Selasa, 27 Oktober 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 1.B - Pendidikan Pancasila

 

๐Ÿ“Œ IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru: Resky Kusumawardati, S.Pd.
Hari/Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
Fase/Kelas: A/1B
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Materi: Penguatan materi dan asesmen tentang aturan di lingkungan keluarga.
Pertemuan Ke: 8

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…  

                                    

๐ŸŒท PEMBUKAAN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ŸŒท

Selamat pagi, anak-anak saleh dan salehah Kelas 1B! ๐Ÿ’—

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita berdoa bersama agar Allah Swt. memberikan kemudahan dalam belajar dan menjadikan ilmu kita bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ

Anak-anak, siapa yang tadi pagi merapikan tempat tidur setelah bangun?

Siapa yang menyimpan sepatu pada tempatnya?

Siapa yang membantu Mamah dan Papah menjaga kebersihan rumah?

Wah, hebat sekali! Ternyata banyak kebiasaan baik yang bisa kita lakukan di rumah. ⭐

Tahukah kalian bahwa setiap keluarga memiliki aturan? Misalnya, setelah bermain, kita harus merapikan mainan. Sebelum pergi bermain, kita perlu meminta izin kepada orang tua.

Aturan tersebut harus kita patuhi agar rumah menjadi rapi, bersih, aman, dan nyaman.

Hari ini kita akan belajar mengenal aturan di rumah, mengetahui manfaat mematuhi aturan, dan membiasakan diri menjadi anak yang disiplin serta bertanggung jawab. ๐Ÿก๐Ÿ’—

๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengenal aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, memahami pentingnya mematuhi aturan di rumah, serta menunjukkan perilaku disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik dapat membiasakan diri mematuhi aturan di rumah melalui tindakan sederhana, seperti merapikan mainan, menjaga kebersihan, membantu orang tua, dan melaksanakan kegiatan sesuai aturan keluarga.

๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenali berbagai aturan yang berlaku di rumah.

  2. Menyebutkan manfaat mematuhi aturan di rumah.

  3. Membedakan perilaku yang mematuhi dan melanggar aturan.

  4. Menyebutkan akibat sederhana jika aturan tidak dipatuhi.

  5. Menceritakan pengalaman mematuhi aturan di rumah.

  6. Membiasakan perilaku disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati anggota keluarga.

๐ŸŒฑ MINDFUL (Berkesadaran)

Anak-anak belajar menyadari bahwa aturan di rumah dibuat untuk menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan seluruh anggota keluarga.

Kita belajar memperhatikan:

  • Aturan yang berlaku di rumah.

  • Kegiatan yang harus dilakukan sesuai aturan keluarga.

  • Perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan.

  • Perilaku yang termasuk pelanggaran aturan.

  • Akibat yang dapat terjadi jika aturan tidak dipatuhi.

Contoh:

Rani selesai bermain boneka. Rani lalu memasukkan semua mainannya ke dalam kotak.

Akibatnya:

  • Mainan tidak berserakan.

  • Rumah menjadi lebih rapi.

  • Rani belajar disiplin dan bertanggung jawab.

Anak-anak perlu membiasakan diri melakukan hal baik setiap hari, bukan hanya ketika diingatkan oleh orang tua. ๐ŸŒท

๐Ÿ’ก MEANINGFUL (Bermakna)

Aturan di rumah berkaitan erat dengan kegiatan sehari-hari.

Contoh kegiatan yang sesuai dengan aturan keluarga:

  • Bangun tidur tepat waktu.

  • Merapikan tempat tidur.

  • Meletakkan sepatu pada tempatnya.

  • Mencuci tangan sebelum makan.

  • Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.

  • Meminta izin sebelum pergi.

  • Belajar sesuai jadwal.

  • Merapikan mainan setelah digunakan.

  • Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.

  • Membantu menjaga kebersihan rumah.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Dina bermain setelah pulang sekolah. Sebelum bermain, Dina meletakkan tas dan sepatu pada tempatnya. Setelah selesai bermain, Dina merapikan mainannya.

Dina sudah menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab. Rumah pun menjadi lebih rapi dan nyaman.

๐Ÿ˜Š JOYFUL (Menyenangkan)

Anak-anak belajar melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti:

  • ๐Ÿ”Ž Mengamati gambar aturan di rumah.

  • ๐Ÿก Bermain “Boleh atau Tidak Boleh?”

  • ๐ŸŽญ Bermain peran menjadi anggota keluarga yang disiplin.

  • ⭐ Memilih kebiasaan baik yang ingin dilakukan di rumah.

  • ๐Ÿ’— Menceritakan pengalaman mematuhi aturan.

  • ๐Ÿ“ Mengerjakan latihan dan LKPD bergambar.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan semakin memahami bahwa mematuhi aturan merupakan kebiasaan baik yang perlu dilakukan setiap hari.

๐Ÿ“š ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian aturan di lingkungan rumah.

  2. Menyebutkan contoh aturan yang berlaku di rumah.

  3. Menjelaskan tujuan dan manfaat mematuhi aturan.

  4. Mengenali perilaku yang mematuhi dan melanggar aturan.

  5. Menjelaskan akibat sederhana jika aturan dilanggar.

  6. Menceritakan pengalaman mematuhi aturan di rumah.

  7. Membiasakan perilaku disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.

๐Ÿงฉ MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL), yaitu pembelajaran berbasis masalah sederhana yang dekat dengan kehidupan keluarga.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab.

  • Mengamati gambar.

  • Diskusi sederhana.

  • Bermain peran.

  • Penugasan.

  • Refleksi pembelajaran.

๐Ÿ–ผ️ MEDIA PEMBELAJARAN DAN ALAT PERAGA

  • Gambar kegiatan sehari-hari di rumah.

  • Gambar perilaku mematuhi dan melanggar aturan.

  • LKPD bergambar.

  • Papan tulis dan alat tulis.

๐ŸŒผ APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.

Anak-anak, coba ingat kembali kegiatan kalian ketika berada di rumah.

๐ŸŒท Siapa yang merapikan tempat tidur setelah bangun?

๐ŸŒท Siapa yang menyimpan sepatu pada tempatnya?

๐ŸŒท Siapa yang membantu orang tua membersihkan rumah?

๐ŸŒท Apa yang kalian lakukan setelah selesai bermain?

Sekarang, perhatikan dua cerita berikut!

๐Ÿก Situasi 1: Rumah yang Rapi

Budi selesai bermain mobil-mobilan. Budi memasukkan semua mainannya ke dalam kotak.

Mainan tersimpan dengan rapi dan lantai rumah menjadi bersih. Budi menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab.

๐Ÿก Situasi 2: Rumah yang Berantakan

Andi selesai bermain, tetapi ia meninggalkan mainannya berserakan di lantai.

Rumah menjadi berantakan. Orang lain juga dapat tersandung mainan tersebut.

Andi perlu belajar merapikan mainan setelah digunakan.

Anak-anak, perilaku siapa yang sebaiknya kita contoh?

Betul, kita mencontoh perilaku Budi karena Budi bertanggung jawab terhadap barang yang digunakannya. ๐Ÿ’—

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ KETERKAITAN DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA

Anak-anak, keluarga merupakan lingkungan pertama tempat kita belajar melakukan kebiasaan baik.

Di rumah, kita belajar menghormati orang tua, membantu anggota keluarga, menjaga kebersihan, dan melaksanakan tanggung jawab.

Kebiasaan tersebut dapat menjadi bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.

๐ŸŒท Sila ke-1 — Ketuhanan Yang Maha Esa

Berdoa sebelum melakukan kegiatan dan menjalankan ibadah sesuai ajaran agama.

๐ŸŒท Sila ke-2 — Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Berbicara dengan sopan, menghormati orang tua, dan menyayangi anggota keluarga.

๐ŸŒท Sila ke-3 — Persatuan Indonesia

Menjaga kerukunan, bermain bersama saudara dengan baik, dan membantu menjaga keharmonisan keluarga.

๐ŸŒท Sila ke-4 — Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Mendengarkan pendapat anggota keluarga dan bermusyawarah ketika menentukan aturan bersama.

๐ŸŒท Sila ke-5 — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Melaksanakan tugas rumah sesuai kemampuan dan membagi tanggung jawab secara adil.

Dengan demikian, mematuhi aturan bukan hanya tentang mengikuti perintah, tetapi juga tentang menghormati orang lain dan menciptakan kehidupan keluarga yang harmonis.

๐ŸŒ™ KETERKAITAN DENGAN ASMAUL HUSNA

1. Al-Malik — Maha Merajai

Allah Swt. adalah Al-Malik, yaitu Maha Merajai seluruh alam semesta.

Kita belajar hidup dengan tertib, menghargai aturan, dan melaksanakan tanggung jawab.

Contoh:

Ibu membuat kesepakatan bahwa setelah bermain, semua mainan harus dirapikan. Siti melaksanakan kesepakatan tersebut dengan memasukkan mainan ke dalam kotak.

Siti belajar menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.

2. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah Swt. adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan berbagai rezeki kepada kita, seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan keluarga yang menyayangi kita.

Kita dapat menunjukkan rasa syukur dengan menjaga rumah dan membantu keluarga sesuai kemampuan.

Contoh:

Setelah makan, Rani meletakkan piring kotor di tempat yang telah disediakan dan membantu merapikan meja makan sesuai arahan orang tua.

3. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta.

Kita perlu bersyukur atas ciptaan Allah dan menjaga lingkungan tempat kita tinggal.

Contoh:

Dina melihat sampah kertas di lantai rumah. Dina mengambil sampah tersebut dan membuangnya ke tempat sampah.

Dina menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Alhamdulillah. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—


๐Ÿ“– MATERI PEMBELAJARAN

1. Mengenal Aturan di Rumah

Aturan adalah ketentuan yang perlu dipatuhi agar kehidupan berjalan dengan tertib dan teratur.

Aturan di rumah merupakan kesepakatan atau ketentuan yang berlaku bagi anggota keluarga.

Aturan dibuat untuk menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bersama.

Contoh aturan di rumah:

๐Ÿก Merapikan tempat tidur setelah bangun.

๐Ÿก Menyimpan sepatu pada tempatnya.

๐Ÿก Merapikan mainan setelah digunakan.

๐Ÿก Mencuci tangan sebelum makan.

๐Ÿก Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.

๐Ÿก Belajar sesuai jadwal yang disepakati.

๐Ÿก Meminta izin ketika akan pergi.

๐Ÿก Membantu menjaga kebersihan rumah.

Setiap keluarga dapat memiliki aturan yang berbeda sesuai kebutuhan dan kesepakatan keluarga.

2. Manfaat Mematuhi Aturan di Rumah

Aturan dibuat bukan untuk menyulitkan kita, melainkan untuk membantu anggota keluarga hidup dengan tertib.

Manfaat mematuhi aturan di rumah, yaitu:

  • Rumah menjadi lebih rapi.

  • Lingkungan rumah menjadi bersih.

  • Kegiatan sehari-hari berjalan tertib.

  • Anggota keluarga merasa nyaman.

  • Kita belajar menjadi anak yang disiplin.

  • Kita belajar bertanggung jawab.

  • Hubungan antaranggota keluarga menjadi lebih harmonis.

Contoh:

Jika semua anggota keluarga meletakkan barang pada tempatnya, rumah akan lebih rapi dan barang lebih mudah ditemukan.

Karena itu, kita perlu membiasakan diri mematuhi aturan di rumah.

3. Contoh Perilaku Mematuhi Aturan di Rumah

Perilaku mematuhi aturan adalah tindakan yang sesuai dengan ketentuan atau kesepakatan keluarga.

Contohnya:

๐ŸŒท Bangun tidur sesuai jadwal.

๐ŸŒท Merapikan tempat tidur.

๐ŸŒท Mencuci tangan sebelum makan.

๐ŸŒท Meminta izin sebelum pergi.

๐ŸŒท Menyimpan mainan setelah bermain.

๐ŸŒท Membantu orang tua sesuai kemampuan.

๐ŸŒท Menggunakan kata-kata yang sopan.

๐ŸŒท Melaksanakan tugas yang sudah disepakati.

Perilaku tersebut perlu dilakukan secara rutin agar menjadi kebiasaan baik.

4. Contoh Perilaku Melanggar Aturan di Rumah

Perilaku melanggar aturan adalah tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau kesepakatan yang berlaku di rumah.

Contohnya:

  • Membiarkan mainan berserakan setelah bermain.

  • Tidak meletakkan sepatu pada tempatnya.

  • Pergi tanpa meminta izin kepada orang tua.

  • Mengabaikan tugas yang sudah disepakati.

  • Berbicara kasar kepada anggota keluarga.

  • Tidak menjaga kebersihan setelah melakukan kegiatan.

Jika melakukan kesalahan, kita perlu mengakui kesalahan, memperbaikinya, dan berusaha tidak mengulanginya.

Ingat, anak-anak!

Kita semua sedang belajar. Jika belum terbiasa mematuhi aturan, kita dapat berlatih sedikit demi sedikit dengan bimbingan orang tua.

5. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

Jika aturan tidak dipatuhi, kegiatan di rumah dapat menjadi tidak tertib.

Contohnya:

  • Mainan tidak dirapikan → rumah menjadi berantakan.

  • Sepatu tidak disimpan pada tempatnya → sepatu sulit ditemukan.

  • Tidak mencuci tangan sebelum makan → kebersihan tangan tidak terjaga.

  • Pergi tanpa meminta izin → orang tua dapat merasa khawatir.

  • Tidak melaksanakan tugas bersama → pekerjaan rumah dapat menjadi lebih berat bagi anggota keluarga lainnya.

Dengan mematuhi aturan, kita membantu menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh anggota keluarga.

6. Membiasakan Diri Mematuhi Aturan

Mematuhi aturan perlu dilakukan setiap hari, bukan hanya ketika orang tua mengingatkan.

Cara membiasakan diri mematuhi aturan:

  1. Mengetahui aturan yang berlaku di rumah.

  2. Memahami alasan aturan tersebut dibuat.

  3. Mengingat tugas yang menjadi tanggung jawab kita.

  4. Melaksanakan aturan dengan sungguh-sungguh.

  5. Memperbaiki kesalahan jika melanggar aturan.

  6. Mengulangi kebiasaan baik setiap hari.

Contoh:

Setiap selesai bermain, Budi langsung merapikan mainannya.

Awalnya, Budi perlu diingatkan oleh Ibu. Setelah terbiasa, Budi dapat melakukannya sendiri.

Budi menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.

7. Menceritakan Pengalaman Mematuhi Aturan

Setiap anak dapat memiliki pengalaman yang berbeda ketika mematuhi aturan di rumah.

Contoh cerita:

“Setiap pagi, saya merapikan tempat tidur setelah bangun. Saya juga meletakkan sepatu pada tempatnya. Ibu merasa senang karena saya membantu menjaga rumah tetap rapi. Saya ingin terus melakukan kebiasaan baik tersebut.”

Kita juga dapat menceritakan pengalaman dengan menyebutkan aturan yang dilakukan, kapan aturan itu dilaksanakan, dan manfaatnya bagi keluarga.


✏️ YUK BERLATIH!

Materi: Membiasakan Mematuhi Aturan di Lingkungan Rumah

A. Isian Singkat

Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

1. Aturan di rumah harus kita ....

Jawab: ....................................................................

2. Setelah bangun tidur, kita sebaiknya merapikan ....

Jawab: ....................................................................

3. Sebelum pergi bermain, kita harus meminta ... kepada orang tua.

Jawab: ....................................................................

4. Setelah selesai bermain, mainan harus kita ....

Jawab: ....................................................................

5. Mematuhi aturan menunjukkan sikap disiplin dan ....

Jawab: ....................................................................

B. Ayo Ceritakan!

Jawablah pertanyaan berikut dengan kalimat sederhana.

1. Sebutkan satu aturan yang berlaku di rumahmu!

Jawab: ....................................................................

....................................................................................

2. Apa yang kamu lakukan setelah selesai bermain?

Jawab: ....................................................................

....................................................................................

3. Mengapa kita harus mematuhi aturan di rumah?

Jawab: ....................................................................

....................................................................................

4. Apa yang harus kamu lakukan sebelum pergi bermain?

Jawab: ....................................................................

....................................................................................

5. Bagaimana perasaanmu ketika dapat membantu keluarga?

Jawab: ....................................................................

....................................................................................


๐ŸŒฑ KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

๐Ÿ“– Kesimpulan Materi

๐Ÿ’— Refleksi Peserta Didik


๐ŸŒผ Tindak Lanjut Guru



๐ŸŒŸ PENUTUP PEMBELAJARAN

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita sudah belajar mengenal dan membiasakan diri mematuhi aturan di lingkungan rumah. ๐Ÿ’—

Kita belajar bahwa aturan membantu kehidupan keluarga menjadi tertib, bersih, aman, dan nyaman.

Ingat ya, anak-anak saleh dan salehah:

๐ŸŒท Aku mematuhi aturan di rumah.

๐ŸŒท Aku merapikan barang setelah digunakan.

๐ŸŒท Aku meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.

๐ŸŒท Aku membantu menjaga kebersihan rumah.

๐ŸŒท Aku berbicara dengan sopan kepada keluarga.

๐ŸŒท Aku bertanggung jawab terhadap tugasku.

๐ŸŒท Aku bersyukur atas nikmat dari Allah Swt.

Semoga kita menjadi anak yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan selalu menghormati orang tua serta anggota keluarga. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. ๐Ÿคฒ

Alhamdulillahirabbil ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. ๐ŸŒท


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung Template designed by Juvmom - Sesukamu