IDENTITAS
Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.Hari/Tanggal: Jumat, 23 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Adab
Materi: Bermain Bersama Teman dengan Rukun
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, siapa yang suka bermain bersama teman? Biasanya kalian bermain apa? Apakah kalian pernah berebut mainan atau berselisih dengan teman ketika bermain?
Ketika bermain bersama, kita harus saling menyayangi, berbagi, bergantian, dan tidak bertengkar. Dengan begitu, kita dapat bermain dengan nyaman dan menyenangkan.
Hari ini kita akan belajar tentang adab bermain bersama teman dengan rukun. Yuk, perhatikan materi dengan baik dan belajar menjadi teman yang baik! 🥰
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mengenal dan memahami adab ketika bermain bersama teman, menunjukkan sikap saling menghargai, berbagi, bekerja sama, dan menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan arti bermain dengan rukun menggunakan bahasa sederhana.
Menyebutkan contoh adab bermain bersama teman.
Membedakan perilaku baik dan tidak baik ketika bermain.
Menjelaskan cara menyelesaikan perselisihan sederhana saat bermain.
Membiasakan sikap rukun, saling menyayangi, dan menghargai teman.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik belajar menyadari bahwa setiap teman memiliki perasaan yang perlu dihargai. Ketika bermain, peserta didik dibiasakan untuk tidak menyakiti, mengejek, atau merebut barang milik teman.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, seperti bermain bersama teman di kelas, berbagi mainan, menunggu giliran, dan meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui cerita sederhana, pengamatan contoh perilaku, tanya jawab, dan latihan soal yang berkaitan dengan pengalaman bermain bersama teman.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengenal pengertian bermain bersama teman dengan rukun.
Mengetahui contoh adab yang baik ketika bermain.
Membedakan perilaku yang menjaga kerukunan dan yang menyebabkan pertengkaran.
Membiasakan sikap saling menghargai dan menyayangi teman.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Discovery Learning.
Metode Pembelajaran: Bercerita, tanya jawab, mengamati, penjelasan, dan penugasan.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN
Gambar anak-anak yang sedang bermain.
Gambar perilaku baik dan tidak baik saat bermain.
Papan tulis.
Buku dan alat tulis.
Lembar latihan soal.
🌼 APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengingat pengalaman bermain bersama teman.
Guru bertanya:
Siapa yang pernah bermain bersama teman?
Apa yang kalian lakukan ketika bermain bersama?
Bagaimana perasaan kalian jika teman berbagi mainan?
Apa yang harus dilakukan jika kalian berebut mainan?
Guru menjelaskan bahwa bermain bersama teman akan terasa menyenangkan jika semua anak saling menghargai dan tidak bertengkar.
Pesan guru:
“Anak-anak, teman adalah orang yang harus kita sayangi. Ketika bermain, kita harus saling berbagi, bergantian, dan berbicara dengan baik. Jangan sampai permainan yang menyenangkan berubah menjadi pertengkaran.”
🕌 KETERKAITAN DENGAN NILAI-NILAI ISLAM
❤️ 1. Menyayangi Teman
Islam mengajarkan kita untuk saling menyayangi dan berbuat baik kepada orang lain.
Ketika bermain, kita dapat menunjukkan kasih sayang dengan mengajak teman bermain bersama, berbagi mainan, dan membantu teman yang membutuhkan bantuan.
🤝 2. Menjaga Persaudaraan
Allah Swt. mengajarkan orang-orang beriman untuk menjaga persaudaraan dan mendamaikan orang yang berselisih.
📖 QS. Al-Hujurat Ayat 10
Allah Swt. berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu.”
Ayat ini mengajarkan kita untuk menjaga persaudaraan, tidak suka bertengkar, dan berusaha berdamai ketika terjadi perselisihan.
🌷 Contoh Perilaku Baik
Mengajak teman bermain bersama.
Berbagi mainan dengan teman.
Bergantian menggunakan mainan.
Tidak mengejek atau menyakiti teman.
Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
Mau berdamai setelah berselisih.
Pesan untuk anak-anak:
Mari menjadi anak yang menyayangi teman, tidak suka bertengkar, dan mau berdamai ketika terjadi masalah. 🥰
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Bermain dengan Rukun?
Bermain dengan rukun adalah bermain bersama teman dengan damai, saling menghargai, dan tidak bertengkar.
Saat bermain, kita harus memperhatikan perasaan teman dan mengikuti aturan permainan.
Contohnya, ketika bermain bola, semua anak mendapat kesempatan bermain. Kita tidak boleh memaksa teman atau merebut bola ketika teman sedang menggunakannya.
Dengan bermain secara rukun, semua anak dapat merasa senang dan nyaman.
2. Contoh Adab Bermain Bersama Teman
🧸 A. Mau Berbagi
Jika memiliki mainan dan teman ingin ikut bermain, kita dapat meminjamkan mainan apabila memungkinkan.
Berbagi membuat teman merasa senang dan membantu kita membangun persahabatan.
⏰ B. Mau Bergantian
Ketika bermain menggunakan satu mainan, kita harus menunggu giliran.
Contohnya, jika bermain ayunan dan teman sedang menggunakannya, kita menunggu sampai teman selesai.
😊 C. Berbicara dengan Sopan
Ketika bermain, gunakan kata-kata yang baik.
Contohnya:
“Ayo, kita bermain bersama!”
“Boleh aku meminjam mainanmu?”
“Terima kasih.”
“Maaf, aku tidak sengaja.”
“Ayo, kita bermain bergantian.”
🤝 D. Tidak Bertengkar
Jika memiliki pendapat yang berbeda, kita harus berbicara dengan baik dan mencari jalan keluar bersama.
Jangan memukul, mendorong, berteriak, atau merebut barang milik teman.
💗 E. Mau Meminta Maaf dan Memaafkan
Jika tidak sengaja menyakiti teman atau membuat teman sedih, kita harus meminta maaf.
Jika teman meminta maaf dengan sungguh-sungguh, kita belajar memaafkan dan kembali menjaga hubungan baik.
3. Perilaku Baik dan Tidak Baik Saat Bermain
Perhatikan contoh berikut!
| Perilaku Baik ✅ | Perilaku Tidak Baik ❌ |
|---|---|
| Berbagi mainan dengan teman. | Merebut mainan teman. |
| Menunggu giliran bermain. | Menyerobot giliran teman. |
| Mengajak teman bermain bersama. | Mengucilkan atau mengejek teman. |
| Berbicara dengan sopan. | Berkata kasar kepada teman. |
| Meminta maaf setelah melakukan kesalahan. | Menolak mengakui kesalahan. |
| Mau berdamai setelah berselisih. | Terus bertengkar dengan teman. |
Anak-anak, kita tidak harus selalu memiliki pendapat yang sama. Namun, kita harus belajar menghargai teman dan menyelesaikan masalah dengan baik.
4. Apa yang Harus Dilakukan Jika Berebut Mainan?
Misalnya, kamu dan teman sama-sama ingin memakai mobil-mobilan yang sama.
Apa yang sebaiknya dilakukan?
Tetap tenang dan jangan marah.
Jangan merebut mainan dari tangan teman.
Bicarakan masalah dengan sopan.
Sepakati untuk bermain secara bergantian.
Jika belum bisa menyelesaikan masalah, mintalah bantuan guru atau orang tua.
Contoh percakapan:
Aldi: “Aku ingin bermain mobil-mobilan itu.”
Beni: “Aku juga ingin bermain.”
Aldi: “Bagaimana kalau kita bergantian?”
Beni: “Baik. Kamu bermain dahulu, lalu aku.”
Aldi dan Beni berhasil menyelesaikan masalah dengan berbicara baik-baik. Mereka dapat bermain bersama tanpa bertengkar.
5. Manfaat Bermain dengan Rukun
Bermain bersama teman dengan rukun memiliki banyak manfaat, yaitu:
Memiliki banyak teman.
Merasa senang ketika bermain.
Belajar berbagi dan bekerja sama.
Tidak mudah bertengkar.
Membuat suasana bermain menjadi nyaman.
Belajar saling menyayangi dan menghargai.
Ingat, anak-anak! Teman bukan untuk disakiti, tetapi untuk disayangi dan dihargai.
✏️ YUK BERLATIH!
Anak-anak shalih dan shalihah, jawablah lima soal berikut menggunakan kalimat sederhana.
1. Apa arti bermain dengan rukun?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
2. Sebutkan satu contoh perilaku baik saat bermain dengan teman!
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
3. Apa yang harus kamu lakukan jika berebut mainan dengan teman?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
4. Apa yang harus kamu ucapkan jika tidak sengaja menyakiti teman?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
5. Mengapa kita harus bermain dengan rukun?
Jawab: ....................................................................................
....................................................................................................
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI ADAB
📖 Kesimpulan Materi
💗 Refleksi Peserta Didik
🌼 Tindak Lanjut Guru
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang bermain bersama teman dengan rukun.
Kita telah belajar berbagi mainan, bergantian, berbicara dengan sopan, meminta maaf, dan menyelesaikan perselisihan tanpa bertengkar.
Mari kita biasakan menjadi teman yang baik. Jangan mengejek, merebut mainan, atau menyakiti teman. Jika terjadi masalah, selesaikan dengan berbicara baik-baik dan mau berdamai.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, penyayang, santun, suka berbagi, serta selalu menjaga kerukunan dengan teman. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Tidak ada komentar:
Posting Komentar