Minggu, 27 September 2026

Senin, 28 September 2026 - 1.B - Matematika

IDENTITAS

Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Senin, 28 September 2026

Fase/Kelas: A/1B

Mata Pelajaran: Matematika

Materi: Konsep penjumlahan sampai 20 (pengenalan simbol tambah dan menghitung cepat)

Pertemuan Ke: 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    


🌷 PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷

Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.

Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin. 🤲✨

Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama. 🤲📖

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang benda yang bertambah banyak.

Kemarin kita sering menggunakan kata “ditambah”saat menghitung.

Hari ini kita akan mengenal tanda yang digunakan dalam matematika untuk menggantikan kata “ditambah”.

Tanda tersebut adalah:

+

Tanda ini disebut tanda tambah.

Selain itu, kita juga akan belajar cara berhitung maju agar dapat menjumlahkan bilangan dengan lebih cepat.

Mari kita belajar dengan teliti, berani mencoba, dan penuh semangat. 🌷✨

Yuk, kita mulai belajar! 💗


💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal simbol penjumlahan (+), memahami makna penjumlahan sebagai kegiatan menggabungkan atau menambahkan, serta melakukan penjumlahan sampai 20 dengan menggunakan cara berhitung maju.

Peserta didik mampu menuliskan kalimat penjumlahan sederhana, menentukan hasil penjumlahan, dan menunjukkan sikap teliti serta percaya diri saat melakukan kegiatan berhitung.


💗 TUJUAN PEMBELAJARAN

Hari ini kita belajar:

🌷 Mengenal tanda penjumlahan (+).

🌷 Mengetahui bahwa tanda (+) dibaca “ditambah”.

🌷 Memahami penjumlahan sebagai kegiatan menyatukan atau menambahkan benda atau bilangan.

🌷 Melakukan operasi penjumlahan sampai 20.

🌷 Menggunakan teknik hitung maju untuk menjumlahkan dengan lebih cepat.

🌷 Menuliskan kalimat penjumlahan menggunakan simbol (+).

🌷 Menunjukkan sikap teliti dan percaya diri dalam berhitung.


🌷 Mindful (Berkesadaran)

Saat belajar penjumlahan, kita harus memperhatikan bilangan dengan teliti.

Kita perlu mengetahui:

🔢 Bilangan pertama.

➕ Tanda tambah.

🔢 Bilangan kedua.

🟰 Hasil penjumlahan.

Kita juga belajar menggunakan hitung maju, yaitu melanjutkan hitungan dari bilangan yang lebih besar agar menghitung menjadi lebih cepat.

Contoh:

5 + 3

Mulai dari 5, lalu hitung maju:

6 → 7 → 8

Jadi:

5 + 3 = 8


🌷 Meaningful (Bermakna)

Penjumlahan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya:

Ada 4 buku di meja.

Kemudian datang lagi 3 buku.

Sekarang jumlah bukunya menjadi:

4 + 3 = 7

Jadi, penjumlahan digunakan ketika jumlah benda bertambah atau digabungkan.

Dengan belajar penjumlahan, kita dapat menghitung jumlah benda di sekitar dengan lebih mudah.


🌷 Joyful (Menyenangkan)

Hari ini kita akan belajar penjumlahan melalui kegiatan yang menyenangkan.

Kita akan:

🎯 Bermain “Tebak Tanda”.

☝️ Membuat tanda tambah menggunakan jari.

🔢 Bermain menggunakan kartu angka.

🧠 Berlatih hitung maju.

✏️ Menulis kalimat penjumlahan.

🗣️ Menyebutkan hasil penjumlahan secara lisan.

🧩 Mengerjakan LKPD dengan permainan puzzle.


💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT

Anak-anak, sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, Allah SWT akan selalu mengingat dan menjumlahkannya untuk kita.

Seperti tanda tambah (+), pahala kita akan terus bertambah jika kita rajin berbuat baik. 💗

Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

QS. Az-Zalzalah: 7

Dari ayat tersebut, kita belajar untuk selalu melakukan kebaikan, meskipun kebaikan itu kecil.

Semakin banyak kebaikan yang kita lakukan, semakin banyak pula kebaikan yang kita kumpulkan.

Mari kita rajin berbuat baik kepada Allah SWT, guru, orang tua, dan teman. 🤲💗


💗 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Tanda Tambah (+)

Dalam matematika, kita menggunakan simbol (+)untuk menunjukkan penjumlahan.

Simbol (+) dibaca:

“Ditambah”

Contohnya:

3 + 2

Dibaca:

“Tiga ditambah dua.”

Tanda tambah membantu kita menulis penjumlahan dengan lebih singkat.

Kita tidak perlu menuliskan kata “ditambah” secara panjang.

Cukup menggunakan simbol:

+

Yuk simak video pembelajaran berikut ini!




2. Memahami Arti Penjumlahan

Penjumlahan berarti menambahkan atau menggabungkan dua kelompok benda atau dua bilangan.

Contoh:

Ada 4 buku.

Kemudian ditambahkan 3 buku.

Maka:

4 + 3 = 7

Artinya, 4 buku digabung dengan 3 buku sehingga jumlah seluruhnya menjadi 7 buku.

Jadi:

4 + 3 = 7


3. Mengenal Cara Menulis Kalimat Penjumlahan

Saat menulis penjumlahan, kita menggunakan:

Bilangan + Bilangan = Hasil

Contoh:

2 + 4 = 6

5 + 3 = 8

7 + 2 = 9

6 + 4 = 10

Tanda (+) menunjukkan bahwa bilangan akan dijumlahkan.

Tanda (=) menunjukkan hasil dari penjumlahan.


4. Berhitung Maju

Selain menghitung benda satu per satu dari awal, kita dapat menggunakan cara berhitung maju.

Berhitung maju berarti kita mulai dari bilangan pertama atau bilangan yang lebih besar, lalu melanjutkan hitungan sebanyak bilangan yang ditambahkan.

Contoh:

5 + 3

Mulai dari 5.

Lalu hitung maju 3 langkah:

6 → 7 → 8

Jadi:

5 + 3 = 8

Contoh lainnya:

7 + 2

Mulai dari 7.

Hitung maju:

8 → 9

Jadi:

7 + 2 = 9


5. Penjumlahan Sampai 20

Kita dapat melakukan penjumlahan dengan hasil sampai 20.

Contoh:

4 + 5 = 9

6 + 3 = 9

8 + 2 = 10

9 + 4 = 13

7 + 5 = 12

10 + 6 = 16

11 + 4 = 15

12 + 5 = 17

13 + 6 = 19

10 + 10 = 20

Saat menghitung, kita harus tetap teliti agar mendapatkan hasil yang benar.


6. Menggunakan Tanda Tambah dalam Kehidupan Sehari-hari

Penjumlahan dapat digunakan saat kita menghitung benda yang bertambah.

Contoh:

🍎 Ada 3 apel.

🍎 Kemudian datang 2 apel lagi.

Maka:

3 + 2 = 5

Jadi jumlah apel seluruhnya adalah 5 apel.

Contoh lainnya:

✏️ Ada 5 pensil.

✏️ Ditambah 4 pensil.

Maka:

5 + 4 = 9

Jadi jumlah pensil seluruhnya adalah 9 pensil.


💗 KEGIATAN PEMBELAJARAN

💗 Kegiatan 1 — “Tebak Tanda” 🎯

Guru memperkenalkan simbol:

+

Guru bertanya:

“Anak-anak, siapa yang tahu tanda apa ini?”

Guru menjelaskan bahwa simbol (+) disebut tanda tambah dan dibaca “ditambah”.

Guru kemudian membuat lambang (+) dengan menyilangkan dua jari telunjuk di depan dada.

Peserta didik mengikuti gerakan tersebut bersama-sama sambil bersorak:

“Tambah!”


💗 Kegiatan 2 — “Tulis Tanda Tambah” ✏️

Guru menempelkan kartu lambang (+) di papan tulis.

Peserta didik mengamati bentuknya.

Kemudian peserta didik berlatih membuat tanda tambah di udara menggunakan jari.

Setelah itu, peserta didik mencoba menuliskan tanda (+) di buku masing-masing.

Guru membimbing peserta didik agar bentuk tanda tambah ditulis dengan tepat.


💗 Kegiatan 3 — “Berhitung Maju” 🧠

Guru memberikan contoh penjumlahan sederhana.

4 + 3

Guru mengajak peserta didik mulai dari angka 4, kemudian menghitung maju:

5 → 6 → 7

Jadi:

4 + 3 = 7

Peserta didik melakukan latihan bersama guru.

Contoh:

6 + 2

Mulai dari 6:

7 → 8

Jadi:

6 + 2 = 8


💗 YUK BERLATIH

Peserta didik mengerjakan LKPD Pertemuan 2.




💗 REFLEKSI


🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

Kesimpulan Materi

Refleksi Pembelajaran Murid

Tindak Lanjut Guru



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu