IDENTITAS
Nama guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 19 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Konsep pengurangan
Pertemuan Ke: 1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran.
Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat.
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin.
Sebelum belajar, mari kita awali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan salat Dhuha, dan murojaah bersama.
Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang penjumlahan, yaitu kegiatan menambahkan atau menggabungkan benda sehingga jumlahnya menjadi lebih banyak.
Hari ini kita akan belajar tentang pengurangan.
Coba perhatikan, jika Ibu mempunyai 5 pensil, kemudian 2 pensil diambil, apakah jumlah pensil Ibu menjadi lebih banyak atau lebih sedikit?
Betul sekali! Jumlah pensil menjadi lebih sedikit.
Nah, hari ini kita akan belajar cara menghitung benda yang diambil atau dipisahkan dan menentukan jumlah benda yang tersisa.
Mari belajar dengan teliti, berani mencoba, dan penuh semangat!
Yuk, kita mulai belajar! 🌷
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik memahami konsep pengurangan sebagai peristiwa berkurangnya jumlah benda ketika sebagian benda diambil atau dipisahkan. Peserta didik mampu menghitung sisa benda menggunakan benda nyata di lingkungan sekitar serta merepresentasikan kegiatan pengurangan dalam bentuk kalimat matematika sederhana.
Peserta didik menunjukkan sikap teliti, mandiri, dan percaya diri saat melakukan kegiatan berhitung.
💗 TUJUAN PEMBELAJARAN
Hari ini kita belajar:
🌷 Memahami bahwa benda yang diambil atau dipisahkan menyebabkan jumlahnya menjadi lebih sedikit.
🌷 Mengenal simbol pengurangan (−).
🌷 Mengetahui bahwa simbol (−) dibaca “dikurangi”.
🌷 Menghitung sisa benda menggunakan benda nyata di sekitar.
🌷 Menuliskan kalimat pengurangan sederhana.
🌷 Menyelesaikan pengurangan dengan bantuan benda konkret.
🌷 Menunjukkan sikap teliti, mandiri, dan percaya diri saat berhitung.
🌷 Mindful (Berkesadaran)
Saat belajar pengurangan, kita perlu memperhatikan jumlah benda dengan teliti.
Kita harus mengetahui:
🔢 Jumlah benda mula-mula.
➖ Jumlah benda yang diambil atau dipisahkan.
🟰 Jumlah benda yang tersisa.
Contoh:
Ada 5 pensil di atas meja. Kemudian, 2 pensil diambil.
Mari kita hitung pensil yang masih ada.
5 pensil → diambil 2 pensil → tersisa 3 pensil.
Jadi:
5 − 2 = 3
Kita harus menghitung benda yang tersisa dengan teliti agar jawabannya benar.
🌷 Meaningful (Bermakna)
Pengurangan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya:
Ada 6 buah jeruk di dalam keranjang.
Kemudian, 2 buah jeruk diambil.
Sekarang, jeruk di dalam keranjang tersisa:
6 − 2 = 4
Jadi, pengurangan digunakan ketika jumlah benda menjadi lebih sedikit karena ada benda yang diambil atau dipisahkan.
Kita dapat belajar pengurangan menggunakan pensil, buku, penghapus, mainan, buah, atau benda lain di sekitar kita.
🌷 Joyful (Menyenangkan)
Hari ini kita akan belajar pengurangan melalui kegiatan yang menyenangkan.
Kita akan:
🎯 Bermain “Ambil dan Hitung!”.
🧸 Menghitung benda nyata di sekitar kelas.
🔢 Mengenal simbol pengurangan.
🧠 Berlatih menghitung sisa benda.
✏️ Menulis kalimat pengurangan.
🧩 Mengerjakan LKPD dengan menyenangkan.
💗 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT
Anak-anak, Allah SWT menciptakan banyak benda di sekitar kita. Ada buah-buahan, tumbuhan, hewan, dan berbagai benda yang dapat kita hitung.
Kemampuan berhitung merupakan salah satu nikmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri.
Allah SWT berfirman:
“Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.”
QS. Al-Furqan: 2
Dari ayat tersebut, kita belajar bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan-Nya.
Mari kita gunakan kemampuan berhitung untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga barang milik sendiri, berbagi dengan teman, serta tidak mengambil barang milik orang lain tanpa izin.
💗 MATERI PEMBELAJARAN
1. Mengenal Tanda Pengurangan (−)
Dalam matematika, kita menggunakan simbol (−) untuk menunjukkan pengurangan.
Simbol (−) dibaca:
“Dikurangi”
Contohnya:
5 − 2
Dibaca:
Lima dikurangi dua.
Artinya, mula-mula ada 5 benda, kemudian 2 benda diambil sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit.
Simbol pengurangan membantu kita menuliskan kegiatan mengambil atau memisahkan benda dalam bentuk kalimat matematika.
2. Memahami Arti Pengurangan
Pengurangan adalah kegiatan mengambil atau memisahkan sebagian benda sehingga jumlah benda yang tersisa menjadi lebih sedikit.
Contoh:
Ada 5 apel.
Kemudian, 2 apel diambil.
Mari kita hitung bersama.
🍎 🍎 🍎 🍎 🍎
Jumlah apel mula-mula ada 5.
Kemudian, 2 apel diambil.
🍎 🍎 🍎
Apel yang tersisa ada 3.
Jadi:
5 − 2 = 3
Artinya, 5 apel dikurangi 2 apel sama dengan 3 apel.
3. Mengenal Cara Menulis Kalimat Pengurangan
Saat menulis pengurangan, kita menggunakan:
Bilangan − Bilangan = Hasil
Keterangan:
Bilangan pertama adalah jumlah benda mula-mula.
Bilangan kedua adalah jumlah benda yang diambil atau dipisahkan.
Hasil adalah jumlah benda yang tersisa.
Contoh:
5 − 1 = 4
6 − 2 = 4
7 − 3 = 4
8 − 4 = 4
Tanda (−) menunjukkan pengurangan, sedangkan tanda (=) menunjukkan hasilnya.
4. Menghitung Sisa Benda dengan Benda Nyata
Anak-anak, kita bisa belajar pengurangan dengan menggunakan benda yang ada di sekitar kita.
Contoh 1: Pensil
Ada 6 pensil di atas meja. Kemudian, 2 pensil diambil.
Langkah-langkah:
Siapkan 6 pensil.
Ambil 2 pensil.
Hitung pensil yang masih ada.
Pensil yang tersisa ada 4.
6 − 2 = 4
Contoh 2: Penghapus
Ada 5 penghapus. Kemudian, 1 penghapus dipisahkan.
Penghapus yang tersisa ada 4.
5 − 1 = 4
Contoh 3: Buku
Ada 8 buku di meja. Kemudian, 3 buku diambil.
Buku yang tersisa ada 5.
8 − 3 = 5
Ingat, anak-anak! Kita menghitung benda yang masih ada setelah sebagian benda diambil.
5. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengurangan dapat digunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari.
Contoh 1: Permen
Ada 7 permen. Adik memakan 2 permen.
Permen yang tersisa:
7 − 2 = 5
Jadi, tersisa 5 permen.
Contoh 2: Bola
Ada 9 bola. Sebanyak 4 bola dipindahkan ke kotak lain.
Bola yang tersisa di tempat semula:
9 − 4 = 5
Jadi, tersisa 5 bola.
Contoh 3: Stik es krim
Ada 10 stik es krim. Sebanyak 3 stik diambil.
Stik yang tersisa:
10 − 3 = 7
Jadi, tersisa 7 stik.
6. Pengurangan dengan Bilangan sampai 20
Anak-anak dapat berlatih pengurangan menggunakan benda nyata dengan jumlah sampai 20.
Contoh:
5 − 2 = 3
7 − 3 = 4
8 − 5 = 3
10 − 4 = 6
12 − 2 = 10
14 − 4 = 10
15 − 5 = 10
18 − 3 = 15
20 − 5 = 15
Mulailah dengan benda nyata. Setelah memahami jumlah yang diambil dan jumlah yang tersisa, kita dapat menuliskan hasilnya dalam bentuk kalimat matematika.
💗 KEGIATAN PEMBELAJARAN
💗 Kegiatan 1 — “Tebak Tanda” 🎯
Guru menunjukkan simbol (−) di papan tulis.
Guru bertanya:
“Anak-anak, siapa yang tahu tanda apa ini?”
Guru menjelaskan bahwa simbol tersebut adalah tanda pengurangan dan dibaca “dikurangi”.
Peserta didik mengikuti gerakan guru dengan membuat garis mendatar menggunakan jari di udara.
Kemudian, peserta didik menyebutkan bersama-sama:
“Tanda pengurangan, dibaca dikurangi!”
💗 Kegiatan 2 — “Ambil dan Hitung!” 🧸
Alat dan bahan: pensil, penghapus, buku, atau stik es krim.
Langkah-langkah:
Guru menyiapkan 7 pensil di atas meja.
Guru meminta seorang murid mengambil 3 pensil.
Murid menghitung pensil yang masih ada.
Murid menyebutkan jumlah pensil yang tersisa.
Guru membimbing murid menuliskan kalimat matematika.
Contoh:
Ada 7 pensil, diambil 3 pensil.
7 − 3 = 4
Jadi, tersisa 4 pensil.
Kegiatan dapat diulangi dengan jumlah benda yang berbeda.
💗 Kegiatan 3 — “Ayo Hitung Sisanya!” 🔢
Guru memberikan contoh pengurangan menggunakan benda nyata.
Contoh:
Ada 8 stik es krim. Sebanyak 2 stik dipisahkan.
Guru mengajak peserta didik menghitung stik yang masih tersisa.
8 − 2 = 6
Kemudian, peserta didik mencoba secara bergantian menggunakan benda di meja masing-masing.
Guru memberikan bimbingan kepada murid yang masih kesulitan menghitung jumlah benda yang tersisa.
💗 YUK BERLATIH!
Kerjakan soal berikut dengan teliti.
Ada 5 pensil. Diambil 2 pensil. Berapa pensil yang tersisa?
Kalimat matematika: .... − .... = ....
Ada 7 buku. Diambil 3 buku. Berapa buku yang tersisa?
Kalimat matematika: .... − .... = ....
Ada 6 penghapus. Diambil 1 penghapus. Berapa penghapus yang tersisa?
Kalimat matematika: .... − .... = ....
Ada 9 bola. Dipisahkan 4 bola. Berapa bola yang tersisa?
Kalimat matematika: .... − .... = ....
Ada 10 stik es krim. Diambil 5 stik. Berapa stik yang tersisa?
Kalimat matematika: .... − .... = ....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar