yang terlibat dalam percakapan.

💬 B. Topik Pembicaraan

Topik pembicaraan adalah hal yang sedang dibicarakan.

Contoh: Siti dan Rani berbicara tentang buku. Jadi, topik percakapan mereka adalah buku.

🗣️ C. Isi Pembicaraan

Isi pembicaraan adalah hal atau informasi yang disampaikan oleh orang-orang dalam percakapan.

Contoh:

Siti: “Buku apa yang kamu baca?”

Rani: “Aku membaca buku cerita.”

Isi percakapan tersebut adalah tentang buku yang sedang dibaca Rani.

👂 D. Penyimak

Penyimak adalah orang yang mendengarkan ketika orang lain berbicara.

Saat teman sedang berbicara, kita perlu menjadi penyimak yang baik dengan memperhatikan dan mendengarkan perkataannya.

4. Sikap yang Baik Saat Menyimak Percakapan

Anak-anak, ketika menyimak percakapan, kita perlu melakukan hal-hal berikut.

👂 Mendengarkan dengan baik. Kita memperhatikan perkataan orang lain.

👀 Memperhatikan pembicara. Kita tidak sibuk melakukan kegiatan lain ketika orang berbicara.

🤫 Tidak berbicara sendiri. Kita memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyampaikan perkataannya.

🙋 Menunggu giliran berbicara. Kita tidak memotong pembicaraan orang lain.

😊 Menghargai orang yang berbicara. Kita mendengarkan dan memberikan tanggapan dengan baik.

5. Menggunakan Bahasa yang Sopan

Ketika berbicara dengan orang lain, kita harus menggunakan kata-kata yang sopan.

Contoh kata-kata sopan:

  • Tolong

  • Maaf

  • Terima kasih

  • Permisi

  • Silakan

Contoh percakapan:

Budi: “Tolong ambilkan pensilku.”

Raka: “Baik.”

Budi: “Terima kasih.”

Raka: “Sama-sama.”

Budi telah menggunakan kata tolong dan terima kasih dengan tepat. Kata-kata tersebut menunjukkan sikap menghargai orang lain.


💬 CONTOH PERCAKAPAN SEDERHANA

Percakapan 1 — Dengan Teman

Alya: “Hai, Siti!”

Siti: “Hai, Alya!”

Alya: “Kamu membawa bekal?”

Siti: “Iya. Aku membawa roti.”

Alya: “Wah, enak sekali.”

Yuk, jawab pertanyaannya!

  1. Siapa saja yang berbicara?

  2. Apa yang dibicarakan Alya dan Siti?

  3. Apa yang dibawa Siti?

Percakapan 2 — Dengan Guru

Guru: “Anak-anak, apakah sudah siap belajar?”

Murid: “Sudah, Bu Guru.”

Guru: “Mari kita belajar dengan tertib.”

Murid: “Baik, Bu Guru.”

Yuk, jawab pertanyaannya!

  1. Siapa yang berbicara?

  2. Siapa yang mendengarkan perkataan guru?

  3. Apa yang akan dilakukan anak-anak?

Percakapan 3 — Dengan Orang Tua

Ibu: “Dina, sudahkah kamu merapikan tempat tidur?”

Dina: “Sudah, Bu.”

Ibu: “Bagus. Terima kasih.”

Dina: “Sama-sama, Bu.”

Yuk, jawab pertanyaannya!

  1. Siapa saja yang berbicara?

  2. Apa yang ditanyakan Ibu kepada Dina?

  3. Apakah Dina menjawab dengan sopan?


🎧 KEGIATAN MENYIMAK

Anak-anak, sekarang kita akan berlatih menyimak percakapan.

Guru akan membacakan percakapan sebanyak dua kali. Dengarkan dengan tenang dan perhatikan informasi yang disampaikan.

Percakapan:

Beni: “Rina, apakah kamu sudah mengerjakan tugas?”

Rina: “Sudah, Beni.”

Beni: “Wah, hebat!”

Setelah menyimak, jawablah pertanyaan berikut.

  1. Siapa saja yang berbicara?

  2. Apa yang ditanyakan Beni kepada Rina?

  3. Apa jawaban Rina?

Ingat, jangan terburu-buru menjawab. Dengarkan percakapannya sampai selesai, ya! 🌷


✏️ YUK BERLATIH!

Anak-anak shalih dan shalihah, kerjakan soal berikut dengan teliti. Bacalah soal dengan baik. Untuk pertanyaan tentang percakapan, perhatikan siapa yang berbicara dan apa yang dibicarakan.

A. Pilihan Ganda

1. Percakapan adalah kegiatan ....

a. berlari

b. berbicara

c. tidur

2. Perhatikan percakapan berikut!

Ani: “Apa kabar, Siti?”

Siti: “Aku baik.”

Siapa yang berbicara dalam percakapan tersebut?

a. Ani dan Siti

b. Ani dan Budi

c. Siti dan Rina

3. Saat teman sedang berbicara, kita sebaiknya ....

a. mendengarkan

b. berteriak

c. pergi

4. Perhatikan percakapan berikut!

Ibu: “Tolong rapikan mainanmu.”

Dina: “Baik, Bu.”

Dina berbicara kepada ....

a. guru

b. ibu

c. teman

5. Kata yang sopan digunakan dalam percakapan adalah ....

a. tolong

b. pergi

c. diam

🌷 B. Latihan Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan percakapan?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

2. Sebutkan dua orang yang dapat melakukan percakapan!

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

3. Apa yang harus kita lakukan saat teman berbicara?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

4. Perhatikan percakapan berikut!

Budi: “Apa yang kamu baca?”

Raka: “Aku membaca buku cerita.”

Apa yang sedang dibicarakan Budi dan Raka?

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................

5. Sebutkan satu kata yang sopan dalam percakapan!

Jawab: ....................................................................................

....................................................................................................


🌷 REFLEKSI PEMBELAJARAN

Mari kita ingat kembali apa yang sudah dipelajari hari ini.

Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut.

  1. Apa yang dimaksud dengan percakapan?

  2. Siapa saja yang dapat melakukan percakapan?

  3. Apa yang harus kita lakukan saat orang lain berbicara?

  4. Sebutkan satu kata yang sopan dalam percakapan!

  5. Apakah kamu sudah mendengarkan teman dengan baik hari ini?

Anak-anak boleh menyampaikan jawaban dengan bahasa sederhana. Tidak apa-apa jika masih membutuhkan bantuan, karena kita sedang belajar bersama. 💗


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

📖 Kesimpulan Materi

💗 Refleksi Peserta Didik

🌼 Tindak Lanjut Guru


🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang menyimak berbagai contoh percakapan sederhana untuk menemukan pengertian, tujuan, dan unsur percakapan.

Kita sudah mengetahui bahwa percakapan dilakukan oleh dua orang atau lebih. Kita juga belajar mengenali orang yang berbicara, penyimak, topik, dan isi percakapan.

Mari kita biasakan mendengarkan orang lain dengan baik, menunggu giliran berbicara, tidak memotong pembicaraan, serta menggunakan kata-kata yang sopan.

Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, santun dalam berbicara, senang mendengarkan, rajin belajar, dan selalu menghargai orang lain. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu