IDENTITAS
Fase/Kelas: A/1
Mata Pelajaran STS : Matematika
MATERI MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, anak-anak diharapkan mampu:
Menghitung banyak benda melalui gambar.
Membaca dan menuliskan lambang bilangan sampai dengan 20.
Menentukan bilangan sebelum dan sesudah suatu bilangan.
Mengenal nilai tempat puluhan dan satuan.
Membandingkan dua bilangan menggunakan tanda lebih besar (), lebih kecil (), dan sama dengan ().
Mengurutkan bilangan dari yang terkecil hingga terbesar dan sebaliknya.
Menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan.
Melakukan penjumlahan sederhana dengan hasil sampai 20.
Menentukan bilangan yang belum diketahui dalam kalimat penjumlahan sederhana.
Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dalam kehidupan sehari-hari.
B. Pembukaan Pembelajaran
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bismillahirrahmanirrahim.
Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah kelas 1A? Semoga semuanya sehat, ceria, dan selalu dalam lindungan Allah Swt.
Alhamdulillah, hari ini kita akan belajar Matematika. Matematika bukan hanya tentang angka, tetapi juga membantu kita menghitung benda, membandingkan jumlah, dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Anak-anak, siapa yang pernah menghitung jumlah mainan, buah, buku, atau pensil di rumah? Nah, semua kegiatan tersebut merupakan contoh penggunaan Matematika.
Allah Swt. menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan. Oleh karena itu, kita belajar berhitung agar menjadi anak yang teliti, cermat, dan pandai bersyukur atas nikmat Allah Swt.
Mari kita belajar dengan semangat, berdoa terlebih dahulu, dan memperhatikan penjelasan Ibu Guru.
C. Materi Pembelajaran
1. Mengenal Banyak Benda
Anak-anak, sebelum belajar membaca angka, kita perlu belajar menghitung banyak benda.
Perhatikan gambar berikut!
πππππ
5 buah apel
Jumlah apel ada lima.
ππππ
4 buah jeruk
Jumlah jeruk ada empat.
Cara menghitung benda:
Tunjuk benda satu per satu.
Ucapkan bilangan secara berurutan.
Berhenti setelah semua benda dihitung.
Bilangan terakhir yang disebutkan menunjukkan jumlah seluruh benda.
Contoh:
⭐ = 1 bintang.
⭐⭐ = 2 bintang.
⭐⭐⭐ = 3 bintang.
⭐⭐⭐⭐ = 4 bintang.
⭐⭐⭐⭐⭐ = 5 bintang.
Ingat, anak-anak! Hitunglah setiap benda satu kali agar tidak ada benda yang terlewat atau dihitung dua kali.
2. Mengenal Lambang dan Nama Bilangan 1–20
Bilangan dapat ditulis menggunakan lambang angka dan dibaca dengan nama bilangan.
Lambang bilangan | Nama bilangan |
|---|---|
1 | Satu |
2 | Dua |
3 | Tiga |
4 | Empat |
5 | Lima |
6 | Enam |
7 | Tujuh |
8 | Delapan |
9 | Sembilan |
10 | Sepuluh |
11 | Sebelas |
12 | Dua belas |
13 | Tiga belas |
14 | Empat belas |
15 | Lima belas |
16 | Enam belas |
17 | Tujuh belas |
18 | Delapan belas |
19 | Sembilan belas |
20 | Dua puluh |
Contoh soal:
Bilangan 17 dibaca .... Jawaban: tujuh belas.
Lambang bilangan dari tiga belas adalah .... Jawaban: 13.
Lambang bilangan dari sembilan belas adalah .... Jawaban: 19.
Bilangan 20 dibaca .... Jawaban: dua puluh.
Tips menghafal: Ajak anak-anak membaca bilangan 1–20 bersama-sama setiap hari sambil menunjuk kartu angka.
3. Bilangan Sebelum dan Sesudah
Bilangan memiliki urutan. Setiap bilangan mempunyai bilangan sebelum dan sesudahnya, kecuali bilangan awal pada urutan yang kita gunakan.
Bilangan sebelum adalah bilangan yang letaknya satu langkah lebih awal.
Bilangan sesudah adalah bilangan yang letaknya satu langkah berikutnya.
Perhatikan urutan berikut!
10
11
12
13
14
Urutan bilangan dari 10 sampai 14.
Contoh:
Bilangan sebelum 15 adalah 14.
Bilangan sesudah 9 adalah 10.
Bilangan sebelum 12 adalah 11.
Bilangan sesudah 16 adalah 17.
Cara mudah mengerjakan soal bilangan sebelum dan sesudah adalah dengan menyebutkan urutan bilangan secara berurutan.
Contoh:
13, 14, 15, 16, 17.
Bilangan sebelum 15 adalah 14, sedangkan bilangan sesudah 15 adalah 16.
4. Mengenal Nilai Tempat Puluhan dan Satuan
Anak-anak, bilangan yang terdiri dari dua angka dapat memiliki nilai tempat puluhan dan satuan.
Puluhan adalah kumpulan yang terdiri dari 10 benda.
Satuan adalah benda yang dihitung satu per satu.
Contohnya, bilangan 16 terdiri dari 1 puluhan dan 6 satuan.
Contoh: Bilangan 16
1
Puluhan
10 benda
6
Satuan
6 benda
16 = 10 + 6
16 terdiri dari 1 puluhan dan 6 satuan.
Perhatikan contoh bilangan lainnya:
Bilangan | Puluhan | Satuan | Uraian |
|---|---|---|---|
12 | 1 | 2 | 10 + 2 |
15 | 1 | 5 | 10 + 5 |
16 | 1 | 6 | 10 + 6 |
17 | 1 | 7 | 10 + 7 |
18 | 1 | 8 | 10 + 8 |
19 | 1 | 9 | 10 + 9 |
20 | 2 | 0 | 20 + 0 |
Catatan penting: Angka pertama pada bilangan 15 menunjukkan 1 puluhan, sedangkan angka 5 menunjukkan 5 satuan.
Contoh soal:
Bilangan 15 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan. Jawaban: 1 puluhan dan 5 satuan.
Bilangan 18 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan. Jawaban: 1 puluhan dan 8 satuan.
Tina memiliki 17 jepit rambut. Berapa puluhan dan satuannya? Jawaban: 1 puluhan dan 7 satuan.
5. Membandingkan Bilangan
Membandingkan bilangan berarti menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan lainnya.
Kita menggunakan tiga tanda berikut.
>
Lebih besar
15 > 10
<
Lebih kecil
8 < 12
=
Sama dengan
16 = 16
Cara mudah mengingat tanda perbandingan:
Tanda berarti lebih besar daripada.
Tanda berarti lebih kecil daripada.
Tanda berarti sama dengan.
Contoh menggunakan jumlah benda:
Ani mempunyai 4 bola, sedangkan Budi mempunyai 2 bola. Bola Ani lebih banyak.
Vas A berisi 6 bunga, sedangkan vas B berisi 9 bunga. Bunga di vas A lebih sedikit.
Jika kedua kelompok masing-masing mempunyai 5 benda, jumlahnya sama banyak.
Contoh soal:
8 .... 12 Jawaban: .
15 .... 10 Jawaban: .
16 .... 16 Jawaban: .
15 .... 18 Jawaban: .
20 .... 20 Jawaban: .
Tips: Hitung atau baca kedua bilangan terlebih dahulu. Setelah itu, tentukan apakah bilangan pertama lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan kedua.
6. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan sesuai urutan tertentu.
Ada dua cara mengurutkan bilangan yang perlu dipahami.
a. Urutan dari yang terkecil ke terbesar
Bilangan disusun mulai dari bilangan yang nilainya paling kecil hingga paling besar.
Contoh:
Bilangan: 5, 3, 8.
Urutan yang benar adalah 3, 5, 8.
Contoh lainnya:
Bilangan: 18, 6, 12, 3.
Urutan dari yang terkecil adalah 3, 6, 12, 18.
b. Urutan dari yang terbesar ke terkecil
Bilangan disusun mulai dari bilangan yang nilainya paling besar hingga paling kecil.
Contoh:
Bilangan: 9, 17, 2, 14.
Urutan dari yang terbesar adalah 17, 14, 9, 2.
Contoh lainnya:
Bilangan: 5, 6, 7.
Urutan dari yang terbesar adalah 7, 6, 5.
Jenis urutan | Contoh bilangan | Hasil |
|---|---|---|
Terkecil ke terbesar | 7, 3, 5 | 3, 5, 7 |
Terkecil ke terbesar | 18, 6, 12, 3 | 3, 6, 12, 18 |
Terbesar ke terkecil | 4, 9, 2 | 9, 4, 2 |
Terbesar ke terkecil | 9, 17, 2, 14 | 17, 14, 9, 2 |
Cara mengerjakan:
Bacalah semua bilangan.
Tentukan apakah soal meminta urutan dari terkecil atau terbesar.
Bandingkan nilai setiap bilangan.
Tuliskan bilangan sesuai urutan yang diminta.
7. Menguraikan Bilangan
Menguraikan bilangan berarti memisahkan bilangan menjadi bagian-bagian yang jika digabungkan kembali menghasilkan bilangan semula.
Untuk bilangan sampai 20, kita dapat menguraikannya menjadi puluhan dan satuan.
Contoh:
12 = 10 + 2.
13 = 10 + 3.
14 = 10 + 4.
15 = 10 + 5.
16 = 10 + 6.
17 = 10 + 7.
18 = 10 + 8.
19 = 10 + 9.
20 = 10 + 10.
Perhatikan contoh bilangan 15.
15 = 10 + 5
10
Satu puluhan
+
5
Lima satuan
Sepuluh ditambah lima sama dengan lima belas.
Contoh soal:
Bilangan 15 dapat diuraikan menjadi ....
A. 10 + 5
B. 10 + 4
C. 9 + 5
Jawaban yang benar adalah A. 10 + 5, karena .
Ingat, menguraikan bilangan berarti mencari dua bagian bilangan yang jika dijumlahkan menghasilkan bilangan tersebut.
8. Penjumlahan Sederhana sampai 20
Penjumlahan adalah kegiatan menggabungkan dua kelompok benda atau lebih untuk mengetahui jumlah seluruhnya.
Tanda penjumlahan adalah , sedangkan tanda sama dengan adalah .
Contoh:
Artinya, 3 benda digabungkan dengan 2 benda menjadi 5 benda.
Contoh penjumlahan menggunakan gambar
Kelompok pertama memiliki 4 apel.
π π π π
Kelompok kedua memiliki 3 apel.
π π π
Jika digabungkan, jumlah apel seluruhnya adalah:
4 + 3 = 7
Jadi, jumlah seluruh apel adalah 7 buah.
Cara melakukan penjumlahan:
Hitung benda pada kelompok pertama.
Hitung benda pada kelompok kedua.
Gabungkan kedua kelompok.
Hitung seluruh benda.
Tuliskan kalimat penjumlahannya.
Contoh penjumlahan yang perlu dipelajari:
Penjumlahan | Hasil |
|---|---|
2 + 3 | 5 |
4 + 5 | 9 |
6 + 3 | 9 |
8 + 4 | 12 |
9 + 5 | 14 |
10 + 4 | 14 |
10 + 5 | 15 |
9 + 7 | 16 |
10 + 8 | 18 |
10 + 10 | 20 |
Contoh dari soal STS:
Cara menghitungnya: mulai dari 9, lalu lanjutkan menghitung 5 langkah, yaitu 10, 11, 12, 13, 14.
Jadi, hasil dari adalah 14.
9. Menentukan Bilangan yang Belum Diketahui
Kadang-kadang, soal penjumlahan memiliki bilangan yang belum diketahui. Kita harus mencari bilangan yang tepat agar hasil penjumlahan benar.
Contoh:
Artinya, 8 ditambah bilangan berapa agar hasilnya 12?
Cara mengerjakannya:
Mulai dari 8, kemudian hitung sampai 12:
9 adalah langkah pertama.
10 adalah langkah kedua.
11 adalah langkah ketiga.
12 adalah langkah keempat.
Ada 4 langkah dari 8 menuju 12.
Jadi:
Bilangan yang tepat adalah 4.
Contoh lainnya:
Bilangan yang tepat adalah 10, karena:
Tips untuk anak-anak: Gunakan jari tangan, benda konkret, atau garis bilangan untuk membantu menemukan bilangan yang belum diketahui.
10. Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan
Soal cerita adalah soal Matematika yang disajikan dalam bentuk cerita kehidupan sehari-hari.
Untuk menyelesaikannya, anak-anak perlu memahami cerita dan menentukan operasi hitung yang sesuai.
Langkah menyelesaikan soal cerita:
Baca cerita dengan teliti.
Temukan jumlah benda yang pertama.
Temukan jumlah benda yang ditambahkan.
Tuliskan bentuk penjumlahannya.
Hitung hasilnya.
Tuliskan jawaban menggunakan kalimat lengkap.
Contoh 1: Bola merah dan bola biru
Ada 10 bola merah. Ada 4 bola biru. Semua bola digabungkan. Berapa jumlah bola seluruhnya?
Diketahui:
Bola merah = 10.
Bola biru = 4.
Kalimat penjumlahan:
Jadi, jumlah seluruh bola adalah 14 bola.
Contoh 2: Telur Ibu dan Ayah
Ibu mempunyai 5 telur. Ayah membeli lagi 4 telur. Berapa jumlah telur semuanya?
Diketahui:
Telur Ibu = 5.
Telur tambahan dari Ayah = 4.
Kalimat penjumlahan:
Jadi, jumlah telur semuanya adalah 9 butir.
Contoh 3: Ikan di kolam
Di kolam ada 9 ekor ikan mas dan 7 ekor ikan koi. Berapa jumlah semua ikan di kolam?
Diketahui:
Ikan mas = 9 ekor.
Ikan koi = 7 ekor.
Kalimat penjumlahan:
Jadi, jumlah semua ikan di kolam adalah 16 ekor.
Ingat, anak-anak! Jika dua kelompok benda digabungkan dan kita diminta mencari jumlah semuanya, biasanya kita menggunakan penjumlahan.
D. Rangkuman Materi
Anak-anak sholih dan sholihah, mari kita ingat kembali materi yang sudah dipelajari.
Materi | Hal yang harus diingat |
|---|---|
Menghitung benda | Hitung benda satu per satu dengan teliti. |
Nama bilangan | 17 dibaca tujuh belas. |
Bilangan sebelum | Sebelum 15 adalah 14. |
Bilangan sesudah | Sesudah 9 adalah 10. |
Puluhan dan satuan | 18 terdiri dari 1 puluhan dan 8 satuan. |
Tanda perbandingan | lebih besar, lebih kecil, sama dengan. |
Urutan bilangan | Dapat diurutkan dari terkecil atau terbesar. |
Menguraikan bilangan | 15 = 10 + 5. |
Penjumlahan | 9 + 5 = 14. |
Soal cerita | Pahami cerita, tuliskan penjumlahan, lalu hitung hasilnya. |
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar.
Bilangan sebelum 15 adalah ....
Lambang bilangan dari sembilan belas adalah ....
Bilangan 16 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan.
Ada 8 apel dan 5 jeruk. Buah yang jumlahnya lebih sedikit adalah ....
16 .... 16. Isilah dengan tanda , , atau .
Urutkan bilangan 18, 6, 12, 3 dari yang terkecil: ....
8 + .... = 12.
20 = 10 + ....
Ada 10 bola merah dan 4 bola biru. Jumlah seluruh bola adalah .....
Ada 9 ikan mas dan 7 ikan koi. Bentuk penjumlahannya adalah ....
Jawablah dengan benar dan tuliskan cara mengerjakannya.
1. Tuliskan nama bilangan berikut:
a. 11 = ....
b. 20 = ....
2. Tina memiliki 17 jepit rambut. Berapa puluhan dan berapa satuan pada bilangan 17?
3. Bandingkan bilangan berikut menggunakan tanda , , atau .
a. 15 .... 18
b. 20 .... 20
4. Urutkan bilangan 9, 17, 2, 14 dari yang terbesar ke yang terkecil.
5. Di kolam ada 9 ekor ikan mas dan 7 ekor ikan koi.
a. Berapa jumlah semua ikan di kolam?
b. Tuliskan bentuk penjumlahannya.
H. Refleksi Pembelajaran
Ayo, anak-anak, periksa pemahaman kalian!
0 dari 6 kemampuan sudah kamu kuasai.
Pertanyaan refleksi untuk murid:
Materi apa yang paling mudah kamu pahami?
Materi apa yang masih sulit kamu kerjakan?
Bagaimana cara kamu belajar agar lebih teliti saat menghitung?
I. Tindak Lanjut
Bagi murid yang masih mengalami kesulitan:
Murid diberikan pendampingan dengan mengulang materi menggunakan kartu angka, gambar benda, benda konkret, dan latihan bertahap. Guru dapat memulai dari menghitung benda, membaca bilangan, lalu berlanjut ke perbandingan dan penjumlahan sederhana.
Bagi murid yang sudah memahami materi:
Murid diberikan latihan tambahan berupa soal cerita, pengurutan bilangan, penguraian bilangan, dan penjumlahan dengan bilangan yang belum diketahui.
Capaian tujuan pembelajaran:
Murid diharapkan mampu mengenal dan menggunakan bilangan sampai 20, memahami nilai tempat puluhan dan satuan, membandingkan serta mengurutkan bilangan, menguraikan bilangan, dan menyelesaikan penjumlahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
J. Penutup Pembelajaran
Alhamdulillah, anak-anak hebat, hari ini kita sudah belajar Matematika dengan penuh semangat.
Kita telah belajar menghitung banyak benda, mengenal bilangan 1–20, menentukan bilangan sebelum dan sesudah, memahami puluhan dan satuan, membandingkan bilangan, mengurutkan bilangan, menguraikan bilangan, serta menyelesaikan penjumlahan sederhana dan soal cerita.
Ingatlah, anak-anak sholih dan sholihah, saat mengerjakan soal Matematika kita harus teliti, sabar, jujur, dan tidak mudah menyerah. Jika belum memahami suatu materi, jangan takut untuk bertanya kepada Ibu Guru.
Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini bermanfaat dan membuat kita semakin pandai serta bersyukur kepada Allah Swt.
Mari kita tutup pembelajaran dengan membaca hamdalah.
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar