Minggu, 06 September 2026

Senin, 07 September 2026 - 1.B - Bahasa Indonesia

 Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Senin, 07 September 2026

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 1B! 💖

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat untuk belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin ya Rabbal’alamin. 🤲✨

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita membaca doa terlebih dahulu. Jangan lupa untuk selalu bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita.

Anak-anak, tahukah kalian?

Allah Swt. memberikan manusia kemampuan yang luar biasa. Kita memiliki mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, mulut untuk berbicara, dan tangan untuk menulis.

Semua itu merupakan bukti kebesaran dan kasih sayang Allah Swt. kepada kita. 💕🌷

📚 Mata Pelajaran

Bahasa Indonesia
Materi: Mengenal dan Menulis Huruf Vokal (A, I, U, E, O)


📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menunjukkan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa.

Peserta didik mampu melakukan kegiatan menulis permulaan dengan benar melalui kegiatan menulis huruf, khususnya huruf vokal, di atas kertas dan/atau melalui media digital. 


🎯 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenal huruf vokal a, i, u, e, o.
  • Menyebutkan huruf vokal secara urut.
  • Membedakan bentuk huruf vokal besar dan kecil.
  • Menulis huruf vokal dengan bentuk dan arah penulisan yang benar.
  • Menulis huruf vokal dengan rapi di atas kertas maupun media digital. 

🎯 Alur Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Mengenal lima huruf vokal: a, i, u, e, o.
  2. Menyebutkan huruf vokal secara urut.
  3. Mengenali bentuk huruf vokal besar dan kecil.
  4. Membedakan setiap bentuk huruf vokal.
  5. Menunjukkan contoh huruf vokal dalam kata sederhana.
  6. Menebalkan huruf vokal dengan benar.
  7. Menulis huruf vokal a, i, u, e, o dengan benar dan rapi.
  8. Menulis huruf vokal melalui media digital sederhana.
  9. Menunjukkan sikap teliti, sabar, dan percaya diri dalam kegiatan menulis. 

📚 Materi Pembelajaran

Mengenal Huruf Vokal

Dalam bahasa Indonesia terdapat lima huruf yang disebut huruf vokal, yaitu:

A – I – U – E – O

Mari kita baca bersama:

🗣️ A – I – U – E – O


1. Huruf Vokal A

Bentuk huruf:

A a

Contoh kata:

  • Ayam 🐔
  • Api 🔥
  • Awan ☁️
  • Ayah 👨

Latihan menulis:

A A A A A

a a a a a


2. Huruf Vokal I

Bentuk huruf:

I i

Contoh kata:

  • Ikan 🐟
  • Ibu 👩
  • Ikat 🎀

Latihan menulis:

I I I I I

i i i i i


3. Huruf Vokal U

Bentuk huruf:

U u

Contoh kata:

  • Ular 🐍
  • Unta 🐫
  • Ubi 🍠

Latihan menulis:

U U U U U

u u u u u


4. Huruf Vokal E

Bentuk huruf:

E e

Contoh kata:

  • Enak 😊
  • Ekor 🐈
  • Emas 🪙

Latihan menulis:

E E E E E

e e e e e


5. Huruf Vokal O

Bentuk huruf:

O o

Contoh kata:

  • Obat 💊
  • Orang 👨‍👩‍👧
  • Onta 🐫

Latihan menulis:

O O O O O

o o o o o


✏️ Cara Menulis dengan Baik

Saat belajar menulis, perhatikan hal berikut:

  1. Duduk dengan posisi tegak dan nyaman.
  2. Pegang pensil dengan benar.
  3. Tulislah secara perlahan dan teliti.
  4. Ikuti bentuk huruf dengan benar.
  5. Jaga kerapian tulisan agar mudah dibaca.

Kegiatan 1 – Ayo Berlatih Menulis Huruf Vokal! ✍️

Tulislah huruf vokal berikut dengan rapi!

  1. A a : ___________________
  2. I i : ___________________
  3. U u : ___________________
  4. E e : ___________________
  5. O o : ___________________

Kegiatan 2 – Menghubungkan Huruf dengan Gambar 🔗

Pasangkan gambar dengan huruf awal yang tepat!

🐔 Ayam → A

🐟 Ikan → I

🐍 Ular → U

😊 Enak → E

👨 Orang → O


📋 Latihan

Buku Cetak Bahasa Indonesia halaman 43


🌱 Kesimpulan Pembelajaran

Kesimpulan Materi:

Murid mengenal dan membedakan huruf vokal a, i, u, e, o dan huruf konsonan. Pembelajaran dilaksanakan secara daring dengan mengerjakan latihan soal pada buku cetak karena kegiatan belajar di sekolah diliburkan akibat dampak abu vulkanik Anak Gunung Krakatau.

Refleksi Pembelajaran Murid:

Murid mengikuti pembelajaran secara daring dan mengerjakan latihan soal pada buku cetak. Murid dapat mengenali sebagian besar huruf vokal dan konsonan serta mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik.

Tindak Lanjut Guru:

Guru memberikan penguatan dan latihan tambahan dalam mengenali serta membedakan huruf vokal dan konsonan. Murid yang memerlukan pendampingan akan diberikan latihan secara bertahap agar kemampuan mengenal huruf semakin baik.




Kamis, 03 September 2026

Jum'at, 04 September 2026 - 1.B - Adab

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Adab

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Jum'at, 04 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Hari ini kita akan belajar Adab: Membiasakan Senyum dan Sapa. 😊👋


📚 Adab: Membiasakan Senyum dan Sapa

😊 Apa itu Senyum?

Senyum adalah menunjukkan wajah yang ramah dan ceria kepada orang lain.

Senyum membuat orang lain merasa senang dan nyaman.

Contoh:
😊 Tersenyum saat bertemu guru.
😊 Tersenyum saat bertemu teman.

👋 Apa itu Sapa?

Menyapa berarti mengucapkan salam atau menyampaikan kata-kata yang baik ketika bertemu orang lain.

Contoh:
👋 “Assalamu’alaikum, Bu Guru.”

👋 “Halo, teman!”

🌟 Mengapa Kita Harus Senyum dan Sapa?

Karena senyum dan sapa merupakan adab yang baik.

Dengan membiasakan senyum dan sapa, kita dapat:

  • Menjadi anak yang ramah. 😊

  • Membuat orang lain senang. 💕

  • Memiliki banyak teman. 👧👦

  • Menunjukkan sikap sopan dan santun. 🌷

💡 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Saat datang ke sekolah:

😊 Tersenyum → 👋 Menyapa → 🤲 Mengucapkan salam

“Assalamu’alaikum, Bu Guru.” 🌷

🌷 Hadis tentang Senyum

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.”
(HR. Tirmidzi)

Artinya: 😊
Senyum kepada orang lain adalah kebaikan dan mendapat pahala dari Allah.

👋 Hadis tentang Sapa/Salam

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebarkanlah salam di antara kalian.”
(HR. Muslim)

Artinya: 🌷
Kita dianjurkan untuk mengucapkan salam ketika bertemu orang lain.


🌟 Ayo Biasakan!

Mulai hari ini, mari kita biasakan:

Senyum 😊
Sapa 👋
Salam 🌷
Sopan 🤍

Ingat ya, anak-anak:

“Senyum itu indah, menyapa itu ramah.” 😊👋

Semoga kita menjadi anak yang ramah, sopan, dan disenangi banyak orang. 🌟

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Murid mengenal adab membiasakan senyum dan sapa sebagai bentuk keramahan, kesopanan, dan menghargai orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Refleksi Pembelajaran Murid:

Murid dapat memahami pentingnya tersenyum dan menyapa dengan sopan serta mulai membiasakannya saat bertemu guru, teman, dan orang lain.

Tindak Lanjut Guru:

Guru memberikan teladan dan pembiasaan kepada murid untuk selalu tersenyum, mengucapkan salam, dan menyapa dengan sopan dalam kehidupan sehari-hari.



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rabu, 02 September 2026

Kamis, 03 September 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Pendidikan Pancasila

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Kamis, 03 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal simbol dan sila-sila Pancasila. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi yang tidak kalah penting, yaitu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. 🏡❤️

📚 Pendidikan Pancasila: Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Anak-anak hebat, Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kita, yaitu keluarga. 👨‍👩‍👧‍👦

Contohnya adalah berdoa bersama keluarga, menyayangi anggota keluarga, membantu orang tua, berbagi dengan saudara, dan hidup rukun.

Mari kita belajar dengan semangat, tertib, dan percaya diri! 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚✨

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Pendidikan Pancasila – Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenal nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

  • Menyebutkan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila di keluarga.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Materi Pokok

Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Keluarga

Contoh penerapan nilai Pancasila di keluarga:

🙏 Berdoa sebelum makan dan belajar.

❤️ Menyayangi ayah, ibu, kakak, dan adik.

🤝 Membantu orang tua di rumah.

🍪 Mau berbagi makanan dengan saudara.

🏠 Menjaga kebersihan rumah bersama-sama.

😊 Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.

⚖️ Bersikap adil dan tidak pilih kasih.

🧹 Melaksanakan tugas di rumah dengan tanggung jawab.

🤗 Hidup rukun dan saling menghormati.

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Cerita sederhana

  • Praktik

  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Gambar kegiatan keluarga

  • Video tentang kehidupan keluarga

  • Buku Pendidikan Pancasila

  • Laptop/Speaker


🏡 A. Apa Itu Keluarga?

Anak-anak...

Siapa saja yang ada di rumah kalian? 👨‍👩‍👧‍👦

Ada ayah?

Ada ibu?

Ada kakak atau adik?

Ya, mereka adalah bagian dari keluarga kita.

Keluarga adalah orang-orang yang hidup bersama dan saling menyayangi.

Di dalam keluarga, kita harus hidup rukun, saling menghormati, saling membantu, dan menyayangi satu sama lain. ❤️

Pancasila mengajarkan kita untuk melakukan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di dalam keluarga.


🙏 B. Menerapkan Sila Pertama di Keluarga

Ketuhanan Yang Maha Esa

Sila pertama mengajarkan kita untuk percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Contoh penerapannya di keluarga:

🙏 Berdoa sebelum makan.

📖 Berdoa sebelum belajar.

🕌 Melaksanakan ibadah.

❤️ Bersyukur atas nikmat Allah SWT.

🤲 Menghormati anggota keluarga yang sedang beribadah.

Contoh:

Sebelum makan, kita berdoa bersama keluarga.

👉 Perbuatan tersebut sesuai dengan nilai sila pertama Pancasila.


❤️ C. Menerapkan Sila Kedua di Keluarga

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Sila kedua mengajarkan kita untuk menyayangi dan menghargai sesama.

Contoh penerapannya di keluarga:

❤️ Menyayangi ayah dan ibu.

🤗 Menyayangi kakak dan adik.

😊 Berbicara dengan sopan.

🩹 Membantu anggota keluarga yang sedang kesusahan.

🙅 Tidak menyakiti saudara.

Contoh:

Ketika adik terjatuh, kita membantu dan menghiburnya.

👉 Perbuatan tersebut merupakan contoh sikap sesuai sila kedua.


🤝 D. Menerapkan Sila Ketiga di Keluarga

Persatuan Indonesia

Sila ketiga mengajarkan kita untuk hidup rukun dan menjaga persatuan.

Contoh penerapannya di keluarga:

🤝 Hidup rukun dengan saudara.

❤️ Tidak bertengkar.

🧹 Membersihkan rumah bersama-sama.

👨‍👩‍👧‍👦 Bermain bersama keluarga.

😊 Menjaga kerukunan keluarga.

Contoh:

Ayah, ibu, kakak, dan adik bekerja sama membersihkan rumah.

👉 Perbuatan tersebut merupakan contoh penerapan sila ketiga.


⚖️ E. Menerapkan Sila Keempat di Keluarga

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Sila keempat mengajarkan kita untuk mau mendengarkan pendapat dan bermusyawarah.

Contoh penerapannya di keluarga:

👂 Mendengarkan pendapat anggota keluarga.

💬 Berbicara dengan sopan.

🤝 Berdiskusi untuk menentukan keputusan bersama.

🙋 Tidak memaksakan kehendak.

😊 Menghargai pendapat saudara.

Contoh:

Keluarga berdiskusi untuk menentukan tempat liburan bersama.

👉 Setiap anggota keluarga boleh menyampaikan pendapat.


⚖️ F. Menerapkan Sila Kelima di Keluarga

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil dan melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contoh penerapannya di keluarga:

🍪 Mau berbagi makanan dengan saudara.

🧸 Berbagi mainan.

🧹 Melaksanakan tugas rumah.

⚖️ Bersikap adil kepada semua anggota keluarga.

❤️ Tidak mengambil hak milik saudara.

Contoh:

Kakak dan adik mendapatkan makanan dan kesempatan bermain secara adil.

👉 Sikap tersebut merupakan contoh penerapan sila kelima.


🌟 G. Contoh Perilaku Pancasila di Rumah

Perhatikan contoh berikut!

No.PerilakuNilai Pancasila
1Berdoa sebelum makanSila ke-1
2Membantu ibuSila ke-2
3Hidup rukun dengan saudaraSila ke-3
4Mendengarkan pendapat keluargaSila ke-4
5Berbagi makanan dengan saudaraSila ke-5
6Menjaga kebersihan rumahSila ke-3/5
7Berbicara sopan kepada orang tuaSila ke-2
8Tidak bertengkar dengan saudaraSila ke-3

Ayo kita biasakan melakukan perbuatan baik di rumah! 🏡❤️


📋 LKPD



🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Pancasila harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kita dapat menerapkan nilai Pancasila mulai dari lingkungan keluarga.

  • Sila pertama dapat diterapkan dengan rajin berdoa dan beribadah.

  • Sila kedua dapat diterapkan dengan menyayangi dan membantu keluarga.

  • Sila ketiga dapat diterapkan dengan hidup rukun bersama keluarga.

  • Sila keempat dapat diterapkan dengan mendengarkan dan menghargai pendapat.

  • Sila kelima dapat diterapkan dengan bersikap adil dan mau berbagi.

  • Kita harus menyayangi, menghormati, dan membantu anggota keluarga. ❤️

Anak-anak hebat, mari kita biasakan menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari rumah. 🏡✨

Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti berdoa, menyayangi keluarga, membantu orang tua, berbagi dengan saudara, hidup rukun, dan berbicara dengan sopan.

Semoga kita menjadi anak-anak yang baik, bertanggung jawab, suka membantu, hidup rukun, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 🤲❤️

Alhamdulillahirabbil 'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Peserta didik mengerjakan latihan soal tentang nilai-nilai Pancasila untuk menguatkan pemahaman dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Refleksi Pembelajaran Murid:

Peserta didik dapat mengerjakan latihan soal dengan cukup baik. Beberapa murid masih memerlukan bimbingan dalam memahami contoh penerapan nilai-nilai Pancasila.

Tindak Lanjut Guru:

Guru memberikan penguatan dan latihan tambahan bagi murid yang masih mengalami kesulitan serta membimbing murid untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kamis, 03 September 2026 - 1.B - Matematika

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Matematika

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Kamis, 03 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar mengenal dan membandingkan bilangan. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Matematika dengan materi yang tidak kalah menarik, yaitu mengurutkan bilangan sampai 20. 🔢✨

📚 Matematika: Mengurutkan Bilangan sampai 20

Anak-anak hebat, apakah kalian pernah melihat angka 1, 2, 3, 4, 5? 🔢

Bilangan dapat kita urutkan dari yang terkecil ke terbesar atau dari yang terbesar ke terkecil.

Hari ini kita akan belajar mengurutkan bilangan sampai 20 dengan menggunakan angka dan benda-benda konkret di sekitar kita.

Mari kita belajar dengan semangat, teliti, dan percaya diri! Jangan takut mencoba. 🌟

Selamat belajar, anak-anak hebat! 📚🔢

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


📚 Mata Pelajaran

Matematika – Mengurutkan Bilangan sampai 20

📖 Capaian Pembelajaran (CP)

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

🎯 Kriteria Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengenal bilangan 1 sampai 20.

  • Membaca bilangan 1 sampai 20 dengan benar.

  • Menentukan bilangan yang lebih kecil dan lebih besar.

  • Mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar.

  • Mengurutkan bilangan dari yang terbesar ke terkecil.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu mengurutkan bilangan sampai 20 dari yang terkecil ke terbesar dan dari yang terbesar ke terkecil dengan tepat.

📚 Materi Pokok

Mengurutkan Bilangan sampai 20

Bilangan 1 sampai 20:

1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 9 – 10 – 11 – 12 – 13 – 14 – 15 – 16 – 17 – 18 – 19 – 20

Contoh urutan dari terkecil ke terbesar:

🔢 3 – 5 – 7 – 9 – 12

Contoh urutan dari terbesar ke terkecil:

🔢 15 – 12 – 10 – 6 – 2

📖 Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Menggunakan benda konkret

  • Permainan mengurutkan angka

  • Penugasan

🎥 Media Pembelajaran

  • Kartu angka 1–20

  • Pensil

  • Gambar benda

  • Papan tulis

  • Buku Matematika

  • LKPD


🔢 A. Apa Itu Mengurutkan Bilangan?

Anak-anak...

Pernahkah kalian melihat angka seperti ini?

5 – 2 – 8 – 1 – 4

Apakah angka tersebut sudah berurutan?

Belum. ❌

Kita dapat mengurutkannya dari bilangan yang paling kecil ke bilangan yang paling besar.

Hasilnya:

1 – 2 – 4 – 5 – 8

Mengurutkan bilangan artinya menyusun bilangan sesuai urutan tertentu.

Kita dapat mengurutkan bilangan:

⬆️ Dari terkecil ke terbesar

atau

⬇️ Dari terbesar ke terkecil


🌱 B. Mengurutkan dari Terkecil ke Terbesar

Mengurutkan dari terkecil ke terbesar berarti kita mulai dari bilangan yang paling kecil, kemudian semakin besar.

Contoh:

2 – 4 – 6 – 8 – 10

Bilangan 2 paling kecil.

Kemudian 4, 6, 8, dan 10 semakin besar.

Contoh lainnya:

7 – 3 – 9 – 5

Mari kita urutkan.

Bilangan terkecil adalah 3.

Kemudian 5.

Kemudian 7.

Bilangan terbesar adalah 9.

Jadi:

3 – 5 – 7 – 9


🧸 C. Mengurutkan Menggunakan Benda Konkret

Anak-anak, kita juga dapat belajar mengurutkan bilangan menggunakan benda di sekitar kita.

Contohnya menggunakan pensil. ✏️

Perhatikan:

✏️✏️ = 2 pensil

✏️✏️✏️✏️ = 4 pensil

✏️✏️✏️✏️✏️✏️ = 6 pensil

✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️ = 8 pensil

Jumlah pensil semakin banyak.

Jadi bilangan tersebut dapat diurutkan:

2 – 4 – 6 – 8

👉 Dari jumlah benda yang sedikit menuju jumlah benda yang lebih banyak.

Dengan benda konkret, kita dapat lebih mudah memahami urutan bilangan.


⬇️ D. Mengurutkan dari Terbesar ke Terkecil

Sekarang kita belajar mengurutkan bilangan dari terbesar ke terkecil.

Contoh:

4 – 9 – 2 – 7

Bilangan terbesar adalah 9.

Kemudian 7.

Kemudian 4.

Bilangan terkecil adalah 2.

Jadi urutannya:

9 – 7 – 4 – 2

Contoh lainnya:

15 – 20 – 12 – 18

Urutkan dari terbesar ke terkecil.

20 – 18 – 15 – 12


🔢 E. Urutan Bilangan 1 sampai 20

Mari kita membaca bilangan bersama-sama! 📖

1 – 2 – 3 – 4 – 5

6 – 7 – 8 – 9 – 10

11 – 12 – 13 – 14 – 15

16 – 17 – 18 – 19 – 20

Jika kita mengurutkan dari terkecil ke terbesar, maka:

1 → 2 → 3 → 4 → 5 → 6 → 7 → 8 → 9 → 10 → 11 → 12 → 13 → 14 → 15 → 16 → 17 → 18 → 19 → 20

Jika kita mengurutkan dari terbesar ke terkecil:

20 → 19 → 18 → 17 → 16 → 15 → 14 → 13 → 12 → 11 → 10 → 9 → 8 → 7 → 6 → 5 → 4 → 3 → 2 → 1


🎲 F. Ayo Bermain Mengurutkan Angka!

Ibu Guru memiliki beberapa kartu angka.

Contohnya:

🔢 8 – 3 – 6 – 1 – 5

Ayo kita urutkan dari terkecil ke terbesar!

Bilangan paling kecil adalah 1.

Kemudian 3.

Kemudian 5.

Kemudian 6

Bilangan paling besar adalah 8.

Jadi:

1 – 3 – 5 – 6 – 8

Sekarang coba dari terbesar ke terkecil:

8 – 6 – 5 – 3 – 1

Hebat! 🌟


📋 LKPD

Lembar Kerja Peserta Didik

Nama: ___________________________

Kelas: ___________________________

Tanggal: _________________________

Kegiatan 1 – Urutkan Bilangan! 🔢

Urutkan bilangan dari terkecil ke terbesar!

  1. 4 – 1 – 3 – 2

    Jawab: __________________________

  2. 8 – 5 – 10 – 6

    Jawab: __________________________

  3. 12 – 9 – 15 – 11

    Jawab: __________________________

  4. 20 – 16 – 18 – 14

    Jawab: __________________________

Kegiatan 2 – Urutkan dari Terbesar ke Terkecil! ⬇️

  1. 3 – 7 – 5 – 9

    Jawab: __________________________

  2. 11 – 15 – 13 – 18

    Jawab: __________________________

  3. 20 – 17 – 14 – 19

    Jawab: __________________________


🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa:

  • Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan sesuai urutan.

  • Bilangan dapat diurutkan dari terkecil ke terbesar.

  • Bilangan juga dapat diurutkan dari terbesar ke terkecil.

  • Bilangan 1 sampai 20 memiliki urutan yang tetap.

  • Kita dapat menggunakan benda konkret untuk membantu mengurutkan bilangan.

  • Mengurutkan dari terkecil ke terbesar berarti dimulai dari jumlah yang paling sedikit menuju yang paling banyak.

  • Mengurutkan dari terbesar ke terkecil berarti dimulai dari jumlah yang paling banyak menuju yang paling sedikit.

Anak-anak hebat, mari kita terus berlatih mengurutkan bilangan dengan teliti. 🔢✨

Ingat ya!

⬆️ Terkecil → Terbesar

⬇️ Terbesar → Terkecil

Semoga Allah SWT menjadikan kita anak-anak yang rajin belajar, teliti, percaya diri, dan senang belajar Matematika. 🤲💕

Alhamdulillahirabbil 'alamin. 

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


🌱 Kesimpulan dan Refleksi Bahasa Indonesia

Kesimpulan Materi:

Peserta didik belajar mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar dan dari yang terbesar ke terkecil dengan tepat.

Refleksi Pembelajaran Murid: 

Peserta didik dapat mengurutkan bilangan dengan cukup baik, meskipun beberapa murid masih membutuhkan bantuan dalam menentukan bilangan terkecil dan terbesar.

Tindak Lanjut Guru:

Guru memberikan latihan tambahan menggunakan kartu angka dan benda konkret bagi murid yang masih mengalami kesulitan serta memberikan penguatan kepada murid yang sudah memahami materi.


🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selasa, 01 September 2026

Rabu, 02 September 2026 - 1.B - Seni Rupa

Nama Guru                      : Resky Kusumawardati, S.Pd.

Satuan Pendidikan         : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                : Seni Rupa

Kelas/Semester              : 1B / 1 

Hari/Tanggal                    : Rabu, 02 September 2026


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

  

                                    

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan sholat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar berbagai hal. Dalam Seni Rupa, kita mengenal unsur-unsur rupa pada karya seni dan lingkungan sekitar.

Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran dengan materi yang menarik dari ketiga mata pelajaran tersebut.

🎨 Seni Rupa: kita akan mempraktikkan pengetahuan yang telah dipelajari dengan membuat karya seni sederhana menggunakan unsur-unsur rupa.


🎨 MATA PELAJARAN 

SENI RUPA

Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenali, menyebutkan, dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar maupun dalam karya seni rupa sederhana, serta mampu membuat karya seni rupa menggunakan unsur-unsur rupa yang dipelajari.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menggunakan seluruh unsur rupa.
  2. Membuat karya seni sederhana.
  3. Mempresentasikan hasil karya dengan percaya diri.

Kriteria Pembelajaran

Murid dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu:

  1. Membuat karya sederhana menggunakan unsur-unsur rupa.
  2. Menjelaskan unsur-unsur rupa yang digunakan pada karyanya.
  3. Menceritakan proses pembuatan karya.
  4. Memberikan apresiasi terhadap karya teman.

Model / Metode Pembelajaran

  • Model: Project Based Learning (PjBL)
  • Metode: Diskusi, unjuk kerja (praktik), presentasi, dan tanya jawab

Media Pembelajaran / Alat Peraga

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Video pembelajaran

🌈 Apersepsi Seni Rupa

Anak-anak hebat, Allah SWT menciptakan alam semesta ini dengan penuh keindahan dan keteraturan. Coba kalian perhatikan pemandangan di sekitar kita, warna-warni bunga yang mekar, bentuk daun yang unik, garis-garis pada batang pohon, tekstur batu yang kokoh, hingga luasnya ruang langit yang membentang.

Semua itu merupakan karunia dan ciptaan Allah SWT yang patut kita syukuri.

Melalui pembelajaran Seni Rupa hari ini, kita tidak hanya belajar menggambar, tetapi juga belajar mengekspresikan rasa syukur kepada Allah SWT. Kita mensyukuri nikmat penglihatan dan kreativitas dengan cara menjaga, menghargai, serta menuangkan keindahan ciptaan-Nya ke dalam sebuah karya seni.

Hari ini, kalian akan menjadi seniman cilik Kelas 1B yang hebat dan siap menorehkan karya terbaik. 🎨✨


🎨 Penjabaran Materi

Bagaimana cara membuat sebuah karya seni yang menarik dengan memanfaatkan seluruh unsur rupa yang sudah pernah kita pelajari sebelumnya?

Hari ini, kita akan merangkum semuanya ke dalam satu proyek pembuatan gambar karya seni rupa sederhana yang kreatif dan penuh warna.

1. Menentukan Tema Gambar 

Sebelum mulai menggambar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema atau topik gambar.

Kalian bebas berkreasi memilih tema yang paling disukai atau yang sering dilihat di lingkungan sekitar.

Beberapa pilihan tema yang dapat digunakan:

  • Rumahku: Menggambarkan suasana rumah tempat tinggal yang nyaman bersama keluarga.
  • Sekolahku: Menggambarkan halaman sekolah, gedung kelas, atau kegiatan bersama teman-teman di sekolah.
  • Taman Bunga: Menggambarkan kebun yang dipenuhi berbagai bunga indah dan kupu-kupu yang beterbangan.
  • Alam Ciptaan Allah: Menggambarkan pemandangan gunung, matahari terbit, dan hamparan sawah yang hijau.
  • Kebun Binatang: Menggambarkan berbagai hewan yang hidup di alam atau kandangnya.
  • Pantai: Menggambarkan deburan ombak, pasir putih, dan langit biru yang cerah.

2. Memasukkan Unsur-Unsur Rupa pada Karya

Agar gambar yang dibuat menjadi karya seni rupa yang utuh dan indah, pastikan di dalam gambar terdapat unsur-unsur rupa yang telah dipelajari.

• Titik

Gunakan bintik-bintik atau titik kecil untuk menghias bagian tertentu, seperti pola pada sayap kupu-kupu, bagian tengah bunga, atau tekstur tanah.

• Garis

Gunakan berbagai macam garis, seperti garis lurus untuk pagar, garis lengkung untuk pelangi atau ombak, garis zig-zag, atau garis bergelombang.

• Bentuk

Gabungkan bentuk geometris, seperti lingkaran untuk matahari serta persegi dan segitiga untuk rumah, dengan bentuk organik atau alami seperti daun dan awan.

• Warna

Berikan warna-warna cerah menggunakan krayon, pensil warna, atau spidol agar gambar terlihat hidup, menarik, dan menyenangkan untuk dipandang.

• Tekstur

Tunjukkan kesan permukaan pada gambar, misalnya tekstur kasar pada batang pohon atau tekstur halus pada kelopak bunga melalui goresan atau pola garis.

• Ruang

Atur tata letak objek pada gambar. Bedakan objek yang digambar lebih besar di bagian depan dan objek yang digambar lebih kecil di bagian belakang agar gambar terlihat lebih nyata.


📝 LKPD




🌱 Kesimpulan dan Refleksi Seni Rupa

Kesimpulan Materi:

Murid mengenal unsur rupa berupa bentuk dan menggunakan bentuk-bentuk geometri seperti lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga untuk membentuk gambar kereta api.

Refleksi Pembelajaran Murid:

Murid dapat mengenali dan menggabungkan beberapa bentuk geometri menjadi gambar kereta api dengan kreatif. Sebagian murid masih memerlukan bimbingan dalam menyusun bentuk dan menempel/menggambar dengan rapi.

Tindak Lanjut Guru:

Guru memberikan bimbingan dan contoh sederhana dalam menyusun bentuk geometri serta memberikan kesempatan kepada murid untuk berlatih membuat berbagai gambar menggunakan bentuk geometri.



🌟 Penutup Keseluruhan Pembelajaran

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu