Selasa, 08 September 2026

Rabu, 09 September 2026 - 1.B - Seni Rupa

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Seni Rupa

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 09 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal bentuk dasar dalam unsur rupa.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Seni Rupa dengan materi yang sangat menarik, yaitu Memahami Unsur Tekstur dalam Seni Rupa. 🎨✨

📚 Seni Rupa: Memahami Unsur Tekstur dalam Seni Rupa

Anak-anak hebat, pernahkah kalian menyentuh permukaan benda yang berbeda-beda?

Misalnya:

🪨 Batu yang terasa kasar.

🧸 Boneka yang terasa lembut.

🪟 Kaca yang terasa licin.

Setiap benda memiliki permukaan yang berbeda. Perbedaan rasa pada permukaan benda tersebut disebut tekstur.

Hari ini kita akan belajar mengenal tekstur, mengamati benda di sekitar, serta mengetahui bagaimana tekstur digunakan dalam karya seni rupa.

Mari belajar dengan semangat, teliti, dan kreatif! 🎨🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Seni Rupa – Memahami Unsur Tekstur dalam Seni 

💗 Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenali dan memahami unsur-unsur rupa di lingkungan sekitar dan dalam karya seni.

Peserta didik mampu mengamati, membedakan, serta menggunakan berbagai tekstur sederhana sebagai bagian dari pengalaman berkarya seni rupa.


💗 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami dan mengamati unsur tekstur dalam seni rupa melalui kegiatan melihat dan merasakan langsung berbagai benda yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mampu mengamati tekstur benda menggunakan indra penglihatan dan perabaan.

Peserta didik menyadari bahwa setiap benda memiliki permukaan yang berbeda, seperti kasar, halus, lembut, dan licin.

Peserta didik belajar mensyukuri berbagai ciptaan Allah Swt. yang memiliki keunikan masing-masing.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan pembelajaran tekstur dengan benda yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik memahami bahwa tekstur membantu kita mengenali benda dan dapat digunakan dalam karya seni rupa.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan seperti mengamati lingkungan sekolah, menyentuh benda secara langsung, berdiskusi, dan menuliskan hasil pengamatan.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal unsur tekstur dalam seni rupa.
  2. Mengamati berbagai benda yang memiliki tekstur berbeda.
  3. Membedakan tekstur kasar, halus/lembut, dan licin.
  4. Menggunakan indra peraba untuk mengetahui tekstur benda.
  5. Menuliskan hasil pengamatan tekstur benda di sekitar sekolah.
  6. Menunjukkan sikap teliti, mandiri, dan menghargai keindahan ciptaan Allah Swt. 

📚 Materi Pokok

Memahami Unsur Tekstur dalam Seni Rupa

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dirasakan atau dilihat.

Setiap benda memiliki tekstur yang berbeda-beda.

Contohnya:

🪨 Batu memiliki tekstur kasar.

🧸 Boneka memiliki tekstur lembut.

🪟 Kaca memiliki tekstur licin.

Tekstur membuat sebuah benda atau karya seni menjadi lebih menarik.


📖 Metode Pembelajaran

  • Discovery Learning
  • Tanya jawab
  • Demonstrasi
  • Pengamatan langsung
  • Diskusi
  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Gambar benda.
  • Benda nyata di sekitar sekolah.
  • Batu.
  • Daun.
  • Kaca.
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
  • Buku Seni Rupa.

🎨 A. Mengenal Unsur Tekstur dalam Seni Rupa

Anak-anak...

Coba bayangkan ketika kalian menyentuh berbagai benda.

Ada benda yang terasa:

✨ Halus.

✨ Kasar.

✨ Licin.

✨ Lembut.

Rasa yang kita dapatkan ketika menyentuh permukaan benda disebut tekstur.

Allah SWT menciptakan berbagai benda dengan bentuk dan permukaan yang berbeda-beda.

Allah SWT adalah:

Al-Mushawwir
(Zat Yang Maha Membentuk Rupa)

dan

Al-Khaliq
(Yang Maha Menciptakan).

Allah menciptakan setiap benda dengan keindahan dan manfaatnya.

Melalui QS. Al-Mulk ayat 3, Allah mengingatkan bahwa setiap ciptaan-Nya memiliki keseimbangan dan tidak ada yang sia-sia.

Oleh karena itu, kita harus bersyukur atas berbagai ciptaan Allah yang memiliki keunikan masing-masing.


🌱 B. Jenis-Jenis Tekstur

Tekstur dalam seni rupa dapat dibedakan menjadi beberapa jenis.

1. Tekstur Kasar

Tekstur kasar adalah permukaan benda yang terasa tidak rata ketika disentuh.

Contoh:

🪨 Batu.

🌳 Batang pohon.

🧱 Tembok.


2. Tekstur Halus/Lembut

Tekstur halus atau lembut adalah permukaan benda yang terasa nyaman dan lembut ketika disentuh.

Contoh:

🧸 Boneka.

🛏️ Selimut.

🐱 Bulu kucing.


3. Tekstur Licin

Tekstur licin adalah permukaan benda yang terasa halus dan mudah digerakkan saat disentuh.

Contoh:

🪟 Kaca.

🍽️ Piring.

🧴 Botol plastik.

🎬 Mari Kita Simak Video Pembelajaran

Perhatikan video berikut untuk mengenal lebih jauh tentang unsur tekstur dalam seni rupa.

🎨 C. Mengaplikasikan Tekstur Benda di Sekitar Sekolah

Anak-anak hebat...

Setelah kita mengenal berbagai jenis tekstur, sekarang saatnya kita melakukan kegiatan pengamatan langsung.

Di sekitar sekolah terdapat banyak benda yang memiliki tekstur berbeda-beda.

Ada benda yang terasa:

Kasar

Halus/Lembut

Licin

Kita dapat mengetahui tekstur suatu benda dengan cara melihat dan menyentuh langsung permukaannya menggunakan tangan.

Allah SWT menciptakan setiap benda dengan bentuk dan tekstur yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut membuat lingkungan sekitar kita menjadi lebih indah dan bermanfaat.


🏫 D. Mengamati Tekstur Benda di Sekitar Sekolah

Anak-anak, sekarang kita akan melakukan kegiatan mengamati benda yang ada di lingkungan sekolah.

Caranya:

  1. Berjalan dan mengamati benda-benda yang ada di sekitar sekolah dengan tertib.
  2. Memilih beberapa benda yang dapat diamati.
  3. Memegang langsung benda tersebut menggunakan tangan.
  4. Merasakan bagaimana tekstur permukaan benda tersebut.
  5. Menuliskan hasil pengamatan pada lembar jawaban.

Ayo Mengamati!

Carilah benda di sekitar sekolah dan rasakan teksturnya.

Kemudian tuliskan hasil pengamatanmu!

NoNama BendaBagaimana Teksturnya?
1____________________
2____________________
3____________________
4____________________
5____________________

💡 Pertanyaan Setelah Mengamati

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Benda apa yang memiliki tekstur paling kasar?

Jawab: ___________________________

  1. Benda apa yang memiliki tekstur paling halus?

Jawab: ___________________________

  1. Bagaimana cara mengetahui tekstur suatu benda?

Jawab: ___________________________

  1. Apakah semua benda memiliki tekstur yang sama?

Jawab: ___________________________


📋 LKPD Pertemuan 3



🌟 Kesimpulan



🌱 Kesimpulan dan Refleksi Seni Rupa


Kesimpulan Materi:


Refleksi Pembelajaran Murid:


Tindak Lanjut Guru:



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran


Rabu, 09 September 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 09 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal huruf vokal a, i, u, e, o.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu Mengenal dan Menulis Huruf Konsonan. ✏️🔤

📚 Bahasa Indonesia: Mengenal dan Menulis Huruf Konsonan

Anak-anak hebat, tahukah kalian?

Selain huruf vokal, dalam bahasa Indonesia juga terdapat huruf konsonan.

Huruf konsonan adalah huruf selain a, i, u, e, o yang digunakan bersama huruf vokal untuk membentuk suku kata dan kata.

Contohnya:

b + a = ba

m + a = ma

s + a = sa

Hari ini kita akan belajar mengenal bentuk huruf konsonan, membedakannya dengan huruf vokal, serta menulis huruf konsonan dengan benar dan rapi.

Mari belajar dengan semangat dan percaya diri! 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Bahasa Indonesia – Mengenal dan Menulis Huruf Konsonan

💗 Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa.

Peserta didik mampu menulis permulaan dengan benar melalui kegiatan menulis huruf, kata, dan kalimat sederhana.


💗 Tujuan Pembelajaran

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mampu menyadari pentingnya mengenal huruf sebagai dasar untuk membaca dan menulis.

Peserta didik mampu memperhatikan bentuk, bunyi, dan arah goresan huruf konsonan dengan teliti.


Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan huruf konsonan dengan kata-kata sederhana yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik memahami bahwa huruf konsonan digunakan bersama huruf vokal untuk membentuk suku kata dan kata.


Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan menyenangkan seperti permainan kartu huruf, mengelompokkan huruf, menulis huruf, dan menghubungkan huruf dengan gambar.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal huruf konsonan dalam bahasa Indonesia.
  2. Menyebutkan nama-nama huruf konsonan.
  3. Membedakan huruf vokal dan huruf konsonan.
  4. Mengelompokkan huruf berdasarkan jenisnya.
  5. Menulis huruf konsonan dengan bentuk dan arah goresan yang benar.
  6. Menggunakan huruf konsonan untuk membentuk suku kata sederhana. 

📚 Materi Pokok

Mengenal dan Menulis Huruf Konsonan

Huruf dalam bahasa Indonesia terdiri dari:

1. Huruf Vokal

Huruf vokal terdiri dari:

A – I – U – E – O

Huruf vokal dapat bergabung dengan huruf konsonan untuk membentuk suku kata.

Contoh:

ba – bi – bu – be – bo


2. Huruf Konsonan

Huruf konsonan adalah huruf selain huruf vokal.

Contoh huruf konsonan:

B, C, D, F, G, H, J, K, L, M, N, P, R, S, T

Contoh kata:

Bola ⚽

Kucing 🐱

Mata 👀

Sapu 🧹


📖 Metode Pembelajaran

  • Discovery Learning
  • Tanya jawab
  • Demonstrasi
  • Permainan mencari huruf
  • Latihan menulis
  • Diskusi sederhana

🎥 Media Pembelajaran

  • Kartu huruf 
  • Papan tulis.
  • Buku Bahasa Indonesia.
  • Pensil.
  • LKPD.

Bismillahirrahmanirrahim

🌟 Apersepsi

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian.

Misalnya:

🍌 Pisang

⚽ Bola

🐱 Kucing

🌸 Bunga

Guru menunjukkan beberapa gambar benda.

Guru bertanya:

  • Huruf apa yang terdapat pada awal kata bola?
  • Huruf apa yang terdapat pada awal kata kucing?
  • Apakah semua huruf memiliki bentuk yang sama?
  • Selain huruf a, i, u, e, o, apakah kalian mengenal huruf lainnya?

Peserta didik menyebutkan huruf yang mereka ketahui.

Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik.


🎥 Video Pembelajaran Bahasa Indonesia

Mari kita simak video pembelajaran tentang mengenal dan menulis huruf konsonan.


🔤 A. Mengenal Huruf Konsonan

Anak-anak...

Coba perhatikan huruf berikut:

a, b, i, m, u, k, e, s, o

Manakah yang termasuk huruf vokal?

Jawabannya:

a, i, u, e, o

Sedangkan:

b, m, k, s

termasuk huruf konsonan.

Huruf konsonan adalah huruf yang membutuhkan huruf vokal agar dapat membentuk bunyi dan kata.

Contoh:

b + a = ba

m + i = mi

s + u = su


🌱 B. Membedakan Huruf Vokal dan Konsonan

Perhatikan perbedaan berikut:

Huruf VokalHuruf Konsonan
ab
ic
ud
em
os

Huruf vokal:

✨ A, I, U, E, O

Huruf konsonan:

✨ Selain A, I, U, E, O


✏️ C. Menulis Huruf Konsonan

Saat menulis huruf konsonan, kita harus memperhatikan:

  1. Posisi duduk yang baik.
  2. Cara memegang pensil dengan benar.
  3. Arah goresan huruf.
  4. Ukuran huruf.
  5. Kerapian tulisan.

Contoh latihan:

B B B B B

b b b b b


C C C C C

c c c c c


M M M M M

m m m m m


S S S S S

s s s s s


🎲 D. Ayo Bermain “Berburu Huruf”

Guru menyiapkan beberapa kartu huruf.

Peserta didik mencari kartu huruf sesuai instruksi.

Contoh:

Guru berkata:

"Cari huruf konsonan!"

Peserta didik mencari:

B, M, S, K

Kemudian memasukkannya ke kelompok:

🔤 Huruf Vokal

atau

🔤 Huruf Konsonan

Setelah itu peserta didik menjelaskan hasil pengelompokannya.


📋 LKPD Pertemuan 2


🌟 Kesimpulan



🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia


Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Pendidikan Pancasila

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 09 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal simbol dan nilai-nilai Pancasila.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi yang sangat menarik, yaitu Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga. 🇮🇩✨

📚 Pendidikan Pancasila: Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Anak-anak hebat, tahukah kalian?

Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang kebaikan.

Di rumah kita dapat menunjukkan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan sederhana, seperti membantu orang tua, menyayangi anggota keluarga, berdoa bersama, berbagi, dan hidup rukun.

Mari kita belajar menjadi anak yang memiliki sikap baik sesuai nilai-nilai Pancasila. 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚🇮🇩

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Pendidikan Pancasila – Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

💗 Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenal dan memahami nilai-nilai Pancasila serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mampu menunjukkan sikap sesuai nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.


💗 Tujuan Pembelajaran

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mampu menyadari pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik memahami bahwa sikap membantu, menghormati, menyayangi, dan bekerja sama merupakan bentuk perilaku baik yang sesuai dengan nilai Pancasila.


Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan pengalaman yang dilakukan bersama keluarga.

Peserta didik memahami bahwa kegiatan sederhana seperti membantu orang tua, berbagi, dan hidup rukun dapat menciptakan keluarga yang bahagia.


Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan kartu Pancasila, diskusi kelompok, membuat Pohon Kebaikan, dan menceritakan pengalaman baik bersama keluarga.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal kembali nilai-nilai Pancasila.
  2. Mengidentifikasi contoh perilaku sesuai nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
  3. Menghubungkan kegiatan sehari-hari dengan sila-sila Pancasila.
  4. Menunjukkan sikap membantu, bekerja sama, dan hidup rukun.
  5. Membuat karya sederhana tentang perilaku baik sesuai Pancasila.
  6. Menceritakan hasil karya dan pengalaman menerapkan nilai Pancasila.

📚 Materi Pokok

Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Pancasila bukan hanya dihafalkan, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan keluarga merupakan tempat pertama bagi kita untuk belajar melakukan kebaikan.

Contoh penerapan nilai Pancasila di rumah:

🌱 Berdoa bersama keluarga.

🌱 Membantu pekerjaan rumah.

🌱 Menghormati orang tua.

🌱 Menyayangi kakak dan adik.

🌱 Berbagi makanan.

🌱 Bermain bersama dengan rukun.

🌱 Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

🌱 Mengucapkan terima kasih.


📖 Metode Pembelajaran

  • Discovery Learning
  • Tanya jawab
  • Penugasan 
  • Mengamati

🎥 Media Pembelajaran

  • Gambar kegiatan keluarga.
  • Kartu simbol Pancasila.
  • LKPD.

Bismillahirrahmanirrahim

🌟 Apersepsi

Anak-anak, coba ingat kembali kegiatan kalian di rumah.

Apakah kalian pernah membantu orang tua?

Contohnya:

🧹 Menyapu rumah.

🍽️ Merapikan piring.

🧸 Merapikan mainan.

🍱 Berbagi makanan dengan keluarga.

Guru menunjukkan gambar kegiatan anak membantu keluarga.

Guru bertanya:

  • Siapa yang pernah membantu orang tua di rumah?
  • Apa kegiatan yang kalian lakukan?
  • Bagaimana perasaan orang tua ketika kalian membantu?
  • Mengapa kita harus saling membantu di rumah?

Peserta didik menceritakan pengalaman mereka.

Guru memberikan apresiasi.


🎥 Video Pembelajaran

Mari kita simak video pembelajaran tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.



A. Mengenal Nilai-Nilai Pancasila di Keluarga

Anak-anak...

Pancasila adalah dasar negara Indonesia.

Pancasila memiliki lima sila yang mengajarkan kita untuk melakukan kebaikan.

Nilai-nilai Pancasila dapat kita lakukan mulai dari lingkungan keluarga.

Contohnya:

🙏 Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

Kita dapat menerapkannya dengan:

  • Berdoa sebelum makan.
  • Beribadah.
  • Bersyukur kepada Allah SWT.

🤝 Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Kita dapat menerapkannya dengan:

  • Menyayangi keluarga.
  • Membantu orang lain.
  • Bersikap sopan.
  • Tidak menyakiti saudara 

🏠 Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

Kita dapat menerapkannya dengan:

  • Hidup rukun bersama keluarga.
  • Bermain tanpa bertengkar.
  • Saling membantu.

💬 Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan

Kita dapat menerapkannya dengan:

  • Bermusyawarah bersama keluarga.
  • Mendengarkan pendapat orang lain.

⚖️ Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kita dapat menerapkannya dengan:

  • Berbagi dengan adil.
  • Tidak pilih kasih.
  • Membantu anggota keluarga.
  • Melaksanakan tugas di rumah dengan tanggung jawab.

🌱 B. Perilaku Baik dan Tidak Baik di Rumah

🌷 Perilaku yang sesuai dengan Pancasila:

✅ Membantu orang tua.
✅ Menyayangi saudara.
✅ Berdoa sebelum makan.
✅ Membersihkan rumah bersama.
✅ Mau berbagi.
✅ Mendengarkan pendapat keluarga.
✅ Bermain dengan rukun.

❌ Perilaku yang tidak sesuai dengan Pancasila:

❌ Bertengkar dengan saudara.
❌ Tidak mau membantu orang tua.
❌ Merebut mainan saudara.
❌ Berkata kasar kepada keluarga.
❌ Tidak mau berbagi.
❌ Memaksakan kehendak.

🏠 C. Membiasakan Sikap Baik dalam Keluarga

Setiap hari kita dapat membiasakan:

😊 Tersenyum kepada keluarga.

🤝 Saling membantu.

💬 Berbicara dengan sopan.

🙏 Mengucapkan salam.

❤️ Menyayangi anggota keluarga.

Dengan melakukan kebiasaan baik, rumah menjadi tempat yang nyaman dan penuh kasih sayang.



🎲 D. Ayo Berdiskusi!

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Perbuatan baik apa yang pernah kamu lakukan di rumah?

Jawab: _______________________

  1. Mengapa kita harus membantu orang tua?

Jawab: _______________________

  1. Bagaimana cara membuat keluarga menjadi bahagia?

Jawab: _______________________


📋 LKPD Pertemuan 3


🌟 Kesimpulan



🌱 Kesimpulan dan Refleksi Pendidikan Pancasila


Kesimpulan Materi:


Refleksi Pembelajaran Murid:


Tindak Lanjut Guru:



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran


© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu