Minggu, 27 September 2026

Senin, 28 September 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

 IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Senin, 28 September 2026

Fase/Kelas: 1B / 1

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia

Materi: Mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman

Pertemuan Ke: 10 (2 JP)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    

🌷 PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak, setiap hari kita belajar membaca dan menulis. Saat menulis, terkadang kita bisa salah menulis huruf, kurang huruf, atau menulis kata dengan urutan yang belum tepat.

Karena itu, kita perlu belajar memeriksa dan memperbaiki tulisan dengan teliti. 💗

Kita juga akan belajar melihat tulisan teman dengan baik. Jika ada tulisan yang belum tepat, kita harus membantu dengan sopan dan tidak mengejek.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 🔎✏️

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman, menemukan kesalahan sederhana, memperbaikinya, dan menulis kembali dengan rapi.

Mari kita belajar dengan teliti, tenang, sopan, dan penuh semangat. 🌷✨

Yuk, kita mulai belajar! 💗


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengamati, mengenali, dan memperbaiki hasil tulisan sederhana sendiri dan teman. Peserta didik mampu memperhatikan bentuk huruf, urutan huruf, suku kata, kata sederhana, kerapian, serta kelengkapan tulisan melalui kegiatan mengamati, mencocokkan, menemukan kesalahan, memperbaiki, dan menulis kembali dengan benar.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman dengan tepat melalui kegiatan melihat, membandingkan, menemukan kesalahan sederhana, memberikan saran dengan sopan, dan menulis kembali tulisan yang benar dan rapi.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik belajar mengamati tulisan dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Peserta didik memperhatikan:

✏️ Bentuk huruf.
✏️ Urutan huruf.
✏️ Kelengkapan huruf.
✏️ Susunan suku kata.
✏️ Penulisan kata.
✏️ Kerapian tulisan.

Contoh:

Tulisan:

❌ BOKO

Peserta didik mengamati dan membandingkan dengan kata yang benar:

✅ BUKU

Peserta didik belajar menemukan kesalahan tanpa mengejek tulisan teman.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa memeriksa tulisan membantu kita menghasilkan tulisan yang benar, jelas, dan mudah dibaca.

Peserta didik dapat menghubungkan kegiatan dengan kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Memeriksa nama sendiri.
  • Memeriksa tugas sebelum dikumpulkan.
  • Memeriksa huruf yang ditulis.
  • Membantu teman menemukan kesalahan.
  • Memperbaiki tulisan yang belum tepat.
  • Menulis kembali dengan rapi.

Peserta didik juga belajar bahwa ketika melihat kesalahan teman, kita harus membantu dengan bahasa yang baik dan sopan.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Bermain “Temukan Kesalahannya”.
  • Menulis kembali kata yang benar.
  • Memberikan apresiasi kepada tulisan teman.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal tulisan yang benar dan rapi.
  2. Mengamati bentuk huruf pada tulisan sendiri.
  3. Memeriksa urutan huruf dalam tulisan.
  4. Menemukan huruf yang kurang atau tertukar.
  5. Memeriksa penulisan suku kata sederhana.
  6. Memeriksa penulisan kata sederhana.
  7. Mengamati kerapian tulisan sendiri.
  8. Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan sendiri.
  9. Memperbaiki tulisan sendiri.
  10. Mengamati hasil tulisan teman.
  11. Menemukan kesalahan sederhana pada tulisan teman.
  12. Memberikan saran perbaikan dengan bahasa yang sopan.
  13. Membantu teman memperbaiki tulisan.
  14. Menulis kembali tulisan dengan benar dan rapi.
  15. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, saling membantu, dan menghargai hasil tulisan sendiri dan teman.

💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Discovery Learning

Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab
  • Mengamati
  • Membandingkan
  • Menyimak
  • Penugasan
  • Refleksi

💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

  • Kartu huruf
  • Kartu kata
  • Contoh tulisan benar dan kurang tepat

📌 APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 😊

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba perhatikan tulisan berikut:

BUDI

Sekarang perhatikan tulisan ini:

BUDl

Apakah kedua tulisan tersebut sama?

Coba perhatikan dengan teliti.

Ada bagian yang berbeda.

Hari ini kita akan belajar menjadi “Detektif Tulisan”. 🔎✏️

Kita akan mengamati tulisan sendiri dan tulisan teman.

Jika menemukan kesalahan, kita akan memperbaikinya dengan baik.

Guru bertanya:

“Apakah kita boleh menertawakan tulisan teman?”

Tidak.

“Bagaimana jika tulisan teman masih salah?”

Kita membantu dengan sopan.

Hari ini kita akan belajar:

💗 Mengamati Hasil Tulisan Sendiri

💗 Mengamati dan Memperbaiki Hasil Tulisan Teman


💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Sholih dan sholehah, Allah SWT memberikan kita mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk menulis, dan akal untuk berpikir.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar.

Saat mengamati tulisan, kita belajar menjadi anak yang teliti.

Saat menemukan kesalahan, kita belajar untuk memperbaikinya.

Saat membantu teman, kita belajar untuk peduli dan menyayangi.

Jika tulisan kita belum benar, kita tidak perlu malu.

Kita dapat:

Periksa → Temukan → Perbaiki → Coba lagi.

Mari kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗


💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia dengan kemampuan untuk melihat, berpikir, berbicara, dan belajar.

Kita menggunakan kemampuan tersebut untuk mengamati dan memperbaiki tulisan.

Contoh:

“Aku bersyukur kepada Allah karena dapat melihat dan belajar menulis.”


🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Kita juga belajar menulis dengan tertib dan teratur.

Huruf harus memiliki bentuk dan urutan yang benar.

Contoh:

B – U – K – U

menjadi:

BUKU

Bukan:

B – O – K – O

Dengan belajar tertib, tulisan menjadi lebih mudah dibaca.


🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan kita kesempatan untuk belajar dan mendapatkan ilmu.

Guru dan teman juga membantu kita dalam belajar.

Kita dapat bersyukur dengan belajar sungguh-sungguh dan saling membantu.

Contoh:

“Aku membantu teman memperbaiki tulisannya dengan sopan.”

Alhamdulillah. 🤲💗


🌷 VIDEO PEMBELAJARAN

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:


💗 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengamati Tulisan Sendiri

Setelah menulis, kita perlu melihat kembali tulisan kita.

Perhatikan:

🌷 Apakah bentuk huruf sudah benar?

🌷 Apakah semua huruf sudah lengkap?

🌷 Apakah urutannya benar?

🌷 Apakah tulisannya mudah dibaca?

🌷 Apakah tulisan sudah cukup rapi?

Contoh:

Tulisan:

BUDI

Periksa:

B – U – D – I

Semua huruf sudah lengkap dan urut.

✅ Tulisan sudah benar.


💗 2. Menemukan Kesalahan pada Tulisan Sendiri

Kadang-kadang kita dapat melakukan kesalahan saat menulis.

Contoh:

❌ BOKU

Jika tulisan yang dibuat adalah:

❌ BOKU

Kita memeriksanya.

Seharusnya:

BUKU

Maka kita memperbaikinya.


💗 3. Memperbaiki Tulisan Sendiri

Jika menemukan kesalahan, jangan takut.

Kita dapat menghapus atau menulis kembali.

Contoh:

❌ BOKO

↓

Periksa kembali.

↓

✅ BUKU

Kita belajar untuk tidak mudah menyerah.


💗 4. Mengamati Tulisan Teman

Kita juga dapat belajar dengan melihat tulisan teman.

Saat melihat tulisan teman, kita harus:

👀 Mengamati dengan teliti.

🤫 Tidak mengejek.

💗 Menghargai.

🗣️ Memberikan saran dengan sopan.

Contoh:

Teman menulis:

❌ BOKO

Kita dapat berkata:

“Ayo kita periksa lagi. Sepertinya kata yang benar adalah BUKU.”

Bukan berkata:

❌ “Tulisanmu jelek!”


💗 5. Memperbaiki Tulisan Teman

Jika teman meminta bantuan, kita dapat membantunya.

Contoh:

Tulisan teman:

BA – BI – BU – BO

Jika yang diminta adalah:

BA – BI – BU – BE – BO

Kita dapat mengatakan:

“Sepertinya BE belum ditulis. Yuk, kita tambahkan.”

Kita membantu dengan sopan dan baik hati.


💗 6. Menghargai Tulisan Teman

Setiap anak masih belajar menulis.

Karena itu, kita harus menghargai usaha teman.

Contoh kalimat yang baik:

🌷 “Tulisanmu sudah bagus.”

🌷 “Ayo kita perbaiki bersama.”

🌷 “Kamu sudah berusaha.”

🌷 “Coba tulis kembali dengan lebih rapi.”

Kita tidak boleh:

❌ Mengejek.

❌ Menertawakan.

❌ Mengatakan tulisan teman jelek.


💗 7. Langkah Memeriksa Tulisan

Ingat langkah berikut:

👀 1. LIHAT

Lihat tulisan dengan teliti.

🔎 2. PERIKSA

Cari huruf atau kata yang belum tepat.

✏️ 3. PERBAIKI

Perbaiki kesalahan.

📝 4. TULIS KEMBALI

Tuliskan dengan benar dan rapi.

💗 5. HARGAI

Hargai tulisan sendiri dan tulisan teman.


🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 YUK BERLATIH

1. Pilih tulisan yang benar!
BUKU

BOKO

Jawaban: ______

2. Pilih tulisan yang benar!
SAPI

SEPI

Jawaban: ______

3. Pilih tulisan yang benar!
MEJA

MIJA

Jawaban: ______

4. Pilih tulisan yang benar!
KAKI

KEKI

Jawaban: ______

5. Pilih tulisan yang benar!
 BOLA

 BULA

Jawaban: ______


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi

Refleksi Pembelajaran Murid

Tindak Lanjut Guru

🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang mengamati dan memperbaiki hasil tulisan sendiri dan teman. 🌷

Kita belajar bahwa sebelum menyelesaikan tugas, kita perlu memeriksa tulisan agar tulisan menjadi benar, lengkap, mudah dibaca, dan rapi.

Kita juga belajar bahwa ketika menemukan kesalahan pada tulisan teman, kita harus membantu dengan sopan dan baik hati, bukan mengejek atau menertawakannya. 💗

Mari kita biasakan memeriksa tulisan kita kembali dan selalu menghargai usaha teman.

Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang teliti, percaya diri, rajin, suka membantu, sopan, dan menghargai teman.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin. 🤲✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Senin, 28 September 2026 - 1.B - Matematika

IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Senin, 28 September 2026

Fase/Kelas: A/1B

Mata Pelajaran: Matematika

Materi: Konsep penjumlahan sampai 20 (pengenalan simbol tambah dan menghitung cepat)

Pertemuan Ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    


🌷 PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang benda yang bertambah banyak.

Kemarin kita sering menggunakan kata “ditambah”saat menghitung.

Hari ini kita akan mengenal tanda yang digunakan dalam matematika untuk menggantikan kata “ditambah”.

Tanda tersebut adalah:

+

Tanda ini disebut tanda tambah.

Selain itu, kita juga akan belajar cara berhitung maju agar dapat menjumlahkan bilangan dengan lebih cepat.

Mari kita belajar dengan teliti, berani mencoba, dan penuh semangat. 🌷✨

Yuk, kita mulai belajar! 💗


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal simbol penjumlahan (+), memahami makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan atau menambahkan, serta melakukan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan cara berhitung maju.

Peserta didik mampu menuliskan kalimat penjumlahan sederhana, menentukan hasil penjumlahan, dan menunjukkan sikap teliti serta percaya diri saat melakukan kegiatan berhitung.


💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Hari ini kita belajar:

🌷 Mengenal tanda penjumlahan (+).

🌷 Mengetahui bahwa tanda (+) dibaca “ditambah”.

🌷 Memahami penjumlahan sebagai kegiatan menyatukan atau menambahkan benda atau bilangan.

🌷 Melakukan operasi penjumlahan sampai 20.

🌷 Menggunakan teknik hitung maju untuk menjumlahkan dengan lebih cepat.

🌷 Menuliskan kalimat penjumlahan menggunakan simbol (+).

🌷 Menunjukkan sikap teliti dan percaya diri dalam berhitung.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Saat belajar penjumlahan, kita harus memperhatikan bilangan dengan teliti.

Kita perlu mengetahui:

🔢 Bilangan pertama.

➕ Tanda tambah.

🔢 Bilangan kedua.

🟰 Hasil penjumlahan.

Kita juga belajar menggunakan hitung maju, yaitu melanjutkan hitungan dari bilangan yang lebih besar agar menghitung menjadi lebih cepat.

Contoh:

5 + 3

Mulai dari 5, lalu hitung maju:

6 → 7 → 8

Jadi:

5 + 3 = 8


🌷 Meaningful (Bermakna)

Penjumlahan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya:

Ada 4 buku di meja.

Kemudian datang lagi 3 buku.

Sekarang jumlah bukunya menjadi:

4 + 3 = 7

Jadi, penjumlahan digunakan ketika jumlah benda bertambah atau digabungkan.

Dengan belajar penjumlahan, kita dapat menghitung jumlah benda di sekitar dengan lebih mudah.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Hari ini kita akan belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan.

Kita akan:

🎯 Bermain “Tebak Tanda”.

☝️ Membuat tanda tambah menggunakan jari.

🔢 Bermain menggunakan kartu angka.

🧠 Berlatih hitung maju.

✏️ Menulis kalimat penjumlahan.

🗣️ Menyebutkan hasil penjumlahan secara lisan.

🧩 Mengerjakan LKPD dengan permainan puzzle.


💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Anak-anak, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, Allah SWT akan selalu mengingat dan menjumlahkannya untuk kita.

Seperti tanda tambah (+), pahala kita akan terus bertambah jika kita rajin berbuat baik. 💗

Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

QS. Az-Zalzalah: 7

Dari ayat tersebut, kita belajar untuk selalu melakukan kebaikan, meskipun kebaikan itu kecil.

Semakin banyak kebaikan yang kita lakukan, semakin banyak pula kebaikan yang kita kumpulkan.

Mari kita rajin berbuat baik kepada Allah SWT, guru, orang tua, dan teman. 🤲💗


💗 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Tanda Tambah (+)

Dalam matematika, kita menggunakan simbol (+)untuk menunjukkan penjumlahan.

Simbol (+) dibaca:

“Ditambah”

Contohnya:

3 + 2

Dibaca:

“Tiga ditambah dua.”

Tanda tambah membantu kita menulis penjumlahan dengan lebih singkat.

Kita tidak perlu menuliskan kata “ditambah” secara panjang.

Cukup menggunakan simbol:

+

Yuk simak video pembelajaran berikut ini!




2. Memahami Arti Penjumlahan

Penjumlahan berarti menambahkan atau menggabungkan dua kelompok benda atau dua bilangan.

Contoh:

Ada 4 buku.

Kemudian ditambahkan 3 buku.

Maka:

4 + 3 = 7

Artinya, 4 buku digabung dengan 3 buku sehingga jumlah seluruhnya menjadi 7 buku.

Jadi:

4 + 3 = 7


3. Mengenal Cara Menulis Kalimat Penjumlahan

Saat menulis penjumlahan, kita menggunakan:

Bilangan + Bilangan = Hasil

Contoh:

2 + 4 = 6

5 + 3 = 8

7 + 2 = 9

6 + 4 = 10

Tanda (+) menunjukkan bahwa bilangan akan dijumlahkan.

Tanda (=) menunjukkan hasil dari penjumlahan.


4. Berhitung Maju

Selain menghitung benda satu per satu dari awal, kita dapat menggunakan cara berhitung maju.

Berhitung maju berarti kita mulai dari bilangan pertama atau bilangan yang lebih besar, lalu melanjutkan hitungan sebanyak bilangan yang ditambahkan.

Contoh:

5 + 3

Mulai dari 5.

Lalu hitung maju 3 langkah:

6 → 7 → 8

Jadi:

5 + 3 = 8

Contoh lainnya:

7 + 2

Mulai dari 7.

Hitung maju:

8 → 9

Jadi:

7 + 2 = 9


5. Penjumlahan Sampai 20

Kita dapat melakukan penjumlahan dengan hasil sampai 20.

Contoh:

4 + 5 = 9

6 + 3 = 9

8 + 2 = 10

9 + 4 = 13

7 + 5 = 12

10 + 6 = 16

11 + 4 = 15

12 + 5 = 17

13 + 6 = 19

10 + 10 = 20

Saat menghitung, kita harus tetap teliti agar mendapatkan hasil yang benar.


6. Menggunakan Tanda Tambah dalam Kehidupan Sehari-hari

Penjumlahan dapat digunakan saat kita menghitung benda yang bertambah.

Contoh:

🍎 Ada 3 apel.

🍎 Kemudian datang 2 apel lagi.

Maka:

3 + 2 = 5

Jadi jumlah apel seluruhnya adalah 5 apel.

Contoh lainnya:

✏️ Ada 5 pensil.

✏️ Ditambah 4 pensil.

Maka:

5 + 4 = 9

Jadi jumlah pensil seluruhnya adalah 9 pensil.


💗 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Tebak Tanda” 🎯

Guru memperkenalkan simbol:

+

Guru bertanya:

“Anak-anak, siapa yang tahu tanda apa ini?”

Guru menjelaskan bahwa simbol (+) disebut tanda tambah dan dibaca “ditambah”.

Guru kemudian membuat lambang (+) dengan menyilangkan dua jari telunjuk di depan dada.

Peserta didik mengikuti gerakan tersebut bersama-sama sambil bersorak:

“Tambah!”


💗 Kegiatan 2 — “Tulis Tanda Tambah” ✏️

Guru menempelkan kartu lambang (+) di papan tulis.

Peserta didik mengamati bentuknya.

Kemudian peserta didik berlatih membuat tanda tambah di udara menggunakan jari.

Setelah itu, peserta didik mencoba menuliskan tanda (+) di buku masing-masing.

Guru membimbing peserta didik agar bentuk tanda tambah ditulis dengan tepat.


💗 Kegiatan 3 — “Berhitung Maju” 🧠

Guru memberikan contoh penjumlahan sederhana.

4 + 3

Guru mengajak peserta didik mulai dari angka 4, kemudian menghitung maju:

5 → 6 → 7

Jadi:

4 + 3 = 7

Peserta didik melakukan latihan bersama guru.

Contoh:

6 + 2

Mulai dari 6:

7 → 8

Jadi:

6 + 2 = 8


💗 YUK BERLATIH

Peserta didik mengerjakan LKPD Pertemuan 2.




💗 REFLEKSI


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi

Refleksi Pembelajaran Murid

Tindak Lanjut Guru



Rabu, 23 September 2026

Kamis, 24 September 2026 - 1.B - Matematika

 

IDENTITAS

Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan: SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran: Matematika

Kelas/Semester: 1B / 1

Hari/Tanggal: Kamis, 24 September 2026

Materi: Memahami Konsep Penjumlahan Bilangan sampai 20

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    

🌷 PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa terlebih dahulu. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak hebat, Allah SWT menciptakan banyak sekali benda di sekitar kita. Kita dapat menggunakan mata untuk melihat, tangan untuk memegang benda, dan akal untuk berpikir serta menghitung.

Hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan, yaitu menggabungkan dua kelompok benda untuk mengetahui jumlah semuanya. 🔢✨

Mari kita belajar dengan teliti, sabar, percaya diri, dan penuh semangat. 💗


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami makna penjumlahan bilangan cacah sampai 20 melalui kegiatan mengamati benda konkret, menghitung, menggabungkan dua kelompok benda, menggunakan gambar, dan menuliskan kalimat matematika sederhana.

Peserta didik mampu menyelesaikan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan benda di sekitar, gambar, simbol angka, dan kalimat matematika dengan tepat.

💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat memahami konsep penjumlahan sampai 20 dengan tepat melalui kegiatan mengamati, menghitung, menggabungkan, menuliskan, dan menyelesaikan penjumlahan menggunakan benda konkret, gambar, serta simbol matematika.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat memperhatikan jumlah benda dengan teliti sebelum melakukan penjumlahan.

Peserta didik mengamati:

✏️ Jumlah benda pertama.
✏️ Jumlah benda kedua.
✏️ Menggabungkan kedua kelompok benda.
✏️ Menghitung jumlah seluruh benda.
✏️ Menuliskan hasil penjumlahan.

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

2 apel + 3 apel = 5 apel

Ditulis:

2 + 3 = 5

Peserta didik belajar menghitung dengan teliti agar mendapatkan hasil yang benar.


🌷 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik memahami bahwa penjumlahan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

  • Menghitung jumlah pensil.
  • Menghitung jumlah buku.
  • Menghitung jumlah buah.
  • Menggabungkan jumlah mainan.
  • Menghitung jumlah teman.
  • Menjumlahkan benda yang dimiliki.

Contoh:

Ali mempunyai 3 pensil.

Kemudian Ibu memberikan 2 pensil lagi.

Pensil Ali menjadi:

3 + 2 = 5

Jadi, Ali mempunyai 5 pensil.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • Bermain “Gabungkan dan Hitung”.
  • Menghitung benda konkret.
  • Bermain kartu angka.
  • Menggunakan gambar buah.
  • Bermain “Berapa Semuanya?”.
  • Menyusun benda menjadi kelompok.
  • Bermain dengan jari tangan.
  • Menyelesaikan teka-teki penjumlahan sederhana.

💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan dua kelompok benda.
  2. Menghitung jumlah benda pada kelompok pertama.
  3. Menghitung jumlah benda pada kelompok kedua.
  4. Menggabungkan dua kelompok benda.
  5. Menghitung jumlah seluruh benda setelah digabungkan.
  6. Mengenal simbol + sebagai tanda penjumlahan.
  7. Mengenal simbol = sebagai tanda hasil atau sama dengan.
  8. Menyajikan penjumlahan menggunakan gambar.
  9. Menuliskan penjumlahan dalam bentuk kalimat matematika.
  10. Menyelesaikan penjumlahan bilangan sampai 10.
  11. Menyelesaikan penjumlahan bilangan sampai 20.
  12. Menyelesaikan masalah penjumlahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
  13. Menunjukkan sikap teliti, percaya diri, dan tidak mudah menyerah dalam belajar berhitung.

💗 MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran

Discovery Learning

Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab
  • Menghitung
  • Menggunakan benda konkret
  • Penugasan

💗 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA

  • Kartu angka 1–20
  • Benda konkret seperti pensil, stik es krim, atau balok
  • LKPD

🎥 VIDEO PEMBELAJARAN

Mari kita simak video pembelajaran berikut:


📌 A. APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 💗

Apa kabar hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. 😊

Sebelum belajar, mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam belajar dan ilmu yang bermanfaat. 🤲✨

Anak-anak, coba perhatikan gambar berikut.

🍎🍎

Ada berapa apel?

2 apel.

Sekarang perhatikan:

🍎🍎🍎

Ada berapa apel?

3 apel.

Sekarang jika kedua kelompok apel digabungkan:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

Mari kita hitung bersama:

1, 2, 3, 4, 5

Jadi:

2 + 3 = 5

Hari ini kita akan belajar tentang penjumlahan.

Penjumlahan berarti menggabungkan dua kelompok benda untuk mengetahui jumlah semuanya.

Hari ini kita akan belajar:

💗 Memahami Konsep Penjumlahan

💗 Menjumlahkan Bilangan sampai 20


💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Anak-anak shalih dan shalihah, Allah SWT menciptakan banyak sekali benda di sekitar kita.

Allah memberikan kita mata untuk melihat, tangan untuk menghitung dan memegang benda, serta akal untuk berpikir.

Kita dapat menggunakan semua kemampuan tersebut untuk belajar berhitung.

Ketika kita menghitung benda satu per satu, kita belajar menjadi anak yang teliti, sabar, dan bersyukur.

Misalnya kita mempunyai:

🍊🍊🍊 + 🍊🍊

Ada 3 jeruk dan 2 jeruk.

Jika digabungkan menjadi:

3 + 2 = 5

Kita mengucapkan:

Alhamdulillah. 🤲💗


💗 KETERKAITAN ASMAUL HUSNA

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Allah menciptakan berbagai macam benda dan makhluk di sekitar kita.

Ada buah, tumbuhan, hewan, manusia, dan banyak ciptaan Allah lainnya.

Kita dapat belajar berhitung menggunakan benda-benda tersebut.

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

2 + 3 = 5

Mari kita bersyukur karena Allah memberikan kita kemampuan untuk melihat, berpikir, dan belajar.


🌷 2. Al-Malik — Maha Merajai

Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai dan Maha Menguasai.

Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur.

Kita juga belajar berhitung dengan tertib dan teratur.

Saat menjumlahkan benda, kita menghitung satu per satu dengan benar.

Contoh:

🍓🍓🍓 + 🍓🍓

Hitung:

1 – 2 – 3 – 4 – 5

Jadi:

3 + 2 = 5


🌷 3. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Makanan dan buah-buahan yang kita makan merupakan rezeki dari Allah.

Kita dapat belajar menjumlahkan makanan atau buah yang kita miliki.

Contoh:

🍌🍌🍌 + 🍌🍌

3 + 2 = 5

Kita bersyukur atas rezeki yang Allah berikan.

Alhamdulillah. 🤲💗


📚 MATERI PEMBELAJARAN

💗 1. Mengenal Konsep Penjumlahan

Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda menjadi satu kelompok.

Contoh:

🍎🍎 + 🍎🍎🍎

Kelompok pertama = 2

Kelompok kedua = 3

Jika digabungkan:

🍎🍎🍎🍎🍎

Jumlah semuanya = 5

Jadi:

2 + 3 = 5


💗 2. Mengenal Tanda Penjumlahan

Tanda + dibaca ditambah.

Contoh:

3 + 2

Dibaca:

Tiga ditambah dua.


💗 3. Mengenal Tanda Sama Dengan

Tanda = dibaca sama dengan.

Contoh:

3 + 2 = 5

Dibaca:

Tiga ditambah dua sama dengan lima.


💗 4. Menjumlahkan Menggunakan Benda

Contoh:

🖍️🖍️🖍️ + 🖍️🖍️

Ada 3 krayon.

Kemudian ditambah 2 krayon.

Jumlah semuanya:

3 + 2 = 5


💗 5. Menjumlahkan Menggunakan Gambar

Contoh:

🐟🐟🐟🐟 + 🐟🐟

Hitung semua ikan:

1, 2, 3, 4, 5, 6

Jadi:

4 + 2 = 6


💗 6. Penjumlahan sampai 20

Penjumlahan dapat dilakukan sampai mendapatkan hasil 20.

Contoh:

5 + 4 = 9

6 + 3 = 9

7 + 2 = 9

8 + 5 = 13

9 + 6 = 15

10 + 5 = 15

10 + 10 = 20

Peserta didik dapat menggunakan benda konkret atau jari tangan untuk membantu menghitung.


🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Gabungkan dan Hitung”

Guru menyiapkan dua kelompok benda.

Contoh:

🔵🔵🔵

dan

🔵🔵

Guru bertanya:

“Ada berapa benda pada kelompok pertama?”

Peserta didik menjawab:

3

Guru bertanya:

“Ada berapa benda pada kelompok kedua?”

Peserta didik menjawab:

2

Guru menggabungkan kedua kelompok.

Peserta didik menghitung:

1, 2, 3, 4, 5

Kemudian menuliskan:

3 + 2 = 5


💗 Kegiatan 2 — “Cari Hasilnya”

Guru menunjukkan kartu:

4 + 3 = ...

Peserta didik mengambil 4 benda.

Kemudian mengambil 3 benda.

Kedua kelompok digabungkan.

Peserta didik menghitung jumlah semuanya.

4 + 3 = 7


💗 Kegiatan 3 — “Gunakan Jari”

Guru memberikan soal sederhana:

2 + 3 = ...

Peserta didik menggunakan jari.

Angkat 2 jari.

Kemudian tambah 3 jari.

Hitung semuanya:

1 – 2 – 3 – 4 – 5

Jadi:

2 + 3 = 5


💗 Kegiatan 4 — “Berapa Semuanya?” 🍎

Guru memberikan cerita:

Siti mempunyai 5 apel.
Ibu memberikan 3 apel lagi.
Berapa jumlah apel Siti sekarang?

Peserta didik menggambar atau menggunakan benda konkret.

5 + 3 = 8

Jadi, jumlah apel Siti adalah 8 apel.


💗 YUK BERLATIH





🌱 KESIMPULAN DAN

REFLEKSI MATEMATIKA

Kesimpulan Materi

Refleksi Pembelajaran Murid

Tindak Lanjut Guru


🌟 PENUTUP KESELURUHAN PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar tentang konsep penjumlahan sampai 20. 💗

Kita belajar bahwa penjumlahan berarti menggabungkan dua kelompok benda untuk mengetahui jumlah semuanya.

Kita juga belajar menggunakan tanda:

+ → ditambah

= → sama dengan

Ingat ya, shalih dan shalihah:

🌷 Aku menghitung dengan teliti.

🌷 Aku belajar menjumlahkan dengan sabar.

🌷 Aku tidak takut mencoba.

🌷 Aku bersyukur kepada Allah atas kemampuan untuk belajar.

🌷 Aku menggunakan ilmu berhitung dalam kehidupan sehari-hari.

Alhamdulillah. 🤲💗

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷🥰



© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu