Kamis, 29 Januari 2026

Jum'at (Pendidikan Pancasila & Seni Rupa)

    Welcome to Grade 2B

  

Nama Guru                : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

Satuan Pendidikan    : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran         : Pendidikan Pancasila & Seni Rupa

Kelas / Semester        : 2B / 2

Hari, Tanggal             : Jum'at, 30 Januari 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

 

Hello, Kids! 

Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.

Membaca doa belajar sebelum pembelajaran dimulai :                      

Ayo sebelum kita memulai pembelajaran pada hari ini, bu guru mau cek kehadiran terlebih dahulu ya, siapa yang hari ini tidak hadir?

Baik kita lanjutkan ya pembelajaran hari ini.. 

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah. 
  2. Murid menggunakan pengalaman visualnya sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mengeksplorasi alat  dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah.

  2. Murid dapat mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di lingkungan sekitar (daun kering, kertas bekas, ranting, pasir, kain perca, dll) dengan aman.


📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali berbagai nilai antikorupsi sikap kerja keras di lingkungan rumah dan sekolah
  2. Murid dapat mengenal apa itu identitas diri..
  3. Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur identitas diri
  4. Murid dapat menyebutkan identitas dirinya di lingkungan rumah.
  5. Murid dapat menunjukkan sikap bangga  terhadap identitas dirinya.



📌 Materi Pendidikan Pancasila :




Keberagaman Ciri Fisik 

A. Pengertian Ciri Fisik

Ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat secara langsung pada seseorang.
Setiap orang memiliki ciri fisik yang berbeda-beda,  termasuk anggota keluarga.


B. Contoh Ciri Fisik Anggota Keluarga

Ciri fisik yang dapat dikenali antara lain:

  • Warna kulit (cerah, sawo matang, gelap)
  • Bentuk rambut (lurus, keriting, ikal)
  • Warna rambut (hitam, cokelat)
  • Tinggi badan (tinggi, sedang, pendek)
  • Bentuk wajah (bulat, lonjong)

📌 Contoh:
Ayah berambut lurus, ibu berambut keriting, kakak lebih tinggi, adik lebih pendek.


C. Keberagaman dalam Keluarga

Walaupun satu keluarga, ciri fisik setiap anggota bisa berbeda.
Perbedaan ini adalah hal yang wajar dan merupakan anugerah dari Tuhan.


D. Sikap yang Perlu Ditunjukkan

Terhadap keberagaman ciri fisik anggota keluarga, kita harus:

  • Menerima perbedaan dengan senang hati
  • Menghargai setiap anggota keluarga
  • Tidak mengejek atau membandingkan
  • Saling menyayangi dan menghormati 


📌 Materi Seni Rupa :
 








A.Karya Seni Lipat Kertas

Karya seni dari hasil melipat kertas merupakan salah satu contoh karya seni rupa 3 dimensi. Karya seni rupa 3 dimensi adalah jenis karya seni rupa yang dibuat dengan berbagai teknik seperti teknik cetak, teknik pahat dan teknik lipat. Perbedaan antara karya seni rupa 3 dimensi dengan karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa 3 dimensi bisa dilihat dari berbagai sisi sedangkan karya seni rupa dua dimensi hanya bisa dilihat dari satu sisi yaitu dari arah depan. Selain itu karya seni rupa 3 dimensi memiliki tekstur yang nyata sehingga dapat dirasakan dengan indera peraba bentuk karya seni rupa 3 dimensi cenderung menyerupai wujud asli suatu benda.

Karya seni lipat kertas adalah karya seni yang dibuat dengan cara melipat kertas menjadi berbagai bentuk.

Seni lipat kertas sering disebut origami.

Origami berasal dari Jepang, tetapi sekarang sudah dikenal di seluruh dunia dan dapat kita gunakan untuk berkarya seni rupa.


B. Apa itu Origami?

Origami adalah seni melipat kertas menjadi bentuk tertentu tanpa menggunakan gunting.

Dengan origami, kita dapat membuat berbagai bentuk seperti:

Hewan

Bunga

Rumah

Kotak

Unsur Seni Rupa dalam Origami

Karya seni lipat kertas menggunakan unsur seni rupa, yaitu:

1. Garis

Garis terlihat dari lipatan kertas.

Lipatan bisa berbentuk lurus atau lengkung.

2. Bentuk

Bentuk adalah hasil dari lipatan kertas.

Contoh bentuk:

Segitiga

Persegi

Kubus

3. Warna

Warna berasal dari kertas origami yang digunakan.

Warna membuat karya menjadi lebih indah dan menarik.


D. Alat dan Bahan

Kertas origami (berwarna)

Lem kertas (jika diperlukan)

Spidol atau krayon (untuk menghias)


E. Contoh Karya Seni Lipat Kertas

Beberapa contoh karya seni lipat kertas yang dapat dibuat:

Bunga origami

Rumah origami

Burung origami

Kotak origami


F. Manfaat Membuat Origami

Dengan membuat origami, kita dapat:

Melatih ketelitian dan kesabaran

Mengembangkan kreativitas

Mengenal bentuk dan warna

Membuat karya seni yang indah


MEDIA AJAR

Kertas origami

Plastisin / tanah liat / lilin mainan (bahan lunak)

Lem kertas

Alas kerja

Spidol/krayon


  

Refleksi Pembelajaran:

  1. Pendidikan Pancasila
    Pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, peserta didik mempelajari keragaman ciri fisik. Siswa dikenalkan pada perbedaan ciri fisik yang dimiliki setiap individu dan diajak untuk saling menghargai. Sebagian besar peserta didik mampu menyebutkan contoh keragaman ciri fisik dan menunjukkan sikap saling menghormati antar teman.

  2. Seni Rupa
    Dalam pembelajaran Seni Rupa, peserta didik melakukan kegiatan membuat bentuk ikan menggunakan kertas lipat (origami). Anak-anak terlihat antusias dan berusaha mengikuti langkah-langkah melipat dengan baik. Kegiatan ini melatih ketelitian, kesabaran, serta keterampilan motorik halus peserta didik.

Kesimpulan:
Pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Peserta didik aktif, memahami materi keragaman ciri fisik, serta mampu mengekspresikan kreativitas melalui karya seni origami berbentuk ikan dengan bimbingan guru.

Rabu, 28 Januari 2026

Kamis (Bahasa Indonesia & Matematika)

             Welcome to Grade 2B

 

Nama Guru                : Fitka Afrillita, S.Pd & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

Satuan Pendidikan    : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran         : Bahasa Indonesia & Matematika

Kelas / Semester        : 2B / 2

Hari, Tanggal             : Kamis, 29 Januari 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

 

Hello, Kids! 

Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.

Membaca doa belajar sebelum pembelajaran dimulai :                      

Ayo sebelum kita memulai pembelajaran pada hari ini, bu guru mau cek kehadiran terlebih dahulu ya, siapa yang hari ini tidak hadir?

Baik kita lanjutkan pembelajaran hari ini ya, ayo dipelajari materinya..

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

 

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan. 
  2. Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  2. Murid menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenal konsep “bagian dari keseluruhan” menggunakan benda konkret.
  2. Murid dapat membagi satu benda menjadi 2 bagian sama besar dan mengenal konsep ½ (setengah).
  3. Murid dapat membagi satu benda menjadi 4 bagian sama besar dan mengenal konsep ¼ (seperempat).
  4. Murid 1.   Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.
  5. Murid dapat mengidentifikasi maksud, tujuan, atau pesan dari tuturan yang didengar.
  6. Murid dapat menyampaikan kembali isi percakapan atau cerita pendek yang didengar dengan kata-kata sendiri.
  7. Murid dapat membedakan perasaan atau sikap tokoh dalam cerita yang didengarkan.

 
📌 Materi Bahasa Indonesia:

 

📌 Materi Matematika :


Pecahan adalah bilangan yang menyatakan sebagian dari satu benda utuh.

Suatu benda disebut utuh jika:

  • Belum dipotong
  • Belum dibagi
  • Masih lengkap

Jika benda utuh dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar, maka setiap bagian tersebut disebut pecahan.

Bagian-bagian Pecahan

Pecahan terdiri dari:

  • Angka atas → menunjukkan jumlah bagian yang diambil
  • Angka bawah → menunjukkan jumlah bagian keseluruhan

👉 Contoh :
¼ dibaca seperempat
Artinya: satu bagian dari empat bagian sama besar

(Penjelasan disampaikan secara lisan dan sederhana tanpa istilah “pembilang–penyebut”)

 

Jenis Pecahan Sederhana

1. Pecahan Setengah (½)

Artinya: satu bagian dari dua bagian sama besar.

Contoh sehari-hari:

  • Kue dipotong menjadi 2 bagian
  • Roti dibagi dua
  • Semangka dibelah dua

Pecahan Sepertiga (⅓)

Artinya: satu bagian dari tiga bagian sama besar.

Contoh sehari-hari:

  • Kue dibagi menjadi 3 potong
  • Jeruk dibagi untuk 3 anak

Pecahan Seperempat (¼)

Artinya: satu bagian dari empat bagian sama besar.

Contoh sehari-hari:

  • Pizza dipotong 4 bagian
  • Cokelat dibagi menjadi 4 potong

 

Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Cerita 1

Ibu memotong sebuah kue menjadi 2 bagian sama besar.
Ani memakan 1 bagian.

👉 Bagian kue yang dimakan Ani adalah ½ (setengah).

Contoh Cerita 2

Sebuah pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar.
Budi memakan 1 bagian.

👉 Bagian pizza yang dimakan Budi adalah ¼ (seperempat).

Contoh Cerita 3

Sebuah semangka dibagi menjadi 3 bagian sama besar.
Kakak mengambil 1 bagian.

👉 Bagian semangka yang diambil kakak adalah ⅓ (sepertiga).

Latihan Soal :

LATIHAN SOAL

  1. Ibu memotong sebuah apel menjadi 2 bagian sama besar.
    Siti memakan 1 bagian apel tersebut.
    Berapa bagian apel yang dimakan Siti?

  2. Sebuah kue dipotong menjadi 4 bagian sama besar.
    Andi mengambil 1 potong kue.
    Bagian kue yang diambil Andi adalah …

  3. Rina memiliki 1 batang cokelat.
    Cokelat tersebut dibagi menjadi 2 bagian sama besar.
    Rina memakan satu bagian.
    Cokelat yang dimakan Rina adalah …

 

  1. Satu pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar.
    Siti memakan 2 bagian pizza.
    Siti memakan … pizza.

  2. Satu kue ulang tahun dibagi menjadi 8 bagian sama besar.
    Rani memakan 2 bagian.
    Tuliskan pecahan yang menunjukkan bagian kue Rani!

 

📌 Refleksi Pembelajaran :

  1. Bahasa Indonesia
    Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik melakukan kegiatan menulis sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Siswa berlatih menulis kalimat sederhana dengan rapi dan benar. Sebagian besar peserta didik menunjukkan usaha yang baik dalam menulis, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan agar tulisan lebih jelas dan teratur.

  2. Matematika
    Dalam pembelajaran Matematika, peserta didik mengerjakan soal cerita materi pecahan. Siswa dilatih memahami isi soal dan menentukan bagian pecahan dari suatu benda atau peristiwa sederhana. Sebagian besar peserta didik sudah mampu mengerjakan soal cerita dengan cukup baik, namun masih diperlukan pendampingan agar pemahaman konsep pecahan semakin kuat.

Kesimpulan:
Pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar. Peserta didik aktif dan antusias, menunjukkan perkembangan dalam keterampilan menulis serta mulai memahami soal cerita tentang pecahan dengan bimbingan guru.


Selasa, 27 Januari 2026

Rabu (Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia & P. Anti Korupsi)

Welcome to Grade 2B

 

Nama Guru                : Fitka Afrillita, S.Pd. & Resky Kusumawardati, S.Kom., S.Pd.

Satuan Pendidikan    : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran         : Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia & P. Anti Korupsi

Kelas / Semester        : 2B / 2 

Hari, Tanggal             : Rabu, 28 Januari 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

 

Hello, Kids! 

Good morning sholeh-sholehah kelas 2B SD AL-AZHAR 2

Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, ALLAHUAKBAR. MasyaAllah alhamdulillah ya nak semuanya hari ini pasti semangat sholeh-sholehah bu guru. Selanjutnya anak-anak akan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan murojaah surat pendek.

Membaca doa belajar sebelum pembelajaran dimulai :                      

Ayo sebelum kita memulai pembelajaran pada hari ini, bu guru mau cek kehadiran terlebih dahulu ya, siapa yang hari ini tidak hadir?

Baik, kita lanjutkan pembelajaran hari ini ya anak anak sholih sholihah dan ayo dipelajari materinya..

📌 Metode dan Media ajar

  1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
  2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

    📌 Capaian Pembelajaran (CP):

  1. Murid mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Murid  mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan/atau orangdewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Murid  mampu mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi. Murid  mampu menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca atau didengar; dan menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri, keluarga, dan/atau lingkungan.
  2. Murid mengidentifikasi dan menghargai identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.

📌 Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Murid dapat mengikuti instruksi lisan sederhana yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari di rumah atau sekolah.

  2. Murid dapat mengidentifikasi identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, hobi, bahasa, serta agama dan kepercayaan di lingkungan rumah.

  3.  Murid dapat menunjukkan sikap kerja keras saat mengerjakan tugas.

📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Murid dapat mengenali makna dari instruksi lisan sederhana terkait kegiatan sehari-hari.
  2. Murid dapat memberi tanggapan terhadap instruksi yang diberikan (mengulang atau mengonfirmasi kembali).
  3. Murid dapat mengikuti instruksi lisan dua langkah terkait kegiatan di rumah atau sekolah.
  4. Murid menyimak video pendek tentang animasi film motivasi "Kerja Keras".
  5. Murid dapat menyebutkan contoh kerja keras yang pernah mereka lakukan.

📌 Materi PAK

    



🌱 Pengertian Sikap Sederhana

Sikap sederhana adalah sikap hidup tidak berlebihan dan menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan. Anak yang sederhana tidak boros, tidak pamer, dan selalu bersyukur.

Sikap sederhana termasuk sikap anti korupsi karena mengajarkan anak untuk:

·       Tidak serakah

·       Jujur dalam menggunakan barang

·       Bertanggung jawab

Sikap sederhana dapat dilakukan di rumah, misalnya:

·       Mengambil makanan secukupnya

·       Menggunakan air dan listrik seperlunya

·       Memakai barang yang masih layak

Cerita Singkat:

Ani selalu menghabiskan makanan yang  diambilnya. Ia tidak suka membuang-buang makanan. Ani anak yang sederhana.

Latihan Soal :

1.       Sikap sederhana berarti hidup tidak …
a. cukup
b. berlebihan
c. rapi

2.       Mengambil makanan secukupnya adalah contoh sikap …
a. boros
b. sederhana
c. malas

3.       Menggunakan air berlebihan termasuk sikap sederhana. (Benar / Salah)

4.       Sebutkan satu contoh sikap sederhana di rumah!

5.       Sikap sederhana mengajarkan kita untuk tidak menjadi orang yang __________.

 

📌 Materi Pendidikan Pancasila:




Keberagaman Ciri Fisik 

A. Pengertian Ciri Fisik

Ciri fisik adalah bagian tubuh yang dapat dilihat secara langsung pada seseorang.
Setiap orang memiliki ciri fisik yang berbeda-beda,  termasuk anggota keluarga.


B. Contoh Ciri Fisik Anggota Keluarga

Ciri fisik yang dapat dikenali antara lain:

  • Warna kulit (cerah, sawo matang, gelap)
  • Bentuk rambut (lurus, keriting, ikal)
  • Warna rambut (hitam, cokelat)
  • Tinggi badan (tinggi, sedang, pendek)
  • Bentuk wajah (bulat, lonjong)

📌 Contoh:
Ayah berambut lurus, ibu berambut keriting, kakak lebih tinggi, adik lebih pendek.


C. Keberagaman dalam Keluarga

Walaupun satu keluarga, ciri fisik setiap anggota bisa berbeda.
Perbedaan ini adalah hal yang wajar dan merupakan anugerah dari Tuhan.


D. Sikap yang Perlu Ditunjukkan

Terhadap keberagaman ciri fisik anggota keluarga, kita harus:

  • Menerima perbedaan dengan senang hati
  • Menghargai setiap anggota keluarga
  • Tidak mengejek atau membandingkan
  • Saling menyayangi dan menghormati


📌 Materi Bahasa Indonesia:

Kata Benda dan Kata Sifat

🌼 A. Kata Benda

Kata benda adalah kata yang digunakan untuk menyebut nama orang, hewan, benda, atau tempat.

 Contoh Kata Benda:

  • Orang: ibu, ayah, guru, teman
  • Hewan: kucing, ayam, ikan
  • Benda: buku, pensil, tas
  • Tempat: sekolah, rumah, taman

📝 Contoh Kalimat:

  • Ani membaca buku.
  • Kucing itu tidur di kursi.
  • Ayah pergi ke kantor.

🌼 B. Kata Sifat

Kata sifat adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan keadaan atau sifat kata benda.

 Contoh Kata Sifat:

  • besar
  • kecil
  • rajin
  • cantik
  • bersih
  • pintar

📝 Contoh Kalimat:

  • Tas Rani sangat besar.
  • Kelas kami bersih.
  • Budi anak yang rajin.

🌼 C. Hubungan Kata Benda dan Kata Sifat

Kata sifat biasanya digunakan untuk menerangkan kata benda.

📝 Contoh:

  • Buku tebal
  • Rumah besar
  • Anak pintar
  • Bunga indah

🌼 D. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Ibu membeli apel merah.
  • Kami bermain di taman luas.
  • Adik memiliki boneka lucu.

📌 Kesimpulan

  • Kata benda adalah nama orang, hewan, benda, atau tempat.
  • Kata sifat adalah kata yang menjelaskan keadaan atau sifat kata benda.
  • Kata sifat membantu kita memberi penjelasan yang lebih jelas tentang kata benda.

 Latihan Soal :

Lingkari kata sifat pada kalimat berikut!

1.     Bunga itu indah.

2.     Kucingku sangat lucu.

3.     Bola itu bulat.

4.     Adik memakai sepatu baru.

5.     Buah mangga rasanya manis.

 

Lingkari kata benda pada kalimat berikut!

6.     Ani membaca buku.

7.     Kucing itu tidur di kursi.

8.     Ayah pergi ke kantor.

9.     Ibu memasak nasi

10.  Siti membawa tas



📌 Refleksi Pembelajaran :

    1. Bahasa Indonesia
      Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik mempelajari antonim (lawan kata). Siswa berlatih mengenali dan menyebutkan lawan kata dari kosakata sederhana melalui contoh dan latihan. Sebagian besar peserta didik sudah mampu menentukan antonim dengan cukup baik, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan agar lebih tepat dalam memilih lawan kata.

    2. Pendidikan Anti Korupsi
      Dalam pembelajaran Pendidikan Anti Korupsi, peserta didik mempelajari sikap sederhana. Siswa memahami bahwa hidup sederhana berarti menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Melalui diskusi dan contoh, peserta didik mulai menunjukkan pemahaman tentang penerapan sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

    3. Pendidikan Pancasila
      Pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, peserta didik mempelajari keragaman ciri fisik. Siswa dikenalkan pada perbedaan ciri fisik antar individu dan diajak untuk saling menghargai. Anak-anak dapat menyebutkan contoh perbedaan ciri fisik dan memahami pentingnya sikap saling menghormati.

    Kesimpulan:
    Pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan kondusif. Peserta didik aktif, mampu memahami materi antonim, sikap sederhana, serta pentingnya menghargai keragaman ciri fisik dalam kehidupan sehari-hari.

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu