IDENTITAS
Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 26 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1B
Mata Pelajaran: Matematika
Materi: Soal Cerita Pengurangan Sederhana
Pertemuan Ke: 3
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.🌷
Selamat pagi, anak-anak shalih dan shalihah Kelas 1B! 🌟
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Sebelum belajar, mari kita berdoa bersama agar kegiatan pembelajaran hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita pelajari menjadi bermanfaat. Setelah itu, kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai dengan pembiasaan di sekolah.
Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang tanda kurang ((-)) dan cara berhitung mundur. Hari ini kita akan belajar menggunakan pengurangan untuk menyelesaikan cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Coba bayangkan, Ayah membeli 7 ekor ikan. Di perjalanan, 2 ekor ikan jatuh. Apakah ikan Ayah masih 7 ekor atau sudah berkurang?
Nah, untuk mengetahui jawabannya, kita bisa menggunakan pengurangan. Yuk, belajar sambil memahami cerita dengan teliti! 🥰
💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik memahami konsep pengurangan bilangan sampai 20 dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari melalui cerita, gambar, atau benda konkret.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Memahami cerita sederhana yang menggunakan pengurangan.
Menemukan angka yang diketahui dalam soal cerita.
Mengenali kata-kata yang menunjukkan jumlah benda berkurang.
Menuliskan kalimat matematika menggunakan tanda kurang ((-)).
Menghitung dan menentukan sisa benda dengan benar.
🌱 MINDFUL (Berkesadaran)
Peserta didik belajar membaca dan mendengarkan soal cerita dengan teliti, memperhatikan jumlah awal, serta memahami berapa banyak benda yang berkurang.
💡 MEANINGFUL (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan pengurangan dengan kejadian sehari-hari, seperti makanan yang dimakan, barang yang hilang, balon yang pecah, atau benda yang diberikan kepada teman.
😊 JOYFUL (Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui cerita bergambar, permainan “Tangkap Kata Kunci”, penggunaan benda konkret, berhitung mundur, dan latihan soal cerita sederhana.
📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Menyimak dan memahami cerita sederhana tentang jumlah benda yang berkurang.
Menemukan angka awal dan jumlah benda yang berkurang.
Menuliskan kalimat pengurangan menggunakan tanda kurang ((-)).
Menentukan hasil pengurangan berdasarkan cerita dengan tepat.
🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL).
Metode Pembelajaran: Bercerita, tanya jawab, demonstrasi, praktik menggunakan benda konkret, diskusi sederhana, dan latihan soal.
🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN
Gambar soal cerita sederhana.
Stik atau balok hitung.
Kartu angka.
Papan tulis.
Buku dan alat tulis.
LKPD soal cerita pengurangan.
🌼 APERSEPSI
Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi pengurangan pada pertemuan sebelumnya.
Guru membacakan cerita berikut.
🐟 Cerita Ayah Membeli Ikan
Ayah membeli 7 ekor ikan di pasar. Saat di perjalanan, plastik ikan Ayah bocor sehingga 2 ekor ikan jatuh.
Guru bertanya:
Berapa ekor ikan yang dibeli Ayah?
Berapa ekor ikan yang jatuh?
Apakah jumlah ikan Ayah bertambah atau berkurang?
Berapa ekor ikan yang tersisa?
Guru kemudian menjelaskan:
Ayah memiliki 7 ekor ikan. Sebanyak 2 ekor ikan jatuh. Jadi, ikan Ayah berkurang 2 ekor.
Kalimat matematikanya adalah:
7 − 2 = 5
Jadi, ikan yang tersisa ada 5 ekor.
Dari cerita tersebut, anak-anak belajar bahwa kita dapat menggunakan pengurangan untuk mengetahui jumlah benda yang tersisa.
🕌 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.
Anak-anak, makanan yang kita makan sehari-hari merupakan salah satu rezeki dari Allah Swt. Kita harus bersyukur atas makanan yang diberikan kepada kita.
Ketika kita makan, jumlah makanan di piring akan berkurang karena sebagian makanan sudah dimakan oleh tubuh kita.
📖 QS. Al-Ma’idah Ayat 88
Allah Swt. berfirman:
“Makanlah dari rezeki yang dikaruniakan Allah kepadamu ...”
Ayat ini mengingatkan kita untuk bersyukur atas rezeki yang Allah berikan dan mengonsumsi makanan yang baik.
🌷 Pesan untuk Anak-Anak
Bersyukur atas makanan yang diberikan Allah.
Tidak membuang-buang makanan.
Mengambil makanan secukupnya.
Menghargai rezeki yang kita miliki.
Belajar dengan sabar dan tidak mudah menyerah.
Melalui pembelajaran ini, kita belajar berhitung sekaligus membiasakan diri bersyukur dan menjaga nikmat Allah. 🤲
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Apa Itu Soal Cerita Pengurangan?
Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang disampaikan dalam bentuk cerita tentang jumlah benda yang berkurang.
Cerita tersebut dapat berasal dari kejadian sehari-hari, misalnya permen dimakan, pensil diberikan kepada teman, atau balon yang pecah.
Untuk menjawab soal cerita, kita harus memahami ceritanya terlebih dahulu.
2. Mengenal Kata Kunci Pengurangan
Ada beberapa kata dalam cerita yang dapat membantu kita mengetahui bahwa jumlah benda berkurang.
| Kata dalam Cerita | Artinya |
|---|---|
| Dimakan | Jumlah makanan menjadi lebih sedikit. |
| Diberikan | Benda diberikan kepada orang lain. |
| Hilang | Benda tidak ditemukan atau tidak ada lagi pada pemiliknya. |
| Jatuh | Benda terlepas atau jatuh dari tempatnya. |
| Pecah | Benda rusak atau terbelah. |
| Diambil | Sebagian benda diambil dari jumlah semula. |
| Terbang | Misalnya, balon atau benda yang terlepas dan terbawa terbang. |
Kata-kata tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa kita perlu memeriksa apakah cerita menggunakan pengurangan.
Ingat: Kita tetap harus membaca seluruh cerita dengan teliti agar tidak salah menentukan operasi hitung.
3. Langkah Mengerjakan Soal Cerita Pengurangan
Agar mudah menjawab soal cerita, ikuti langkah berikut.
Langkah 1: Baca atau dengarkan cerita.
Pahami apa yang terjadi dalam cerita.
Langkah 2: Cari jumlah awal.
Cari tahu berapa banyak benda pada awal cerita.
Langkah 3: Cari jumlah yang berkurang.
Perhatikan berapa benda yang dimakan, diberikan, jatuh, atau diambil.
Langkah 4: Tulis tanda kurang.
Gunakan tanda kurang ((-)) untuk membuat kalimat matematika.
Langkah 5: Hitung sisanya.
Kita dapat menggunakan jari, stik, balok, atau berhitung mundur.
4. Contoh Soal Cerita dan Jawabannya
🍎 Contoh 1: Apel
Ibu memiliki 6 apel. Sebanyak 2 apel dimakan oleh keluarga. Berapa apel yang tersisa?
Diketahui:
Apel mula-mula: 6.
Apel yang dimakan: 2.
Kalimat matematika:
6 − 2 = 4
Jawaban: Apel yang tersisa ada 4 buah.
🍬 Contoh 2: Permen
Rani memiliki 8 permen. Ia memberikan 3 permen kepada temannya. Berapa permen Rani sekarang?
Kalimat matematika:
8 − 3 = 5
Jawaban: Permen Rani sekarang ada 5 buah.
🎈 Contoh 3: Balon
Beni memiliki 5 balon. Sebanyak 1 balon pecah. Berapa balon yang masih utuh?
Kalimat matematika:
5 − 1 = 4
Jawaban: Balon yang masih utuh ada 4 buah.
✏️ Contoh 4: Pensil
Siti memiliki 10 pensil. Ia memberikan 2 pensil kepada adiknya. Berapa pensil Siti yang tersisa?
Kalimat matematika:
10 − 2 = 8
Jawaban: Pensil Siti yang tersisa ada 8 buah.
🧸 Contoh 5: Mainan
Ada 9 mainan di dalam kotak. Sebanyak 4 mainan diambil untuk dimainkan. Berapa mainan yang masih ada di dalam kotak?
Kalimat matematika:
9 − 4 = 5
Jawaban: Mainan yang masih ada di dalam kotak berjumlah 5 buah.
✏️ YUK BERLATIH!
Anak-anak shalih dan shalihah, bacalah soal cerita berikut dengan teliti. Tuliskan kalimat pengurangan dan jawabannya. Kalian boleh menggunakan jari untuk membantu menghitung.
1. 🍎 Cerita Apel
Dina mempunyai 5 apel. Sebanyak 2 apel dimakan. Berapa apel yang tersisa?
Kalimat pengurangan: ....................................................
Jawab: ..................................................................................
2. 🍬 Cerita Permen
Beni memiliki 7 permen. Ia memberikan 3 permen kepada temannya. Berapa permen Beni yang tersisa?
Kalimat pengurangan: ....................................................
Jawab: ..................................................................................
3. 🎈 Cerita Balon
Rani mempunyai 6 balon. Sebanyak 1 balon pecah. Berapa balon yang masih utuh?
Kalimat pengurangan: ....................................................
Jawab: ..................................................................................
4. ✏️ Cerita Pensil
Siti memiliki 9 pensil. Ia memberikan 4 pensil kepada adiknya. Berapa pensil Siti yang tersisa?
Kalimat pengurangan: ....................................................
Jawab: ..................................................................................
5. 🧸 Cerita Mainan
Ada 8 mainan di dalam kotak. Sebanyak 2 mainan diambil. Berapa mainan yang masih ada di dalam kotak?
Kalimat pengurangan: ....................................................
Jawab: ..................................................................................
📝 ASESMEN FORMATIF
Asesmen formatif dilakukan melalui kegiatan menyimak soal cerita, praktik menggunakan alat hitung, dan hasil pengerjaan LKPD Pertemuan 3.
🌱 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
📖 Kesimpulan Materi
💗 Refleksi Peserta Didik
🌼 Tindak Lanjut Guru
🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN
Alhamdulillah, hari ini kita sudah belajar tentang soal cerita pengurangan sederhana.
Kita telah berlatih mendengarkan cerita, menemukan angka yang diketahui, mengenali kata yang menunjukkan pengurangan, menuliskan tanda kurang, dan menghitung jumlah benda yang tersisa.
Mari terus berlatih membaca soal dengan teliti dan menghitung dengan sabar. Jika belum menemukan jawaban, kita boleh menggunakan jari atau benda konkret untuk membantu berhitung.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang shalih dan shalihah, rajin belajar, teliti, sabar, bersyukur, dan tidak mudah menyerah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Tidak ada komentar:
Posting Komentar