Rabu, 02 September 2026

Kamis, 03 September 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Pendidikan Pancasila

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Kamis, 03 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal simbol dan sila-sila Pancasila. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi yang tidak kalah penting, yaitu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. 🏡❤️

📚 Pendidikan Pancasila: Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Anak-anak hebat, Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kita, yaitu keluarga. 👨‍👩‍👧‍👦

Contohnya adalah berdoa bersama keluarga, menyayangi anggota keluarga, membantu orang tua, berbagi dengan saudara, dan hidup rukun.

Mari kita belajar dengan semangat, tertib, dan percaya diri! 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Pendidikan Pancasila – Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenal nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

  • Menyebutkan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila di keluarga.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Materi Pokok

Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Contoh penerapan nilai Pancasila di keluarga:

🙏 Berdoa sebelum makan dan belajar.

❤️ Menyayangi ayah, ibu, kakak, dan adik.

🤝 Membantu orang tua di rumah.

🍪 Mau berbagi makanan dengan saudara.

🏠 Menjaga kebersihan rumah bersama-sama.

😊 Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.

⚖️ Bersikap adil dan tidak pilih kasih.

🧹 Melaksanakan tugas di rumah dengan tanggung jawab.

🤗 Hidup rukun dan saling menghormati.

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Cerita sederhana

  • Praktik

  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Gambar kegiatan keluarga

  • Video tentang kehidupan keluarga

  • Buku Pendidikan Pancasila

  • Laptop/Speaker


🏡 A. Apa Itu Keluarga?

Anak-anak...

Siapa saja yang ada di rumah kalian? 👨‍👩‍👧‍👦

Ada ayah?

Ada ibu?

Ada kakak atau adik?

Ya, mereka adalah bagian dari keluarga kita.

Keluarga adalah orang-orang yang hidup bersama dan saling menyayangi.

Di dalam keluarga, kita harus hidup rukun, saling menghormati, saling membantu, dan menyayangi satu sama lain. ❤️

Pancasila mengajarkan kita untuk melakukan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dalam keluarga.


🙏 B. Menerapkan Sila Pertama di Keluarga

Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila pertama mengajarkan kita untuk percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Contoh penerapannya di keluarga:

🙏 Berdoa sebelum makan.

📖 Berdoa sebelum belajar.

🕌 Melaksanakan ibadah.

❤️ Bersyukur atas nikmat Allah SWT.

🤲 Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

Contoh:

Sebelum makan, kita berdoa bersama keluarga.

👉 Perbuatan tersebut sesuai dengan nilai sila pertama Pancasila.


❤️ C. Menerapkan Sila Kedua di Keluarga

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Sila kedua mengajarkan kita untuk menyayangi dan menghargai sesama.

Contoh penerapannya di keluarga:

❤️ Menyayangi ayah dan ibu.

🤗 Menyayangi kakak dan adik.

😊 Berbicara dengan sopan.

🩹 Membantu anggota keluarga yang sedang kesusahan.

🙅 Tidak menyakiti saudara.

Contoh:

Ketika adik terjatuh, kita membantu dan menghiburnya.

👉 Perbuatan tersebut merupakan contoh sikap sesuai sila kedua.


🤝 D. Menerapkan Sila Ketiga di Keluarga

Persatuan Indonesia

Sila ketiga mengajarkan kita untuk hidup rukun dan menjaga persatuan.

Contoh penerapannya di keluarga:

🤝 Hidup rukun dengan saudara.

❤️ Tidak bertengkar.

🧹 Membersihkan rumah bersama-sama.

👨‍👩‍👧‍👦 Bermain bersama keluarga.

😊 Menjaga kerukunan keluarga.

Contoh:

Ayah, ibu, kakak, dan adik bekerja sama membersihkan rumah.

👉 Perbuatan tersebut merupakan contoh penerapan sila ketiga.


⚖️ E. Menerapkan Sila Keempat di Keluarga

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Sila keempat mengajarkan kita untuk mau mendengarkan pendapat dan bermusyawarah.

Contoh penerapannya di keluarga:

👂 Mendengarkan pendapat anggota keluarga.

💬 Berbicara dengan sopan.

🤝 Berdiskusi untuk menentukan keputusan bersama.

🙋 Tidak memaksakan kehendak.

😊 Menghargai pendapat saudara.

Contoh:

Keluarga berdiskusi untuk menentukan tempat liburan bersama.

👉 Setiap anggota keluarga boleh menyampaikan pendapat.


⚖️ F. Menerapkan Sila Kelima di Keluarga

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contoh penerapannya di keluarga:

🍪 Mau berbagi makanan dengan saudara.

🧸 Berbagi mainan.

🧹 Melaksanakan tugas rumah.

⚖️ Bersikap adil kepada semua anggota keluarga.

❤️ Tidak mengambil hak milik saudara.

Contoh:

Kakak dan adik mendapatkan makanan dan kesempatan bermain secara adil.

👉 Sikap tersebut merupakan contoh penerapan sila kelima.


🌟 G. Contoh Perilaku Pancasila di Rumah

Perhatikan contoh berikut!

No.PerilakuNilai Pancasila
1Berdoa sebelum makanSila ke-1
2Membantu ibuSila ke-2
3Hidup rukun dengan saudaraSila ke-3
4Mendengarkan pendapat keluargaSila ke-4
5Berbagi makanan dengan saudaraSila ke-5
6Menjaga kebersihan rumahSila ke-3/5
7Berbicara sopan kepada orang tuaSila ke-2
8Tidak bertengkar dengan saudaraSila ke-3

Ayo kita biasakan melakukan perbuatan baik di rumah! 🏡❤️


📋 LKPD



🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Pancasila harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kita dapat menerapkan nilai Pancasila mulai dari lingkungan keluarga.

  • Sila pertama dapat diterapkan dengan rajin berdoa dan beribadah.

  • Sila kedua dapat diterapkan dengan menyayangi dan membantu keluarga.

  • Sila ketiga dapat diterapkan dengan hidup rukun bersama keluarga.

  • Sila keempat dapat diterapkan dengan mendengarkan dan menghargai pendapat.

  • Sila kelima dapat diterapkan dengan bersikap adil dan mau berbagi.

  • Kita harus menyayangi, menghormati, dan membantu anggota keluarga. ❤️

Anak-anak hebat, mari kita biasakan menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari rumah. 🏡✨

Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti berdoa, menyayangi keluarga, membantu orang tua, berbagi dengan saudara, hidup rukun, dan berbicara dengan sopan.

Semoga kita menjadi anak-anak yang baik, bertanggung jawab, suka membantu, hidup rukun, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 🤲❤️

Alhamdulillahirabbil 'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kamis, 03 September 2026 - 1.B - Matematika

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Matematika

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Kamis, 03 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal dan membandingkan bilangan. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu mengurutkan bilangan sampai 20. 🔢✨

📚 Matematika: Mengurutkan Bilangan sampai 20

Anak-anak hebat, apakah kalian pernah melihat angka 1, 2, 3, 4, 5? 🔢

Bilangan dapat kita urutkan dari yang terkecil ke terbesar atau dari yang terbesar ke terkecil.

Hari ini kita akan belajar mengurutkan bilangan sampai 20 dengan menggunakan angka dan benda-benda konkret di sekitar kita.

Mari kita belajar dengan semangat, teliti, dan percaya diri! Jangan takut mencoba. 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚🔢

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Matematika – Mengurutkan Bilangan sampai 20

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenal bilangan 1 sampai 20.

  • Membaca bilangan 1 sampai 20 dengan benar.

  • Menentukan bilangan yang lebih kecil dan lebih besar.

  • Mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar.

  • Mengurutkan bilangan dari yang terbesar ke terkecil.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terkecil ke terbesar dan dari yang terbesar ke terkecil dengan tepat.

📚 Materi Pokok

Mengurutkan Bilangan sampai 20

Bilangan 1 sampai 20:

1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 9 – 10 – 11 – 12 – 13 – 14 – 15 – 16 – 17 – 18 – 19 – 20

Contoh urutan dari terkecil ke terbesar:

🔢 3 – 5 – 7 – 9 – 12

Contoh urutan dari terbesar ke terkecil:

🔢 15 – 12 – 10 – 6 – 2

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Menggunakan benda konkret

  • Permainan mengurutkan angka

  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Kartu angka 1–20

  • Pensil

  • Gambar benda

  • Papan tulis

  • Buku Matematika

  • LKPD


🔢 A. Apa Itu Mengurutkan Bilangan?

Anak-anak...

Pernahkah kalian melihat angka seperti ini?

5 – 2 – 8 – 1 – 4

Apakah angka tersebut sudah berurutan?

Belum. ❌

Kita dapat mengurutkannya dari bilangan yang paling kecil ke bilangan yang paling besar.

Hasilnya:

1 – 2 – 4 – 5 – 8

Mengurutkan bilangan artinya menyusun bilangan sesuai urutan tertentu.

Kita dapat mengurutkan bilangan:

⬆️ Dari terkecil ke terbesar

atau

⬇️ Dari terbesar ke terkecil


🌱 B. Mengurutkan dari Terkecil ke Terbesar

Mengurutkan dari terkecil ke terbesar berarti kita mulai dari bilangan yang paling kecil, kemudian semakin besar.

Contoh:

2 – 4 – 6 – 8 – 10

Bilangan 2 paling kecil.

Kemudian 4, 6, 8, dan 10 semakin besar.

Contoh lainnya:

7 – 3 – 9 – 5

Mari kita urutkan.

Bilangan terkecil adalah 3.

Kemudian 5.

Kemudian 7.

Bilangan terbesar adalah 9.

Jadi:

3 – 5 – 7 – 9


🧸 C. Mengurutkan Menggunakan Benda Konkret

Anak-anak, kita juga dapat belajar mengurutkan bilangan menggunakan benda di sekitar kita.

Contohnya menggunakan pensil. ✏️

Perhatikan:

✏️✏️ = 2 pensil

✏️✏️✏️✏️ = 4 pensil

✏️✏️✏️✏️✏️✏️ = 6 pensil

✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️ = 8 pensil

Jumlah pensil semakin banyak.

Jadi bilangan tersebut dapat diurutkan:

2 – 4 – 6 – 8

👉 Dari jumlah benda yang sedikit menuju jumlah benda yang lebih banyak.

Dengan benda konkret, kita dapat lebih mudah memahami urutan bilangan.


⬇️ D. Mengurutkan dari Terbesar ke Terkecil

Sekarang kita belajar mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil.

Contoh:

4 – 9 – 2 – 7

Bilangan terbesar adalah 9.

Kemudian 7.

Kemudian 4.

Bilangan terkecil adalah 2.

Jadi urutannya:

9 – 7 – 4 – 2

Contoh lainnya:

15 – 20 – 12 – 18

Urutkan dari terbesar ke terkecil.

20 – 18 – 15 – 12


🔢 E. Urutan Bilangan 1 sampai 20

Mari kita membaca bilangan bersama-sama! 📖

1 – 2 – 3 – 4 – 5

6 – 7 – 8 – 9 – 10

11 – 12 – 13 – 14 – 15

16 – 17 – 18 – 19 – 20

Jika kita mengurutkan dari terkecil ke terbesar, maka:

1 → 2 → 3 → 4 → 5 → 6 → 7 → 8 → 9 → 10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15 → 16 → 17 → 18 → 19 → 20

Jika kita mengurutkan dari terbesar ke terkecil:

20 → 19 → 18 → 17 → 16 → 15 → 14 → 13 → 12 → 11 → 10 → 9 → 8 → 7 → 6 → 5 → 4 → 3 → 2 → 1


🎲 F. Ayo Bermain Mengurutkan Angka!

Ibu Guru memiliki beberapa kartu angka.

Contohnya:

🔢 8 – 3 – 6 – 1 – 5

Ayo kita urutkan dari terkecil ke terbesar!

Bilangan paling kecil adalah 1.

Kemudian 3.

Kemudian 5.

Kemudian 6

Bilangan paling besar adalah 8.

Jadi:

1 – 3 – 5 – 6 – 8

Sekarang coba dari terbesar ke terkecil:

8 – 6 – 5 – 3 – 1

Hebat! 🌟


📋 LKPD

Lembar Kerja Peserta Didik

Nama: ___________________________

Kelas: ___________________________

Tanggal: _________________________

Kegiatan 1 – Urutkan Bilangan! 🔢

Urutkan bilangan dari terkecil ke terbesar!

  1. 4 – 1 – 3 – 2

    Jawab: __________________________

  2. 8 – 5 – 10 – 6

    Jawab: __________________________

  3. 12 – 9 – 15 – 11

    Jawab: __________________________

  4. 20 – 16 – 18 – 14

    Jawab: __________________________

Kegiatan 2 – Urutkan dari Terbesar ke Terkecil! ⬇️

  1. 3 – 7 – 5 – 9

    Jawab: __________________________

  2. 11 – 15 – 13 – 18

    Jawab: __________________________

  3. 20 – 17 – 14 – 19

    Jawab: __________________________


🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan sesuai urutan.

  • Bilangan dapat diurutkan dari terkecil ke terbesar.

  • Bilangan juga dapat diurutkan dari terbesar ke terkecil.

  • Bilangan 1 sampai 20 memiliki urutan yang tetap.

  • Kita dapat menggunakan benda konkret untuk membantu mengurutkan bilangan.

  • Mengurutkan dari terkecil ke terbesar berarti dimulai dari jumlah yang paling sedikit menuju yang paling banyak.

  • Mengurutkan dari terbesar ke terkecil berarti dimulai dari jumlah yang paling banyak menuju yang paling sedikit.

Anak-anak hebat, mari kita terus berlatih mengurutkan bilangan dengan teliti. 🔢✨

Ingat ya!

⬆️ Terkecil → Terbesar

⬇️ Terbesar → Terkecil

Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang rajin belajar, teliti, percaya diri, dan senang belajar Matematika. 🤲💕

Alhamdulillahirabbil 'alamin. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selasa, 01 September 2026

Rabu, 02 September 2026 - 1.B - Seni Rupa

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Seni Rupa

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 02 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan sholat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar berbagai hal. Dalam Seni Rupa, kita mengenal unsur-unsur rupa pada karya seni dan lingkungan sekitar.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran dengan materi yang menarik dari ketiga mata pelajaran tersebut.

🎨 Seni Rupa: kita akan mempraktikkan pengetahuan yang telah dipelajari dengan membuat karya seni sederhana menggunakan unsur-unsur rupa.


🎨 MATA PELAJARAN 

SENI RUPA

Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenali, menyebutkan, dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar maupun dalam karya seni rupa sederhana, serta mampu membuat karya seni rupa menggunakan unsur-unsur rupa yang dipelajari.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menggunakan seluruh unsur rupa.
  2. Membuat karya seni sederhana.
  3. Mempresentasikan hasil karya dengan percaya diri.

Kriteria Pembelajaran

Murid dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu:

  1. Membuat karya sederhana menggunakan unsur-unsur rupa.
  2. Menjelaskan unsur-unsur rupa yang digunakan pada karyanya.
  3. Menceritakan proses pembuatan karya.
  4. Memberikan apresiasi terhadap karya teman.

Model / Metode Pembelajaran

  • Model: Project Based Learning (PjBL)
  • Metode: Diskusi, unjuk kerja (praktik), presentasi, dan tanya jawab

Media Pembelajaran / Alat Peraga

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Video pembelajaran

🌈 Apersepsi Seni Rupa

Anak-anak hebat, Allah SWT menciptakan alam semesta ini dengan penuh keindahan dan keteraturan. Coba kalian perhatikan pemandangan di sekitar kita, warna-warni bunga yang mekar, bentuk daun yang unik, garis-garis pada batang pohon, tekstur batu yang kokoh, hingga luasnya ruang langit yang membentang.

Semua itu merupakan karunia dan ciptaan Allah SWT yang patut kita syukuri.

Melalui pembelajaran Seni Rupa hari ini, kita tidak hanya belajar menggambar, tetapi juga belajar mengekspresikan rasa syukur kepada Allah SWT. Kita mensyukuri nikmat penglihatan dan kreativitas dengan cara menjaga, menghargai, serta menuangkan keindahan ciptaan-Nya ke dalam sebuah karya seni.

Hari ini, kalian akan menjadi seniman cilik Kelas 1B yang hebat dan siap menorehkan karya terbaik. 🎨✨


🎨 Penjabaran Materi

Bagaimana cara membuat sebuah karya seni yang menarik dengan memanfaatkan seluruh unsur rupa yang sudah pernah kita pelajari sebelumnya?

Hari ini, kita akan merangkum semuanya ke dalam satu proyek pembuatan gambar karya seni rupa sederhana yang kreatif dan penuh warna.

1. Menentukan Tema Gambar 

Sebelum mulai menggambar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema atau topik gambar.

Kalian bebas berkreasi memilih tema yang paling disukai atau yang sering dilihat di lingkungan sekitar.

Beberapa pilihan tema yang dapat digunakan:

  • Rumahku: Menggambarkan suasana rumah tempat tinggal yang nyaman bersama keluarga.
  • Sekolahku: Menggambarkan halaman sekolah, gedung kelas, atau kegiatan bersama teman-teman di sekolah.
  • Taman Bunga: Menggambarkan kebun yang dipenuhi berbagai bunga indah dan kupu-kupu yang beterbangan.
  • Alam Ciptaan Allah: Menggambarkan pemandangan gunung, matahari terbit, dan hamparan sawah yang hijau.
  • Kebun Binatang: Menggambarkan berbagai hewan yang hidup di alam atau kandangnya.
  • Pantai: Menggambarkan deburan ombak, pasir putih, dan langit biru yang cerah.

2. Memasukkan Unsur-Unsur Rupa pada Karya

Agar gambar yang dibuat menjadi karya seni rupa yang utuh dan indah, pastikan di dalam gambar terdapat unsur-unsur rupa yang telah dipelajari.

• Titik

Gunakan bintik-bintik atau titik kecil untuk menghias bagian tertentu, seperti pola pada sayap kupu-kupu, bagian tengah bunga, atau tekstur tanah.

• Garis

Gunakan berbagai macam garis, seperti garis lurus untuk pagar, garis lengkung untuk pelangi atau ombak, garis zig-zag, atau garis bergelombang.

• Bentuk

Gabungkan bentuk geometris, seperti lingkaran untuk matahari serta persegi dan segitiga untuk rumah, dengan bentuk organik atau alami seperti daun dan awan.

• Warna

Berikan warna-warna cerah menggunakan krayon, pensil warna, atau spidol agar gambar terlihat hidup, menarik, dan menyenangkan untuk dipandang.

• Tekstur

Tunjukkan kesan permukaan pada gambar, misalnya tekstur kasar pada batang pohon atau tekstur halus pada kelopak bunga melalui goresan atau pola garis.

• Ruang

Atur tata letak objek pada gambar. Bedakan objek yang digambar lebih besar di bagian depan dan objek yang digambar lebih kecil di bagian belakang agar gambar terlihat lebih nyata.


📝 LKPD




🌱 Kesimpulan dan Refleksi Seni Rupa

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rabu, 02 September 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Bahasa Indonesia 

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 02 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar menyimak instruksi sederhana. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu bunyi di sekitar kita. 👂🔊

📚 Bahasa Indonesia: Bunyi di Sekitar – Bunyi Hewan

Anak-anak hebat, setiap hari kita mendengar berbagai macam bunyi. Ada bunyi kendaraan, bunyi air, bunyi manusia, dan juga bunyi hewan.

Hari ini kita akan belajar mengenal berbagai bunyi hewan dan mencocokkannya dengan nama hewan yang tepat.

Mari kita belajar dengan semangat, teliti, dan percaya diri. Jangan takut mencoba menirukan bunyi hewan! 🐱🐮🐔

Selamat belajar, anak-anak hebat! 🌟📚

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Bahasa Indonesia – Bunyi di Sekitar

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenali berbagai bunyi yang ada di sekitar.

  • Mengenal bunyi beberapa hewan.

  • Mencocokkan hewan dengan bunyinya.

  • Menirukan bunyi hewan dengan tepat.

  • Menjawab pertanyaan sederhana tentang bunyi hewan.

  • Menunjukkan sikap tertib saat menyimak bunyi.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar

📚 Materi Pokok 

Bunyi di Sekitar – Bunyi Hewan

Contoh bunyi hewan:

  • 🐱 Kucing → meong

  • 🐔 Ayam → kukuruyuk

  • 🐮 Sapi → moo

  • 🐐 Kambing → embek

  • 🐸 Katak → krok-krok

  • 🦆 Bebek → kwek-kwek

  • 🐦 Burung → cuit-cuit

  • 🦁 Singa → aum

  • 🐴 Kuda → hihihihi

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Menyimak

  • Pengamatan

  • Bermain tebak bunyi

  • Praktik menirukan bunyi

  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Video bunyi hewan

  • Gambar hewan

  • Kartu gambar

  • Speaker/Laptop

  • Buku Bahasa Indonesia

  • Alat peraga


Anak-anak...

Pernahkah kalian mendengar suara "meong... meong..."? 🐱

Menurut kalian, suara apakah itu?

Ya, benar! Itu adalah bunyi kucing. 🐱

Bagaimana dengan suara:

"Kukuruyuk!" 🐔

Itu adalah bunyi ayam jantan.

Hewan memiliki bunyi yang berbeda-beda. Kita dapat mengenali beberapa hewan melalui bunyinya.


👂 A. Apa Itu Bunyi?

Bunyi adalah sesuatu yang dapat kita dengar dengan telinga.

Di sekitar kita terdapat banyak bunyi.

Contohnya:

  • Suara manusia berbicara. 🗣️

  • Suara kendaraan. 🚗

  • Suara air. 💧

  • Suara burung. 🐦

  • Suara kucing. 🐱

  • Suara ayam. 🐔

Kita dapat mendengar bunyi menggunakan telinga. 👂


🐾 B. Mengenal Bunyi Hewan

Mari kita kenali bunyi beberapa hewan!

🐱 1. Kucing

Kucing berbunyi:

"Meong... meong..."

👉 Hewan yang berbunyi meong adalah kucing.

🐶 2. Anjing

Anjing berbunyi:

"Guk... guk..."

👉 Hewan yang berbunyi guk-guk adalah anjing.

🐔 3. Ayam

Ayam jantan berbunyi:

"Kukuruyuk!"

👉 Hewan yang berbunyi kukuruyuk adalah ayam jantan.

🐮 4. Sapi

Sapi berbunyi:

"Moo... moo..."

👉 Hewan yang berbunyi moo adalah sapi.

🐐 5. Kambing

Kambing berbunyi:

"Mbeeek... mbeeek..."

👉 Hewan yang berbunyi embek adalah kambing.

🐸 6. Katak

Katak berbunyi:

"Krok... krok..."

👉 Hewan yang berbunyi krok-krok adalah katak.

🦆 7. Bebek

Bebek berbunyi:

"Kwek... kwek..."

👉 Hewan yang berbunyi kwek-kwek adalah bebek.

🐦 8. Burung

Burung dapat berbunyi:

"Cuit... cuit..."

👉 Bunyi cuit-cuit dapat berasal dari burung.


👀 C. Cocokkan Hewan dan Bunyinya

Perhatikan pasangan berikut!

HewanBunyi
🐱 KucingMeong
🐔 AyamKukuruyuk
🐶 AnjingGuk-guk
🐮 SapiMoo
🐐 KambingEmbek
🐸 KatakKrok-krok
🦆 BebekKwek-kwek
🐦 BurungCuit-cuit

Ayo kita baca bersama-sama! 📖

Kucing – meong.

Ayam – kukuruyuk.

Anjing – guk-guk.

Sapi – moo.


🏡 D. Bunyi Hewan di Sekitar Kita

Kita dapat mendengar bunyi hewan di berbagai tempat.

Di rumah 🏠

Kita mungkin mendengar:

🐱 Meong... meong...

Di peternakan 🐄

Kita dapat mendengar:

🐮 Moo... moo...

🐐 Mbeeek...

Di lingkungan sekitar 🌳

Kita dapat mendengar:

🐦 Cuit... cuit...

🐸 Krok... krok...

Setiap hewan memiliki bunyi yang berbeda.


📋 LKPD


🌟 Kesimpulan 

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Bunyi adalah sesuatu yang dapat kita dengar dengan telinga.

  • Di sekitar kita terdapat berbagai macam bunyi.

  • Hewan memiliki bunyi yang berbeda-beda.

  • Kucing berbunyi meong.

  • Ayam berbunyi kukuruyuk.

  • Anjing berbunyi guk-guk.

  • Sapi berbunyi moo.

  • Kambing berbunyi embek.

  • Bebek berbunyi kwek-kwek.

  • Katak berbunyi krok-krok.

  • Kita harus menyimak dengan baik ketika mendengarkan bunyi.

Anak-anak, mulai hari ini mari kita lebih peka terhadap bunyi di sekitar kita. 👂✨

Dengarkan dengan baik, kenali bunyinya, lalu sebutkan sumber bunyi tersebut dengan percaya diri.

Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang rajin belajar, pandai menyimak, dan selalu bersyukur atas ciptaan-Nya. 🤲💕

Alhamdulillahirabbil 'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷 


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rabu, 02 September 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Pendidikan Pancasila

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 02 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal simbol dan sila-sila Pancasila. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi yang tidak kalah penting, yaitu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. 🏡❤️

📚 Pendidikan Pancasila: Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Anak-anak hebat, Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kita, yaitu keluarga. 👨‍👩‍👧‍👦

Contohnya adalah berdoa bersama keluarga, menyayangi anggota keluarga, membantu orang tua, berbagi dengan saudara, dan hidup rukun.

Mari kita belajar dengan semangat, tertib, dan percaya diri! 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Pendidikan Pancasila – Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenal nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

  • Menyebutkan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila di keluarga.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Materi Pokok

Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Contoh penerapan nilai Pancasila di keluarga:

🙏 Berdoa sebelum makan dan belajar.

❤️ Menyayangi ayah, ibu, kakak, dan adik.

🤝 Membantu orang tua di rumah.

🍪 Mau berbagi makanan dengan saudara.

🏠 Menjaga kebersihan rumah bersama-sama.

😊 Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.

⚖️ Bersikap adil dan tidak pilih kasih.

🧹 Melaksanakan tugas di rumah dengan tanggung jawab.

🤗 Hidup rukun dan saling menghormati.

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Cerita sederhana

  • Praktik

  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Gambar kegiatan keluarga

  • Video tentang kehidupan keluarga

  • Buku Pendidikan Pancasila

  • Laptop/Speaker


🏡 A. Apa Itu Keluarga?

Anak-anak...

Siapa saja yang ada di rumah kalian? 👨‍👩‍👧‍👦

Ada ayah?

Ada ibu?

Ada kakak atau adik?

Ya, mereka adalah bagian dari keluarga kita.

Keluarga adalah orang-orang yang hidup bersama dan saling menyayangi.

Di dalam keluarga, kita harus hidup rukun, saling menghormati, saling membantu, dan menyayangi satu sama lain. ❤️

Pancasila mengajarkan kita untuk melakukan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dalam keluarga.


🙏 B. Menerapkan Sila Pertama di Keluarga

Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila pertama mengajarkan kita untuk percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Contoh penerapannya di keluarga:

🙏 Berdoa sebelum makan.

📖 Berdoa sebelum belajar.

🕌 Melaksanakan ibadah.

❤️ Bersyukur atas nikmat Allah SWT.

🤲 Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

Contoh:

Sebelum makan, kita berdoa bersama keluarga.

👉 Perbuatan tersebut sesuai dengan nilai sila pertama Pancasila.


❤️ C. Menerapkan Sila Kedua di Keluarga

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Sila kedua mengajarkan kita untuk menyayangi dan menghargai sesama.

Contoh penerapannya di keluarga:

❤️ Menyayangi ayah dan ibu.

🤗 Menyayangi kakak dan adik.

😊 Berbicara dengan sopan.

🩹 Membantu anggota keluarga yang sedang kesusahan.

🙅 Tidak menyakiti saudara.

Contoh:

Ketika adik terjatuh, kita membantu dan menghiburnya.

👉 Perbuatan tersebut merupakan contoh sikap sesuai sila kedua.


🤝 D. Menerapkan Sila Ketiga di Keluarga

Persatuan Indonesia

Sila ketiga mengajarkan kita untuk hidup rukun dan menjaga persatuan.

Contoh penerapannya di keluarga:

🤝 Hidup rukun dengan saudara.

❤️ Tidak bertengkar.

🧹 Membersihkan rumah bersama-sama.

👨‍👩‍👧‍👦 Bermain bersama keluarga.

😊 Menjaga kerukunan keluarga.

Contoh:

Ayah, ibu, kakak, dan adik bekerja sama membersihkan rumah.

👉 Perbuatan tersebut merupakan contoh penerapan sila ketiga.


⚖️ E. Menerapkan Sila Keempat di Keluarga

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Sila keempat mengajarkan kita untuk mau mendengarkan pendapat dan bermusyawarah.

Contoh penerapannya di keluarga:

👂 Mendengarkan pendapat anggota keluarga.

💬 Berbicara dengan sopan.

🤝 Berdiskusi untuk menentukan keputusan bersama.

🙋 Tidak memaksakan kehendak.

😊 Menghargai pendapat saudara.

Contoh:

Keluarga berdiskusi untuk menentukan tempat liburan bersama.

👉 Setiap anggota keluarga boleh menyampaikan pendapat.


⚖️ F. Menerapkan Sila Kelima di Keluarga

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contoh penerapannya di keluarga:

🍪 Mau berbagi makanan dengan saudara.

🧸 Berbagi mainan.

🧹 Melaksanakan tugas rumah.

⚖️ Bersikap adil kepada semua anggota keluarga.

❤️ Tidak mengambil hak milik saudara.

Contoh:

Kakak dan adik mendapatkan makanan dan kesempatan bermain secara adil.

👉 Sikap tersebut merupakan contoh penerapan sila kelima.


🌟 G. Contoh Perilaku Pancasila di Rumah

Perhatikan contoh berikut!

No.PerilakuNilai Pancasila
1Berdoa sebelum makanSila ke-1
2Membantu ibuSila ke-2
3Hidup rukun dengan saudaraSila ke-3
4Mendengarkan pendapat keluargaSila ke-4
5Berbagi makanan dengan saudaraSila ke-5
6Menjaga kebersihan rumahSila ke-3/5
7Berbicara sopan kepada orang tuaSila ke-2
8Tidak bertengkar dengan saudaraSila ke-3

Ayo kita biasakan melakukan perbuatan baik di rumah! 🏡❤️


📋 LKPD



🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Pancasila harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kita dapat menerapkan nilai Pancasila mulai dari lingkungan keluarga.

  • Sila pertama dapat diterapkan dengan rajin berdoa dan beribadah.

  • Sila kedua dapat diterapkan dengan menyayangi dan membantu keluarga.

  • Sila ketiga dapat diterapkan dengan hidup rukun bersama keluarga.

  • Sila keempat dapat diterapkan dengan mendengarkan dan menghargai pendapat.

  • Sila kelima dapat diterapkan dengan bersikap adil dan mau berbagi.

  • Kita harus menyayangi, menghormati, dan membantu anggota keluarga. ❤️

Anak-anak hebat, mari kita biasakan menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari rumah. 🏡✨

Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti berdoa, menyayangi keluarga, membantu orang tua, berbagi dengan saudara, hidup rukun, dan berbicara dengan sopan.

Semoga kita menjadi anak-anak yang baik, bertanggung jawab, suka membantu, hidup rukun, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 🤲❤️

Alhamdulillahirabbil 'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Refleksi Pembelajaran Murid:

Tindak Lanjut Guru:


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu