Kamis, 29 Oktober 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 1.B - Matematika

 

IDENTITAS

Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.

Hari/Tanggal: Kamis, 29 Oktober 2026

Fase/Kelas: A / 1B

Mata Pelajaran: Matematika

Materi: Soal Cerita Pengurangan Sederhana

Pertemuan Ke: 4

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم  

                                    

🌷 PEMBUKAAN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Selamat pagi, anak-anak saleh dan salehah Kelas 1B! 💗

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. 🤲

Seperti biasa, mari kita melaksanakan salat Dhuha dan murojaah sesuai pembiasaan di sekolah.

Anak-anak, siapa yang masih ingat pelajaran pengurangan sebelumnya?

Coba ingat kata-kata yang menunjukkan bahwa jumlah benda menjadi lebih sedikit. Misalnya, jatuh, terbang, dimakan, dan diberikan.

Sekarang, perhatikan cerita berikut!

🍎 Ada 5 buah apel di atas meja. Kemudian, 2 apel dimakan.

Apakah jumlah apel menjadi lebih banyak atau lebih sedikit?

Betul! Jumlah apel menjadi lebih sedikit karena ada 2 apel yang dimakan.

Kita dapat menuliskannya menjadi:

5 − 2 = 3

Artinya, ada 5 apel, dikurangi 2 apel, sehingga tersisa 3 apel.

Hari ini kita akan belajar menyelesaikan soal cerita pengurangan dengan cara membaca cerita, menuliskan kalimat pengurangan, serta menggambar dan menyilang benda menggunakan tanda X.

Yuk, belajar bersama dengan semangat! ➖🍎

💗 CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami soal cerita pengurangan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat menentukan jumlah awal, mengenali jumlah benda yang berkurang, menuliskan kalimat pengurangan menggunakan tanda minus (−), serta menggambar dan menyilang benda untuk menunjukkan hasil pengurangan.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenali kata-kata dalam cerita yang menunjukkan pengurangan.

  2. Menentukan jumlah benda pada awal cerita dan jumlah benda yang berkurang.

  3. Menuliskan kalimat pengurangan menggunakan angka dan tanda minus (−).

  4. Menggambar benda sesuai jumlah awal dan memberikan tanda silang (X) pada benda yang berkurang.

  5. Menentukan jumlah benda yang tersisa dengan benar.

  6. Menyelesaikan soal cerita pengurangan sederhana secara mandiri.

🌱 MINDFUL (Berkesadaran)

Anak-anak, ketika membaca soal cerita, kita harus memperhatikan ceritanya dengan teliti.

Kita perlu mengetahui tiga hal penting:

🍎 Jumlah awal: Berapa banyak benda yang ada pada awal cerita?

➖ Jumlah yang berkurang: Berapa benda yang dimakan, jatuh, terbang, atau diberikan?

⭐ Jumlah sisa: Berapa benda yang masih ada?

Contoh:

Ada 6 balon. Kemudian, 2 balon terbang.

  • Jumlah awal: 6 balon.

  • Jumlah yang berkurang: 2 balon.

  • Jumlah sisa: 4 balon.

Kalimat pengurangannya adalah:

6 − 2 = 4

Kita juga dapat menggambar 6 lingkaran, kemudian memberi tanda silang (X) pada 2 lingkaran untuk menunjukkan balon yang terbang.

Dengan begitu, kita dapat melihat dan menghitung jumlah balon yang masih tersisa.

💡 MEANINGFUL (Bermakna)

Pengurangan sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya:

  • 🍪 Kue yang dimakan.

  • 🍎 Buah yang diberikan kepada teman.

  • 🎈 Balon yang terbang.

  • ✏️ Pensil yang diberikan kepada adik.

  • 🧸 Mainan yang diambil dari sekumpulan mainan.

Contoh cerita:

Rani mempunyai 7 permen. Rani memberikan 3 permen kepada adiknya.

Berapa permen Rani sekarang?

Jumlah awal: 7 permen.

Permen yang diberikan: 3 permen.

Kalimat pengurangan:

7 − 3 = 4

Jadi, permen Rani sekarang tersisa 4.

Melalui contoh tersebut, anak-anak belajar bahwa pengurangan digunakan ketika jumlah benda menjadi lebih sedikit.

😊 JOYFUL (Menyenangkan)

Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • 🔎 Bermain “Mencari Angka”.

  • 👆 Menunjukkan jumlah sisa menggunakan jari.

  • 🍎 Mengamati soal cerita bergambar.

  • ✏️ Menggambar benda sesuai jumlah awal.

  • ❌ Menyilang benda yang berkurang.

  • ⭐ Menyampaikan hasil pengurangan kepada guru.

  • 📝 Mengerjakan LKPD secara mandiri.

Belajar pengurangan akan lebih mudah jika kita membaca cerita, menggambar benda, dan menghitungnya bersama-sama.

📚 ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengingat kembali konsep pengurangan sederhana.

  2. Mengenali kata-kata dalam cerita yang menunjukkan pengurangan.

  3. Menentukan jumlah awal dan jumlah benda yang berkurang.

  4. Menuliskan kalimat pengurangan menggunakan tanda minus (−).

  5. Menggambar dan menyilang benda untuk menunjukkan pengurangan.

  6. Menghitung jumlah benda yang tersisa.

  7. Menyelesaikan soal cerita pengurangan sederhana secara mandiri.

🧩 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL), yaitu pembelajaran berbasis masalah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab.

  • Mengamati contoh soal.

  • Demonstrasi menggambar dan menyilang benda.

  • Latihan mandiri.

  • Penugasan.

  • Refleksi pembelajaran.

🖼️ MEDIA PEMBELAJARAN DAN ALAT PERAGA

  • Papan tulis.

  • Gambar benda, seperti apel, kue, balon, dan pensil.

  • Pensil dan penghapus.

  • Buku latihan atau lembar kerja.

  • LKPD soal cerita pengurangan.

🌼 APERSEPSI

Anak-anak, coba ingat kembali pelajaran pengurangan sebelumnya.

Ibu Guru bertanya:

🌷 Apa tanda yang kita gunakan untuk pengurangan?

Jawabannya adalah tanda minus (−).

🌷 Jika benda dimakan, apakah jumlahnya bertambah atau berkurang?

Jawabannya, jumlahnya berkurang.

🌷 Jika kita memberikan sebagian benda kepada teman, apakah jumlah benda kita tetap sama?

Tidak. Jumlah benda kita menjadi lebih sedikit.

Sekarang, perhatikan soal berikut!

Ada 4 kue. Kemudian, 1 kue dimakan. Berapa kue yang tersisa?

Kita dapat menghitung menggunakan jari.

Empat dikurangi satu sama dengan tiga.

4 − 1 = 3

Hebat! Kalian sudah mengingat kembali cara mengerjakan pengurangan.

Hari ini kita akan berlatih mengerjakan soal cerita dengan cara menuliskan angka dan menggambar benda, lalu menyilang benda yang berkurang.

🕌 KETERKAITAN DENGAN KEBESARAN ALLAH SWT.

Anak-anak saleh dan salehah, Allah Swt. mengajarkan kita untuk berbuat baik, saling membantu, dan menyayangi sesama.

Salah satu perbuatan baik adalah berbagi makanan kepada teman yang tidak membawa bekal.

Misalnya, kita memiliki 5 kue, lalu memberikan 2 kue kepada teman. Kue kita berkurang, tetapi kita telah melakukan perbuatan baik dengan berbagi.

Dalam Al-Qur’an, Allah Swt. berfirman:

“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti.”

(QS. Al-Baqarah: 263)

Ayat tersebut mengajarkan kita agar berbuat baik dengan perkataan yang baik dan tidak menyakiti orang lain.

Mari membiasakan diri berbagi, bersikap baik, dan menyayangi teman. Kita juga perlu belajar berhitung dengan teliti agar tidak salah ketika menentukan jumlah benda yang tersisa.

Alhamdulillah. 🤲💗

📖 MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Soal Cerita Pengurangan

Soal cerita pengurangan adalah cerita sederhana yang meminta kita menghitung jumlah benda yang berkurang atau tersisa.

Contoh kata-kata yang dapat menunjukkan pengurangan antara lain:

  • Dimakan.

  • Diberikan.

  • Jatuh.

  • Terbang.

  • Diambil.

  • Hilang.

Kata-kata tersebut membantu kita memahami cerita. Namun, kita tetap harus membaca seluruh cerita dengan teliti agar mengetahui apa yang terjadi pada benda.



2. Mengenal Jumlah Awal, Jumlah yang Berkurang, dan Jumlah Sisa

Ketika mengerjakan soal cerita pengurangan, kita perlu mengetahui:

Jumlah awal adalah banyak benda sebelum dikurangi.

Jumlah yang berkurang adalah banyak benda yang diambil, dimakan, diberikan, atau hilang.

Jumlah sisa adalah benda yang masih ada setelah dikurangi.

Contoh:

Budi mempunyai 8 kelereng. Ia memberikan 3 kelereng kepada temannya.

  • Jumlah awal: 8 kelereng.

  • Jumlah yang diberikan: 3 kelereng.

  • Jumlah sisa: 5 kelereng.

Kalimat pengurangannya:

8 − 3 = 5

Jadi, kelereng Budi tersisa 5.

3. Menggunakan Tanda Minus (−)

Tanda minus (−) digunakan untuk menunjukkan pengurangan.

Contoh:

5 − 2 = 3

Artinya, 5 dikurangi 2 sama dengan 3.

Contoh lainnya:

7 − 4 = 3

Artinya, 7 dikurangi 4 sama dengan 3.

Ketika membaca soal cerita, kita harus menentukan jumlah awal dan jumlah yang berkurang sebelum menuliskan kalimat pengurangan.

4. Menggambar dan Menyilang Benda

Kita dapat menggunakan gambar untuk membantu menghitung pengurangan.

Perhatikan contoh berikut!

Cerita:

Ada 5 apel. Kemudian, 2 apel dimakan. Berapa apel yang tersisa?

Langkah 1: Gambar jumlah awal.

Gambarlah 5 lingkaran untuk mewakili 5 apel.

○ ○ ○ ○ ○

Langkah 2: Silang benda yang berkurang.

Karena 2 apel dimakan, berikan tanda silang (X) pada 2 lingkaran.

X X ○ ○ ○

Langkah 3: Hitung benda yang tidak disilang.

Masih ada 3 lingkaran yang tidak disilang.

Langkah 4: Tuliskan kalimat pengurangan.

5 − 2 = 3

Jadi, apel yang tersisa ada 3.

Ingat, anak-anak! Benda yang disilang adalah benda yang berkurang. Benda yang tidak disilang adalah benda yang masih tersisa.

5. Langkah-Langkah Menyelesaikan Soal Cerita

Agar tidak salah mengerjakan soal cerita, ikuti langkah berikut.

Langkah 1: Bacalah cerita dengan teliti.

Cari tahu berapa banyak benda pada awal cerita.

Langkah 2: Tentukan benda yang berkurang.

Perhatikan berapa benda yang dimakan, diberikan, jatuh, atau terbang.

Langkah 3: Tuliskan kalimat pengurangan.

Gunakan angka dan tanda minus (−).

Langkah 4: Gambarlah benda sesuai jumlah awal.

Kamu boleh menggambar lingkaran sederhana untuk mewakili benda.

Langkah 5: Berikan tanda silang (X).

Silanglah gambar sesuai banyak benda yang berkurang.

Langkah 6: Hitung benda yang tidak disilang.

Jumlah benda yang tidak disilang adalah jawabannya.

Yuk, berlatih mengikuti langkah tersebut agar semakin pintar menghitung pengurangan! ⭐

🌷 KEGIATAN PEMBELAJARAN

Ayo bermain bersama! 🎉

Guru membacakan cerita singkat. Peserta didik menunjukkan sisa jumlah menggunakan jari.

Cerita 1

Ada 3 kue. Satu kue dimakan.

Berapa kue yang tersisa?

Jawaban: 3 − 1 = 2.

Cerita 2

Ada 5 apel. Dua apel diberikan kepada teman.

Berapa apel yang tersisa?

Jawaban: 5 − 2 = 3.

Cerita 3

Ada 4 balon. Satu balon terbang.

Berapa balon yang tersisa?

Jawaban: 4 − 1 = 3.

Tujuan kegiatan ini adalah membantu peserta didik mengingat kembali konsep pengurangan sebelum mengerjakan soal secara mandiri.

📝 LKPD PERTEMUAN 4

Soal Cerita Pengurangan Sederhana

Nama: ..............................................................

Kelas: ...............................................................

Tanggal: ............................................................

Petunjuk:

  1. Bacalah setiap cerita dengan teliti.

  2. Tuliskan kalimat pengurangannya.

  3. Gambarlah benda sesuai jumlah awal.

  4. Silanglah gambar sesuai jumlah benda yang berkurang.

  5. Hitung benda yang tidak disilang untuk menemukan jawabannya.

Soal 1 — Apel 🍎

Rani mempunyai 5 apel. Ia memberikan 2 apel kepada adiknya.

Berapa apel Rani yang tersisa?

Jawaban: ....................................................................

Soal 2 — Balon 🎈

Budi mempunyai 6 balon. Kemudian, 3 balon terbang.

Berapa balon Budi yang tersisa?

Jawaban: ....................................................................

Soal 3 — Kue 🍪

Ibu menyiapkan 8 kue. Sebanyak 4 kue dimakan.

Berapa kue yang tersisa?

Jawaban: ....................................................................

Soal 4 — Pensil ✏️

Dina mempunyai 7 pensil. Ia memberikan 2 pensil kepada temannya.

Berapa pensil Dina yang tersisa?

Jawaban: ....................................................................

Soal 5 — Permen 🍬

Ali mempunyai 9 permen. Ia memberikan 3 permen kepada adiknya.

Berapa permen Ali yang tersisa?

Jawaban: ....................................................................


💗 KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

📖 Kesimpulan Materi


🌱 Refleksi Peserta Didik


🌼 Tindak Lanjut


🌟 PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita sudah belajar menyelesaikan soal cerita pengurangan sederhana. 💗

Kita belajar bahwa soal cerita harus dibaca dengan teliti agar kita tidak salah menentukan angka yang dikurangi.

Kita juga belajar menggambar benda dan memberikan tanda silang (X) untuk membuktikan hasil pengurangan.

Ingat ya, anak-anak saleh dan salehah:

🌷 Aku membaca soal cerita dengan teliti.

🌷 Aku menentukan jumlah awal dan jumlah yang berkurang.

🌷 Aku menuliskan pengurangan menggunakan tanda minus (−).

🌷 Aku menggambar dan menyilang benda yang berkurang.

🌷 Aku menghitung benda yang masih tersisa.

🌷 Aku berusaha mengerjakan soal secara mandiri.

🌷 Aku senang belajar dan tidak mudah menyerah.

Semoga kita menjadi anak yang teliti, mandiri, rajin belajar, dan gemar berbagi kepada sesama. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. 🤲

Alhamdulillahirabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu