IDENTITAS
Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 28 September 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Konsep penjumlahan sampai 20 (pengenalan simbol tambah dan menghitung cepat)
Pertemuan Ke: 2
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖
Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang benda yang bertambah banyak.
Kemarin kita sering menggunakan kata “ditambah”saat menghitung.
Hari ini kita akan mengenal tanda yang digunakan dalam matematika untuk menggantikan kata “ditambah”.
Tanda tersebut adalah:
+
Tanda ini disebut tanda tambah.
Selain itu, kita juga akan belajar cara berhitung maju agar dapat menjumlahkan bilangan dengan lebih cepat.
Mari kita belajar dengan teliti, berani mencoba, dan penuh semangat. 🌷✨
Yuk, kita mulai belajar! 💗
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengenal simbol penjumlahan (+), memahami makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan atau menambahkan, serta melakukan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan cara berhitung maju.
Peserta didik mampu menuliskan kalimat penjumlahan sederhana, menentukan hasil penjumlahan, dan menunjukkan sikap teliti serta percaya diri saat melakukan kegiatan berhitung.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Hari ini kita belajar:
🌷 Mengenal tanda penjumlahan (+).
🌷 Mengetahui bahwa tanda (+) dibaca “ditambah”.
🌷 Memahami penjumlahan sebagai kegiatan menyatukan atau menambahkan benda atau bilangan.
🌷 Melakukan operasi penjumlahan sampai 20.
🌷 Menggunakan teknik hitung maju untuk menjumlahkan dengan lebih cepat.
🌷 Menuliskan kalimat penjumlahan menggunakan simbol (+).
🌷 Menunjukkan sikap teliti dan percaya diri dalam berhitung.
🌷 Mindful (Berkesadaran)
Saat belajar penjumlahan, kita harus memperhatikan bilangan dengan teliti.
Kita perlu mengetahui:
🔢 Bilangan pertama.
➕ Tanda tambah.
🔢 Bilangan kedua.
🟰 Hasil penjumlahan.
Kita juga belajar menggunakan hitung maju, yaitu melanjutkan hitungan dari bilangan yang lebih besar agar menghitung menjadi lebih cepat.
Contoh:
5 + 3
Mulai dari 5, lalu hitung maju:
6 → 7 → 8
Jadi:
5 + 3 = 8
🌷 Meaningful (Bermakna)
Penjumlahan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya:
Ada 4 buku di meja.
Kemudian datang lagi 3 buku.
Sekarang jumlah bukunya menjadi:
4 + 3 = 7
Jadi, penjumlahan digunakan ketika jumlah benda bertambah atau digabungkan.
Dengan belajar penjumlahan, kita dapat menghitung jumlah benda di sekitar dengan lebih mudah.
🌷 Joyful (Menyenangkan)
Hari ini kita akan belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan.
Kita akan:
🎯 Bermain “Tebak Tanda”.
☝️ Membuat tanda tambah menggunakan jari.
🔢 Bermain menggunakan kartu angka.
🧠 Berlatih hitung maju.
✏️ Menulis kalimat penjumlahan.
🗣️ Menyebutkan hasil penjumlahan secara lisan.
🧩 Mengerjakan LKPD dengan permainan puzzle.
💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Anak-anak, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, Allah SWT akan selalu mengingat dan menjumlahkannya untuk kita.
Seperti tanda tambah (+), pahala kita akan terus bertambah jika kita rajin berbuat baik. 💗
Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”
QS. Az-Zalzalah: 7
Dari ayat tersebut, kita belajar untuk selalu melakukan kebaikan, meskipun kebaikan itu kecil.
Semakin banyak kebaikan yang kita lakukan, semakin banyak pula kebaikan yang kita kumpulkan.
Mari kita rajin berbuat baik kepada Allah SWT, guru, orang tua, dan teman. 🤲💗
💗 MATERI PEMBELAJARAN
1. Mengenal Tanda Tambah (+)
Dalam matematika, kita menggunakan simbol (+)untuk menunjukkan penjumlahan.
Simbol (+) dibaca:
“Ditambah”
Contohnya:
3 + 2
Dibaca:
“Tiga ditambah dua.”
Tanda tambah membantu kita menulis penjumlahan dengan lebih singkat.
Kita tidak perlu menuliskan kata “ditambah” secara panjang.
Cukup menggunakan simbol:
+
2. Memahami Arti Penjumlahan
Penjumlahan berarti menambahkan atau menggabungkan dua kelompok benda atau dua bilangan.
Contoh:
Ada 4 buku.
Kemudian ditambahkan 3 buku.
Maka:
4 + 3 = 7
Artinya, 4 buku digabung dengan 3 buku sehingga jumlah seluruhnya menjadi 7 buku.
Jadi:
4 + 3 = 7
3. Mengenal Cara Menulis Kalimat Penjumlahan
Saat menulis penjumlahan, kita menggunakan:
Bilangan + Bilangan = Hasil
Contoh:
2 + 4 = 6
5 + 3 = 8
7 + 2 = 9
6 + 4 = 10
Tanda (+) menunjukkan bahwa bilangan akan dijumlahkan.
Tanda (=) menunjukkan hasil dari penjumlahan.
4. Berhitung Maju
Selain menghitung benda satu per satu dari awal, kita dapat menggunakan cara berhitung maju.
Berhitung maju berarti kita mulai dari bilangan pertama atau bilangan yang lebih besar, lalu melanjutkan hitungan sebanyak bilangan yang ditambahkan.
Contoh:
5 + 3
Mulai dari 5.
Lalu hitung maju 3 langkah:
6 → 7 → 8
Jadi:
5 + 3 = 8
Contoh lainnya:
7 + 2
Mulai dari 7.
Hitung maju:
8 → 9
Jadi:
7 + 2 = 9
5. Penjumlahan Sampai 20
Kita dapat melakukan penjumlahan dengan hasil sampai 20.
Contoh:
4 + 5 = 9
6 + 3 = 9
8 + 2 = 10
9 + 4 = 13
7 + 5 = 12
10 + 6 = 16
11 + 4 = 15
12 + 5 = 17
13 + 6 = 19
10 + 10 = 20
Saat menghitung, kita harus tetap teliti agar mendapatkan hasil yang benar.
6. Menggunakan Tanda Tambah dalam Kehidupan Sehari-hari
Penjumlahan dapat digunakan saat kita menghitung benda yang bertambah.
Contoh:
🍎 Ada 3 apel.
🍎 Kemudian datang 2 apel lagi.
Maka:
3 + 2 = 5
Jadi jumlah apel seluruhnya adalah 5 apel.
Contoh lainnya:
✏️ Ada 5 pensil.
✏️ Ditambah 4 pensil.
Maka:
5 + 4 = 9
Jadi jumlah pensil seluruhnya adalah 9 pensil.
💗 KEGIATAN PEMBELAJARAN
💗 Kegiatan 1 — “Tebak Tanda” 🎯
Guru memperkenalkan simbol:
+
Guru bertanya:
“Anak-anak, siapa yang tahu tanda apa ini?”
Guru menjelaskan bahwa simbol (+) disebut tanda tambah dan dibaca “ditambah”.
Guru kemudian membuat lambang (+) dengan menyilangkan dua jari telunjuk di depan dada.
Peserta didik mengikuti gerakan tersebut bersama-sama sambil bersorak:
“Tambah!”
💗 Kegiatan 2 — “Tulis Tanda Tambah” ✏️
Guru menempelkan kartu lambang (+) di papan tulis.
Peserta didik mengamati bentuknya.
Kemudian peserta didik berlatih membuat tanda tambah di udara menggunakan jari.
Setelah itu, peserta didik mencoba menuliskan tanda (+) di buku masing-masing.
Guru membimbing peserta didik agar bentuk tanda tambah ditulis dengan tepat.
💗 Kegiatan 3 — “Berhitung Maju” 🧠
Guru memberikan contoh penjumlahan sederhana.
4 + 3
Guru mengajak peserta didik mulai dari angka 4, kemudian menghitung maju:
5 → 6 → 7
Jadi:
4 + 3 = 7
Peserta didik melakukan latihan bersama guru.
Contoh:
6 + 2
Mulai dari 6:
7 → 8
Jadi:
6 + 2 = 8
💗 YUK BERLATIH
Peserta didik mengerjakan LKPD Pertemuan 2.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar