IDENTITAS
Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 5 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Soal cerita penjumlahan sederhana
Pertemuan Ke: 3
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖
Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang penjumlahan dan tanda tambah (+).
Hari ini kita akan belajar menggunakan penjumlahan dalam cerita kehidupan sehari-hari.
Misalnya:
“Tadi pagi Budi makan 2 potong kue. Lalu saat istirahat, ia diberi ibu dan makan 3 potong kue lagi.”
Menurut kalian, kue yang dimakan Budi menjadi bertambah banyak atau bertambah sedikit?
Benar, menjadi bertambah banyak. 🌷
Hari ini kita akan belajar menemukan angka di dalam sebuah cerita, mencari kata-kata yang menunjukkan penambahan, lalu mengubah cerita tersebut menjadi kalimat matematika.
Mari kita belajar dengan teliti, berani mencoba, dan penuh semangat. 🌷✨
Yuk, kita mulai belajar! 💗
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu memahami soal cerita penjumlahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mampu menemukan informasi berupa bilangan dalam cerita, mengenali kata-kata yang menunjukkan penambahan, menuliskan kalimat penjumlahan menggunakan tanda (+), serta menentukan hasil penjumlahan.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Hari ini kita belajar:
🌷 Memahami soal cerita sederhana yang menggunakan penjumlahan.
🌷 Menemukan angka yang terdapat dalam cerita.
🌷 Mengenali kata-kata yang menunjukkan bahwa benda bertambah.
🌷 Mengubah cerita sederhana menjadi kalimat matematika.
🌷 Menggunakan tanda (+) dalam soal cerita.
🌷 Menghitung dan menemukan hasil penjumlahan.
🌷 Menyampaikan jawaban secara lisan dengan percaya diri.
🌷 Mindful (Berkesadaran)
Saat mengerjakan soal cerita, kita harus mendengarkan dan membaca dengan teliti.
Perhatikan:
👀 Apa yang sedang diceritakan?
🔢 Angka berapa saja yang terdapat dalam cerita?
➕ Apakah jumlah benda bertambah?
🧠 Apa yang harus kita hitung?
Dengan memperhatikan cerita dengan teliti, kita akan lebih mudah menemukan jawabannya.
🌷 Meaningful (Bermakna)
Soal cerita sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kita dapat menggunakan penjumlahan ketika:
🍎 Membeli buah.
🍪 Mendapat makanan.
🎁 Mendapat hadiah.
🐦 Melihat hewan yang datang lagi.
🧸 Mendapat mainan tambahan.
Dengan belajar soal cerita, kita memahami bahwa matematika dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
🌷 Joyful (Menyenangkan)
Hari ini kita akan belajar melalui cerita dan permainan.
Kita akan:
📖 Mendengarkan cerita.
🔎 Mencari angka dalam cerita.
🎯 Bermain “Tangkap Kata Kunci”.
➕ Menemukan tanda penjumlahan.
🧮 Menggunakan jari, balok hitung, atau stik es krim.
✏️ Menuliskan kalimat penjumlahan.
🗣️ Menyebutkan jawaban bersama-sama.
💗 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Mengenali soal cerita sederhana yang menggunakan penjumlahan.
- Menemukan angka dan kata kunci penambahan dalam cerita.
- Mengubah cerita menjadi kalimat penjumlahan menggunakan tanda (+).
- Menentukan hasil penjumlahan dan menyampaikan jawabannya.
💗 MODEL/METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran
Problem-Based Learning (PBL)
Metode Pembelajaran
🌷 Cerita sederhana
🌷 Tanya jawab
🌷 Mengamati
🌷 Praktik menggunakan alat hitung
🌷 Latihan
🌷 Penugasan
🌷 Refleksi
💗 MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA
📖 Cerita sederhana bergambar
🧮 Balok hitung
✏️ Buku tulis
🖼️ Gambar benda
📄 LKPD
📝 Papan tulis
💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Anak-anak, dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendapat rezeki yang terus bertambah dari Allah SWT.
Misalnya, hari ini mendapat makanan dari ibu, lalu besok mendapat hadiah dari ayah.
Menghitung rezeki dengan ilmu matematika dapat menjadi salah satu cara kita belajar mengenali dan mensyukuri nikmat Allah SWT. 🤲💗
Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:
“Wahai manusia! Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu...”
QS. Fathir: 3
Mari kita selalu bersyukur atas berbagai nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita.
💗 MATERI PEMBELAJARAN
1. Mengenal Soal Cerita Penjumlahan
Soal cerita adalah soal matematika yang disampaikan dalam bentuk cerita sederhana.
Cerita tersebut biasanya menceritakan kegiatan yang dekat dengan kehidupan kita.
Contoh:
Budi mempunyai 2 kue.
Ibu memberi Budi 3 kue lagi.
Dalam cerita tersebut, jumlah kue Budi menjadi bertambah.
Maka kita dapat menggunakan penjumlahan.
2 + 3 = 5
Jadi, kue Budi seluruhnya ada 5.
2. Menemukan Angka dalam Cerita
Saat membaca atau mendengarkan soal cerita, kita harus mencari angka atau jumlah benda yang ada di dalam cerita.
Contoh:
Siti mempunyai 4 pensil.
Ayah memberi 2 pensil lagi.
Angka yang kita temukan adalah:
4 dan 2
Karena pensil bertambah, kita menggunakan penjumlahan:
4 + 2 = 6
3. Mengenal Kata Kunci Penjumlahan
Dalam soal cerita, ada beberapa kata yang dapat menunjukkan bahwa jumlah benda bertambah.
Contohnya:
🌷 diberi lagi
🌷 membeli lagi
🌷 datang lagi
🌷 bertambah
🌷 ditambahkan
Jika kita menemukan kata-kata tersebut, kita perlu memperhatikan apakah cerita tersebut menggunakan penjumlahan.
Contoh:
“Ibu memberi Rina 2 apel lagi.”
Kata “lagi” menunjukkan adanya penambahan.
Maka kita menggunakan tanda:
+
4. Mengubah Cerita Menjadi Kalimat Matematika
Cerita dapat kita ubah menjadi kalimat matematika.
Contoh:
Ada 3 burung di pohon.
Kemudian datang 2 burung lagi.
Angkanya adalah:
3 dan 2
Karena burung datang lagi, jumlahnya bertambah.
Maka:
3 + 2 = 5
Jadi jumlah burung seluruhnya adalah 5 ekor.
5. Menghitung Hasil Penjumlahan
Setelah menemukan angka dalam cerita, kita menghitung jumlahnya.
Kita dapat menggunakan:
☝️ Jari.
🧱 Balok hitung.
🥢 Stik es krim.
🔢 Bilangan.
Contoh:
4 + 3
Mulai dari 4, kemudian hitung maju:
5 → 6 → 7
Jadi:
4 + 3 = 7
6. Contoh Soal Cerita Sederhana
Contoh 1
Dina mempunyai 3 apel. Ibu memberi 2 apel lagi.
Berapa jumlah apel Dina sekarang?
Angka yang ditemukan:
3 dan 2
Kalimat matematika:
3 + 2 = 5
Jadi, jumlah apel Dina adalah 5 apel.
Contoh 2
Ada 4 burung di pohon. Kemudian datang 3 burung lagi.
Berapa jumlah burung semuanya?
Kalimat matematika:
4 + 3 = 7
Jadi, jumlah burung semuanya adalah 7 ekor.
Contoh 3
Budi mempunyai 5 kelereng. Ia mendapat 4 kelereng lagi dari ayah.
Berapa jumlah kelereng Budi sekarang?
Kalimat matematika:
5 + 4 = 9
Jadi, jumlah kelereng Budi adalah 9 kelereng.
💗 YUK BERLATIH
Peserta didik mengerjakan LKPD Pertemuan 3.
💗 REFLEKSI
Guru mengajak peserta didik mengingat kembali kegiatan hari ini.
🌷 Apakah kalian senang menghitung matematika dari sebuah cerita?
🌷 Kata apa saja yang paling sering muncul kalau bendanya bertambah?
🌷 Apakah kamu kesulitan menemukan angka di dalam sebuah cerita?
🌷 Bagian mana yang paling seru saat bermain Panggung Cerita hari ini?
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
Kesimpulan Materi
Refleksi Pembelajaran Murid
Tindak Lanjut Guru
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang soal cerita penjumlahan sederhana. 🌷➕
Kita belajar bahwa matematika dapat ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat membeli sesuatu, mendapat makanan, atau ketika jumlah benda bertambah.
Kita juga belajar menemukan angka dan kata kunci dalam cerita, kemudian mengubahnya menjadi kalimat matematika menggunakan tanda (+).
Mari kita terus berlatih membaca cerita dengan teliti agar kita semakin mudah menemukan dan menyelesaikan soal penjumlahan. 💗
Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang teliti, rajin belajar, percaya diri, suka mencoba, dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya.
Alhamdulillahi rabbil 'alamin. 🤲✨
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Tidak ada komentar:
Posting Komentar